Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Multisensory Experiential Tourism Strategies in Guangxi, China Na, Quan; Nurmalinda, Elda; Rianto, Rianto; Djati, Sundring Pantja; Rahmanita, Myrza
Jurnal Penelitian Pariwisata Vol 8 No 1 (2024): (TRJ) Tourism Research Journal
Publisher : Institut Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/trj.v8i1.247

Abstract

Analyzing the affecting factors of experiential tourism, the study aims to explore the innovational strategies for multisensory experiential tourism. The adopted research methods are qualitative research and case study, which make a comparison between the boom of ice-snow tourism in Harbin city, northeast China, and its interactive partner, Guangxi, southwest China, in Jan. 2024. Analyzing the innovational tourism phenomena of the 33 pieces of related news online in China Daily, the data is collected and a framework of multisensory experiential tourism strategies was drawn up. With the influential factors of multisensory experiential tourism, such as sight, hearing, smell, taste, and touch, ice and snow tourism in Harbin made a hit. In conclusion, by building up sustainable smart destinations, experiencing the different lifestyle, and highlighting study tour activities, it is hoped to put forward a framework of multisensory experiential tourism strategies for Guangxi, based on its unique leisure tourism resources. Keywords: tourism strategy, multisensory experiential, innovation, Harbin, Guangxi
Strategi Centra Tour Dalam Mempertahankan Eksistensi di Era Endemik Pinontoan, Nexen Alexandre; Kusnedi, Rahmat; Djati, Sundring Pantja; Rahmanita, Myrza
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8333

Abstract

Komunikasi Pemasaran Pariwisata merupakan sebuah aktivitas komunikasi dimana sebuah organisasi atau perusahaan yang ada di industri pariwisata menawarkan atau menjelaskan kepada pelanggan mereka produk-produk pariwisata. Travel Agent merupakan salah satu bagian dari industri pariwisata yang secara aktif menawarkan berbagai produk pariwisata. Travel Agent atau agen perjalanan adalah pelayanan publik yang membantu menyediakan keperluan perjalanan seperti pembelian tiket pesawat, tiket kereta, penyewaan kendaraan, pengurusan dokumen perjalanan, penawaran paket wisata. Dalam proses menawarkan pelayanan yang disediakan oleh travel agent, dibutuhkan komunikasi pemasaran pariwisata, dengan tujuan mendapatkan keuntungan dan juga menyampaikan nilai dari layanan-layanan yang disediakan. Namun, pada tahun 2019 akhir sampai dengan 2022 awal, dunia pariwisata Indonesia bahkan dunia mengalami mati suri, dimana pandemi Covid menyerang berbagai individu di seluruh dunia yang menyebabkan seluruh individu menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya dan tidak memungkinkan bagi seseorang untuk melakukan perjalanan baik perjalanan wisata maupun bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Travel Agent Centra Tour Pasca Covid 19 dengan menggunakan teori marketing mix 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process & Physical Evidence) serta penggunaan word of mouth marketing dalam mempromosikan layanan-layanan yang disediakan oleh Centra Tour kepada klien mereka. Paradigma penelitian ini adalah Konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran travel agent Centra Tour pasca covid 19 sudah cukup baik dikarenakan adanya dukungan dari existing client yang berperan penting dalam word of mouth marketing yang juga bagian dari marketing mix 7P yaitu unsur promosi serta unsur marketing mix 7P yang lain juga sudah diterapkan dengan baik, sehingga membawa dampak yang baik serta keuntungan sendiri dari Centra Tour dan berpotensi untuk mendapat klien-klien baru.
Augmented Reality di Museum Gedung Sate Bandung: Aksiologi Teknologi di Sektor Pariwisata Anom, Rahmat Indra Pratama; Dewantara, Yudhiet Fajar; Pramanik, Purwanti Dyah; Djati, Sundring Pantja; Nurbaeti, Nurbaeti
Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 29 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/jip.v29i1.1761

