Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Sikap dan Dukungan Keluarga dengan Keaktifan Kunjungan Posbindu oleh Lansia di Desa Bujung Tenuk Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2023 Nuat, Yunita; Arief Hermawan, Nur Sefa; Mega Rukmana, Nova
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i1.2669

Abstract

Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku, yang berasal dari tiga faktor yaitu faktor predisposisi (predisposing faktor), faktor pendukung (enabling factors) dan faktor penguat/pendorong (reinforcing factors) serta teori Nail Niven yang menjelaskan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan. Tujuan, penelitian mengetahui hubungan sikap dan dukungan keluarga dengan keaktifan kunjungan posbindu oleh lansia di Desa Bujung Tenuk Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2023. Metode, Penelitian ini adalah penelitian Analitik menggunakan pendekatan cross sectional, sempel lansia (Usia 55 - 64) sebanyak 248 orang dengan teknik pengambilan sampel quota sampling, instrument penelitian kuesioner, analisis bivariat dengan mengunakan uji chi square. Hasil Penelitian, Diketahui diketahui sebagian besar dari responden memiliki sikap negatif sebanyak 47 orang (58,8%), sebagian besar dari responden tidak mendapatkan dukungan sebanyak 44 orang (55%), sebagian besar dari responden tidak aktif dalam melakukan kunjungan posbindu sebanyak 42 orang (52,5%) Terdapat hubungan antara sikap lansia dengan keaktifan kunjungan posbindu Dengan nilai P (0,001) lebih kecil dari nilai α (0,05). Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan keaktifan kunjungan posbindu Dengan nilai P (0,004) lebih kecil dari nilai α (0,05) Saran diharapkan adanya peningkatan manajemen program promosi kesehatan dalam bentuk advokasi dan sosialisasi kepada masyarakat perlu dilaksanakan secara rutin untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang fungsi, tujuan dan manfaat dari program Posbindu lansia. Kata Kunci: Sikap, Dukungan Keluarga, Kunjungan Posbindu
Efektivitas Media Board Game Dalam Meningkatkan Pengetahuan Sanitasi Pada Siswa Sekolah Dasar Ariza, Ristia; Rustika, Rustika; Hermawan, Nur Sefa Arief
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.17968

Abstract

Sanitasi dasar yang memadai di sekolah merupakan hal penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mencegah penyakit. Namun, di wilayah Labuhan Maringgai, Lampung Timur, masih ditemukan permasalahan sanitasi dan rendahnya pengetahuan siswa terkait perilaku hidup bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas board game "Desa Sehat Bersama" dalam meningkatkan pengetahuan sanitasi siswa di SD Negeri 1 Muara Gading Mas dan SD Negeri 3 Sriminosari, Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan rancangan two-group pre-test/post-test control group design. Sampel berjumlah 48 siswa, terdiri dari 24 siswa kelompok eksperimen yang diberikan media board game dan 24 siswa kelompok kontrol yang diberikan media leaflet. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji t-test dependent dan independent. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor pengetahuan yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen dengan selisih mean sebesar 3,6 dibandingkan kelompok kontrol sebesar 2,55. Hasil uji statistik menunjukkan p-value < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media board game lebih efektif dibandingkan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan sanitasi pada siswa sekolah dasar di SD Negeri 1 Muara Gading Mas dan SD Negeri 3 Sriminosari, Lampung Timur.
Analisis Perilaku Seksual Berisiko Pada Populasi TKBM dalam Screening HIV di Wilayah Kerja Pelabuhan Panjang Lestari, Novia Ika; Listina, Febria; Hermawan, Nur Sefa Arief
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i3.17559

