Claim Missing Document
Check
Articles

Determinan yang Berhubungan dengan Pencegahan Stunting Kiki Apriyana; Kodrat Pramudho; Nur Sefa Arief Hermawan; Sugeng Irianto; Dewi Rahayu
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.519 KB)

Abstract

Stunting umumnya terjadi disebabkan kurangnya asupan nutrisi pada 1.000 hari pertama anak. Hitungan 1.000 hari di sini dimulai sejak janin sampai anak berusia 2 tahun.  Pada 1000 hari pertama kehidupan merupakan masa kritis yang akan menentukan masa depannya. Tujuan penelitian Diketahui  Determinan yang berhubungan dengan pencegahan  stunting Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Lampung Tengah Tahun 2021. Desain penelitian deskriptif  analitik dengan pendekatan crossectional, sampel penelitian 68 responden, teknik pengambilan sampel random sampling. Metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil uji validitas 0, 361 dan reliabiilitas 0.936. Hasil penelitian menggunakan uji chi-square didapat P-value 0,000 maka ada hubungan signifikan antara usia balita/anak dengan upaya pencegahan stunting. didapat P-value 0,003 maka ada hubungan signifikan antara jenis kelamin dengan upaya pencegahan stunting didapat P-value 0,002 maka ada hubungan signifikan antara pemberian MP-ASI pada anak/balita  dengan upaya pencegahan stunting. didapat P-value 0,004 maka ada hubungan signifikan antara pemberian ASI Esklusif pada anak/balita  dengan upaya pencegahan stunting didapat P-value 0,000 maka ada hubungan signifikan antara pemberian Asupan gizi pada anak/balita  dengan upaya pencegahan stunting, dapat diketahui bahwa pada beberapa variable dalam upaya pencegahan stunting didapat variable tertinggi dan sangat berpengaruh  dalam pencegahan stunting yaitu variable Asupan Gizi dengan nilai OR 19.326 dan pada variable terendah terdapat pada variable ASI esklusif dengan nilai OR 7.901. maka dapat disimpulkan bahan asupan gizi saat berpengaruh terhadap tumbuh kembang balita/anak.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Hasil Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler Pasien Tuberkulosa Ayuningtyas Caka Handayani; Muhammad Nur; Nur Sefa Arief Hermawan; Dian Utama Pratiwi Putri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.339 KB)

