Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pemberian Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) Kontrasepsi dengan Kepuasan Akseptor KB Pil di Wilayah Kerja Puskesmas 1 Sukawati Gianyar Ni Wayan Trisna Dewi; Ni Ketut Noriani; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14928

Abstract

ABSTRACT Family planning is a program designed to prevent unexpected births. The family planning program is one of the government's efforts to suppress excessively high population growth by using family planning, such as the birth control pill. Birth control pills are a method of contraception for women in the form of pills or tablets. The pill contains a combination of the estrogen hormones and progesterone or which only contains the progesterone hormone. To determine the correlation between the provision of contraceptive educational information communication and satisfaction of pill acceptors in the working area of public health center of Gianyar I. This study employed quantitative design with cross-sectional approach. The sample of this study recruited by using Accidental Sampling technique.  The statistical showed that p-value of 0.001 0.05. The data were analysed by using Fisher exact test. There is a correlation between the provision of contraceptive educational information communication and satisfaction of pill acceptors in the working area of public health center of Gianyar I Keywords: IEC, Birth control pills, Satisfaction, Contraception  ABSTRAK Keluarga berencana merupakan suatu program yang dibuat untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, program keluarga berencana menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menekan pertambahan pertumbuhan penduduk yang terlalu tinggi yaitu dengan menggunakan KB salah satunya KB pil. KB pil merupakan  suatu cara kontrasepsi untuk wanita yang berbentuk pil atau tablet didalam strip yang berisi gabungan hormon estrogen dan progesteron atau yang hanya berisi dari hormon progesteron saja. Untuk mengetahui hubungan Pemberian Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) kontrasepsi dengan kepuasan akseptor KB pil di wilayah kerja Puskesmas 1 Sukawati Gianyar. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling. Hasil uji statistik menggunakan uji Fisher exact test diperoleh p-value 0,001 0,05.  Pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara pemberian komunikasi informasi edukasi (KIE) kontrasepsi dengan kepuasan akseptor KB pil di wilayah kerja puskesmas I Sukawati Gianyar. Kata Kunci: KIE, KB Pil, Kepuasan, Kontrasepsi
Efektifitas Gymball untuk Menurunkan Nyeri Persalinan dan Kecemasan pada Ibu Bersalin Kala I di Yayasan Bumi Sehat Kabupaten Gianyar Pande Putu Eka Nadyutami; Ni Ketut Noriani; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14942

Abstract

ABSTRACT One indicator of public health degree is the Maternal Mortality Rate (MMR) and the Infant Mortality Rate (IMR). Safe labour does not guarantee will be without any pain, aches and feelings of anxiety. Therefore, more pregnant women prefer the SC method to the normal labour method due to the fear of pain experienced during delivery. Reducing anxiety and pain during delivery can be done through pharmacological and non-pharmacological methods. One of the non-pharmacological methods is the use of a gym ball. The purpose of this study was to identify the effect of gym balls on reducing labour pain and anxiety in phase I labour women at Bumi Sehat Foundation in Gianyar Regency. This study employed an accidental sampling method and recruited 32 respondents through a non-probability sampling technique according to the inclusion and exclusion criteria. Findings indicated that the gym ball is proven effective during the first stage of labour to reduce the intensity of pain and anxiety with a p-value of 0.000 (0.001) 0.05. Gymball effectively reduces mothers' pain intensity and anxiety levels in the first stage of labour. Therefore, health workers as service providers are expected to disseminate information about using gym balls as non-pharmacological methods to reduce pain and anxiety during labour. Keywords: Gymball, Pain, Anxiety, Maternity  ABSTRAK Salah satu indikator derajat kesehatan masyarakat yaitu Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Berlangsungnya persalinan yang aman bukan berarti persalinan tidak disertai dengan rasa nyeri, sakit dan perasaan rasa cemas. Oleh karena itu, lebih banyak ibu memilih melahirkan dengan metode SC dibandingkan melahirkan secara normal karena takut akan membayangkan rasa sakit, dan nyeri yang akan dialami selama proses melahirkan normal. Penanganan yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa kecemasan dan nyeri saat persalinan dapat dilakukan dengan metode farmakologi, maupun non-farmakologi. Adapun metode non-farmakologi salah satunya penggunaan gymball. Untuk mengetahui efektifitas gymball sebagai metode penurunan nyeri dan kecemasan pada persalinan kala I. penelitian ini menggunakan metode accidental sampling. Sampel penelitian sebanyak 32 responden dengan teknik non probability sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Terbukti bahwa gymball efektif diberikan selama persalinan kala I untuk menurunkan intensitas nyeri dan kecemasan dengan nilai p-value 0.000 (0,001) 0,05. Gymball efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I. Sehingga diharapkan kepada petugas kesehatan sebagai pemberi pelayanan untuk menyebarluaskan informasi terkait penggunaan gymball sebagai teknik non-farmakologi dalam mengurangi nyeri dan cemas saat persalinan.  Kata Kunci: Gymball, Nyeri, Kecemasan, Ibu Bersalin
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Pemanfaatan Buku Kia di RSUD S.K.Lerik Kota Kupang Jeane Herlophina Therik; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.22007

