Claim Missing Document
Check
Articles

Warisan Gelap Kekerasan: Menguak Budaya Perundungan di Sekolah Dasar dalam Novel Haniyah dan Ala di Rumah Teteruga Karya Erni Aladjai Sajidah Nur; Taufik Dermawan; Karkono Karkono
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 14, No 2 (2025): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v14i2.8065

Abstract

The purpose of this study is to examine the portrait of bullying in the novel Haniyah and Ala at Teteruga's House. This study uses a qualitative approach. The research data are in the form of dialogues and narratives that describe bullying. The data source for this research is the novel Haniyah and Ala at Teteruga's House by Erni Aladjai. Data collection was carried out using documentation techniques. Data validity was tested using credibility techniques, while data analysis was carried out using a flow model. The results of the study indicate that the character Ala experienced bullying from a teacher (Mrs. Hijima) and her peers for five years. The teacher who bullied Ala was a victim of bullying from her teacher during elementary school, and she repeated this form of violence to her students. In addition, Ala's peers began bullying after seeing Mrs. Hijima's actions against her. These findings indicate that violence has become a normalized and inherited culture in the educational environment. The bullying experienced by Ala caused traumatic impacts, namely reluctance to go to school and trauma accompanied by physical symptoms. However, Ala was able to face and stop the bullying. Based on the research results, there are three important implications. First, anti-bullying education needs to be implemented at the elementary, secondary, and tertiary levels for both educators and students. Second, any violence in schools disguised as discipline and learning deserves to be reexamined. Third, programs to break the chain of bullying need to be implemented in various educational institutions. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengkaji potret perundungan dalam novel Haniyah dan Ala di Rumah Teteruga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa dialog dan narasi yang menggambarkan perundungan. Sumber data penelitian ini adalah Novel Haniyah dan Ala di Rumah Teteruga karya Erni Aladjai. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan teknik kredibilitas, sedangkan analisis data dilakukan dengan model alir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Ala mengalami perundungan dari seorang guru (Ibu Guru Hijima) dan teman-teman sebayanya selama lima tahun. Guru yang merundung Ala merupakan korban perundungan dari gurunya semasa sekolah dasar, dan ia mengulangi bentuk kekerasan tersebut kepada siswanya. Selain itu, teman-teman sebaya Ala mulai merundung setelah melihat tindakan Ibu Guru Hijima terhadapnya. Temuan ini menunjukkan bahwa kekerasan menjadi budaya yang dinormalisasi dan diwariskan di lingkungan pendidikan. Perundungan yang dialami Ala menimbulkan dampak traumatis, yakni keengganan untuk sekolah dan trauma yang disertai gejala fisik. Kendati demikian, Ala mampu menghadapi dan menghentikan perundungan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat tiga implikasi penting. Pertama, pendidikan antiperundungan perlu diselenggarakan di tingkat dasar, menengah, dan tinggi bagi pendidik maupun peserta didik. Kedua, setiap kekerasan di sekolah yang berkedok pendisiplinan dan pembelajaran patut dipertanyakan ulang. Ketiga, program pemutusan rantai perundungan perlu diadakan di berbagai institusi pendidikan.
Konstruksi Identitas Kuliner Jawa Timur dalam Kumpulan Cerpen Festival Sastra Kota Malang 2024 Ahmad Abdul Karim; Djoko Saryono; Karkono Karkono; Nissa Vidyanita; Tia Istiana Potabuga
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.8294

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap konstruksi identitas kuliner Jawa Timur dalam Kumpulan Cerpen Festival Sastra Kota Malang 2024. Kajian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penelitian yang secara spesifik menempatkan kuliner sebagai konstruksi identitas regional dalam teks sastra kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan gastrokritik yang memandang makanan sebagai simbol kultural. Sumber data berupa empat cerpen terpilih dalam antologi Jelajah Cita Rasa. Teknik analisis data melalui pembacaan kritis-hermeneutik dengan tahapan identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan nasi gegog, nasi golong, rajamangsa atau petis, rujak cingur, dan jamu tradisional dikonstruksi bukan sekadar sebagai elemen latar, melainkan sebagai perangkat naratif yang membentuk karakter, menggerakkan konflik, dan merepresentasikan nilai ketahanan, spiritualitas, solidaritas komunal, serta transformasi sosial masyarakat Jawa Timur. Kuliner dalam empat cerpen Jelajah Cita Rasa berfungsi sebagai arena negosiasi identitas regional yang dinamis, tempat memori historis, relasi kuasa, dan praktik budaya direpresentasikan serta direinterpretasikan dalam konteks kontemporer. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan bahwa sastra berperan sebagai medium produksi dan reproduksi identitas kultural melalui representasi kuliner lokal.
SMART REPAIR TRACKER: EDUKIT LEARNING ANALYTICS UNTUK PENGUATAN 6C'S MAHASISWA KEJURUAN DI ERA CYBER Andika Bagus Nur Rahma Putra; Nurul Ulfatin; Karkono Karkono; Mahfudi Sahly Subandi; Puteri Ardista Nursisda Mawangi; Lee Ming Foong; Dianna Ratnawati
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.8841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi Smart Repair Tracker, sebuah edukit berbasis Learning Analytics yang dirancang untuk mendukung pembelajaran mata kuliah Peralatan Otomotif di Program Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif. Aplikasi ini fokus pada penguatan kompetensi 6C’s (Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration, Citizenship, Character) mahasiswa dalam pembelajaran otomotif. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan produk, pengembangan prototipe, uji validasi, dan uji kelayakan. Hasil uji menunjukkan bahwa 80% mahasiswa merasa aplikasi ini efektif dalam meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran, terutama dalam simulasi berbasis Virtual Reality (VR), yang mendapatkan skor 4,9/5 dalam hal ketertarikan dan efektivitas. Selain itu, 75% mahasiswa melaporkan bahwa fitur Learning Analytics yang memberikan umpan balik langsung sangat membantu mereka untuk memahami kemajuan dan kelemahan mereka. Berdasarkan hasil uji kelayakan yang melibatkan 5 ahli, aplikasi ini memperoleh skor 4,7/5, yang menandakan bahwa aplikasi ini sangat layak digunakan dalam konteks pendidikan otomotif. Kesimpulannya, Smart Repair Tracker terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan penguasaan keterampilan teknis serta sosial mahasiswa di bidang otomotif.