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan karena Tes Cepat Molekuler( TCM ) adalah alat diagnosa utama yang digunakan untuk penegakan diagnosa Tuberkulosa (TBC) hal ini perlu diketahui oleh keluarga pendamping pengobatan TBC .Pada tahun 2022 Di Kabupaten Pringsewu didapatkan  bahwa pemeriksaan TCM hanya dilakukan di RSUD Pringsewu dan 4 Puskesmas dari 13 Puskesmas. Utilisasi TCM hanya 42,53 % dari target 100 %. Tujuan penelitian adalah diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Hasil Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler Pasien Tuberkulosa di Kabupaten  Pringsewu Tahun 2022. Penelitian Survei Analitik Ini Menggunakan Pendekatan Case control, dilaksanakan bulan September 2022, di Kabupaten Pringsewu. Sampel adalah  pasien TBC sebanyak 28 pasien. Kasus 4 orang TB RO dan control 24 TB SO. Pengambilan data menggunakan kuesioner.Variabel independen meliputi sikap pasien, perilaku petugas kesehatan, sikap petugas kesehatan  dan dukungan keluarga.Variabel dependen Hasil Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler  Pasien Tuberkulosa.Analisa data dengan univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian adalah  ada hubungan sikap dengan Hasil Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler  Pasien Tuberkulosa (p value 0,001; OR 4,462); tidak Ada hubungan perilaku petugas kesehatan dengan Hasil Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler  Pasien Tuberkulosa (p value 0,061>0,05); Ada hubungan sikap petugas kesehatan dengan Hasil Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler  Pasien Tuberkulosa (p value 0,002<0,05, OR 3,188); Ada hubungan dukungan keluarga dengan Hasil Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler  Pasien Tuberkulosa (p value 0,000<0,05, OR 7,500). Simpulan adalah dukungan keluarga merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan Hasil Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler  Pasien Tuberkulosa (p value 0,000<0,05, OR 7,500).
Faktor Risiko Kejadian Infeksi Virus Hepatitis B pada Ibu Hamil Sukmawati Sukmawati; Endang Budiarti; Nur Sefa Arief Hermawan; Aila Karyus; Kodrat Pramudho
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.501 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan pengidap hepatitis B nomor 2. Sekitar 23 juta penduduk Indonesia telah terinfeksi hepatitis B dan 2 juta orang terinfeksi hepatitis C. Pada populasi tersebut, penyebaran utama melalui jalur penurunan dari ibu ke anak, dan infeksi biasanya berkembang pada saat bayi lahir atau balita (Alamudi dkk, 2017). Tujuan penelitian ini adalah untuk Faktor Resiko Kejadian Infeksi Virus Hepatitis B Pada Ibu Hamil Di Kota Bandar Lampung Tahun 2021. Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan case control , sampel penelitian 64 responden, teknik pengambilan sampel random sampling. Metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menggunakan uji chi-square didapat P-value 0,001 < 0,005 maka dapat dikatakan ada hubungan signifikan antara Riwayat Transfusi dengan Hepatitis B. didapat P-value 0,000 < 0,005 maka dapat dikatakan ada hubungan signifikan antara Riwayat Keluarga dengan Hepatitis B. P-value 0,000 < 0,005 maka dapat dikatakan ada hubungan signifikan antara penggunaan sikat gigi dengan Hepatitis B. P-value 0,000 < 0,005 maka dapat dikatakan ada hubungan signifikan antara ANC dengan Hepatitis B. P-value 0,000 < 0,005 maka dapat dikatakan ada hubungan signifikan antara alat cukur dengan Hepatitis B. variabel yang paling dominan dan paling tinggi pada variabel penggunaan sikat gigi secara bersamaan dengan OR 33.272 sedangkan variabel terendah yaitu kunjungan ANC dengan nilai OR 16.021. Pentingnya melakukan upaya pengendalian angka kejadian hepatitis B pada ibu hamil melalui skrining secara menyeluruh dan vaksinasi HBV secara rutin bagi ibu hamil.
Terapi Herbal Sari Mentimun untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Hermawan, Nur Sefa Arief; Novariana, Nana
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 3, No 1 (2018): June
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.737 KB) | DOI: 10.30604/jika.v3i1.69

Abstract

The focus of this study was the decrease in blood pressure of systole and diastole in hypertension patients after administration of cucumber extract. The purpose of this study to determine the effect of herbal therapy (extract cucumber) against the decrease in blood pressure in patients with hypertension. Subjects in this study were all hypertensive patients at Puskesmas (Public Health Centre) Kedaton, Bandar Lampung, Indonesia with a total sample of 30 respondents. This research was conducted by giving cucumber extract for three days during morning, noon and night. The results showed that herbal therapy (cucumber extract) gives the effect of decreased blood pressure on hypertensive patients. The result of t test showed the decrease score of systole blood pressure with p value 0,001 (p less than 0,05) and at the decrease of diastole blood pressure obtained p value 0,001 (p less than 0,05). Based on the results of cucumber research can be used as an alternative trita in hypertensive patients using herbal medicine. It is expected that researchers next do research on herbal therapy with other types of plants.
DAMPAK PROMOSI KESEHATAN BERBASIS VIDEO TERHADAP MANAJEMEN PERAWATAN DIRI PASIEN DM TIPE 2 Rima Tamara; Nur Sefa Arief Hermawan; Nana Novariana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18999