Abstract

ABSTRACT Complications during pregnancy can be prevented by recognizing danger signs. One way to recognize danger signs is by using the KIA (Child Health and Child Health) book. Poor knowledge of danger signs among pregnant women can lead to increased maternal mortality rates. To determine the correlation between knowledge and attitude of pregnant women about pregnancy danger signs towards the use of Maternal and Child Health (KIA) book in the Obstetrics and Gynecology Polyclinic at S.K.Lerik General Hospital, Kupang City. The study employed analytical correlative design with cross-sectional approach. The population of the study was all pregnant women from the 1stto 3rd trimester who visited the Obstetrics and Gyneclogy Polyclinic at S.K.Lerik General Hospital, Kupang City. There were106 respondents recruited as the sample through purposive sampling technique. The data were collected using questionnaire and analysed by using Spearman Rho test analysis. The findings showed that there was significant correlation between knowledge and attitudes which obtained ρ value 0.015, with correlation coefficient of 0.236. This meant that there was weak and positive correlation between the variables. The analysis between knowledge and utilization of KIA book obtained ρ value 0.593, it was insignificant because  0.05. Furthermore, there was significant correlation between attitudes and utilization of KIA book which obtained ρ value 0.000 with a correlation coefficient of 0.494. This meant that there were moderate positive correlation between the variables. The higher the knowledge of pregnant women, the better the attitude of pregnant women towards the utilization of KIA book, and the higher the attitude of pregnant women, the better they are in utilizing KIA book. Meanwhile, knowledge does not affect pregnant women in utilizing KIA books. Keywords: Knowledge, Attitude, Utilization of KIA Books. ABSTRAK Penyulit atau komplikasi yang terjadi pada masa kehamilan dapat dicegah dengan mengetahui tanda bahaya selama kehamilan. Salah satu cara mengetahui tanda bahaya kehamilan yaitu dengan memanfaatkan buku KIA. Rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya dapat menyebabkan meningkatnya Angka Kematian Ibu. Mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Pemanfaatan buku KIA di Poli Kandungan RSUD.S.K.Lerik Kota Kupang. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua ibu hamil dari trimester 1-3 yang datang berkunjung di Poli Kadungan RSUD S.K.Lerik Kota Kupang dengan jumlah sampel 106 responden. Teknik sampling berupa non probability sampling menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan analisis uji Spearman rho. Analisis hubungan pengetahuan dan sikap didapat 0.015, karena   0.05, maka disebut signifikan, dengan koefisien korelasi 0.236. Artinya, tingkat kekuatan hubungannya lemah dengan arah hubungan kedua variabel tersebut searah. Analisis hubungan antar pengetahuan dan pemanfaatan buku KIA didapat  sebesar 0.593, karena   0.05, maka disebut tidak signifikan. Analisis hubungan sikap dan pemanfaatan buku KIA didapat  sebesar 0.000, karena   0.05, maka disebut signifikan, dengan koefisien korelasi 0.494. Artinya, tingkat kekuatan hubungannya sedang dengan arah hubungan kedua variabel tersebut searah. Semakin tinggi pengetahuan ibu hamil maka semakin baik sikap ibu hamil terhadap pemanfaatan buku KIA, dan semakin tinggi sikap ibu hamil maka semakin baik dalam memanfaatkan buku KIA, sedangkan pengetahuan tidak mempengaruhi ibu hamil dalam pemanfaatan buku KIA. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Pemanfaatan Buku KIA
Hubungan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pemenuhan Nutrisi dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (Kek) di Desa Ubung Kaja Denpasar Bali Putu Yuliastri; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.22013

