Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Analisis Diskriminan dan Regresi Logistik Multinomial WD Rifqah Amalliah Ndangi; Resmawan Resmawan; Ismail Djakaria
Jambura Journal of Mathematics Vol 1, No 2: Juli 2019
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.337 KB) | DOI: 10.34312/jjom.v1i2.2100

Abstract

Penetapan jurusan siswa yang tidak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dapat menyebabkan capaian hasil belajar siswa tidak optimal. Kasus seperti ini sering terjadi karena tidak optimalnya proses pengklasifikasian siswa sesuai dengan kemam puan yang dimiliki. Beberapa analisis statistik telah banyak dikembangkan untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah klasifikasi diantaranya analisis diskriminan dan regresi logistik multinomial. Kedua analisis tersebut dapat digunakan sebagai metode pengklasifikasian objek, sehingga keduanya dapat dibandingkan berdasarkan ketepatan pengelompokkanya. Artikel ini membandingkan analisis diskriminan dan analisis regresi logistik multinomial dalam pengklasifikasian siswa ke kelompok IPA, IPS, Bahasa atau Agama. Kriteria perbandingan didasarkan pada kesalahan klasifikasi yang dikenal dengan Apparent Error Rate (APER). Data yang digunakan adalah nilai rata-rata raport, nilai baca alquran, nilai hasil tes, nilai wawancara dan nilai tes potensi akademik siswa. Kedua analisis menunjukkan hasil yang sama bahwa variabel yang secara signifikan mempengaruhi pengklasifikasian siswa adalahnilai rata-rata raport dan nilai tes potensi akademik. Ketepatan klasifikasi yang ditunjukkan pada kedua metode ini juga menunjukkan persentasi yang sama dengan nilai 53.60%. Hal ini menunjukkan bahwa kedua metode ini sama baiknya digunakan dalam proses pengklasifikasian siswa. Analisis regresi logistik hanya lebih mudah digunakan karena tidak mempertimabangkan asumsi yang harus dipenuhi, sementara analisis diskriminan harus mempertimbangkan dua asumsi yaitu data berdistribusi normal multivariat dan kesamaan matriks varians kovarians.
Pengaruh Model Pembelajaran Open-Ended terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Ditinjau dari Motivasi Belajar Caicy Magelo; Evi Hulukati; Ismail Djakaria
Jambura Journal of Mathematics Vol 2, No 1: Januari 2020
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.016 KB) | DOI: 10.34312/jjom.v2i1.2593

Abstract

Artikel ini membahas tentang perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematik peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran open-ended dan model pembelajaran langsung ditinjau dari motivasi belajar matematika. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain treatment by level 2 x 2. Penelitian ini dilaksanakan pada peserta didik kelas VII MTs Negeri 1 Banggai Kab. Banggai semester genap Tahun Pelajaran 2018-2019. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kreatif matematik dan instrumen motivasi belajar. Analisis data berpikir kemampuan berpikir kreatif matematik yang pengelompokannya didasarkan pada skor instrumen motivasi belajar yang menjadi variabel atribut mencakup motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah. Data penelitian dianalisis dalam dua bagian yakni analisis deskripsi dan analisis inferensial yaitu analisis dua jalur (anava 2 x 2) dan uji lanjut Tukey untuk pengujian hipotesis. Berdasarkan analisis data penelitian, diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran open-ended dan pembelajaran langsung pada motivasi belajar dan kemampuan berpikir kreatif matematik. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa model pembelajaran open-ended lebih berpengaruh positif terhadap terhadap kemampuan berpikir kreatif matematik peserta didik ditinjau dari tingkat motivasi belajar.
Pengaruh Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Ditinjau dari Gaya Kognitif Peserta Didik Nosva Adam Yunus; Evi Hulukati; Ismail Djakaria
Jambura Journal of Mathematics Vol 2, No 1: Januari 2020
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.801 KB) | DOI: 10.34312/jjom.v2i1.2591