Abstract

HIV (Human Ilmmunodelfilcilelncy Vilrus) menurunkan sistem kekebalan tubuh manusia sehingga penderita rentan terhadap infeksi, sedangkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah kondisi yang timbul akibat infeksi HIV. Peningkatan kasus di Provinsi Lampung dari 185 kasus pada 2013 menjadi 730 kasus pada 2023. Lelaki Berisiko Tinggi (LBT) seperti Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) merupakan kelompok yang berpeluang melakukan seks berisiko yang akan menyebabkan penularan HIV/AIDS. Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Panjang rutin melakukan screening HIV di seluruh wilayah kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perilaku seksual berisiko terhadap TKBM dalam screening HIV di Pelabuhan Panjang tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dan studi populasi terhadap 150 orang TKBM berdasarkan kuesioner hasil screening HIV di wilayah kerja Pelabuhan Panjang tahun 2023. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh terdapat hubungan antara usia, tingkat pendidikan, status pernikahan, keterjangkauan transaksi seks, dan keterpaparan informasi HIV terhadap perilaku seksual berisiko pada TKBM di wilayah kerja Pelabuhan Panjang dengan p-value berturut-turut 0,000; 0,021; 0,001; 0,000; dan 0,011. Sementara pengetahuan tidak berhubungan dengan perilaku seksual berisiko pada TKBM dengan p-value 0,555.
The Impact of Workload During the Productive Age on Hypertension in Elderly Patients at Lisna YPK PLN Clinic Lampung Ajirnii Qalibun; Nurul Aziza; Nur Sefa Arief Hermawan
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v7i2.1284

Abstract

Introduction : Hypertension is often compared to a silent ticking clock in the body, striking unexpectedly with cardiovascular disease. Among its many triggers, occupational workload during productive years is often overlooked, though it may leave scars that surface as hypertension in later life. Objectives : This study assessed the association between past workload and hypertension among elderly patients at Klinik Lisna YPK PLN Lampung. Methods : A cross-sectional quantitative study was carried out in June 2025. From 215 elderly patients, 140 were purposively selected. Workload history was measured using the NASA-TLX questionnaire, while hypertension status was obtained from medical records and blood pressure checks. The dataset was examined through Mann–Whitney U testing and logistic regression, adopting a significance level of 0.05. Results : Most respondents reported high workload (62.86%), followed by very high (24.29%) and moderately high (12.86%). Hypertension was found in 50% of participants. A significant association was observed (p = 0.000274). Logistic regression showed that high workload increased hypertension risk 4.128 times (p = 0.020), and very high workload 4.118 times (p = 0.031), compared to moderate workload. Conclusion : Workload in productive years is like a shadow that follows into old age, shaping the risk of hypertension. Incorporating occupational history into screening may open the door to earlier detection and better prevention for the elderly.
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Tingkat Kepuasan Keluarga Pasien Pada Pelayanan Farmasi Di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Provinsi Lampung Khoirunisa, Syalina; Arisandi, William; Hermawan, Nur Sefa Arief
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.18164

Abstract

Peningkatan mutu pelayanan merupakan hal yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pasien. Laporan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada pelayanan farmasi menunjukkan beberapa aspek pelayanan yang masih kurang memuaskan, serta keluhan dari pengunjung terkait waktu tunggu dan kualitas layanan seperti sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan terhadap tingkat kepuasan keluarga pasien pada pelayanan farmasi di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Provinsi Lampung. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang merupakan keluarga pasien yang pernah memanfaatkan pelayanan farmasi, diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan Guttman. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistik uji Chi-Square. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan pasien yang tinggi yaitu (80%) dengan penilaian positif terhadap dimensi mutu layanan berupa bukti fisik 70%, kehandalan 64%, ketanggapan 75%, jaminan 78% dan kepedulian 79%. Dan terdapat hubungan signifikan antara semua dimensi mutu layanan dengan kepuasan pasien (p < 0,05). Disarankan agar RSJD Provinsi Lampung meningkatkan fasilitas dan menerapkan sistem antrian elektronik untuk mengurangi waktu tunggu. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi institusi pendidikan dan penelitian selanjutnya dalam pengembangan mutu pelayanan kesehatan jiwa.
Pengaruh Promosi Kesehatan Media Leaflet Terhadap Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu Dalam Gerakan Pencegahan Stunting Agustina, Bibit Hefrida; Hermawan, Nur Sefa Arief; Rukmana, Nova Mega
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i10.17630