Abstract

ABSTRACT Chronic Energy Deficiency is a condition in which adolescent girls or women experience long-term or chronic malnutrition. Adolescents are a priority target for nutrition education because adolescence is the transition period from childhood to adulthood. This study aimed to determine the relationship between adolescent girls' knowledge of nutritional needs and the incidence of chronic energy deficiency in Ubung Kaja Village. This research was a correlative analytical study with a cross-sectional approach. The sampling technique used simple random sampling that met the inclusion and exclusion criteria. A sample of 104 respondents was selected. The data collection tool was a questionnaire. The validity test used face validity. The chi-square statistical test was used to analyze the data. The results showed that the majority of respondents (63 respondents) did not experience CED, while the majority (43 respondents) had good knowledge (41.3%). The chi-square test showed a relationship between adolescent girls' knowledge of nutritional needs and the incidence of Chronic Energy Deficiency (CED) in Ubung Kaja Village (p 0.001). Adolescent girls' knowledge of nutritional needs is associated with the incidence of Chronic Energy Deficiency. Village governments and health workers are expected to routinely promote good nutrition to prevent chronic energy deficiency syndrome (CED) in adolescent girls. Keywords: Chronic Energy Deficiency, Nutritional, Knowledge, Adolescents.  ABSTRAK Kekurangan Energi Kronis adalah keadaan dimana remaja putri atau wanita mengalami kekurangan gizi yang berlangsung lama atau menahun. Remaja menjadi prioritas sasaran edukasi gizi karena masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang pemenuhan nutrisi dengan kejadian kekurangan energi kronis di Desa Ubung Kaja. Jenis penelitian ini merupakan analitis korelatif dengan pendekatan cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel sebanyak 104 responden. Alat pengumpulan berupa kuesioner. Uji validitas yang digunakan adalah face validity. Teknik analisa data menggunakan uji statistik chi-square.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami KEK sebanyak 63 orang (60,6%), sebagian besar responden berpengetahuan baik sebanyak 43 orang (41,3%). Hasil uji chi square menunjukkan ada hubungan pengetahuan remaja putri tentang pemenuhan nutrisi terhadap kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Desa Ubung Kaja (p : 0,001). Pengetahuan remaja putri tentang pemenuhan nutrisi berhubungan dengan kejadian Kekurangan Energi Kronis. Diharapkan pemerintah desa dan petugas kesehatan untuk rutin mempromosikan terkait pemenuhan nutrisi yang baik untuk mencegah KEK pada remaja putri. Kata Kunci: Kekurangan Energi Kronis, Nutrisi, Pengetahuan, Remaja.
Hubungan Pengetahuan dengan Motivasi Ibu Hamil Melaksanakan Triple Eliminasi untuk Menurunkan Penularan Penyakit Dari Ibu Ke Anak Dewa Ayu Sutarini; Ni Wayan Manik Parwati; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.19054

