Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tindak Tutur Imperatif Dalam Film June & Kopi Serta Pemanfaatannya Sebagai Media Audio Visual Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Prosedur Di SMA/SMK Kelas XI Lestari, Anggia Septin Dwi; Nuraini, Cut; Mujtaba, Sahlan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 11 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12195794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur imperatif yang terdapat di dalam film berjudul June & Kopi. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa subjek penelitiannya merupakan sebuah film yang berjudul June & Kopi, sedangkan objek penelitiannya ialah tindak tutur imperatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif, penulis mendeskripsikan hasil temuan ke dalam bentuk tulisan. Metode yang digunakan merupakan metode deskriptif. Dalam penelitian ini, dikaji oleh kajian pragmatik, yaitu tindak tutur. Berdasarkan teori, tindak tutur imperatif yang akan dideskripsikan memiliki 17 bentuk, di antaranya ialah imperatif perintah, imperatif suruhan, imperatif permintaan, imperatif permohonan, imperatif desakan, imperatif bujukan, imperatif imbauan, imperatif persilaan, imperatif ajakan, imperatif permintaan izin, imperatif mengizinkan, imperatif larangan, imperatif harapan, imperatif umpatan, imperatif pemberian ucapan selamat, imperatif anjuran, dan imperatif ngelulu. Hasil temuan yang telah didapatkan dalam penelitian ini ialah terdapat 53 tuturan imperatif perintah, 1 tuturan imperatif suruhan, 15 tuturan imperatif permintaan, 5 tuturan imperatif permohonan, 7 tuturan imperatif desakan, 1 tuturan imperatif bujukan, 6 tuturan imperatif imbauan, 14 tuturan imperatif ajakan, 3 tuturan imperatif permintaan izin, 5 tuturan imperatif mengizinkan, 13 tuturan imperatif larangan, 2 tuturan pemberian ucapan selamat, 1 tuturan imperatif anjuran, dan 1 tuturan imperatif ngelulu. Berdasarkan data yang telah ditemukan, maka dalam penelitian ini hanya terdapat 14 bentuk tuturan imperatif. Hasil akhir dalam penelitian ini merupakan merancang media pembelajaran berbasis audio visual pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks prosedur serta ditujukan kepada peserta didik atau guru yang berada di kelas XI tingkat SMA/SMK.
Analisis Tokoh Utama Pada Novel Si Anak Kuat Karya Tere Liye Dan Relevansinya Sebagai Pembelajaran Novel Di SMA (Psikologi Sastra) Hidayati, Nurul Amalia; Mujtaba, Sahlan; Pratiwi, Wienike Dinar
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 17 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13917540

Abstract

The aim of the research is to describe (1) The elements contained in the novel Si Anak Kuat by Tere Liye, (2) Study of literary psychology in the novel si Anak Kuat by Tere Liye. The method used is descriptive qualitative. The subject of the study is the novel Si Anak Kuat by Tere Liye which depicts the life struggles of a child in literary works. To make it more specific, there is a literary psychological theory explained, namely Sigmund Freud’s Theory (Id, Ego, Super ego). This novel story can be used as an alternative literature teaching material in high school because it suits students’ needs.
ANALISIS STILISTIKA DALAM ALBUM LAGU MEMORANDUM KARYA GRUP BAND PERUNGGU M, Muhammad Rajabbani; Sahlan Mujtaba; Dian Hartati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30728

Abstract

This study focuses on the stylistic meaning in the form of figures of speech and imagery contained in the eleven songs in the Memorandum album by the Perunggu band. The researcher uses a qualitative descriptive method to analyze the stylistic meaning in the form of figures of speech and imagery elements in the Memorandum album by the Perunggu band. In this study, the researcher describes the results of the study of the Memorandum album by the Perunggu band according to the research object. Based on the results of the discussion of Stylistic Analysis in the Memorandum album by the Perunggu band, the following conclusions are obtained. 1. The results of the stylistic analysis in the form of figures of speech and imagery of the eleven songs in the Memorandum album by the Perunggu band provide quite diverse messages and meanings. Each of the eleven songs has its own uniqueness and diversity. 2. The results of the analysis show that there are 121 data that state figures of speech in the Memorandum album by the Perunggu band with the results of 88 data stating comparison figures of speech and 33 data stating link figures of speech. As well as 84 data that state the imagery on the Memorandum album by the band Perunggu.
ANALISIS NILAI RELIGIUS DALAM HIKAYAT BAYAN BUDIMAN SERTA REKOMENDASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA DI SMA Lestari, Suci; Sahlan Mujtaba; Huri, Daman
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 10 No. 2 (2025): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v10i2.5925

