Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Hubungan Praktik Pengasuhan Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Pada Balita: Studi Kasus Kontrol Puji Lestari; Tantri Wenny Sitanggang; Emah Rohemah; Annisa Azzahra Tri Rahmawati
WOMB Midwifery Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/wombmidj.v5i1.825

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih banyak ditemukan pada balita di Indonesia. Praktik pengasuhan orang tua, terutama dalam pemenuhan gizi, perawatan kesehatan, dan stimulasi tumbuh kembang anak Menjadi faktor penting dalam menentukan kejadian stanting Balita. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita di Desa Sindang Sono, Kabupaten Tangerang tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan case-control melibatkan 54 responden (16 kasus (balita stunting) dan 38 kontrol (balita tidak stunting), yang dipilih dengan teknik quota sampling. Instrumen menggunakan kuesioner. Status stunting ditentukan berdasarkan indeks Tinggi Badan menurut Umur (TB/U) sesuai standar antropometri WHO, dikategorikan stunting apabila nilai z-score < -2 SD. Analis menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio (OR) dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Sebagian besar responden menerapkan pola asuh demokratis (59,2%), dan pola asuh non-demokratis sebesar 40,8%. Balita yang mengalami stunting berjumlah 16 anak (29,6%), sementara 38 anak (70,4%) tidak stunting. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan kejadian stunting (p=0,031). Nilai OR=2,444 (95% CI: 1,149–5,326) menunjukkan bahwa balita dengan pola asuh non-demokratis memiliki peluang 2,44 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan balita dengan pola asuh demokratis. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua dan kejadian stunting pada balita. Penguatan edukasi pengasuhan, pemenuhan gizi, dan pemantauan pertumbuhan anak perlu ditingkatkan untuk mencegah stunting.
Penyuluhan Gizi Seimbang dan Konsumsi Tablet Penambah Darah pada Ibu Hamil untuk Pencegahan Anemia di Puskesmas Posyandu Edelweis Serpong Tangerang Selatan Tantri Wenny Sitanggang; Dewi Anggraini; Nerli Adria Sinabutar
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bisma) Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bisma)
Publisher : Universitas Darunnajah, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/bisma.v1i2.141

Abstract

Kematian ibu disebabkan oleh berbagai faktor risiko yang terjadi dimulai dari fase sebelum hamil yaitu pada wanita usia subur yang mengalami anemia, obesitas, tuberculosis, kurang energi kronis, dan lain–lain. Berdasarkan Riskesdas tahun 2018 didapatkan data bahwa persentase ibu hamil yang mengalami anemia sebesar 48,9 %. Dari jumlah persentase anemia pada ibu hamil mengartikan bahwa sekitar 5 dari 10 ibu hamil di Indonesia mengalami anemia. Tujuan penyuluhan ini yaitu Ibu hamil mengetahui manfaat mengkonsumsi makanan gizi seimbang untuk mencegah terjadinya anemua selama proses kehamilan. Metode penyuluhan ini menggunakan media PPT, leaflet, banner, demonstrasi makanan gizi seimbang dan kuesioner untuk mengukur tingkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Hasil kegiatan yang didapat dari kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan di Posyandu Edelweis yaitu sebelum dilakukan penyuluhan 18% ibu hamil memahami dengan baik tentang gizi seimbang untuk pencegahan anemia. Setelah diberikan materi terkait Gizi seimbang terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil yaitu terdapat 88% ibu memahami terkait Gizi seimbang. Untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil selain disebabkan karena kekurangan zat besi diharapkan tenaga kesehatan lebih rutin memberikan penyuluhan mengenai gizi seimbang dan konsumsi tablet Fe. Ibu hamil juga diharapkan dapat meningkatkan kesadarannya untuk mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan tablet Fe minimal minum 90 tablet Fe selama hamil.
Impact of Eracs on Post-Caesarean Pain: A Study at Pelni Hospital, Jakarta Tantri Wenny Sitanggang; Mira Suminar; Irma Rahmania
Viva Medika Vol 18 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v18i2.1803