Abstract

Kader Posyandu memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya promositif pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Promosi Kesehatan Media Leaflet terhadap tingkat pengetahuan Kader Posyandu dalam gerakan pencegahan stunting di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukoharjo Pringsewu Tahun 2024. Jenis penelitian ini berupa jenis kuantitatif dengan menggunakan metode Quasy Eksperimental Design dan teknik stratified random sampling. Objek penelitian ini adalah kader posyandu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukoharjo Pringsewu dengan jumlah populasi sebesar 263 orang dan sampel sebesar 73 orang. Diperoleh nilai mean dari hasil pretest 49 dan posttest 87 yang terjadi peningkatan siginifikan. Uji Statistika yang dilakukan menggunakan uji Independent Samples t Test, menunjukkan hasil berupa nilai Sig atau p value = 0,000 yang berarti jika nilai Sig atau nilai (p) < 0,05 maka artinya Promosi Kesehatan Media Leaflet memberikan pengaruh terhadap tingkat pengetahuan kader posyandu dalam gerakan pencegahan stunting. Atas dasar hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Promosi Kesehatan Media Laflet memberikan pengaruh terhadap Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukoharjo Pringsewu.
Hubungan pendidikan, pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang 3M plus dengan kejadian DBD Affrianti, Nabillah Dwi; Djamil, Achmad; Hermawan, Nur Sefa Arief
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 6 (2025): November Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i6.1522

Abstract

Background: More than 6 million cases of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) have been reported from 29 countries worldwide, including Indonesia, resulting in an extraordinary outbreak (KLB) of 114,720 cases and 894 deaths in 2023. Purpose: To determine the relationship between education, knowledge, and community behavior regarding 3M Plus and the incidence of DHF. Method: This quantitative study used a case-control approach. The population was the entire community within the Yosomulyo Community Health Center (Puskesmas) working area. A sample of 192 families was taken, divided into 96 case groups and 96 control groups. The research instrument was a questionnaire, and bivariate analysis used the chi-square test. Results: The frequency distribution of DHF cases was 96 people (50%), while 96 people (50%) did not experience DHF. 99 people (51.6%) had basic education, 100 people (52.1%) had insufficient knowledge, and 114 people (59.4%) had poor 3M Plus behavior. Conclusion: There is a relationship between community education (p-value: 0.038; OR: 2.047), knowledge (p-value: 0.006; OR: 2.333), and community 3M Plus behavior with dengue fever incidence (p-value: 0.001; OR: 2.896).   Keywords: Dengue Fever; Education; Knowledge; 3M Behavior.   Pendahuluan: Lebih dari 6 juta kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dilaporkan dari 29 negara di seluruh dunia dan di Indonesia menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) dimana terdapat 114.720 kasus dengan 894 kematian tahun 2023. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pendidikan, pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang 3M Plus dengan Kejadian DBD. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan case control. Populasi adalah seluruh masyarakat di wilayah Kerja Puskesmas Yosomulyo dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 192 KK yang terbagi menjadi 96 kelompok kasus dan 96 kontrol,  instrumen penelitian berupa kuesioner, analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil: Distribusi frekuensi kejadian DBD sebanyak 96 orang (50%) dan yang tidak mengalami DBD sebanyak 96 orang (50%), Pendidikan dasar sebanyak 99 orang (51.6%), pengetahuan kurang sebanyak 100 orang (52.1%), perilaku 3M Plus kurang baik sebanyak 114 orang (59.4%). Simpulan: Terdapat hubungan antara pendidikan masyarakat (p value: 0.038; OR: OR 2.047), pengetahuan (p value: 0.006; OR: 2.333), dan perilaku 3M Plus masyarakat dengan kejadian DBD dengan nilai (p value 0.001; OR 2.896).   Kata Kunci: DBD; Pendidikan; Pengetahuan; Perilaku 3M.
Hubungan dukungan keluarga dengan self management pada pasien diabetes melitus Ramadani, Yulita; Hermawan, Nur Sefa Arief; Arisandi, William
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 6 (2025): November Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i6.1620