Abstract

ABSTRACT The prevalence of HIV cases among pregnant women in Indonesia in 2021 showed 0.18% of pregnant women had HIV positive, the percentage of pregnant women being tested for HIV was 82.0%, and the results of the Hepatitis B surface Antigen (HBsAg) examination in 2021 was 1.6% of pregnant women are reactive with the percentage of Hepatitis B tests in pregnant women being 60.3% (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2022). Bali Province places the seventh position with the highest number of HIV cases in pregnant women at 0.31% with a screening percentage of 82.0%, and reactive Hepatitis B cases at 1.2% (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2022). So, it is necessary to stop the transmission of infectious diseases HIV, Syphilis and Hepatitis B from mother to child through Triple Elimination examination. To determine the correlation between knowledge and pregnant mother’s motivation to do triple elimination to decrease infectious disease from mother to child in public Health Center Mengwi II. This study employed quantitative research. It was analytical correlational design with cross sectional study. The population was 313 pregnant women who checked up her pregnancy. There were 76 respondents recruited as the samples which were chosen by using non-probability sampling such as purposive sampling. The data were collected by using questionnaire. The validity test used was face validity. The data were analyzed by using bivariate and Rank Spearman test. The result showed that 58 respondents had good knowledge, 11 respondents had sufficient knowledge, and 7 respondents had poor knowledge. There were 56 respondents had good motivation, 19 respondents had moderate motivation, and 1 respondent had less motivation. The result of p-value was 0,078 0,05 and coefficient correlation (r = 0,204). There was not correlation between motivation of pregnant women doing triple elimination to decrease infectious disease from mother to child in Public Health Center Mengwi II. It is expected the health workers to inform pregnant women related to triple elimination.  Keywords: Triple Elimination, Pregnancy, Syphilis, HIV ABSTRAK Prevalensi kasus HIV pada ibu hamil di Indonesia pada tahun 2021, terdapat 0,18%  ibu hamil yang positif HIV, dengan persentase ibu hamil yang diperiksa HIV sebesar 82,0%, dan hasil pemeriksaan Hepatitis B surface Antigen (HBsAg) tahun 2021 sebanyak 1,6% ibu hamil reaktif dengan persentaase pemeriksaan Hepatitis B pada ibu hamil sebesar 60,3% (Kemenkes RI, 2022). Provinsi Bali menduduki posisi ke tujuh kasus HIV terbanyak pada ibu hamil dengan jumlah 0,31 % dengan persentase pemeriksan 82,0%, dan kasus Hepatitis B reaktif sebanyak 1,2 % (Kemenkes RI, 2022) sehingga perlu untuk memutus rantai penularan penyakit infeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari ibu ke anak melalui pemeriksaan Triple Eliminasi. Mengetahui hubungan pengetahuan dengan motivasi ibu hamil melaksanakan triple eliminasi untuk menurunkan kejadian penularan penyakit dari ibu ke anak di UPTD Puskesmas Mengwi II. Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analitik korelatif. Rancangan penelitian yaitu potong lintang, Populasi penelitian keseluruhan ibu hamil yang memeriksakan kehamilan sejumlah 313 orang. Sampel sebanyak 76 responden. Metode sampling yang digunakan yakni non-probability sampling yaitu purposive sampling. Alat pengumpulan data dengan kuesioner. Uji validitas dengan menggunakan face validity. Analisis bivariat dengan uji Rank Spearman sebab data tidak berdistribusi normal. Pengetahuan terbanyak adalah kategori baik yaitu 58 orang (76,3%), kategori cukup 11 orang (14,5%), kategori kurang 7 orang (9,2%). Motivasi terbanyak yaitu motivasi baik sebanyak 56 orang (73,7%), motivasi cukup 19 orang (25%) motivasi kurang 1 orang (1,3%). Hasil p-value = 0,078 0,05 dan nilai koefisien korelasi (r = 0,204). Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan motivasi ibu hamil melaksanakan triple eliminasi untuk menurunkan kejadian penularan penyakit dari ibu ke anak di UPTD Puskesmas Mengwi II. Diharapkan tenaga kesehatan selalu menginformasikan kepada ibu hamil terkait pemeriksaan triple eliminasi. Kata Kunci: Triple Eliminasi, Kehamilan, Sifilis, HIV
Pengaruh Prenatal Yoga terhadap Regulasi Emosi Pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan Ni Wayan Rika Parwati; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i9.20702