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis unsur intrinsik dan nilai religius dalam Hikayat Bayan Budiman saduran Ekawati (2016) serta merumuskan rekomendasi pemanfaatannya sebagai bahan ajar sastra pada jenjang SMA. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya fenomena perselingkuhan dan KDRT di Indonesia yang berdampak pada krisis moral dan perlunya pendidikan karakter melalui sastra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis, mengacu pada teori struktur sastra Nurgiyantoro dan konsep nilai religius menurut Jauhari. Data diperoleh melalui teknik baca dan catat terhadap delapan cerita dalam hikayat, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskripsi dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap episode hikayat memuat unsur intrinsik yang kuat, seperti tema moralitas dan kebijaksanaan, alur maju, tokoh yang merepresentasikan keteladanan dan konflik, latar sosial-budaya Melayu klasik, sudut pandang orang ketiga, serta gaya bahasa hiperbola, personifikasi, dan metafora. Nilai religius yang ditemukan meliputi aspek keimanan, ketakwaan, penghindaran maksiat, amar ma’ruf nahi munkar, syukur, kejujuran, dan pengendalian diri yang tergambar melalui nasihat Burung Bayan serta perilaku tokoh lain. Temuan menunjukkan bahwa hikayat tidak hanya berfungsi sebagai karya estetis tetapi juga sebagai media edukatif yang kuat dalam membentuk karakter. Berdasarkan analisis Kurikulum Merdeka, hikayat ini relevan untuk dijadikan bahan ajar melalui e-modul karena sesuai dengan capaian pembelajaran terkait analisis teks naratif, nilai kehidupan, dan pengembangan kreativitas siswa. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa Hikayat Bayan Budiman layak diintegrasikan ke dalam pembelajaran sastra modern sebagai sarana penguatan nilai moral dan religius peserta didik.
EFEKTIVITAS MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MENULIS PUISI Siti Sopiyatul Marwah; Dian Hartati; Sahlan Mujtaba
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 6 Number 2 June 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v6i2.66753

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Project Based Learning model on the poetry writing learning outcomes of eighth-grade students at Al-Muslih Junior High School in Karawang. In this study, the Project Based Learning model was applied to poetry writing lessons in the eighth grade at Al-Mushlih Junior High School in Karawang. The method used in this study was quantitative with a quasi-experimental design. Data were obtained from pre- and post-tests. After the prerequisite tests were met, consisting of normality tests, homogeneity tests, and n-gain tests using SPSS version 25, the data were analysed using a t-test with a significance level of 5%. The results of the data analysis showed that there was an increase in the pre-test scores between the pre-test and post-test. This was evidenced by the average score improving from 54.0 to 76.8. The n-gain test results from this study indicate that the Project-Based Learning model is effective when applied to poetry writing instruction.
EMOSI TOKOH-TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SEBELAS MALAM KARYA FIRDHANI ZIHAN DAN REKOMENDASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR HANDOUT PADA PEMBELAJARAN SASTRA DI TINGKAT SMA KELAS XII FASE F Rizka Nur Rohimah; Ferina Meliasanti; Sahlan Mujtaba
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.22199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik dan emosi tokoh-tokoh utama dalam novel Sebelas Malam karya Firdhani Zihan yang terbit pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskripstif analitik yang digunakan untuk mendeskripsikan fakta-fakta berupa unsur-unsur intrinsik dengan menggunakan teori Nurgiyantoro. Selain itu, digunakan juga untuk menganalisis emosi tokoh dengan menggunakan teori klasifikasi emosi David Krech. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Tema utama novel ini mengenai penerimaan diri dengan plot campuran. Tokoh utama novel ini adalah Amani dan Haikal. Latar tempat novel ini, yaitu rumah, kampus, dan stasiun. Latar waktu novel ini, yaitu pagi hari, sore hari, malam hari, dan setiap tanggal satu, serta latar sosial-budayanya yakni menggambarkan kehidupan dua keluarga yang tinggal di kota. Sudut pandang yang digunakan adalah persona ketiga “Dia” terbatas. Diksi yang digunakan adalah bahasa sehari-hari, dengan adanya penggunaan bahasa asing, bahasa gaul, dan bahasa daerah. (2) Emosi tokoh yang muncul pada tokoh Amani adalah konsep rasa bersalah, rasa bersalah yang dipendam, menghukum diri sendiri, rasa malu, kesedihan, kebencian, dan cinta. Sementara itu, Emosi yang muncul pada tokoh Haikal adalah rasa malu.
NILAI-NILAI SOSIAL DALAM CERPEN-CERPEN DI LAMAN KOMPAS.ID EDISI 2024 Anggun Sepmiruni Respatiko; Ferina Meliasanti; Sahlan Mujtaba
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.22134

