Claim Missing Document
Check
Articles

Perilaku Peangambilan Keputusan tentang Kesehatan Ibu dan Anak dalam Tradisi Perkawinan Nyentana: Studi Kasus di Desa Gadungan Tabanan Bali Ariyanti, Kadek Sri; Dewi, Triyana Puspa; Indraswari, Ni Luh Astri; Herliawati, Putu Arik; Sariyani, Made Dewi
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 20 No 1 (2025): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v20i1.1427

Abstract

The nyentana marriage tradition has implications for various aspects of family life, including decision-making regarding family health. Traditional customs and norms can influence how individuals make decisions related to health. This study aims to explore the factors that influence decision-making behavior regarding maternal and child health within the nyentana marriage tradition in Gadungan Village, Tabanan, Bali. This study uses a qualitative design with a case study approach. The participants in this study are families who have been practicing the Nyentana marriage tradition for at least one year, totaling 10 individuals, selected through purposive sampling. Data collection was conducted through interviews using a semi-structured guide, spanning a duration of one month. Data analysis was conducted thematically, with data validation through triangulation and member checking. Key informants in this study were village midwives and community leaders. The factors influencing decision-making regarding maternal and child health within the nyentana marriage tradition in Gadungan Village, Tabanan, Bali, are: 1) Cultural norms and traditions; 2) Knowledge and access to health information; 3) Family economy; Family support; and 5) Environment Decision-making regarding maternal and child health in the nyentana marriage tradition is greatly influenced by the active role of women. Factors related to decision-making regarding maternal and child health include cultural norms and traditions, knowledge and access to health information, family economy, family support, and social environment. The results of this study are expected to contribute to the development of maternal and child health programs that are responsive to local traditions and cultures. Keywords: Decision-making; health; Nyentana tradition
PENGGUNAAN VIDEO MOTION COMIC UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG KESEHATAN MENTAL DI SMP NEGERI 11 DENPASAR Ariyanti, Kadek Sri; Batiari, Ni Made Padma; Herliawati, Putu Arik; Dewianti, Ni Made; Sariyani, Made Dewi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2567

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan remaja. 10-20% remaja di dunia dan 6% remaja di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental. Kesadaran remaja tentang kesehatan mental masih rendah. Pendidikan kesehatan mental remaja sangat penting dilakukan, salah satu metode yang efektif adalah video motion comic. Kegiatan dilakukan pada hari Kamis, 23 Januari 2025 di SMP Negeri 11 Denpasar. Sasaran kegiatan adalah Siswa kelas VII dan VIII dengan jumlah 60 orang. Metode pelaksanaan kegiatan adalah kualitatif dengan memberikan pre-test melalui wawancara, kemudian memberikan intervensi melalui video motion comic tentang kesehatan mental yang berdurasi kurang lebih 10 menit. Evaluasi dilakukan dengan memberikan post-test kembali dengan cara wawancara dengan pertanyaan yang sama dengan pre-test. Indikator keberhasilan kegiatan yaitu siswa berhasil menjawab dengan benar lebih dari 50% pertanyaan yang diberikan. Wawancara dalam pre-test menunjukkan sebagian besar siswa berhasil menjawab rata-rata 1-2 dari 6 pertanyan yang diberikan dengan benar. Terjadi peningkatan pada hasil wawancara saat post-test, dimana rata-rata siswa berhasil menjawab 4-5 dari 6 pertanyaan yang diberikan dengan benar. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang kesehatan mental setelah menonton video motion comic. Penggunaan media video motion comic memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan mental di SMP Negeri 11 Denpasar. Penggunaan teknologi dan media digital dalam pembelajaran merupakan langkah yang tepat dalam menghadapi tantangan kesehatan mental di kalangan remaja.
EDUKASI PADA ORANGTUA MENCEGAH “VOC PARENTING” DEMI TUMBUH KEMBANG YANG OPTIMAL Herliawati, Putu Arik; Ariyanti, Kadek Sri; Dewi, Triyana Puspa
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2706

