Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Seminar Ragam Praktik (Lesson Learn) Baik Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Lukmanul Hakim; Hilmiyatun; Muhammad Mukhlis
Jurnal Pengabdian Sosial Humaniora Vol 2 No 1 (2025): EDISI 3
Publisher : Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/abdimawa.v2i1.5789

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia dengan menghadirkan kearifan lokal menjadi praktik baik (lesseon learn) yang dapat diupayakan dan diselenggarakan dalam beragam aktivitas pembelajaran. Melalui nilai-nilai lokal yang ada di tengah masyarakat, diharapkan setiap orang secara langsung mendapatkan pengetahuan baru dan mampu memberikan pemaknaan dan internalisasi dalam berbagai aspek kehidupan. Kegiatan seminar ini menggunakan participatory research,  di mana tim penulis ikut menjadi bagian dalam pembelajaran dengan mensosialisasikan ragam bentuk pembelajaran yang telah dilakukan. Disampaikan secara online untuk menjangkau lebih banyak peserta. Hasil kegiatan seminar mendapat respons yang baik melalui interaksi aktif yang terbangun. Melalui kegiatan ini akan melahirkan ragam praktik baru pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai ciri khas, baik dalam metode, strategi atau pun isi materi pembelajaran
Cerita Rakyat Lombok Sebagai Wacana Sastra Pariwisata: Dialektika Ekonomi dan Ekologi Hilmiyatun Hilmiyatun; Lalu Fakihuddin; Titin Ernawani
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v10i2.2621

Abstract

Penelitian ini menganalisis cerita rakyat Putri Mandalika sebagai wacana sastra pariwisata, dengan fokus pada dialektika ekonomi dan ekologi. Pendekatan yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis (Norman Fairclough) melalui tiga level analisis: teks, praktik diskursif (wacana), dan praktik sosialbudaya. Data diperoleh dari teks cerita rakyat, brosur pariwisata, artikel media, dan dokumentasi festival bau nyale. Analisis data mengacu pada tiga dimensi wacana menurut Fairclough, yakni: analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosial budaya. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dengan membandingkan teks cerita rakyat, brosur pariwisata, artikel media, dan dokumentasi festival bau nyale. Selain itu, triangulasi metode dilakukan melalui tiga level analisis wacana Fairclough, yaitu analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosial-budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Putri Mandalika direpresentasikan dalam wacana pariwisata untuk meningkatkan ekonomi lokal, melalui UMKM, kuliner, dan sektor jasa, sekaligus menjadi ikon budaya Lombok. Di sisi lain, festival massal menimbulkan tekanan pada ekosistem pesisir dan mengurangi makna ekologis dari cerita rakyat. Dialektika ini menegaskan adanya tarik-menarik antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan, di mana dominasi wacana ekonomi berpotensi mengorbankan nilai budaya dan keberlanjutan ekologi. Dengan demikian, penelitian ini dapat berkontribusi sebagai praktik wacana pariwisata berkelanjutan jika pengelolaan menyeimbangkan aspek ekonomi, budaya, dan ekologi
PENERAPAN STRATEGI GRAFIK ORGANIZER BERBASIS BANK RIMA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA SMPN 1 MASBAGIK Mardiatul Husna; Hilmiyatun Hilmiyatun; Saufian Anhari
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/cexv5j68