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengaruh pendekatan kontekstual terhadap kemampuan penalaran ditinjau dari gaya kognitif peserta didik. Jenis penelitian Quasi Experiment dengan desain Faktorial  menggunakan uji analisis dua jalur dan uji Tukey. Metode pengumpulan data melalui pemberian tes kemampuan penalaran dan Group Embedded Figures Test (GEFT). Temuan penelitian menunjukkan bahwa pada pembelajaran kontekstual subjek bergaya kognitif Field Independent menguasi lebih tiga dari empat indikator pemampuan penalaran matematis dengan nilai . Sementara pada pembelajaran langsung, subjek bergaya kognitif Field Independent hanya menguasi kurang tiga dari empat indikator kemampuan penalaran matematis dengan nilai nilai . Dengan demikian, terdapat pengaruh pendekatan kontekstual terhadap kemampuan penalaran peserta didik yang mempunyai gaya kognitif Field Independent.
Perbandingan Model ARCH (1) dan GARCH (1,1) Ditinjau dari Perilaku Kurtosis dan Fungsi Autokorelasi Isran K Hasan; Ismail Djakaria; Demas Novaleda Abdul Karim
Jambura Journal of Mathematics Vol 2, No 2: Juli 2020
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.374 KB) | DOI: 10.34312/jjom.v2i2.4642

Abstract

Tulisan ini membahas tentang perbandingan model ARCH (1) dan GARCH (1,1) dengan melihat perilaku kurtosis dan fungsi autokorelasi baik secara analitik maupun menggunakan simulasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa secara analitik kedua model memiliki kurtosis lebih dari tiga yang berarti model tersebut merupakan model dengan distribusi ekor tebal serta kedua model tersebut mempunyai fungsi autokorelasi return kuadrat yang turun secara perlahan. Hasil simulasi numerik perbandingan MSE nilai kurtosis data dan kurtosis model menunjukkan bahwa model GARCH (1,1) memiliki MSE terkecil dengan nilai 3,702. Selanjutnya, hasil numerik perbandingan MSE untuk fungsi autokorelasi diperoleh GARCH (1,1) memiliki MSE terkecil pada dua data yaitu SMGR.JK dan JMSR.JK masing masing memiliki nilai 0,0025 dan 0,0015, sedangkan untuk data MNCN.JK MSE terkecilnya adalah model ARCH (1) dengan distribusi  dengan nilai 0,0048.
Perbandingan Model Hybrid ARIMA-NN dan Hybrid ARIMA-GARCH untuk Peramalan Data Nilai Tukar Petani di Provinsi Gorontalo Isran K. Hasan; Ismail Djakaria
Jurnal Statistika dan Aplikasinya Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Statistika dan Aplikasinya
Publisher : Program Studi Statistika FMIPA UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSA.05204

Abstract

Nilai Tukar Petani (NTP) adalah salah satu penanda tingkat kesejahteraan petani. NTP yang tinggi akan mendorong kegairahan petani dalam berusaha tani sehingga dibutuhkan suatu peramalan dari NTP yang akan memberikan manfaat buat pemerintah daerah Provinsi Gorontalo. Pada penelitian ini akan dilakukan peramalan NTP dengan menggunakan hybrid model yaitu hybrid ARIMA-GARCH dan hybrid ARIMA-NN. Masing – masing model tersebut ditentukan model terbaik. Untuk model hybrid ARIMA-GARCH terbaik adalah model ARIMA (2,0,0)-GARCH (1,1). Sedangkan untuk model ARIMA-NN Terbaik adalah model ARIMA (2,0,0) dengan arsitektur NN (2-4-1). Dari Kedua model tersebut, diperoleh model ARIMA (2,0,0) - NN(2-4-1) merupakan model paling baik dengan nilai MAPE dan RMSE berturut-turut adalah untuk peramalan data NTP adalah 0.043831dan 4.651419.
SURVEY MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Armin Haluti; Hamza B Uno; Nurhayati Abbas; Ismail Djakaria; Samsul Qamar Badu; Arwildayanto Arwildayanto; Novianty Djapri
JURNAL PENDIDIKAN GLASSER Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/glasser.v6i1.1610

Abstract

Media memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran khusus pelajaran matematika, dimana matematika membutuhkan pemahaman konsep , oleh karena itu media adalah solusinya, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi objektif media pembelajaran matematika yang ada di sekolah dasar negeri kecamatan luwuk utara. Dengan penelitian kualitatif deskriftif yaitu mendeskripsikan hasil yang diperoleh dari obeservasi dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh rata-rata guru-guru yang mengajar di sekolah dasar khususnya SDN inpres Bunga, SDN Inpres Leoknyo, dan SDN salodik dalam pembelajaran matematika hanya menggunakan buku ajar dan papan tulis sebagai media pembelajaran, sehingga hasil yang ingin dicapai belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan di sekolah. Harapan dengan penelitian ini guru-guru mampu mengembangkan media sendiri sesuai materi yang diajarkan dan pemerintah dapat memberikan bantuan berupa media atau alat peraga yang dibutuhkan oleh sekolah
Pengembangan Modul dan Video Pembelajaran Matematika Persiapan Ujian Nasional pada Materi Dimensi Tiga Suhardiman Darson Tamu; Evi Hulukati; Ismail Djakaria
Jambura Journal of Mathematics Education Vol 1, No 1: Maret 2020
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jmathedu.v1i1.4558

