p-Index From 2021 - 2026
8.767
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Archive of Community Health JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak IMJ (Indonesian Midwifery Journal) Jurnal Sehat Mandiri Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Midwifery Update (MU) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Journal of Borneo Holistic Health Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Midwifery LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal EduHealth MALANG JOURNAL OF MIDWIFERY (MAJORY) Midwifery Care Journal Jurnal Berita Kesehatan Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Journal of Innovation Research and Knowledge Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns International Journal of Midwifery and Health Sciences Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) ABDIMAS KOSALA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bhakti Sabha Nusantara Jurnal Medika Usada Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Optimal Midwife Journal Bulletin of Inspiring Developments and Achievements in Midwifery Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Kader Posyandu Balita dalam Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Banua Kintamani Bangli Dewi, I Gusti Agung Ayu Novya; Mahayati, Ni Made Dwi; Rahyani, Ni Komang Yuni; Wirata, I Nyoman; Suarniti, Ni Wayan
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2024): IJPM - Desember 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.599

Abstract

Stunting merupakan prioritas masalah gizi di Indonesia yang memberikan dampak kehidupan anak sampai dewasa. Prevalensi stunting di Indonesia mencapai 30,8% kemudian menurun dari 24,4% (2021) menjadi 21,6% di tahun 2022, namun masih melebihi standar WHO (<20%)(No TitleStrategi mencegah stunting, n.d.). Proporsi Stunting di Kabupaten Bangli menduduki posisi tertinggi di Bali yaitu 28,2 % dan meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 27,5%. Masalah prioritas adalah pemanfaatan buku KIA kurang maksimal, karena masih ada ibu tidak membawa Buku KIA ke posyandu, pengisian Buku KIA belum lengkap, pengisian berat badan, tinggi badan belum lengkap, penyegaran kader terkait stunting sangat minimal. Tujuan pengabmas meningkatkan perlaku kader dalam pemanfaatan buku Kesehatan ibu dan anak dalam upaya pencegahan stunting. Prioritas kebutuhan yaitu belum pernah dilakukan kegiatan pendampingan bagi kader Posyandu balita tentang Buku KIA dengan menggunakan media yang lebih bervariasi. Metode yang digunakan adalah pendampingan kader posyandu balita dengan media video, diawali pretest perilaku kader, dilanjutkan pemberian edukasi dan sharing peran kader saat kegiatan posyandu, penayangan video edukasi. Selanjutnya video dibagikan melalui whatsaff group kader melalui link youtube pengabdi. Diakhir evaluasi pretest saat kegiatan posyandu balita. Hasilnya adalah sebanyak 30 kader dilakukan pendampingan, Terdapat peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan kader posyandu balita, artinya pendampingan dengan metode yang bervariasi dan media video bermanfaat dalam meningkatkan perilaku kader.
Riwayat Asfiksia Dengan Hiperbilirubinemia Di Rumah Sakit Ibu dan Anak Cahaya Bunda Tabanan Friyati, Ni Luh Gede Mei; Suindri, Ni Nyoman; Suarniti, Ni Wayan; Marhaeni, Gusti Ayu; Astiti, Ni Komang Erny
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5572

Abstract

Latar belakang: Hiperbilirubinemia adalah suatu keadaan dimana kadar bilirubin mencapai suatu nilai yang mempunyai potensi menimbulkan kern ikterus kalau tidak ditanggulangi dengan baik. Survei Kesehatan Demografi Indonesia (SDKI) 2022 mengatakan terdapat 16,9 kematian bayi per 1000 kelahiran hidup di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah hiperbilirubin. Pada tahun 2022 di Rumah Sakit Ibu dan Anak Cahaya Bunda terdapat peningkatan kasus hiperbilirubin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan riwayat asfiksia dengan hiperbilirubinemia di RSIA Cahaya Bunda.  Metode: Jenis Penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pelaksanaan Bulan Maret 2024 dengan teknik Conseccutive sampling. Berdasarkan rumus maka sampel minimal dalam penelitian ini adalah 85. Pengumpulan data dengan tabel pedoman pengumpulan data yang berisi variabel yang diteliti. Hasil: Analisis data menggunakan analisis univariat dalam bentuk distribusi frekuensi didapat hasil 36 responden dengan asfiksia dan 64 responden yang mengalami hyperbilirubinemia. Analisis bivariat menggunakkan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan p0.05. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara asfiksia (p=0,002) dengan hiperbilirubinemia. Simpulan: Bayi yang mengalami asfiksia saat baru lahir berpotensi mengalami hiperbilirubinemia. Penelitian selanjutnya diharapkan bisa mengembangkan hasil penelitian ini dengan menambahkan  kasus kontrol agar penelitian ini menjadi lebih sempurna.
Gambaran Dampak Pasca Abortus Spontan Pada Wanita Usia Subur di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Widiantari, Gusti Ayu Made Yuni; Rahyani, Ni Komang Yuni; Suarniti, Ni Wayan; Wirata, I Nyoman; Senjaya, Asep Arifin
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5571