Abstract

Perawatan diri, sering disebut pengobatan mandiri, adalah pengelolaan kehidupan pribadi seseorang dalam hal meminum obat yang diresepkan sesuai jadwal dan mencegah perkembangan suatu kondisi. Mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan pasien untuk mempertahankan perawatan diri, salah satunya adalah dengan menonton video untuk mempelajari cara melakukan perawatan diri dengan tepat dan efektif. Tujuannya untuk mengetahui apakah perilaku pasien DM tipe 2 di Puskesmas Makarti Tama Gedung Aji Baru Tulang Bawang pada tahun 2023 dapat diubah dengan instruksi perawatan diri memanfaatkan video. Prosedur pretest dan posttest satu kelompok digunakan dalam penyelidikan. Sesuai dengan kriteria inklusi, pengambilan sampel purposif adalah metode pilihan, dan seluruhnya 92 responden memenuhi kriteria inklusi. Dalam analisisnya, pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value sebesar 0,05 (0,000 0,05) yang menunjukkan bahwa penggunaan video sebagai media pendidikan kesehatan memberikan dampak terhadap kemampuan pasien DM tipe 2 dalam merawat dirinya sendiri.
TEKNOLOGI COLLISION AVOIDANCE SYSTEM (CAS) TERHADAP UNSAFE ACTION DI PT XX Riyan Saputra; Dwi Yulia Maritasari; Nur Sefa Arief Hermawan
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i2.1108

Abstract

Berdasarkan data, angka kecelakaan lalu lintas di PT XX tahun 2020-2022 cukup tinggi, sehingga diperlukan perbaikan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas dengan cara mengimplementasikan teknologi Collision Avoidance System (CAS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan teknologi CAS terhadap Tindakan Tidak Aman lalu lintas pertambangan oleh operator dump truck di PT. XX dari tahun 2020-2022 berdasarkan waktu, area, dan jenis tindakan tidak aman. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang bersifat survei deskriptif. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan 85,4% operator melakukan Tindakan Tidak Aman. Tindakan Tidak Aman berdasarkan waktu paling tinggi terjadi pada tahun 2021 yaitu 414.674. Tindakan Tidak Aman berdasarkan area paling tinggi terjadi pada Coal Mining Hauling yaitu 297.084. Tindakan Tidak Aman berdasarkan jenis Tindakan Tidak Aman paling tinggi terjadi pada stopsign yaitu 388.539. Saran pada penelitian ini adalah perbaikan segmen jalan tanjakan (overgrade) diatas 8%  dan penambahan suara alert teknologi CAS.
Dukungan Keluarga dan PMO yang Mempengaruhi Kepatuhan Pasien TB dalam Mengonsumsi Obat Willi Willem; Nova Mega Rukmana; Nur Sefa Arief Hermawan; Indah Rinfilia
Jurnal Sains & Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Sains dan Kesehatan
Publisher : Politeknik Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57151/jsika.v2i2.257

Abstract

The low rate of recovery coverage and success of tuberculosis is a bad risk and is a serious problem for public health status.The success of tuberculosis is greatly influenced by obedience to treatment.In the town of the king's city., from the existing data of 30 puskemmas, no one has reached target 100 % success, treatment success rate is only 79.9 %.The success of tuberculosis is greatly influenced by obedience to treatment.The purpose of research to find out the relationship of family support and the role of pmo with the patient's obedience in ingesting drugs.Kind of categorical research, cross sectional design.Sample number 33 people.Data collecting method by interviewing using questionnaires.Spamling consecutive sampling technique.Research results, say there's a family support connection p-value 0.038, and pmo role with p-value 0.010
HUBUNGAN PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH DENGAN PENURUNAN KASUS ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BRANTI RAYA NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Duwiana Liwanty Manulang; Nur Sefa Arief Hermawan; Nana Novariana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19316

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan pada suatu negara dan dapat mencerminkan nilai kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat serta berpengaruh sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia pada suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian tablet penambah darah dengan penurunan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Branti Raya. Alasan peneliti tertarik untuk mengkaji lebih spesisik tentang karakterisik hubungan pemberian tablet tambah darah dengan penurunan kasus anemia pada ibu hamil, guna menjadi bahan evaluasi dan menambah pengetahuan untuk peneliti dalam memperdalam keilmuan terkait dengan kasus anemia pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain korelasi, yang mana sumber data penelitian berasal dari sumber primer dan sekunder. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang di tujukan kepada ibu-ibu Hamil yang memiliki kasus anemia di Puskesmas Branti Raya. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa hasil uji hipotesis sebesar 0.007<0.05yang mana Ha diterima dan H0 ditolak yang mana bisa disimpulkan terdapat hubungan antara pemberian tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Branti Raya.
FAKTOR GENETIK KELUARGA PADA KEJADIAN STUNTING: SISTEMATIK LITERATUR REVIEW Nur Sefa Arief Hermawan; Delmi Sulastri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19501