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengembangan modul dan video pembelajaran matematika pada materi Dimensi Tiga. Pengembangan dengan menggunakan model ASSURE, yaitu Analyzer learner, State standards and objectives, Select strategies, Technology media and materials, Utilize technology, Require learner participation, dan Evaluate and revise. Kualitas modul dan video dalam pengembangan ini dilihat dari dua aspek yaitu validitas dan kepraktisan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi modul dan video, lembar angket respon peserta didik dan lembar angket respon guru. Hasil penelitian mengungkapkan penilaian dari validator terhadap modul dan video memperoleh kriteria valid. Selanjutnya, penerapan modul dan video dalam pembelajaran mendapatkan respon positif dari guru dengan rata-rata persentase 86.08% dan respon positif dari peserta didik dengan rata-rata persentase 77.56%. Nilai rata-rata respon guru dan peserta didik ini menunjukkan kategori sangat baik, sehingga modul dan video dapat dikatakan memenuhi kriteria kepraktisan. Hal ini menunjukkan bahwa modul dan video pembelajaran memenuhi aspek valid dan praktis sehingga layak digunakan dalam pembelajaran. 
Implementasi Algoritma Hierarchical Clustering dan Non-Hierarchical Clustering untuk Pengelompokkan Pengguna Media Sosial Zulkifli Alamtaha; Ismail Djakaria; Nisky Imansyah Yahya
ESTIMASI: Journal of Statistics and Its Application Vol. 4, No. 1, Januari, 2023 : Estimasi
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ejsa.vi.24830

Abstract

Social media is a means to interact with other people through sentences, pictures and videos online. Excessive use of social media has a negative impact on mental health. The grouping process in this study was carried out to see the level of social media use in Bone Bolango Regency. Before grouping, data pre-processing is carried out and the optimal number of clusters is determined using the Silhoutte index. The optimal cluster results obtained are two clusters for all methods. After that, grouping is done using Hierarchical Clustering and Non-Hierarchical Clustering Algorithms. The Hierarchical Clustering algorithm consists of two methods, namely the single linkage method and the complete linkage method. The Non-Hierarchical Clustering Algorithm consists of two methods, namely the K-Means and K-Medoids methods. The next step is to determine the best method using the Davies-Bouldin Index (DBI). The smaller the DBI value, the better the method used. The smallest DBI value is obtained in the complete linkage method. The grouping results for cluster 1 consisted of 70 respondents and cluster 2 consisted of 80 respondents.
Pengelompokkan Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Berdasarkan Indikator Kesejahteraan Rakyat Menggunakan Metode Elbow dan Algoritma K-Prototype Mohamad Rivaldi Koni; Ismail Djakaria; Nisky Imansyah Yahya
ESTIMASI: Journal of Statistics and Its Application Vol. 4, No. 1, Januari, 2023 : Estimasi
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ejsa.vi.24837

Abstract

People's welfare is the goal of the State of Indonesia which is contained in the official state document, namely the opening of the 1945 Constitution paragraph IV, this can be interpreted to enjoy an affluent life, free from poverty and is a human right for every citizen in Indonesia. The grouping process is carried out to see the level of people's welfare for each Regency/City in East Java. In this study, before grouping, the number of clusters was selected using the Elbow method. After that do the grouping with the K-Prototype Algorithm. Furthermore, using Kruskal Wallis and Chi-Square, the test was carried out to determine the variables that influence grouping. The results of the study obtained the 3 best clusters using the Elbow method, grouping with the K-Prototype Algorithm where cluster 1 consisted of 4 Regencies/Cities, Cluster 2 consisted of 18 Regencies/Cities and cluster 3 consisted of 16 Regencies/Cities. Furthermore, the results of Kruskal Wallis and Chi-Square get 4 influential variables in the grouping, the 4 variables are the Number of Poor Population, Expenditures Per Capita, Open Unemployment Rate and Sources of Water for Drinking.
Komparasi Kompetensi Profesional Guru Matematika SMP Berdasarkan Status Sertifikasi Haryati Octaviani Bempah; Nurhayati Abbas; Ismail Djakaria
Jambura Journal of Mathematics Education Vol 4, No 1: Maret 2023
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jmathedu.v4i1.18219

