Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Film Animasi Nussa dan Rara Dimanfaatkan sebagai Bahan Ajar Pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Kelas XII Nur Alvi Lael; Oding Supriadi; Sahlan Mujtaba
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 4 No 2 (2021): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v4i2.1329

Abstract

The purpose of this study was to describe the results of the analysis of politeness in the language of the animated film Nussa and Rara regarding the principles of politeness. The subject of this research was the animated film Nussa and Rara. Meanwhile, the object in this study is the form of speech that contains language politeness and analyzes the indicators of the maxim of politeness in language which are suspected of having compliance and violating the principles of language politeness as conveyed by Leech. The type of research used in this research is descriptive qualitative. The data collection of this research was carried out using the look method. The listening technique used is listening to the language used by speakers to study the language, then using an advanced technique, namely the free-engage-talk listening technique, meaning that the researcher only acts as an observer of language use. The results showed that most of the speeches contained in the animated film Nussa and Rara contain the principles of politeness in language, both the maxim of generosity, maxim of consensus, maxim of wisdom, maxim of appreciation, maxim of sympathy, maxim of simplicity. However, there is also 1 utterance that violates the maxim of consensus, 2 utterances that violates the maxim of simplicity, and 1 utterance that violates the maxim of generosity. The results of the analysis of the animated film Nussa and Rara will be used as teaching materials in schools in learning politeness in high school language class XII in the language specialization class.
Ragam Konjungsi pada Rubrik Nusantara Surat Kabar Digital Mediaindonesia.com Edisi Mei 2021 dan Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Teks Berita di Kelas VIII SMP Rian Yoana; Oding Supriadi; Sahlan Mujtaba
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 4 No 2 (2021): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v4i2.1379

Abstract

The purpose of this research was to find out various type of conjunction in the archipelago rubric digital newspaper Mediaindonesia.com May 2021 edition and to describe the use of various type of conjunction in the archipelago rubric digital newspaper Mediaindonesia.com May 2021 edition as teaching material for news texts in class VIII SMP. This research is a type of qualitative research which uses a qualitative descriptive method. The subjects in this study is the archipelago rubric digital newspaper Mediaindonesia.com May 2021 edition. The objects in the study is various type of conjunction which is in the archipelago rubric digital newspaper Mediaindonesia.com May 2021 edition. The data collection techniques of this research are observation and documentation. Data analysis techniques in this study are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on research results in the archipelago rubric digital newspaper Mediaindonesia.com May 2021 edition it was found 88 various type of conjunction which consists of 39 coordinating conjunction and 49 subordinating conjunction. Research result various type of conjunction in the archipelago rubric digital newspaper Mediaindonesia.com May 2021 edition the next is used as teaching material for news texts in class VIII SMP.
Citra Perempuan Dalam Puisi Magma Karya Ratna Ayu Budhiarti Serta Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Di SMA Yola Dwi Aprilliah; Sahlan Mujtaba; M. Januar Ibnu Adham
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 6 No 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.545 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v6i1.432

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif-kualitatif-analitis. Data puisi bersifat kualitatif sehingga penjelasannya dijabarkan dalam bentuk deskripsi dan uraian. Deskripsi tersebut didapatkan melalui analisis terhadap puisi sehingga terbentuk pemahaman dan kejelasan. Langkah terakhir dalam penelitian ini ialah pengambilan kesimpulan. Kesimpulan diambil setelah dilakukan pembahasan menyeluruh mengenai aspek-aspek yang diteliti pada kumpulan puisi Magma Karya Ratna Ayu Budhiarti. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Pada kumpulan puisi Magma Karya Ratna Ayu Budhiarti terdapat 3 citra perempuan yaitu citra fisik yang merupakan ciri fisik perempuan berupa ciri biologis, citra psikis yang melihat unsur psikologis dari kaum perempuan, dan citra sosial yang melihat bagaimana seorang terlihat dalam kehidupan masyarakat; (2) Kumpulan puisi Magma Karya Ratna Ayu Budhiarti dapat dijadikan sebagai bahan ajar puisi di Sekolah Menengah Atas, khususnya KD 3 (Mengidentifikasi suasana, tema, dan makna beberapa puisi yang terkandung dalam antologi puisi yang diperdengarkan atau dibaca); KD 3.17 (Menganalisis unsur pembangun Puisi).
TRANSFORMASI CERITA RAKYAT JAMARUN KE PERTUNJUKAN “CAHAYA MEMINTAS MALAM/THE LIGHT WITHIN A NIGHT” Sahlan Mujtaba
E- ISSN : 2684-8
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.347 KB) | DOI: 10.33751/jurnal salaka.v1i1.1144