Abstract

ABSTRACT Pregnant women who experience hormonal changes cause them to have negative emotions, including jealousy and feeling more sensitive so that they need more support or attention. Psychological stress in pregnant mother is a serious health problem, however, it can be overcome with the right intervention. Prenatal yoga is a non-pharmacological intervention in overcoming psychological stress in pregnant women. To determine the effect of prenatal yoga toward emotional regulation in pregnant mother in the working area of Public Health Center IV South Denpasar. This study employed pre-experimental design with one group pre-test and post-test design. There were 37 respondents recruited as the sample using non-probability sampling with purposive sampling technique. The data were collected using self-completed questionnaire. Furthermore, the data normality test was analysed by using Shapiro Wilk test with the Paired T-Test analysis test. The finding showed that there was an increase in the average value of emotional regulation in pregnant mother before and after being given prenatal yoga with mean value before intervention was 42.03 and after intervention was 43.70. Thus, it could be stated that here was a significant effect of prenatal yoga on emotional regulation in pregnant mother with p-value of 0.001 (0.05). Prenatal yoga has been proven to have an effect on emotional regulation in pregnant mother in the working area of Public Health Center IV, South Denpasar.  Keywords: Prenatal Yoga, Emotional Regulation, Pregnant Mother  ABSTRAK Ibu hamil yang mengalami perubahan hormonal mengakibatkan mereka memiliki emosi negatif, diantaranya mudah cemburu dan merasa lebih sensitif sehingga memerlukan dukungan atau perhatian yang lebih. Tekanan psikologis pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang serius, namun hal tersebut bisa diatasi dengan intervensi yang tepat. Prenatal yoga merupakan intervensi non farmakologis dalam mengatasi tekanan psikologis ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperiment, jenis penelitian one group pre post test design. Sampel sebanyak 37 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non-Probability Sampling dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data self-completed questionnaire. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Uji normalitas data yaitu uji Shapiro Wilk dengan uji analisa Paired T-Test. Terjadi peningkatan nilai rata-rata regulasi emosi pada ibu hamil sebelum dan setelah diberikan prenatal yoga dengan nilai mean sebelum intervensi (42,03) dan setelah intervensi (43,70). Ada pengaruh signifikan dari prenatal yoga terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan, dengan nilai p-value 0,001 (0,05). Prenatal yoga terbukti berpengaruh terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Kata Kunci: Prenatal Yoga, Regulasi Emosi, Ibu Hamil
Hubungan Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dengan Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia 0-24 Bulan Mahayu, Desak Made Sri; Parwati, Ni Wayan Manik; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 5 (2026): Volume 8 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i5.23886

Abstract

ABSTRACT The Mother and Child Health Handbook (KIA) serves as a medium for communication, information, and education to support maternal and child health services. The use of the KIA Handbook is believed to increase mothers' knowledge in caring for and stimulating the growth and development of children aged 0-24 months, however its use remains limited, especially in terms of conceptual information. This study aimed to find out the correlation between the use of the KIA Book and mothers' knowledge about stimulating the growth and development of children aged 0-24 months. A cross-sectional study design was employed with 289 respondents selected through convenience sampling. Data were collected through questionnaires assessing the level of utilization of the KIA Book and mothers' knowledge, then analyzed using Spearman Rank correlation test with a significance level of 0.05. The results showed that the median score for the utilization of the KIA Book was 17, and the median score for maternal knowledge was 16. Further statistical analysis indicated a strong correlation between the two variables (p-value 0.001 and p= 0.628). There is a strong correlation between the use of the KIA Book and maternal knowledge. The more optimal the KIA Book is use, the higher the mother's knowledge about the child's growth and developmental stimulation. Health workers, especially midwives, are expected to be more proactive in providing education and counselling to mothers, thus can fully utilize the KIA Book.  Keywords: KIA Book, Stimulation, Growth, Development.  ABSTRAK Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) berfungsi sebagai media komunikasi, informasi, dan edukasi untuk mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak. Pemanfaatan Buku KIA diyakini dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam merawat serta menstimulasi tumbuh kembang anak usia 0–24 bulan, namun penggunaannya masih terbatas, terutama pada bagian informasi konseptual.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemanfaatan Buku KIA dengan pengetahuan ibu mengenai stimulasi tumbuh kembang anak usia 0–24 bulan. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan 289 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang menilai tingkat pemanfaatan Buku KIA dan pengetahuan ibu, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan median skor pemanfaatan Buku KIA sebesar 17 dan median skor pengetahuan ibu sebesar 16. Diperoleh nilai p 0,001 dan koefisien korelasi (ρ) = 0,628, yang menunjukkan hubungan kuat antara kedua variabel. Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan motivasi ibu hamil melaksanakan triple eliminasi untuk menurunkan kejadian penularan penyakit dari ibu ke anak di UPTD Puskesmas Mengwi II. Diharapkan tenaga kesehatan selalu menginformasikan kepada ibu hamil terkait pemeriksaan triple eliminasi. Kata Kunci: Buku KIA, Stimulasi, Tumbuh Kembang.
Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Massage Oil Kelapa Dan Biji Bunga Matahari Sebagai Perineal Massage Untuk Menciptakan Hasil Pertanian Berkelanjutan Darmayanti, Putu Ayu Ratna; Ariani, Ni Komang Sri; Dira, Made Asmarani; Nugraha, Iwan Saka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v5i2.858