Abstract

Kemampuan menulis puisi merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting untuk dikembangkan karena dapat meningkatkan kreativitas, kemampuan berekspresi, dan penguasaan kosakata siswa. Dalam pembelajaran menulis puisi, siswa memiliki beragam ide, pengalaman, dan potensi kreatif yang dapat dikembangkan melalui strategi pembelajaran yang tepat sehingga kemampuan mereka dalam mengolah gagasan, memilih diksi, dan menyusun puisi menjadi lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa melalui penerapan strategi Grafik Organizer berbasis Bank Rima. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada siswa kelas VIII-8 SMPN 1 Masbagik. Data penelitian diperoleh melalui tes menulis puisi dan observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Tindakan dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi Grafik Organizer berbasis Bank Rima mampu meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 66,3 pada tes kemampuan awal menjadi 81,4 pada tes akhir siklus I, sedangkan ketuntasan belajar meningkat dari 28% menjadi 81%. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga meningkat dari 50% menjadi 87,4%. Dengan demikian, strategi Grafik Organizer berbasis Bank Rima efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kata Kunci: Bank Rima, Grafik Organizer, Puisi
Kajian Stilistika Puisi “Kelinci” Karya Bening Tirtasari: Citraan, Diksi, dan Nilai Karakter Anak Isropiani Isropiani; Baiq Silvia Zahra Tuhry; Riza Mulia Junita; Aula Akbar; Hilmiyatun Hilmiyatun
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1645

Abstract

Penelitian ini berakar dari signifikansi puisi untuk anak sebagai alat pembelajaran bahasa dan sebagai media awal untuk menanamkan nilai-nilai karakter. Puisi anak yang ringkas, relevan dengan pengalaman sehari-hari, dan mudah dicerna sangat berpotensi untuk membentuk rasa kasih, kepedulian, serta sensitivitas anak terhadap makhluk hidup di sekelilingnya. Namun, pemahaman mengenai aspek stilistika dalam puisi anak masih membutuhkan pengembangan, khususnya pada puisi Kelinci karya Bening Tirtasari yang menonjolkan keindahan bahasa secara sederhana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan diksi, citraan, dan nilai-nilai karakter yang terdapat dalam puisi tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Data penelitian diambil dari teks puisi Kelinci oleh Bening Tirtasari, sedangkan sumber data berasal dari dokumen puisi anak yang memuat teks tersebut. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui studi pustaka dan pemahaman-catatan, sementara teknik analisis datanya menggunakan analisis isi melalui langkah-langkah identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan menarik kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa puisi Kelinci mengandung diksi yang sederhana, konkret, dan komunikatif sehingga mudah diterima anak. Puisi ini juga memanfaatkan citraan visual, taktil, dan gerakan yang kuat untuk memberikan kesan lucu, lembut, dan menggemaskan pada karakter kelinci. Secara keseluruhan, puisi ini mengangkut nilai karakter seperti kasih sayang, kepedulian, tanggung jawab, dan keinginan untuk merawat hewan peliharaan dengan sepenuh hati. Dengan demikian, puisi Kelinci karya Bening Tirtasari sangat layak menjadi objek kajian sastra anak karena selain memiliki keindahan bahasa, juga menawarkan pendidikan moral yang sesuai untuk dijadikan bahan ajar di tingkat sekolah dasar.
Representasi Karakter Sri Ningsih dalam Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye: Kajian Ekofeminisme Sri Rizkia Darma; Herman Wijaya; Hilmiyatun Hilmiyatun
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 8 No. 2 (2026): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v8i2.8645

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi karakter Sri Ningsih dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye melalui perspektif ekofeminisme. Penelitian kualitatif deskriptif ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menguraikan keterkaitan antara isu kesetaraan gender dan kesadaran lingkungan dalam karya sastra modern. Data penelitian berupa kata, kalimat, dialog, narasi, dan monolog yang menggambarkan karakter Sri Ningsih. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan membaca, mengidentifikasi, mencatat, dan mengklasifikasikan data, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi karakter Sri Ningsih dibangun melalui delapan karakter utama, yaitu sabar, kuat, patuh, berani, pemaaf, rajin, pantang menyerah, dan kreatif. Berdasarkan perspektif ekofeminisme, karakter-karakter tersebut merepresentasikan perempuan yang memiliki keteguhan, kepedulian, tanggung jawab, serta kemampuan mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan dalam menghadapi berbagai tekanan sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa karakter Sri Ningsih mencerminkan nilai-nilai ekofeminisme yang menempatkan perempuan sebagai subjek yang memiliki kekuatan moral, daya juang, dan peran penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian ekofeminisme dalam karya sastra Indonesia.