Abstract

ABSTRAKCerita rakyat Jamarun merupakan folklor lisan yang berasal dari Cianjur, Jawa Barat. Di tengah keberadaannya yang mulai terlupakan dalam ingatan masyarakat, cerita rakyat Jamarun diolah menjadi pertunjukan oleh tiga kelompok teater dari dua negara (Indonesia dan Australia): Mainteater Bandung, Teater Lakon, dan La Trobe University Student Theatre and Film. Cerita rakyat Jamarun dan pertunjukan Cahaya Memintas Malam/The Light Within A Night menjadi data dalam penelitian ini. Teori yang digunakan dalam penelitian, yaitu teori tentang transformasi yang dikemukakan oleh Riffaterre. Berdasarkan hasil pembahasan ditemukan adanya konversi dan ekspansi. Konversi tidak terjadi dalam tataran alur dan tokoh di pertunjukan CMM. Alur dan tokoh yang terdapat dalam CMM justru lebih kompleks daripada yang terdapat dalam cerita rakyat Jamarun. Cerita rakyat Jamarun menyandarkan pada penceritaan naratif, sedangkan pertunjukan CMM menggunakan rentetan dialog sebagai penyampai cerita. Cara ungkap naratif memungkinkan cerita tersampaikan lebih singkat, sedangkan cerita yang menyandarkan pada dialog membutuhkan uraian lebih luas. Ekspansi cerita rakyat Jamarun ke pertunjukan CMM tampak melalui pengembangan alur, tokoh, latar, dan wacana. Pengembangan tersebut ditandai dengan munculnya adegan-adegan baru yang terkait dengan wacana yang terkandung dalam cerita rakyat Jamarun dan yang berhubungan dengan dua budaya, Indonesia dan Australia. Selain itu, didapatkan pengetahuan bahwa perbedaan latar belakang budaya tidak dapat membatasi kerja kreatif. Perbedaan budaya justru mampu memotivasi untuk menemukan perspektif dan gaya ungkap yang tidak terduga. Pemilihan cerita rakyat sebagai poros utama cerita, mampu mengenal lebih jauh cara berpikir masyarakatnya. Kata kunci: cerita rakyat jamarun, folklor, pertunjukan cahaya memintas malam, transformasi.
Tindak Tutur Perlokusi Pada Podcast Deddy Corbuzier Yang Berjudul “Kuliah Itu Gak Penting” Serta Relevansinya Terhadap Rancangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Syafira Nurul Agusta; Oding Supriadi; Sahlan Mujtaba
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 4 (2021): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i4.1462