Abstract

Abortus spontan termasuk dalam perdarahan obstetrik merupakan salah satu penyebab Angka Kematian Ibu yang dialami oleh wanita usia subur. Abortus spontan dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik, mental dan sosial ibu. Dalam penelitian ini, digunakan recall memory yaitu mengingat kembali dengan petunjuk seperti menjawab soal. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran dampak pasca abortus spontan pada wanita usia subur di Rumah Sakit Ibu dan Anak. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2024 menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 52 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner melalui google form menggunakan analisis data univariate. Hasil: Hasil Penelitian menunjukkan proporsi dampak fisik jangka pendek: perdarahan pervaginam 55,8%, nyeri abdomen/kram perut 88,5%, kelelahan 59,6%, dampak fisik jangka panjang: perubahan siklus menstruasi 51,9%, infertilitas 38,5%, infeksi 23,1%, dampak psikologis: kesedihan 96,2%, kecemasan 73,1%, rasa bersalah dan penyesalan 88,5%, mimpi buruk 51,9%, trauma emosional 76,9%, depresi 11,5%, dampak sosial: interaksi sosial langsung 19,2%, perubahan hubungan sosial 15,4%, keputusan kehamilan masa depan 55,8%. Simpulan penelitian: dampak fisik, psikologis dan sosial yang dominan dialami oleh sebagian besar responden pasca abortus adalah nyeri abdomen/kram perut, kesedihan dan keputusan kehamilan masa depan. Sebagai upaya untuk mengurangi dampak fisik, psikologis dan sosial pasca abortus spontan diharapkan dari pihak Rumah Sakit melaksanakan asuhan komprehensif seperti pemberian edukasi dan konseling pasca abortus.
Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Menyikat Gigi yang Baik dan Benar melaui Pelatihan Guru TK di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas I Denpasar Utara Wirata, I Nyoman; Somoyani, Ni Ketut; Tedjasulaksana, Regina; Suarniti, Ni Wayan; Astiti, Ni Komang Erny; Purnamayanti, Ni Made Dwi
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): IJPM - Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.553

Abstract

Anak usia pra sekolah (TK) merupakan salah satu kelompok rentan terhadap penyakit gigi dan mulut. Data karies gigi di provinsi Bali tahun 2018, menurut kelompok umur 3-4 tahun data karies gigi sebesar 41,8 %, di Kota Denpasar kelompok umur 3-4 tahun yang menderita karies gigi sebanyak 14,8 %. Metode pengabdian masyarakat ini dengan melakukan edukasi kesehatan dan pelatihan. Pada pelaksanaannya kegiatan ini terbagi menjadi tahapan persiapan dan pelaksanaan. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh guru TK diwilayah kerja UPTD Puskesmas I Denpasar Utara berjumlah 21 orang. Hasil pegabdian masyarakat terdapat peningkatan persentase guru yang memiliki pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi dari sebelum dan sesudah pelatihan. Sebelum pemberian pelatihan sebagain besar tingkat pengetahuan guru berada pada pengetahuan kurang (90,5%) dan masih ada yang memiliki pengatahuan baik (0%), Sedangkan setelah intervensi sebagain besar tingkat pengetahuan guru berada pada pengetahuan baik (95,2%), dan tidak ada guru yang memiliki pengatahuan kurang. Persentase keterampilan guru dalam menyikat gigi sebelum intervensi semuanya dengan katgori kurang (100%) dan tidak ada yang memiliki kamampuan menyikat gigi dalam katagori baik, sedangkan setelah intervensi sebagian besar siswa memiliki kemampuan menyikat gigi dengan katagori baik (95,2%), dan tidak ada yang memiliki kemampuan menyikat gigi dengan katagori kurang.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 24-59 BULAN DI DESA ABANG KECAMATAN ABANG Julyanti, Ni Kadek Nita Dwi; Suarniti, Ni Wayan; Suindri, Ni Nyoman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40975

