Claim Missing Document
Check
Articles

PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA PEMBELAJARAN SAINS (TILAS HUJAN) ANAK USIA DINI DI TK PGRI TAMANSARI Rima Susilawati Rahmasyiami; Noer Laelly Laelly Barorroh; Taufik Abdul Ghofur; Lukman Lukman
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.1906

Abstract

Peningkatan keterampilan motorik halus melalui permainan sains pada kelompok B TK PGRI TAMANSARI. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti. Dengan keterbatasan media yang ada di sekolah, kegiatan pembelajaran yang monoton, serta kurangnya stimulus yang dilakukan karena lembaga lebih mengutamakan calistung untuk peserta didiknya, dalam peningkatan keterampilan motorik halus menjadi kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pembelajaran sains terhadap perkembangan motorik halus anak (2) jenis-jenis permainan sains apa saja yang bisa di terapkan dan (3) solusi terhadap tenaga pendidik tentang pentingnya menggunakan media pembelajaran.
IMPLEMENTASI NILAI AGAMA DALAM PENANAMAN NILAI MORAL MELALUI METODE PEMBIASAAN DI TK PEMBINA LAMBU Nursah Nursah; Ihlas Ihlas; Lukman Lukman; Retnoningsih Retnoningsih
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2651

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi nilai agama dalam penanaman nilai moral serta faktor pendukung dan penghambat implementasi penanaman nilai agama dan moral melalui metode pembiasaan di TK pembina Lambu. Metodologi penelitian kualitatif menggunakan berbagai pendekatan dan teknik untuk memahami fenomena sosial secara mendalam, dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi nilai agama dalam penanaman nilai moral melalui metode pembiasaan dalam proses belajar mengajar di TK Pembina Lambu dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu dengan mendorong guru agar selalu berbuat baik karena akan dicontohi oleh muridnya, dan terciptanya hubungan harmonis antara guru dan murid. Kemudian faktor internal yaitu dengan dukungan orang tua di rumah untuk terbiasa menanamkan nilai-nilai pendidikan agama Islam dirumah pada anak. Adapun faktor yang menjadi tantangan yang dihadapi yaitu: jika pihak sekolah, keluarga dan lingkungan tidak menciptakan situasi yang baik, maka penerapan metode pembiasaan untuk nilai agama dalam penanaman nilai moral pada murid akan menjadi sia-sia.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI MEDIA GAMBAR BERSERI PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK A DI TK NEGERI 19 SANTI Indi Rahmah; Hendra Hendra; Lukman Lukman; Aris Iwansyah
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.3000

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya pengembangan bahasa pada Anak Usia Dini, terutama fokus pada keterampilan berbicara. Penelitian ini mengamati bagaimana anak-anak pada usia 4 tahun mengembangkan kemampuan berbicara mereka dalam konteks Taman Kanak-kanak (TK). Berbicara merupakan keterampilan bahasa yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termaksud aspek linguistik dan non-linguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas untuk memperbaiki kemampuan berbicara Anak Usia Dini. Subjek penelitian ini adalah 20 anak kelompok A di TK Negeri 19 Santi. Melalui penggunaan media gambar cerita atau berseri, peneliti berusaha meningkatkan kemampuan berbicara anak-anak tersebut. Hasil penilian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan berbicara anak–anak setelah penerapan strategi pembeljaran, dengan skor meningkat dari siklus I (148,5) ke siklus II (211). Impilkasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan media gambar dalam meningkatkan kemampuan berbicara Anak Usia Dini di TK.
PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI TK JIA LESTARI Mariani Mariani; Hendra Hendra; Lukman Lukman; Ichwan P Syamsuddin
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.3376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam pendidikan Anak Usia Dini di TK Jia Lestari. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting bagi perkembangan anak di masa depan, dan keterlibatan orang tua menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan pendidikan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari orang tua murid, guru, dan kepala sekolah TK Jia Lestari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran signifikan dalam berbagai aspek pendidikan Anak Usia Dini, termasuk aspek emosional, kognitif, dan sosial. Partisipasi aktif orang tua terlihat dalam bentuk dukungan moral, pengawasan belajar di rumah, serta keterlibatan dalam kegiatan sekolah seperti pertemuan orang tua, acara sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa komunikasi yang efektif antara orang tua dan guru sangat penting untuk memaksimalkan perkembangan anak. Tantangan yang dihadapi dalam peran orang tua antara lain kurangnya waktu karena kesibukan kerja dan keterbatasan pemahaman mengenai metode pendidikan Anak Usia Dini yang efektif.
PEMBAHASAN TAFSIR IBNU KATSIR DAN TAFSIR AL MAUDHU’I TENTANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM SURAT LUKMAN AYAT 12 DALAM AL-QUR’AN Masita sita; Lukman Lukman; Ichwan P Syamsuddin; Rosalinda Rosalinda
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i1.4020