Abstract

Berbicara mengenai komunikasi, makna dan proses merupakan dua faktor penting. Tindak tutur merupakan cara efektif untuk dapat menganalisis dan mempermudah seseorang untuk memahami kata-kata atau kalimat yang dimaksudnya dalam lisan maupun tulisan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan fungsi dan konteks tindak tutur perlokusi pada podcast Deddy Corbuzier yang berjudul “Kuliah Itu Tidak Penting”. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi yaitu mengamati fenomena tuturan, dengan merumuskan apa yang diteliti dan semua tindakan harus berdasar pada tujuan penelitian. Data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu tindak tutur perlokusi yang terdapat dalam dialog-dialog pada podcast Deddy Corbuzier berjudul “Kuliah Itu Tidak Penting”. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 14 data tuturan yang termasuk dalam tindak tutur perlokusi beserta konteksnya. Sedangkan untuk fungsi tindak tutur perlokusi terdapat 10 tindak tutur perlokusi representatif berupa menyatakan, mengakui, berspekulasi, menjelaskan, dan menuntut.
Unsur Intrinsik Cerpen dalam Portal Berita Online serta Relevansinya sebagai Materi Ajar Sastra di SMA Devi Damayanti; Sahlan Mujtaba; Muhammad Januar Ibnu Adham
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1813

Abstract

Salah satu kegiatan pembelajaran sastra di sekolah yaitu berupa kegiatan menganalisis unsur intrinsik. Mengkaji unsur intrinsik yang terkandung di dalam karya sastra dapat membantu peserta didik dalam memaknai kehidupan Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan unsur intrinsik yang terkandung pada kelima cerpen portal berita online Jawa Pos edisi November dan Desember 2020 serta melihat relevansinya sebagai materi pembelajaran sastra di SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan deskriptif analitik dengan menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan berupa naskah kelima cerpen yang diunggah dalam portal berita online Jawa Pos. Melalui naskah tersebut data-data dikumpulkan dan dikualifikasi. Simpulan penelitian ini ialah: 1) Unsur intrinsik yang terkandung dalam kelima cerpen portal berita online Jawa Pos edisi November dan Desember 2020 meliputi tema, penokohan, latar, dan sudut pandang, dan 2) Kelima cerpen dalam portal berita online Jawa Pos edisi November dan Desember 2020 relevan dijadikan sebagai rujukan dalam kegiatan penyampaian materi ajar di sekolah.
Unsur Retorika Pada Novelet Wesel Pos Karya Ratih Kumala serta Relevansinya Sebagai Bahan Ajar SMK Anah Mulyanah; Sahlan Mujtaba; M. Januar Ibnu Adham
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 1 (2022): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i1.1835

Abstract

Jenis karya sastra sangat beragam, salah satunya novel. Novel ditulis dengan karakter penulisan dan penyampaian yang khas sehingga diperlukan pengungkapan bahasa sebagai instrumen dalam berkomunikasi Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur retorika pada novelet Wesel Pos karya Ratih Kumala dan relevansinya sebagai bahan ajar di Sekolah Menengah Kejuruan. Metode pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya berupa novelet Wesel Pos Karya Ratih Kumala yang menggambarkan realitas sosial kota Jakarta. Pengisahannya menggunakan gaya bahasa atau unsur retorika yang menarik untuk diperbincangkan. Unsur retorika yang terkandung pada novelet Wesel Pos karya Ratih Kumala terbagi menjadi tiga bagian yaitu pemajasan, penyiasatan struktur dan citraan. Pemajasan terdiri dari majas retorika, majas metafora, majas metonimia, dan majas sarkasme. Penyiasatan struktur terdiri dari repetisi dan paralelisme. Sedangkan citraan terdiri dari citraan penglihatan, citraan pendengaran, citraan gerak, citraan rabaan dan penciuman. Ketiga unsur tersebut menjadi ciri khas pengarang menggambarkan cerita pada sebuah karya sastra. Hal ini dapat dijadikan sebagai bahan ajar yang dapat diimplementasikan untuk Sekolah Menengah Kejuruan dengan KD. Menganalisis Isi dan Kebahasaan.
ANALISIS NILAI MORAL DALAM CERPEN JIMAT TERKUTUK KARYA CHAERUL SABARA Yovitan Maulidyarsih; Imam Muhtarom; Sahlan Mujtaba
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7274