Abstract

Background: Data from the WHO Global Survey On Maternal And Perinatal Health shows that 46.1% of all births are performed by SC method. The WHO states that the incidence of chronic pain after SC delivery is as high as 18% and more than 80% of patients undergoing post-cesarean recovery experience pain, with approximately 75% of these patients describing moderate, severe or very severe pain. Enhanced recovery care methods are an effective way to do this. This can lead to an earlier rehabilitation and discharge process and in SC patients is known as Enhanced Recovery After Caesarian Surgery (ERACS). Research Objective: To determine the relationship between ERACS method and pain level after sectio caesarian (SC) at Pelni Hospital Jakarta in 2024. Research Methodology: Quantitative research with case control research design. The study population was all post partum mothers with SC at Pelni Hospital Jakarta in January 2024, which was 148 people and the sample obtained was 66 people. Bivariate analysis was performed with chi square test. Research Results: Univariate analysis found that most of the age is not at risk (age 20 - 35 years) as many as 54 people (81.82%), most of them have high school education, namely 40 people (60.61%), most of the mothers work, namely 36 people (55.54%). Bivariate analysis found that there is a relationship between the ERACS method and the level of pain after Sectio Caesaria (SC) at Pelni Hospital Jakarta p value (0.000) and with an OR value: 1.435 which means there is a 1.435 times chance of experiencing pain in Non Eracs labour compared to the ERACS method. Conclusion: There is a relationship between ERACS method and pain level after Sectio Caesaria (SC) at Pelni Hospital Jakarta. Suggestion: For hospitals to be able to help facilitate and prepare the necessary media for each room in organising activities.
The Effect of Brain Gymnastics on Fine Motor Skills in Children at Al Kautsar Islamic Kindergarten in South Jakarta City in 2024 Heni Purwanti; Tantri Wenny Sitanggang; Ernawilis; Laila Anjani
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 18 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v18i2.413