Abstract

Stunting masih merupakan issue hangat yang terjadi pada saat ini. Prevalensi stunting sangat bervariasi di seluruh wilayah di dunia. Penularan kemiskinan antar generasi yang terkenal dan beberapa faktor penentu prenatal kritis memainkan peran penting dalam tingginya beban stunting di banyak bagian dunia. Banyaknya faktor penyebab terjadinya stunting dan dampak yang terjadi akibat stunting. Dampak dalam jangka pendek adalah terganggunya program metabolisme dalam tubuh, pertumbuhan dan masa otot, dan perkembangan kecerdasan otak. Sedangkan dalam jangka panjang adalah terganggunya tumbuh kembang anak secara fisik, mental dan intelektual yang sifatnya permanen, rendahnya imunitas dan produktivitas kerja, dan berisiko menderita penyakit kronis yaitu diabetes mellitus, jantung koroner, hipertensi, kanker kegemukan, penyakit jantung dan stroke. Tujuan dari studi review ini adalah Melihat faktor genetic keluarga dan membahas secara lebih mendalam lagi tentang genetik dengan kejadian stunting. Stunting tidak hanya dikaitkan dengan karakteristik tingkat anak tetapi juga karakteristik tingkat keluarga dan masyarakat. Ibu maupun ayah dapat mewariskan gen penentu tinggi badan kepada keturunannya. Adanya hubungan antara perawakan pendek ibu dan risiko stunting pada keturunannya yang menyatakan anak dari ibu yang stunting memiliki risiko stunting sekitar dua kali lebih besar dan risiko stunting berat tiga kali lipat. Risiko ini paling besar pada ibu dengan perawakan <145 cm. Investigasi sistematis tentang kepentingan komparatif faktor langsung dan tidak langsung yang terkait dengan kegagalan antropometrik anak menunjukkan pentingnya peningkatan maternal secara universal status gizi dan keadaan sosial ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, intervensi untuk mengurangi stunting juga harus mempertimbangkan karakteristik keluarga dan masyarakat untuk mencapai hasil yang efektif.
EFEKTIVITAS MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP PENGETAHUAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DALAM UPAYA PENCEGAHAN DIARE PADA SISWA SDN 02 LAMBU KIBANG TAHUN 2023 Nezara Anggy Diapharina; Nur Sefa Arief Hermawan; Nurul Aziza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19974

Abstract

Cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air mengalir diakui secara global sebagai salah satu perilaku kebersihan yang paling mendasar dengan dampak kesehatan yang besar dapat mengurangi diare. Perilaku CTPS bisa terbentuk setelah memiliki pengetahuan tentang CTPS. Upaya yang dapat dilakukan untuk memberikan pengetahuan CTPS dengan memberikan media yang menarik seperti permainan ular tangga . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Media Permainan Ular Tangga Terhadap Pengetahuan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dalam upaya Pencegahan Diare Pada Siswa SDN 02 Lambu Kibang Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif, Desain penelitian ini adalah Pre Experimental One Grup Pretest – Postest Desaign. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar kuesioner .Jumlah Sampel sebanyak 80 anak SDN 02 Lambu Kibang dengan teknik proportionate stratified random sampling. Uji bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ada efektivitas media permainan ular tangga terhadap pengetahuan   cuci tangan pakai sabun (CTPS) dalam upaya pencegahan diare pada siswa di SDN 02 Lambu Kibang Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung Tahun 2023 dengan Uji wilcoxon Signed Rank Test diperoleh p value 0,000 < 0,05. Saran penelitian ini adalah kepada SDN 02 Lambu Kibang dapat menggunakan media permainan ular tangga dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar Khususnya tentang cuci tangan pakai sabun dalam kegiatan pembelajaran.