Abstract

Karya sastra lahir sebagai cerminan realitas sosial yang diungkapkan pengarang melalui pengalaman, pandangan, serta kepekaan terhadap fenomena masyarakat. Melalui cerpen, pengarang menyampaikan pesan-pesan yang selaras dengan norma sosial yang berkembang dalam kehidupan sosial pembacanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang terkandung dalam cerpen “Kado dari Guru Honor” karya Beatrix Polen Aran, “Baju Baru” karya Yulizar Lubay, “Keropak Masjid” karya Eep Saepulloh Fatah, “Tiga Kuburan Lain” karya T. Agus Khaidir, “Jasa Perancang Doa” karya A. Djoyo Mulyono, dan “Perempuan Berjari Enam” karya Boiman Damanik yang dipublikasikan di laman Kompas.id. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Analisis penelitian berfokus pada pengungkapan nilai sosial yang meliputi nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab, dan nilai keserasian hidup sebagai representasi interaksi sosial dalam keenam cerpen tersebut. 
Analisis Tanda Pada Iklan Layanan Masyarakat Bertema Kesehatan Mental di Channel Youtube TRANS TV dan SCTV Sari, Ningrum; Slamet Triyadi; Sahlan Mujtaba
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 1 (2025): Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i1.1300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis tanda-tanda yang terdapat dalam tiga iklan layanan masyarakat berjudul Stop Lakukan Ini Terhadap Perempuan, Jauhi Kekerasan! Semua Berhak Mendapat Kasih Sayang, dan Korban Kekerasan Perempuan & Anak Harus Berani Melapor menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Subjek penelitian ini adalah tiga iklan layanan masyarakat berjudul Stop Lakukan Ini Terhadap Perempuan, Jauhi Kekerasan! Semua Berhak Mendapat Kasih Sayang, dan Korban Kekerasan Perempuan & Anak Harus Berani Melapor dengan objek penelitian yakni mengenai tanda-tanda simbolik yang terdapat dalam ketiga iklan layanan masyarakat tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku tokoh dalam masing-masing iklan mengandung penand denotatif dan konotif, petanda denotatif dan petanda konotatif yang mengkomunikasikan tanda berisi pesan mengenai tindakan, ucapan, dan tulisan dalam ketiga iklan layanan masyarakat tersebut.
Unsur Berita pada Liputan Perjalanan Kasus Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso serta Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Teks Berita di SMA Kelas XI Febriana, Dinda; Sahlan Mujtaba; Sutri
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 1 (2025): Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i1.1346

Abstract

Saat ini banyak berita yang terbit tanpa mengutamakan fakta-fakta yang seharusnya. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan mempelajari teks berita. Namun, sekolah terkadang memiliki masalah seperti kurangnya bahan ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur berita yang ada pada liputan perjalanan kasus Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso serta pemanfaatannya sebagai bahan ajar teks berita di SMA Kelas XI. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menganalisis isi liputan tersebut berdasarkan unsur beritanya dengan teori Azwar (2018). Hasil dari penelitian iniadalah liputan perjalanan kasus tersebut mencakup unsur berita berupa 5W+1H yang lengkap yaitu unsur what, where, when, who, why, dan how. What berupa kematian Wayan Mirna Salihin. Where terdapat di Kafe Olivier. When ketika tanggal 6 Januari 2016 Mirna meninggal dan dikuburkan pada tanggal 10 Januari 2016. Who yaitu secara garis besar objek kejadian adalah Wayan Mirna Salihin. Selain itu, terdapat 32 Narasumer lainnya termasuk Jessica Wongso. Why berupa beberapa penyebab terjadinya peristiwa tersebut adalah dugaan mengenai adanya permasalahan antara Jessica dan Mirna serta kondisi kejiwaan Jessica. How yaitu penjelasan secara kronologis bagaimana peristiwa tersebut terjadi mulai pada tanggal 6 Januari 2016 merupakan hari kejadian, pukul 17.18 Mirna meminum kopi, hingga tanggal 10 Januari Mirna dikuburkan. Dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar teks berita dengan memuat hasil analisis unsur berita yang didapat ke dalam bahan ajar berupa ehandout.
Metode Learning cycle 5E Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Aenurohmah, Siti; Slamet Triyadi; Sahlan Mujtaba
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2025): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i2.1892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pada penerapan model Learning Cycle 5E berbantuan media wordwall dalam pembelajaran keterampilan menulis puisi kelas X MA Al-Ahliyah. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi ekspresimen jenis non-equivalent control group design. Sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas, X1 dan X2. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini, yaitu wawancara, angket, dan tes. Kemudian, teknik analisis data penelitian menggunakan tiga uji, yakni uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya pengaruh pada model Learning Cycle 5E, hal ini dilihat dari nilai rata-rata data posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 76.3 dan 64.8, terdapat selisih sebesar 11,5 sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan diantara kedua kelas tersebut. Selain itu, dari hasil analisis uji t data posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol, dapat dilihat pada skor sig 2 tailed sebesar 0,001 < 0,005, maka dapat diartikan bahwa Ho ditolak. Berdasarkan hasil nilai rata-rata dan nilai t, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media wordwall dalam pembelajaran keterampilan menulis pada puisi siswa kelas X MA Al-Ahliyah.