Abstract

Masyarakat Desa Tejakula sebagian besar mengandalkan hasil pertanian. Daerah Tejakula terkenal sebagai penghasil rambutan, manga dan kelapa. Pendapatan petani kelapa tidak menentu karena harga jual kelapa tidak stabil. Hal ini, berimbas pada pendapatan petani. Sementara itu, harga produk olahan kelapa relatif stabil di pasaran seperti VCO. Namun, tidak memiliki kemampuan untuk mengolah kelapa menjadi produk yang memiliki nilai tinggi. Tujuan kegiatan ini untuk pemberdayaan kelompok tani melalui pembuatan produk inovasi massage oil kelapa dan biji bunga matahari sebagai produk massage dalam upaya menciptakan hasil pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilakukan pada kelompok tani kelapa di Desa Tejakula dalam 2 tahap selama 2 hari tanggal 5-6 Oktober 2023. Tahap awal kegiatan ini dilakukan penyuluhan tentang produk olahan kelapa khususnya massage oil dan potensi pasar dari produk. Dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan massage oil dengan skala rumah tangga melalui metode fermentasi dan alat sederhana selama 60 menit. Kemudian, diberikan sumbangan alat yang diperlukan untuk produksi produk. Kegiatan pengabmas pada 25 petani kelapa di Desa Tejakula hadir 100%. Hasilnya ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengolah kelapa menjadi massage oil. Seluruh peserta mendapatkan sumbangan alat yang diperlukan untuk produksi produk sehingga dapat mengimplementasikan pembuatan massage oil untuk menaikkan nilai jual hasil pertanian agar pendapatan meningkat dan sejahtera. Kata kunci : Massage Oil, Perineal Massage, Kelompok Tani, Kelapa, Biji Bunga Matahari    
Edukasi Dan Skrining Kecemasan Sebagai Upaya Pencegahan Kecemasan Pada Ibu Nifas Di Kota Denpasar Darmayanti, Putu Ayu Ratna; Santi , Luh Komang Suwarma; Ariani, Ni Komang Sri; Darmawati, I Dewa Ayu Agra; Dewi, Ni Wayan Erviana Puspita
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v5i2.859

Abstract

Masa nifas merupakan periode yang sering menimbulkan kecemasan karena adanya perubahan peran dan tanggung jawab baru. Sebagian ibu mampu beradaptasi dengan baik, namun banyak pula yang mengalami kecemasan bahkan depresi. Kondisi ini sering kali tidak terdeteksi dan tidak tertangani secara optimal. Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam upaya pencegahan melalui edukasi dan skrining kecemasan untuk mendeteksi masalah serta mencegah dampak psikologis yang lebih berat. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan melalui edukasi dan skrining kecemasan sebagai upaya promotif dan preventif. Pendekatan yang digunakan adalah pendidikan masyarakat dengan metode ceramah, tanya jawab, serta pemutaran video animasi. Kegiatan dilaksanakan di Kota Denpasar pada Juli 2025. Metode meliputi persiapan, edukasi kesehatan menggunakan video animasi, pretest–posttest untuk mengukur pengetahuan, serta skrining kecemasan. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan analisis data. Program dilaksanakan oleh tim dari ITEKES Bali dengan partisipasi aktif ibu nifas. Sebelum penyuluhan, sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kurang sebanyak 26 orang (52%), setelah diberikan edukasi menurun drastis dari menjadi hanya 4 orang (8%). Hampir setengahnya peserta skrining kecemasan mengalami kecemasan ringan selama masa nifas sebanyak 23 orang ibu nifas (46%). Edukasi dan skrining kecemasan efektif meningkatkan pengetahuan ibu nifas dan cakupan skrining serta mendukung upaya promotif dan preventif dalam pelayanan kebidanan. Kata kunci : Kecemasan, Ibu Nifas, Edukasi Kesehatan, Skrining