Abstract

Penelitian ini berjudul: “Pembahasan Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Maudhu’I Tentang Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Surat Lukam Dalam Al-Qur’an”. Metode penelitian yang dipergunakan yaitu penelitian library research dengan penelusuran referensi literature terkait pokok kajian permasalahan yang dibahas secara deskriptif. Sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder. Tekhnik analisa data yakni content analysis dengan melakukan analisis terhadap makna yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan anak usia dini menurut surah Luqman ayat 12 menurut Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir al-Maudhu’i. Temuan penelitian: Pembahasan Tafsir Ibnu Katsir tentang Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Surat Luqman ayat 12 Dalam Al-Qur’an yakni surah Luqman ayat 12-19 terkhusus ayat 12 karena ayat ini memiliki makna yang paling dekat dengan pendidikan anak usia dini. Pemilihan surah Luqman karena Luqman merupakan tokok yang luar biasa dalam mendidik anaknya sehingga namanya digunakan sebagai nama surah dalam Al-Qur’an, nasehat Luqman kepada anaknya menarik untuk dibahas lebih mendalam berkaitan dengan pendidikan anak usia dini. Pembahasan Tafsir al Maudhu’I tentang Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Surat Lukman ayat 12 Dalam Al-Qur’an. Yakni pendidikan anak usia dini, hal ini adalah balita, meliputi aspek perkembangan yang harus diperhatikan oleh orang tua, yakni perkembangan moral, Bahasa, kogntif, emosi, sosial dan agama. Lalu pandangan Al-Qur’an, pendidikan anak usia dini menjadi pendidikan awal, diupayakan secara maksimal agar pertumbuhan dan perkembangannya dapat berjalan sempurna, baik kecerdasan mental, intelaktual yang tinggi, kondisi kesehatan jiwa/kepribadian yang matang, mental-sosial yang stabil, dan juga keyakinan serta kepercayaan akan agama yang kuat.
PENGARUH PROGRAM PARENTING TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 19 SANTI Misnah Sukmawati; Hendra Hendra; Lukman Lukman
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program parenting terhadap kemandirian Anak Usia Dini. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literatur. Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara mengumpulkan, memeriksa informasi atau data tentang hasil penemuan yang berbeda dari buku, proposal, berbagai artikel dan jurnal yang berlaku. Data yang telah diperoleh, diteliti, dan dipusatkan di dalam dan luar secara efisien dan pada dasarnya kemudian diuraikan secara naratif. Dari hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya pelaksanaan program parenting di taman kanak-kanak itu sangat berpengaruh positif pada pengembangan kemandirian pada Anak Usia Dini di mana dalam program ini orang tua dan guru adalah faktor yang paling penting dan bekerja sama untuk menciptakan pembelajaran yang akan mengembangkan kemandirian pada anak.
PERAN KELUARGA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 28 KODO KOTA BIMA Henny kurniati; Ihlas Ihlas; Lukman Lukman; Masita Masita
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran keluarga dalam mendukung pendidikan karakter anak usia dini di TK Negeri 28 Kodo Kota Bima. Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam pembentukan kepribadian anak sejak dini, dan keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai moral dan sosial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter anak, baik melalui teladan perilaku, komunikasi yang positif, pembiasaan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan empati, serta keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan sekolah. Namun, ditemukan pula bahwa tingkat keterlibatan orang tua masih bervariasi, tergantung pada latar belakang pendidikan dan kesibukan pekerjaan. Penelitian ini merekomendasikan adanya sinergi yang lebih kuat antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter anak secara berkelanjutan.
PENINGKATAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI KARET PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI SANGIA KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA Astuti Hendrawati; Irwan Irwan; Nurfidianty Annafi; Lukman Lukman
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui penerapan permainan tradisional lompat tali karet di TK Negeri Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah anak-anak kelompok usia 5-6 tahun yang terdaftar di TK Negeri Sangia. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan lompat tali karet secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik kasar anak-anak, yang terlihat dari peningkatan keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan fisik mereka. Selain itu, permainan ini juga membantu meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif anak dalam kegiatan fisik. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa permainan tradisional lompat tali karet efektif sebagai media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru di pendidikan Anak Usia Dini untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam: Tinjauan Aplikasi Interaktif Al-Qur'an Digital Zumhur Alamin; Randitha Missouri; Lukman Lukman
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 6 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i2.1202