Abstract

Masa balita merupakan masa yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan, pada masa ini anak bisa mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan seperti stunting. Salah satu faktor yang bisa menjadi penyebab terjadinya stunting yaitu pola asuh orang tua yang diterapkan di sebuah keluarga. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Abang. Jenis penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 76 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner mengenai pola asuh orang tua. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji contingency coefficient. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil yaitu orang tua dengan pola asuh demokratis sebesar 97,4%, orang tua dengan pola asuh otoriter sebesar 1,3%, dan orang tua dengan pola asuh permisif sebesar 1,3%. Anak yang mengalami stunting yaitu 14,5 % dan yang tidak mengalami stunting sebesar 82,5%. Berdasarkan hasil uji contingency coefficient didapatkan hasil nilai p sebesar 0,002<0,05. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Abang. Orang tua diharapkan mampu menerapkan pola asuh yang baik sehingga bisa memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.
Pelatihan Kader Posyandu Tentang Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Pasien Diabetes Melitus Wirata, I Nyoman; Astiti, Ni Komang Erny; Suindri, Ni Nyoman; Suarniti, Ni Wayan; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Mahayati, Ni Made Dwi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus is one of the predisposing factors for periodontal disease. The prevalence of diabetes mellitus in the population aged ≥15 years in the city of Denpasar is 1.8%. The increase in cases of diabetes mellitus is also accompanied by an increase in cases of periodontal disease every year. in 2023 the distribution of diabetes mellitus cases according to location is mostly in Dangin Puri Kangin village, with a total of 41 cases (20%). The purpose of this community service activity is to improve the understanding and knowledge of Posyandu cadres on how to maintain dental and oral health in diabetes mellitus patients. The Community Service Method is carried out by providing training to Posyandu cadres regarding dental and oral health maintenance in diabetes mellitus patients using lecture, discussion, question and answer and demonstration methods, as well as evaluation using pre-test and post-test. This community service activity has a positive impact on the understanding and improvement of Posyandu cadres' knowledge regarding education for diabetes mellitus patients in maintaining dental and oral health. The conclusion is that the training participants understand the training material well, and the Posyandu cadres have good knowledge in maintaining dental and oral health in diabetes mellitus patients
Optimalisasi Persiapan Menyusui Dalam Kelas Ibu Untuk Meningkatkan Brastfeeding Self Efficacy Di Desa Carangsari Purnamayanti, Ni Made Dwi; Budiani, Ni Nyoman; Novyadewi, I Gusti Agung Ayu; Astiti, Ni Komang Erny; Mahayati, Ni Made Dwi; Suarniti, Ni Wayan; Wirata, I Nyoman
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.508

Abstract

Breast milk is the best food for babies. Only 54% of babies aged 0-6 months receive exclusive breastfeeding in Carangsari Village. Failure to breastfeed occurs because mothers lack confidence in being able to breastfeed. The program aims to increase the breastfeeding self-efficacy of pregnant women through a breastfeeding preparation program integrated into the Kelas Ibu program. The community service method is advocacy and socialization to local leaders, preparation of a breastfeeding preparation program plan and implementation of the program for pregnant women. The community service was carried out in 2024 in Carangsari Village, Petang District, Badung Regency-Bali. Program evaluation was carried out by assessing breastfeeding self-efficacy before and after program implementation. The results of the community service were: 1) The breastfeeding preparation program integrated into the Kelas Ibu Program received support from the local leader and community; 2) The breastfeeding preparation program plan was realized in the form of a Breastfeeding Preparation Class Learning Plan and trained facilitators; 3) After the implementation of the breastfeeding preparation program, there was an increase in the breastfeeding self-efficacy of pregnant women. The implementation of the integrated breastfeeding preparation program in the Kelas Ibu Program can be continued to increase the success of providing exclusive breastfeeding.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG POLA ASUH ANAK AUTISME DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI 1 KARANGASEM Ni Luh Putu Karunia Wati Karang; Ni Luh Putu Sri Erawati; Ni Wayan Suarniti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Autisme dikenali dari kesulitan dalam berinteraksi sosial, komunikasi, perasaan sensorik, perilaku, emosi, dan permainan imajinatif. Berdasarkan data jumlah anak dengan autisme di Provinsi Bali mengalami peningkatan rata-rata 5,8% setiap tahunnya. Berdasarkan Data dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pola asuh anak autisme di SLB Negeri 1 Karangasem. Penelitian ini dilaksanakan bulan September-Oktober 2024 di di SLB Negeri 1 Karangasem. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak autisme. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 25 responden dengan teknik probability sampling yaitu total sampling. Hasil dari penelitian ini didapatkan 60% responden memiliki pengetahuan yang baik tentang pola asuh pada anak autisme dan 40% responden menggambarkan tidak pengetahuan yang tidah baik terhadap pola asuh pada anak autisme kondisi ini disebabkan oleh faktor karakteristik orang tua yaitu usia, pendidikan, pekerjaan dan sumber informasi. Berdasarkan karakteristik 60% reseponden memililki tingkat pendidikan baik mayoritas ibu yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi, usia dewasa akhir dan sumber informasi berasal dari media social. Tingkat pendidikan tidak baik sebesar 40% digambarkan oleh ibu yang memiliki pendidikan yang rendah, usia lansia awal dan infromasi dari keluarga
EFFORTS TO INCREASE MOTIVATION TO SCREENING PROSPECTIVE BRIDES THROUGH EMPOWERING TEENAGE POSYANDU CADRES Suindri, Ni Nyoman; Ni Gusti Kompiang Seriasih; Listina Ade Widya Ningtyas; Ni Made Widhi Gunapria Darmapatni; Ni Wayan Suarniti
Abdimas Kosala : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): ABDIMAS KOSALA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMI KESEHATAN PANTI KOSALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37831/akj.v4i2.417