Abstract

Fine motor skills are essential in early childhood development, supporting daily activities and school readiness. Brain gymnastics is a series of structured and simple movements involving coordination between the brain and body, designed to stimulate the nervous system and enhance motor development in a playful way. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. A total of 33 children aged 4–6 years were selected using purposive sampling. The Denver Developmental Screening Test (DDST) was used as the main instrument, completed through parent interviews and direct observation by the researcher before and after the brain gymnastics intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. Before the intervention, 21 children (63.3%) showed delayed fine motor development. After the intervention, 30 children (90.9%) reached the normal developmental stage appropriate for their age. The Wilcoxon Signed-Rank Test revealed a significant difference with a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant improvement in fine motor skills. The results demonstrate that brain gymnastics effectively improves fine motor skills in children aged 4–6 years. Through engaging and coordinated movements, brain gymnastics stimulates neural pathways and supports optimal motor development. It can be applied as a fun and practical method of stimulation in early childhood education settings.
Urgensi Inovasi di Era Informasi: Analisis Kepemimpinan Dinamis, Iklim Etis, dan Inovasi Guru Masduki Asbari; Ahmad Yani; Siswo Wardoyo; Tantri Wenny Sitanggang; Klara Iswara Sukmawati; Gunawan Santoso; Ferdinal Lafendry; Irhamni; Bobi Erno Rusadi
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era informasi telah membuka kotak pandora kompetisi secara bebas dan meluas. Era ini juga telah menantang setiap entitas organisasi, termasuk satuan pendidikan sekolah untuk mengasah keunggulan kompetitifnya. Ikon utama keunggulan kompetitif satuan pendidikan seperti sekolah adalah perilaku inovatif dari setiap gurunya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh kepemimpinan dinamis dan iklim etis terhadap perilaku inivatif guru dengan mengambil 117 guru pada sekolah di Indonesia dengan teknik Simple Random Sampling. Analisis penelitian ini menggunakan SEM (Structural Equation Model) dengan software SmartPLS versi 3.0 sebagai alat bantu statistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dinamis memberikan efek positif dan signifikan terhadap iklim etis, kepemimpinan dinamis memberikan efek positif dan signifikan terhadap perilaku inovatif guru, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui mediasi iklim etis.
Manfaat Hafalan: Lagu Daerah dan Lagu Nasional Republik Indonesia Rahmaleli sakinah; Gunawan Santoso; Adhisty Septia Hidayat; Azmi Ramadhania; Tiara Nur sabila; Dela Safitri; Ghaitsa Geifira; Rahmaleli Sakinah; Masduki Asbari; Silvi Lestari; Hanif Fadli Yanuar; Agustina; Septi Aulia Fadli; Ida Royana; Ayub Gunawan; Filosophia Azzahra; Abih Gumelar; Agus Purwanto; Ahmad Yani; Irhamni; Tantri Wenny Sitanggang; Klara Iswara Sukmawati; Ferdinal Lafendry; Bobi Erno Rusadi; Rafzan; Eta Yunilestari; Eneng Martini; Edi Kusnaedi; Meilanta Rantina
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lagu wajib nasional yang sering juga disebut lagu perjuangan karena setiap lirik lagunya terdapat makna yang mengandung berbagai peristiwa sejarah penting bagi kemerdekaan bangsa Indonesia. Lagu wajib nasional dapat dimanfaatkan dalam penanaman nilai dan karakter nasionalisme karena kandungan sejarahnya dan juga berbentuk lagu sehingga mudah untuk dihafalkan. Lagu daerah atau musik daerah lagu atau musik yang berasal dari dari suatu daerah tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat daerah tersebut maupun rakyat lainnya. Pada umumnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui lagi.
Co-Authors Abih Gumelar Adhisty septia hidayat Afnita Lutfiani Agus Purwanto Agustina Ahmad Yani Andini, Riska Annisa Azzahra Tri Rahmawati Asbari, Masduki Ayub Gunawan Azis, Fareza Putri Azmi Ramadhania Beldiq, Eiser Aaron Bobi Erno Rusadi Dela safitri Deri Maulina Pasaribu, Sondang Desi Aulia, Nina Dewa Ayu Sri Saraswati Dewi Anggraini Dewi Anggraini Dewi Anggraini Dewi Lestari Dian Tri Lestari Dida Wanti Dilla Lutfia Edi Kusnaedi Emah Rohemah Ernawilis Erno Rusadi, Bobi Eta Yunilestari Fareza Putri Azis Ferdinal Lafendry Filosophia Azzahra Ghaitsa Geifira Gunawan Santoso Gunawan Santoso Hanif Fadli Yanuar Hary Priyono Heni Purwanti ida royana Intan Puspitasari Irhamni Irhamni Irma Rahmania Klara Iswara Sukmawati Laetitia Ayesha Camil Laila Anjani Masduki Asbari Medina Reggyanti Meilanta Rantina Mira Suminar Mochamad Heru Riza Chakim Muhammad Agus Muljanto Mutia Isma Priselin Nerli Adria Sinabutar Nerli Adria Sinabutar Novelia, Shinta oom Komalasari Oom Komalasari Oryza Intan Suri Puji Lestari Rafzan Rahmadani, Siti Rahmaleli sakinah Rahmaleli Sakinah Ratu Ayu Syiffa Nur Haliza Reggyanti, Medina Rhenditya, Rhenditya Riska Andini Rizky, Agung Saraswati, Dewa Ayu Sri Satira Rahma Dewi septi aulia fadli Silvi Lestari Siswo Wardoyo Sondang Deri Maulina Pasaribu Sriyani Sundari Tampubolon suheti Suri, Oryza Intan Suroso Suroso Suroso Suroso Suroso Suryo Ediyono Susilawati Tanjung, Azrul Tiara Nur sabila Tumanggor, Benelekser Utami, Rahayu Tri Wichy Mulia Utami Yowsa Ibra Werdana Yulianti, Afnita