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi, khususnya aplikasi interaktif Al-Qur'an digital, telah menjadi perhatian dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran agama Islam. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pemanfaatan aplikasi interaktif Al-Qur'an digital dalam pengembangan materi pendidikan agama Islam. Melalui analisis konten dan studi literatur, fitur-fitur utama yang ditawarkan oleh aplikasi-aplikasi tersebut dieksplorasi, serta potensi dan tantangan dalam implementasinya di lingkungan pendidikan. Beberapa aplikasi populer di Google Play Store, seperti Muslim Pro, Al-Qur'an Digital, dan Quran.com, dijelaskan sebagai contoh yang memperkaya pengalaman pembelajaran Al-Qur'an. Ditemukan bahwa beberapa aplikasi tersebut memberikan akses lebih besar kepada para peserta didik untuk mempelajari dan memahami ajaran agama Islam, dengan fitur-fitur seperti terjemahan, tafsir, catatan, dan audio bacaan Al-Qur'an. Namun, tantangan terkait ketersediaan teknologi, integrasi dalam kurikulum, dan kualitas konten juga harus diperhatikan dalam mengoptimalkan manfaat dari aplikasi tersebut. Diharapkan artikel ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif bagi para praktisi pendidikan agama Islam dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran agama Islam.
PELATIHAN PERSONAL BRANDING DAN PENINGKATAN DIGITAL LITERCY BAGI MAHASISWA EKONOMI SYARIAH Rafiuddin Rafiuddin; Abdussahid Abdusahid; Lukman Lukman; Syahril Ramadhan
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v1i1.736

Abstract

Program pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas pemahaman personal branding dan literacy digital bagi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAI Muhammadiyah Bima dalam memanfaatkan pesatnya perkembangan teknologi inforamsi secara maksiamal. Hasil pengabdian menunjukan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap personal branding dan literacy digital masih dikategorikan rendah, hal itu dapat dilihat dari hasil pre test yang diberikan kepada mahasiswa yang menjadi peserta pengabdian. Selanjutnya diberikan pelatihan yang komphrensif terkait personal brandaing dan literasi digital oleh tutor dan pemateri yang dianggap memiliki kemampuan dalam bidang pencipataan personal branding dan literacy digital. Untuk mengetahui kemampuan dan pemahaman peserta maka dilakukan post test. Hasil post tes menunjukan bahwa peserta memahmi secara signifikan tentang personal branding dan literci digital dilihat dari hasil perkembangan pemahaman peserta cukup signifikan dari sebelum disampaikan materi dan setelah disampaikan materi. Perubahan pemahaman yang paling menonjol adalah pemahaman tentang literacy digital dan aspek aspek yang berhubungan dengan digital. Pada saat dilakukan pre test, peserta hanya bisa menjawab dengan benar berkisar 10%, setelah dilakukan post test naik secara signifikan menjadi 75%.