Abstract

Calon pengantin yang akan menikah adalah cikal bakal terbentuknya sebuah keluarga, sehingga sebelum menikah calon pengantin perlu mempersiapkan kondisi kesehatannya agar dapat menjalankan kehamilan sehat. Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi melakukan skrining calon pengantin melalui pemberdayaan kader posyandu remaja. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Peguyangan Kaja Wilayah Kerja Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara. Metode yang digunakan adalah edukasi dengan media Flipbook dan pendampingan. Sasaran adalah Kader posyandu remaja dan 50 orang remaja dengan usia minimal 19 tahun. Motivasi diukur menggunakan kuoesioner sebelum dan setelah edukasi. Hasil menunujukkan motivasi remaja peserta melakukan skrining calon pengantin sebelum edukasi terbanyak dalam kategori tinggi (44%) dan motivasi setelah di berikan edukasi dengan media flipbook sebagian besar motivasi sangat tinggi (72%). Kegiatan edukasi melalui pemberdayaan kader dengan media flipbook, efektif meningkatkan motivasi remaja melakukan skrining calon pengantin. Kader Posyandu remaja dan petugas Puskesmas agar melanjutkan kegiatan untuk memberikan edukasi kesehatan reproduksi calon pengantin kepada remaja dan memotivasi untuk melakukan skrining calon pengantin. Kata kunci: flipbook; kader; motivasi; skrining calon pengantin Prospective brides and grooms who are about to get married are the seeds of a family, so before getting married, they need to prepare their health conditions to be able to have a healthy pregnancy. The purpose of this community service is to determine the increase in motivation to screen prospective brides and grooms through the empowerment of adolescent posyandu cadres. The service activity was carried out in Peguyangan Kaja Village, the Working Area of Puskesmas III, North Denpasar District Health Office. The method used was education with Flipbook media and mentoring. The target was 5 adolescent posyandu cadres and 50 adolescents with a minimum age of 19 years. Motivation was measured using a questionnaire before and after education Motivation was measured using a questionnaire before and after the education. The results showed an increase in adolescent motivation in screening prospective brides and grooms. Motivation before the education was mostly in the high category (44%), and motivation after the education using flipbook media was mostly in the very high category (72%). Educational activities through empowering cadres with flipbook media effectively increase the motivation of teenagers to screen prospective brides and grooms Adolescent Posyandu cadres and Puskesmas officers should continue activities to provide reproductive health education to prospective brides and motivate them to screen prospective brides. Keywords: cadre: flipbook: motivation; screening of prospective brides and grooms
Penyuluhan Pemeliharaan dan Makanan yang Bergizi untuk Kesehatan Gigi pada Ibu-Ibu PKK Lingkungan Balun Kelurahan Padangsambian Denpasar Wirata, I Nyoman; Tedjasulaksana, Regina; Senjaya, Asep Arifin; Suarniti, Ni Wayan; Astiti, Ni Komang Erny; Mahayati, Ni Made Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2876