Abstract

In recent years, museums in Indonesia have innovated using Augmented Reality (AR) to compete with other tourist attractions. This study examines the benefits of AR innovation at the Gedung Sate Museum in Bandung. The research approach uses descriptive qualitative. Data obtained by conducting interviews, observation, and document analysis. This research involved 1 (one) operational staff of the Gedung Sate Museum and 7 (seven) visitors. The results of the study found that AR can increase the fun experience, increase knowledge, and simplify information acquisition for visitors. AR technology is recommended for use by the Gedung Sate Museum to attract the interest of the millennial generation who are very familiar with technology. Keywords: augmented reality, museums, axiology, tourism
The Impact Of Certified Competency Tourism Human Resources In Facing The Aec Era: Case Study In Bali Djati, Sundring Pantja; Sudjana, I Made; Darsana, I Made; Sudiarta, I Nyoman; Mahendra, I Wayan Eka
Jurnal Penelitian Pariwisata Vol 6 No 2 (2022): (TRJ) Tourism Research Journal
Publisher : Institut Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/trj.v6i2.152

Abstract

The tourism business in Bali is growing rapidly, and Bali has been known as one of the most popular tourist destinations, especially among foreign tourists. The combination of beauty and a balanced lifestyle strongly attracts foreign tourists to Bali. In anticipating the growth of tourists to Bali, human resources must be by the needs of the tourism industry. This article aims to determine Bali tourism human resources competency standards in the Masyarakat Ekonomi ASEAN. The data collection and analysis in this paper use literature studies, interviews, and observations of stakeholder activities related to implementing the competency certification process. The role of the government in preparing various regulations for improving human tourism resources through the Indonesian National Work Competency Standards, the Indonesian National Qualifications Framework, and Competency-Based Training, which are the main instruments in the competency certification process, are indispensable. In addition, it is also important to work with Professional Certification Institutions that have been certified nationally and internationally to strengthen the human resources of Bali tourism. Keywords: Certificate of Competence, Asean Economic Community, Certificate of Competence, Asean Economic Community, ASEAN Economic Community
Pengaruh Transformational Leadership, Organizational Learning Culture, Work Motivation Dan Job Satisfaction Terhadap Employee Performance Di Klinik Kecantikan Jakarta Bahraini, Dwi; Djati, Sundring Pantja
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10347

Abstract

Persaingan di industri kecantikan yang semakin kompetitif menuntut manajemen untuk meningkatkan kinerja karyawan sebagai kunci keberhasilan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, budaya pembelajaran organisasi, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan di klinik kecantikan Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei online terhadap 110 karyawan level staf dari berbagai klinik kecantikan di Jakarta. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap budaya pembelajaran organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja. Selain itu, motivasi kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja, dan semua variabel dalam model terbukti berdampak positif terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran pemimpin dalam menciptakan budaya kerja yang mendukung pembelajaran dan motivasi, untuk mendorong kepuasan dan kinerja karyawan. Secara praktis, penelitian ini menyarankan agar manajer klinik menetapkan target layanan yang jelas, menyediakan pelatihan singkat rutin, menerapkan sistem penghargaan sederhana namun konsisten, serta menata ulang jadwal kerja agar lebih fleksibel pada jam sibuk. Dengan langkah-langkah praktis tersebut, kepemimpinan transformasional dapat benar-benar diimplementasikan dalam operasional sehari-hari untuk memperkuat motivasi, kepuasan, dan kinerja karyawan secara nyata.
Pengaruh Transformational Leadership, Organizational Learning Culture, Work Motivation Dan Job Satisfaction Terhadap Employee Performance Di Klinik Kecantikan Jakarta Dwi Bahraini; Sundring Pantja Djati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10347