Abstract

Penelitian ini dibuat dengan latar belakang banyaknya penyimpangan moral yang terjadi pada siswa remaja karena minimnya kesadaran nilai-nilai moral. Upaya untuk mengurangi penyimpangan moral yang terjadi pada remaja diperlukannya pendidikan moral. Moral dapat disisipkan dalam pembelajaran sastra, sebagaimana fungsi sastra ialah menghaluskan rasa dan budi peserta didik. Kegiatan membaca karya sastra, pembaca akan mengapresiasi sastra dengan menghayati dan menafsirkan isi atau makna dari karya sastra. Pembaca akan tumbuh perasaan terharu, menambah kepekaan, sehingga muncul kesadaran mengenai benar dan salah, baik atau buruk. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan nilai moral dan unsur intrinsik dalam cerpen Jimat Terkutuk karya Chaerul Sabara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analitis dengan pendekatan pragmatik sastra. Subjek dalam penelitian ini yaitu buku kumpulan cerpen Jimat Terkutuk karya Chaerul Sabara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah teknik baca dan catat. Hasil analisis nilai moral dalam cerpen Jimat Terkutuk karya Chaerul Sabara terdapat 10 bentuk yakni kejujuran, keadilan, toleransi, kebijaksanaan, disiplin diri, tolong menolong, berbelas kasih, kerja sama, keberanian dan demokrasi.Kata kunci: analisis, nilai moral, cerpen
Analisis Nilai Moral Dalam Novel Espresso Karya Bernard Batubara Iin Khurotul’aen; Dayat Hidayat; Sahlan Mujtaba
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7225

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kerusakan moral yang dialami oleh remaja. Berdasarkan permasalahan tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan nilai moral yang terkandung dalam novel Espresso karya Bernard Batubara. Metode penelitian adalah kualitatif dengan deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data adalah studi pustaka dengan teknik simak. Tahap-tahap penelitian: menggunakan sumber-sumber data tertulis berupa buku-buku, bahan-bahan tertulis, serta referensi-referensi lain yang relevan dengan penelitian. Hasil analisis didapatkan nilai moral di antaranya: prinsip sikap baik, prinsip keadilan, prinsip hormat terhadap diri sendiri.
Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Paradigma Karya Syahid Muhammad dan Relevansinya Sebagai Pembelajaran Sastra di SMA Ayu Ning Maqdis; Tika Santika; Sahlan Mujtaba
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Paradigma karya Syahid Muhammad, (2) konflik batin tokoh utama dalam novel Paradigma karya Syahid Muhammad, (3) mendeskripsikan pemanfaataanya sebagai bahan ajar bahasa indonesia pada kelas XII Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis, yaitu menyajikan faktar-fakta dalam bentuk deskripsi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Kurt Lewin dengan pendekatan psikologi sastra. subjek dalam penelitian ini adalah novel Paradigma karya Syahid Muhammad, objek penelitian ini adalah unsur-unsur intrinsik dan konflik batin tokoh utama dalam novel Paradigma karya Syahid Muhammad. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Unsur intrinsik novel meliputi tema mental issue; tokoh diantaranya Rana, Anya, Ola; latar terdiri atas latar tempat yang dominan di kampus dan Bandung, latar waktu (pagi, siang, sore, malam), latar sosial (sosial); alur jenis campuran; sudut pandang “dia” maha tahu; bahasa yang meliputi bahasa daerah dan majas personifikasi; amanat kesehatan mental dan berdamai dengan diri sendiri, (2) Konflik batin tokoh utama yang ditemukan, yaitu konflik mendekat-mendekat, menjauh-menjauh, mendekat-menjauh; penyebab konflik batin tokoh utama kekuatan pendorong, kekuatan penghambat, kekuatan kebutuhan pribadi, kekuatan pengharuh, dan kekuatan non manusia, (3) Hasil kajian dijadikan sebagai bahan ajar dalam mata pelajar Bahasa Indonesia tingkat SMA kelas XII sesuai dengan KD 3.9 dan 4.8.