Abstract

Status kesehatan gigi anak dapat mempengaruhi status gizi anak. Sehingga kesehatan gigi dengan asupan gizi saling terkait erat . Organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia adalah PKK, Peran ibu PKK sangat penting, PKK sendiri terkenal akan “10 program pokok”-nya, diantaranya adalah salah satu tugas pokok PKK adalah perencanaan sehat. Untuk mewujudkan perencanaan sehat bisa dilakukan melalui Penyuluhan kesehatan. Tujuan kegiatan pengabmas adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu PKK tentang cara memelihara kesehatan gigi dan makanan bergizi untuk kesehatan gigi.Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2022, bertempat di Bale Banjar lingkungan Balun Kelurahan Padangsambian Denpasar. Pelaksanaan Pengabmas berjalan lancar sesuai yang direncanakan, terdapat peningkatan pengetahuan ibu PKK, Sebelum penyuluhan sebagian besar pengetahuan responden memiliki pengetahun kurang (70,31%), dan sebagian kecil yang memiliki pengetahuan kurang (7,81%). Sesudah penyuluhan sebagain besar responden memiliki pengetahuan (79,69%), dan sebagian kecil responden memiliki pengetahuan kurang (6,25%). Hal ini menunjukan kegaitan pengabmas dengan metode penyuluhan sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan Ibu PKK lingkungan Balun Kelurahan Padangsambian Denpasar.
Co-Authors Anna Maria Manullang Asep Arifin Senjaya Astrini, Eka Yuli Desak Putu Eka Heny Hayudha Dewi, I GAA Novya Dewi, Ni Made Puspita Dewi, Putu Ayu Mia Sintya Dewi, Sang Ayu Yunda Setia Dwi Purnamayanti, Ni Made Ekawiyadnyani, Ida Ayu Putu Erliawati, Putu Nevi Fitriana, Farida Friyati, Ni Luh Gede Mei Gilda Saina Gusti Ayu Marhaeni Gusti Ayu Marheni Gusti Ayu Nyoman Winda Sari Adnyana I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Gusti Ayu Surati I Gusti Ayu Surati I Ketut Labir I Komang Lindayani I Putu Suiraoka Ida Bagus Made Putra Mahendra Inna Noor Inayati Julyanti, Ni Kadek Nita Dwi Kekado, Miranda Nitani Kompiang Sekarini Lely Cintari Lindayani, I Komang Listiana Ade Widya Ningtyas Listina Ade Widya Ningtyas Made Widhi Gunapria Darmapatni Ni Gusti Kompiang Seriasih Ni Gusti Kompiang Sriasih Ni Kadek Dwi Pradnyawati Ni Kadek Putri Radharani Ni Ketut Ayu Murtini Ni Ketut Devy Kaspirayanthi Ni Ketut Somoyani Ni Komang Dewi Listyani Ni Komang Erny Astiti Ni Komang Yuni Rahyani Ni Luh Putu Karunia Wati Karang Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Luh Wahyu Padesi Ni Made Dwi Mahayati Ni Made Dwi Malahayati Ni Made Widhi Gunapria Darmapatni Ni Nyoman Ayu Suci Marlina Ni Nyoman Budiani Ni Nyoman Budiani, Ni Nyoman Ni Nyoman Bujani Ni Nyoman Suindri Ni Nyoman Sumiasih Ni Putu Tya Pramesti Iswari Ni Putu Widhiasih Ni Wayan Armini Ni Wayan Armini Ni Wayan Rusminiati Ni Wayan Sriningsih Ni Wayan Sulistia Devi Ni Wayan Yanik Sariati Ningtyas, Listina Ade Widya Novyadewi, I Gusti Agung Ayu Oktaviani, Ni Putu Ayu Sri Pande Made Sriani Permana Putri, Ni Luh Putu Sentania Widhi Purnamayanti, Ni Made Dwi Rantiani , Ni Ketut Regina Tedjasulaksana Senjaya, Asep Arifin Supariani, Ni Nyoman Dewi Suwantini, Luh Putu Suyasa, Ida Bagus Oka Tedjasulaksana, Regina Utarini, Gusti Ayu Eka Visti Delvina Widiantari, Gusti Ayu Made Yuni Widnyani, Ida Ayu Putu Wirata , I Nyoman Wirata, I Nyoman Wulandari, Putu Pradnya