Abstract

Persaingan di industri kecantikan yang semakin kompetitif menuntut manajemen untuk meningkatkan kinerja karyawan sebagai kunci keberhasilan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, budaya pembelajaran organisasi, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan di klinik kecantikan Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei online terhadap 110 karyawan level staf dari berbagai klinik kecantikan di Jakarta. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap budaya pembelajaran organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja. Selain itu, motivasi kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja, dan semua variabel dalam model terbukti berdampak positif terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran pemimpin dalam menciptakan budaya kerja yang mendukung pembelajaran dan motivasi, untuk mendorong kepuasan dan kinerja karyawan. Secara praktis, penelitian ini menyarankan agar manajer klinik menetapkan target layanan yang jelas, menyediakan pelatihan singkat rutin, menerapkan sistem penghargaan sederhana namun konsisten, serta menata ulang jadwal kerja agar lebih fleksibel pada jam sibuk. Dengan langkah-langkah praktis tersebut, kepemimpinan transformasional dapat benar-benar diimplementasikan dalam operasional sehari-hari untuk memperkuat motivasi, kepuasan, dan kinerja karyawan secara nyata.
Pengaruh Isu PHK Terhadap Motivasi Karyawan yang Berdampak Terhadap Kinerja, Kepuasan Kerja, dan Retensi Karyawan Felix Martinus; Sundring Pantja Djati
MES Management Journal Vol. 5 No. 1 (2026): MES Management Journal
Publisher : MES Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mesman.v5i1.1087

Abstract

The COVID-19 pandemic has resulted in layoffs, work disruptions, changes in work patterns, and psychological stress, posing challenges for companies in maintaining employee motivation, communication, and performance, particularly in the logistics industry, which has high operational demands. This study aims to analyze the relationship between layoffs, organizational communication, motivation, performance, and employee retention at PT Berkat Subuh Transpor. The study used a quantitative approach with a descriptive design. Data were obtained from 173 employees through purposive sampling and collected using an online questionnaire. Analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM). The results show that layoffs have no significant effect on employee motivation or performance. Conversely, motivation has a positive and significant effect on employee performance and retention. Motivation also acts as a mediating variable between organizational communication and performance and job satisfaction. However, organizational communication has not been able to moderate or reduce the impact of layoffs on employee motivation. These findings emphasize the important role of motivation in improving employee performance, satisfaction, and retention in logistics companies.
The Role of Reserve Components in Assisting Indonesia's Defense Fanema Gabrieli; Sundring Pantja Djati; Nora Lelyana
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3016

Abstract

AbstrakPerubahan paradigma dalam sistem pertahanan di Indonesia membuat masyarakat memiliki hak dan kewajiban dalam ikut mempertahanankan keutuhan negara. Indonesia terletak berbatasan dengan 10 negara tetangga secara langsung baik berbatasan melalui laut maupun darat. Kondisi tersebut membuat Indonesia harus meningkatkan pertahanannya. Salah satu caranya dengan memanfaatkan komponen cadangan. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat seperti apa peran yang dilakukan komponen cadangan dalam membantu komponen utama dalam menjaga keutuhan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peneliti dalam penelitian ini ingin menggunakan metode kualitatif deskriptif yang data primer didapatkan melalui jurnal terdahulu dan data sekunder didapatkan melalui dokumen yang berkaitan dengan pertahanan di Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah peran komponen cadangan dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak hanya melalui peperangan saja. Namun juga ada yang ditempatkan di bagian bantuan administrasi, dan bantuan pertempuran. Peran komponen cadangan juga sangat penting dalam membantu komponen cadangan dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Indonesia karena standar nilai Kekuatan Pokok Minimum Indonesia masih tergolong rendah. Dengan adanya komponen cadangan, nilai kekuatan pokok minimum Indonesia juga meningkat. Komponen cadangan juga tidak terikat oleh negara tidak seperti komponen utama. Komponen cadangan akan dikembalikan ketempat masing-masing daerahnya dan akan dipanggil ketika dibutuhkan dalam kondisi perang.Kata Kunci: Peran, Komponen Cadangan, Pertahanan, Indonesia AbstractThe paradigm shift in the defense system in Indonesia makes people have rights and obligations to participate in defending the integrity of the country. Indonesia is located adjacent to 10 neighboring countries directly, both by sea and by land. This condition makes Indonesia have to increase its defense. One way is to use spare components. The purpose of this study is to see what kind of role the reserve component plays in assisting the main components in maintaining the integrity and defense of the Unitary State of the Republic of Indonesia. This study uses a descriptive qualitative method in which primary data is obtained through previous journals and secondary data is obtained through documents related to defense in Indonesia. The results of this study are the role of reserve components in maintaining the integrity of the Unitary State of the Republic of Indonesia not only through war. But there are also those who are placed in the administrative assistance section, and combat assistance. The role of the reserve component is also very important in assisting the reserve component in maintaining the integrity of the Unitary State of Indonesia because the standard value of Indonesia's Minimum Basic Strength is still relatively low. With the reserve component, the value of Indonesia's minimum principal strength also increases. The reserve component is also not bound by country unlike the main component. Reserve components will be returned to their respective areas and will be summoned when needed in conditions of war.Keywords: Role; Reserve Components; Defense; Indonesia
Peran Persepsi Harga terhadap Perilaku Konsumen: Studi Tinjauan Literatur Sistematis Budi Susanto; Sundring Pantja Djati; Triyono Arief Wahyudi; Endang Ruswanti
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 2 (2025): August
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i2.1387