Abstract

Background: Way Halim II Community Health Center (Puskesmas) experienced a surge in Diabetes Mellitus (DM) cases, from 20 patients (1.88%) in 2020 to 473 patients (33.8%) in 2024. This surge highlights the importance of optimal self-management in patients with diabetes mellitus. Purpose: To determine the relationship between family support and self-management in DM patients. Method: This quantitative study used a cross-sectional approach, with a sample of 105 out of 141 patients selected using the Slovin formula and purposive sampling technique. Data were collected through interviews using a questionnaire and analyzed using the Chi-Square test. Results: Univariate analysis revealed 50 respondents (47.6%) with good family support and 57 respondents (54.3%) with good self-management. The Chi-Square test showed a significant relationship between family support and self-management (p-value = 0.000).Conclusion: There is a relationship between family support and self-management in patients with diabetes mellitus.   Keywords: Diabetes Mellitus; Family Support; Self-Management.   Pendahuluan: Puskesmas Way Halim II mengalami lonjakan kasus Diabetes Mellitus (DM) dari 20 pasien 1.88% tahun 2020 dan menjadi 473 pasien 33.8% pada tahun 2024. Lonjakan ini menyoroti pentingnya pengelolaan mandiri (self-management) yang optimal pada pasien dengan diabetes mellitus. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan self-management pada pasien DM. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan sampel sebanyak 105 orang dari 141 pasien yang dipilih menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil: Uji analisis univariat diperoleh sebanyak 50 responden (47.6%) dengan dukungan keluarga yang baik dan 57 responden (54.3%) dengan self-management yang baik. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan self-management (p-value = 0.000). Simpulan: Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan self management pada pasien diabetes melitus.   Kata Kunci: Diabetes Mellitus; Dukungan Keluarga; Self-Management.
TINGKAT KEPADATAN LALAT DAN KEPEMILIKAN JAMBAN SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE DI PUSKESMAS AIR HITAM LAMPUNG BARAT -, Ahmat Arif; Putri, Dian Utama Pratiwi; Arief Hermawan, Nur Sefa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 14 No 2 (2025): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v14i2.422

Abstract

Introduction: This study aims to analyse the relationship between fly density and ownership of healthy latrines to the incidence of diarrhoea at Puskesmas Air Hitam, West Lampung District. The method used was quantitative research with a cross-sectional approach, involving 88 respondents selected based on inclusion and exclusion criteria. Data were collected through interviews and direct observation, and analysed using the chi-square test to determine the relationship between variables. The results showed that out of 81 respondents, 62 (76.5%) experienced diarrhoea, while 19 (23.5%) did not. There was a significant relationship between fly density and the incidence of diarrhoea with a p value = 0.020, and an odds ratio (OR) of 2.536, indicating that the risk of diarrhoea increased with increasing fly density. In addition, ownership of healthy latrines plays an important role in preventing the spread of disease. This study emphasises the importance of improving environmental sanitation and hygiene to reduce the incidence of diarrhoea in the community..
The Relationship of Knowledge and (Fathers’) Smoking Habits with the Incidence of Pneumonia in Toddlers in the Working Area of Penengahan Community Health Center, South Lampung, 2025 Yunita, Mia; Hermawan, Nur Sefa Arief; Arisandi, William
PROMOTOR Vol. 9 No. 2 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v9i2.1992

Abstract

Pneumonia remains one of the leading causes of mortality among children worldwide, including in Indonesia. One of the contributing factors to the high incidence of pneumonia in children is the low level of knowledge among parents and the prevalence of smoking habits, especially among fathers within the household. This study aimed to examine the relationship between fathers’ knowledge and smoking habits with the incidence of pneumonia in toddlers in the working area of the Penengahan Health Center, South Lampung Regency, in 2025. This research employed a quantitative design with a cross-sectional approach. The study population included all fathers of toddlers diagnosed with pneumonia within the Penengahan Health Center service area. A purposive sampling technique was applied to select respondents, and data were collected using a structured questionnaire that had been tested for validity and reliability. The data analysis consisted of univariate and bivariate methods, with the chi-square test used to determine the significance of relationships. The results revealed a significant association between the level of fathers’ knowledge and the incidence of pneumonia in toddlers (p-value < 0.05). Similarly, there was a significant relationship between fathers’ smoking habits and the occurrence of pneumonia in toddlers (p-value < 0.05). In conclusion, this study highlights that both knowledge and smoking behavior of fathers are significantly related to the incidence of pneumonia among toddlers. The findings emphasize the importance of continuous education and health counseling programs directed at parents, particularly fathers, to increase awareness, improve knowledge, and reduce smoking behavior in the household. Strengthening these preventive efforts is expected to contribute to reducing the burden of pneumonia in young children.