Abstract

This study aims to determine whether there are differences in the professional competency of certified and non-certified junior high school math teachers in Gorontalo City and District regarding teaching motivation. This research is an ex post facto study using a treatment by level 2 x 2 research design. The research was conducted in junior high schools throughout the City and District of Gorontalo in the odd semester of the 2022-2023 school year. Research data were obtained from teacher professional competency test instruments in multiple choice and teaching motivation questionnaires. Data analysis used Two Way Analysis of Variance to test the research hypothesis and further tests were carried out using the Scheffe test. The study results show that: (1) The professional competence of certified teachers is higher than uncertified teachers. (2) There is an interaction effect between certification status and teaching motivation on the professional competence of teachers. (3) In the group of teachers who have high motivation to teach, the professional competence of certified teachers is higher than teachers who are not certified. (4) In the group of teachers who have low motivation to teach, the professional competence of certified teachers is lower than teachers who are not certified. This condition is influenced by several factors such as self-awareness, training activities that are more oriented towards increasing pedagogical competence, and the absence of evaluation activities for post-certification teachers.
Co-Authors Abubakar, Agung Sucipto Agustina, Melisa Agusyarif Rezka Nuha Alamri, Fahima Amalia Tatu Armayani Arsal Armin Haluti Arwildayanto, Arwildayanto Asriadi Asriadi Boby Rantow Payu Caicy Magelo Demas Novaleda Abdul Karim Dewi Rahmawati Isa Dewi Rahmawaty Isa Djibran, Fahrudin Djihad Wungguli Evi Hulukati Fatmawati Payopo Fenly B Mohamad Fitra Reza Dj Wares Franky Alfrits Oroh Gaib, Muhammad Bachtiar Hamila Hulihulis Hamza B Uno HARIYATI H. USMAN Harun, Trieke Nurfadilah Haryati Octaviani Bempah Hasan S. Panigoro Hasan, Irsan K. Hasan, Riyanto Hasan, Salmiaty HASIRU, LISA SYAHRIA Hendra Andrianto Yusuf Herlina Jusuf Isran K Hasan Iyohu, Lisa Rianti Jackonias Sanadi Jenny Patricia Ayu Kai K. Hasan, Isran K. Nasib, Salmun Kartin Usman Kasim, Miranti H. La Ode Nashar Ladjali, Nurjana Namko Ladjali, Sri Indriani Lailany Yahya Madonsa, Muhammad Rifai Mahajani, Roy Mahmud, Sri Lestari Majid Majid Majid, Majid Marice Awairaro Mentari Rizki Sawitri Pilomonu Modeong, Fakhira Mohamad Rivaldi Moha Mokodompit, Marcela Mokoginta, Karmila Muhammad Fathurrahman Muhammad Fathurrahman Muhammad Rezky F. Payu Nazmi Al-lahmadi Ningsih, Setia NISKY IMANSYAH YAHYA Nosva Adam Yunus Novianty Djapri Nurhayati Abbas Nursiya Bito Pakaya, Debyyansa Paputungan, Arsiullahnur R. Perry Zakaria POMALINGO, DEWI ZULYANI Putri Dini Retno Pratiwi Rahmi Moh. Amin Resmawan Resmawan Ria Kilala Safrudin Ismail Salima Silayar Salmun K. Nasib Sarira, Regina Amelia siswanto, Navira Siti Nurmardia Abdussamad Sitra Kalauw Sri Endang Saleh Sri Haryatmi Kartiko Suhardiman Darson Tamu Suleman, Alis Sumarno Ismail suryo Guritno Swasti Maharani Syafrudin Katili Syafrudin, Marisa Syamsu Qomar Badu Ukhti Nurfajriah Sasmita Ijonu Ulopo, Asrul S WA SALMI WD Rifqah Amalliah Ndangi Yamin Ismail Yenni Sauli Yunus, Silvani Yusuf, Hendra Andrianto Zulkifli Alamtaha