Abstract

Persepsi harga merupakan variabel utama dalam kajian perilaku konsumen yang memengaruhi evaluasi, sikap, dan keputusan pembelian. Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat serta dinamika harga yang kompleks, riset persepsi harga mengalami perkembangan pesat di berbagai disiplin ilmu. Penelitian ini bertujuan memetakan evolusi riset persepsi harga, mengidentifikasi tren publikasi, serta menganalisis distribusi studi berdasarkan tahun, sumber jurnal, negara, dan bidang kajian. Metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA diterapkan, melalui pencarian di Scopus menggunakan kata kunci “price perception” yang menghasilkan 615 dokumen awal, disaring menjadi 83 artikel untuk analisis mendalam. Hasil menunjukkan lonjakan signifikan riset dalam satu dekade terakhir, didominasi bidang Business, Management, and Accounting serta Economics, dengan mayoritas publikasi dari negara maju sehingga membuka peluang studi kontekstual di negara berkembang. Temuan ini menjadi dasar pengembangan riset lanjutan dan memperkaya literatur persepsi harga dalam perilaku konsumen.
Implikasi Kompetensi Digital Aparatur Sipil Negara Milenial terhadap Reformasi Birokrasi Digital di Era Transformasi Pemerintahan Aris Sarjito; Sundring Pantja Djati
Jurnal Administrasi Publik Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52316/jap.v21i1.610

Abstract

Transformasi digital dalam birokrasi pemerintahan Indonesia memerlukan kesiapan sumber daya aparatur yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif dan inovatif. Aparatur Sipil Negara (ASN) milenial yang dikenal sebagai generasi digital native, dinilai memiliki keunggulan dalam menghadapi tuntutan perubahan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implikasi kompetensi digital ASN milenial terhadap keberhasilan reformasi birokrasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data sekunder diperoleh melalui studi dokumen yang dianalisis melalui teknik analisis isi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital ASN milenial secara nyata berkontribusi dalam peningkatan efisiensi kerja birokrasi, percepatan adopsi teknologi dalam pelayanan publik, serta pembentukan budaya kerja baru yang lebih kolaboratif, fleksibel, dan berorientasi pada hasil. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan struktural seperti resistensi dari budaya organisasi yang konservatif, sistem pelatihan yang belum kontekstual, serta keterbatasan ruang inovasi dan insentif terhadap kinerja digital. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi digital tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu ASN, tetapi juga oleh keberadaan ekosistem birokrasi yang mendukung pembelajaran lintas generasi, kepemimpinan yang visioner, dan kebijakan internal yang responsif terhadap inovasi. Oleh karena itu, penguatan kompetensi digital ASN milenial harus menjadi bagian integral dari strategi reformasi birokrasi nasional yang berkelanjutan.