Abstract

Pola asuh anak yang sehat dan efektif sangat penting untuk memastikan perkembangan optimal anak. Namun, fenomena “VOC Parenting” yang mengedepankan disiplin ketat dan kontrol otoriter semakin populer di kalangan orang tua, terutama di Banjar Ponjok Desa Serangan. Penting bagi orang tua untuk memahami dampak dari pengasuhan yang mereka terapkan. Edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh yang lebih positif dan mendukung tumbuh kembang anak sangat diperlukan bagi para orang tua demi optimal nya tumbuh kembang anak nya. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada orang tua mengenai dampak negatif dari pola asuh otoriter  dan menawarkan alternatif yang lebih positif untuk mendukung tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, kami melaksanakan program edukasi yang melibatkan diskusi, dan penyebaran informasi melalui media poster. Sasaran dalam kegiatan ini adalah 36 ibu yang memiliki anak balita di Banjar Ponjok. Metode pelaksanaan kegiatan adalah kualitatif dengan memberikan pre-test melalui wawancara, kemudian memberikan intervensi melalui penyuluhan dari media poster yang telah dirancang bersama tim. Wawancara saat posttest menunjukan orang tua telah memahami konsep parenting yang tepat dan dampak akibat parenting yang terlalu otoriter bagi perkembangan tumbuh kembang anaknya. Kegiatan ini mendapat sambutan yang baik dan apresiasi yang positif dari masyarakat peserta dan pihak Desa karena dianggap sangat bermanfaat dan menambah literasi kesehatan yang jarang terpapar pada masyarakat. Masyarakat merasa mendapatkan informasi yang bermanfaat terkait dengan pola asuh atau parenting dan bagaimana agar menghindari metode VOC Parenting ini bagi anaknya. Hal ini dikarenakan belum ada program sosialisasi seperti ini dilaksanakan di Banjar Ponjok Desa Serangan sebelumnya.
SEX EDUCATION FOR KIDS MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DAN POSTER DI SD NEGERI 3 SERANGAN Ariyanti, Kadek Sri; Batiari, Ni Made Padma; Saraswati, Anak Agung Sagung Ratu Putri; Kencana, Ni Luh Putu Putri; Kurnianingsih, I Desak Ketut Dewi Satiawati
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i9.2845

Abstract

Introduction: Delivering sexual health information to children needs to be packaged in an interesting and easy-to-understand way. Visual media, such as videos and posters, have the advantage of conveying information in an interesting and interactive way. Objective: to provide accurate and comprehensive knowledge about sexual health to children. Method: The activity was carried out on Thursday, January 23, 2025, at Serangan 3 Public Elementary School. The target of the activity was 40 students in grades IV, V, and VI. The method of implementing the activity was qualitative by providing a pre-test through interviews, then providing interventions through educational videos and posters about sexual health in children with a duration of approximately 10 minutes. Evaluation was carried out by providing a post-test through interviews. The indicator of the success of the activity was that students managed to answer more than 50% of the questions given correctly. Results: Interviews in the pre-test showed that students managed to answer an average of 1-2 of the 6 questions given correctly. There was an increase in interview results during the post-test, where on average students managed to answer 4-5 of the 6 questions given correctly. Conclusion: The use of videos and posters in sex education for children can improve children's understanding of sexuality. Educators and parents need to work together to design sex education materials that are appropriate to the age and needs of children.
Interactive E-Book on Improving Health Promotion Students' Communication Skills when They Offer Community Counseling Made Dewi Sariyani; Ni Luh Seri Astuti; Kadek Sri Ariyanti; Rai Riska Resty Wasita; Gusti Ayu Mutiara Kharismayani
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v13i1.94956

Abstract

The low communication skills of health promotion students in providing counseling to the community are characterized by a lack of self-confidence, limited ability to formulate health messages, and the predominance of conventional lecture-based learning methods. This study aims to develop an interactive e-book as a learning medium to enhance students’ communication skills in health promotion activities. The research employed a Research and Development (R&D) method adapted from the Behaviour Centre Design model. The study involved 11 health promotion students selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observations, and expert validation instruments for content and media. Data analysis was conducted qualitatively using a source triangulation approach to ensure validity. The results indicate that the interactive e-book is highly suitable for students’ needs, effectively improves their confidence, motivation, and communication skills, and is well received by both lecturers and students. The study implies that the interactive e-book can serve as an innovative learning medium relevant to the health promotion curriculum while preparing students to become more capable agents of change in raising community awareness and promoting healthy living behaviors.
Terapi Non Farmakologis untuk Mengurangi Nyeri Haid pada Remaja di Tabanan Ariyanti, Kadek Sri; Sariyani, Made Dewi; Winangsih, Rini
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 3 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/b.v3i2.612

Abstract

Numerous physical and psychological changes occur during adolescence. Adolescent girls' bodies undergo physiological changes as their reproductive systems grow and menstruation begins. Women who have menstruation may experience worry because it frequently results in discomfort. Menstrual discomfort could be reduced by non-pharmacological therapy, according to some experts. Approximately 96% of teenagers in Tabanan who participated in a study of various youths revealed that they had had dysmenorrhea or menstrual pain. The study attempts to characterize the non-pharmacological therapy utilized by teenagers in Bali's Tabanan Regency to lessen menstrual pain. Using random sampling, we acquired a sample of 121 young women in Tabanan Regency, aged 11 to 21. The findings revealed that using eucalyptus oil and drinking herbal teas are the most popular non-pharmacological treatments used by teenagers to lessen period pain for about 55% and 42%. Heated ginger (22%), sour turmeric (42%), and coconut water (14%) are herbal beverages that are said to have pain-relieving properties. There is a need to strengthen adolescent females' understanding of menstrual discomfort, anticipation, and management.