Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS PERGERAKAN PENDIDIKAN PEREMPUAN SERTA KIPRAH SITI WALIDAH DI AISYIYAH Nurul Izati Mardiah; Luthfiyah Luthfiyah; Anwar Sadat; Ihlas Ihlas; Syahru Ramadhan; Yayuk Kusumawati
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i1.779

Abstract

Sebelum Aisyiyah berdiri, dikalangan perempuan muslim Muhammadiyah telah banyak kegiatan yang dilakukan. Yang dipelopori oleh Siti Walidah, istri pendiri Muhammadiyah, telah lama mencita-citakan agar perempuan muslim selain tahu tugasnya sebagai ibu rumah tangga, juga tahu dan paham akan tugas mereka dalam kehidupan bermasyarakat jadi ia juga meminta kepada suaminya. Agar Muhammadiyah menaruh perhatian kepada kaum perempuan dengan memberikan pendidikan dan bimbingan supaya mereka juga mengerti tentang organisasi. Menurut Siti Walidah kaum perempuan juga harus mendapat perhatian sebaik-baiknya karena ia yakin bahwa tanpa ada perempuan perjuangan tidak akan berhasil. Penelitian ini dapat memberikan nilai guna untuk berbagai pihak yaitu: 1. Mendeskripsikan kiprah Siti Walidah tentang pendidikan perempuan. 2. Mendeskripsikan kiprah Siti Walidah dalam memperjuangkan pendidikan di Aisyiyah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Liberary Research), yaitu penelitian yang dalam pengumpulan datanya menggunakan kitab-kitab, buku-buku, jurnal, dokumen, kamus, majalah, ensiklopedia dan lain sebagainya yang mendukung penelitian ini. Studi naskah yang dilakukan oleh peneliti yaitu naskah pemikiran took dalam hal ini adalah pendidikan perempuan, sifat dari penelitian ini adalah deskripsi analitis, yang coba menyajikan data secara objektif tentang keadaan yang sesungguhnya dan sebenarnya dari objek penelitian untuk kemudian di interpretasikan. Hasil penelitian ini menunujukan bahwa pergerakan yang dilakukan oleh Siti Walidah dalam memperjuangkan pendidikan perempuan1. Mendirikan sebuah gerakan kelompok pengajian atau yang lebih dengan Sopo Tresno. 2. Mengajar kaum perempuan Kauman untuk membaca Al-Qur’an dalam Wadah Wal ‘Ashri. 3. Maghribi School adalah sebuah perkumpulan pengajian khusus untuk perempuan yang dilakukan pada waktu Magrib. Dan kiprah Siti Walidah dalam memperjuangkan pendidikan di Aisyiyah, 1. Menyelenggarakan asrama untuk putri-putri di berbagai daerah 2.Ikut aktif mempelopori pemberantasan buta huruf bagi orang-orang yang telah lanjut usia.3. Menyelenggarakan rumah rumah anak orang miskin dan anak yatim. 4. Menjadi pelopor berdirinya TK ABA di Indonesia.
PENGUATAN GERAKAN DAKWAH MUHAMMADIYAH MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN PARTISIPATIF DI TINGKAT RANTING MUHAMMADIYAH DESA KANANGA Syahru Ramadhan; Yayuk Kusumawati; Hermansyah Hermansyah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i1.2552

Abstract

Gerakan dakwah Muhammadiyah banyak yang diakui cukup dinamis, dan dalam lintasan zaman masih menunjukkan kemajuan. Namun kenyataan ini berbanding terbalik dengan kondisi yang dihadapi oleh Muhammadiyah ditingkat ranting dan cabang yang berada di Kabupaten Bima, khususnya kondisi ranting dan cabang yang berada di Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima masih cukup memprihatinkan, dan masih banyak PR yang harus segera diselesaikan. Kegiatan pengajian di ruang lingkup muhammadiyah masih berpusat pada tingkat Pimpinan Daerah dan Amal Usaha Muhammadiyah. Dalam rangka menjadikan ranting muhammadiyah di desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima sebagai basis gerakan dakwah Muhammadiyah maka fokus pengabdian dalam tulisan ini adalah : (1) Penguatan dan pembinaan Ranting dan Cabang di Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima dengan mengaktifkan kegiatan Pengajian Al Islam dan Kemuhammadiyahan (2) Merekrut dan membina Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) di Kecamatan Bolo khususnya di Desa Kananga untuk menjadi pengurus muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting.
PEMANFAATAN ALAT PERAGA AUGMENTED REALITY (AR) MENGGUNAKAN ASSEMBLER EDU BAGI ANAK SPIRIT NABAWIYAH COMUNITI (SNC) Syahru Ramadhan; Mutiara Mutiara; Nunung Karlina; Lutia Rahmah; Lusiana Lusiana; Nurnabila Nurnabila; Nurdiniawati Nurdiniawati
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i2.2834

Abstract

Untuk meningkatkan kemampuan peserta didik seorang guru harus memililiki kreatifitas terutama dalam menciptakan proses pembelajaran yang sesuai eranya. Namun, dengan proses pembelajaran yang saat ini masih kurang khususnya pada zaman sekarang mengakibatkan pembelajaran kurang menyenangkan. Kurangnya Kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran merupakan merupakan persoalan utama baik pendidik maupun peserta didik di Kel. Kolo Kota Bima. Adapun masalah yang diidentifikasi oleh peneliti yaitu Pendidik dan peserta didik belum tahu tentang penggunaan aplikasi Assemblr EDU, dan juga kurangnya pengetahuan guru terhadap teknologi serta media pembelajaran. Fokus pengabdian yaitu Mengembangkan media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik, penggunaan aplikasi, dan pemanfaatan aplikasi. Tujuan utama adalah Agar para pendidik dan peserta didik mampu mengetahui serta menerapkan alat peraga berbasis Augmented Reality menggunakan Assemblr EDU kepada peserta didik, pendidik lebih kreatif serta tidak monoton dalam penyampaikan pembelajaran kepada peserta didik. Manfaat Pengabdian Memberikan dan menambah keilmuan dalam penggunaan serta pemanfaatan media pembelajaran dalam bentuk aplikasi Assemblr EDU sebagai salah satu media ajar yang bagus digunakan, memotivasi serta menambah wawasan para pendidik dalam pemilihan media pembelajaran bagi peserta didik.
The Effect of the Student Teams Achievement Divisions (STAD) Learning Model through Jeopardy Game Media on Students' Problem-Solving Abilities Rasti Uliah; Umar Umar; Syahru Ramadhan; Ikhsan Maulana; Agus Setiawan
Journal of Mathematics Science and Computer Education Vol 6, No 1 (2026): MAY 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jmscedu.v6i1.18582

Abstract

This study aims to examine the effect of the Student Teams Achievement Division (STAD) learning model, integrated with Jeopardy game media, on students’ problem-solving abilities in Integrated Science and Social Studies (IPAS) at the elementary school level. This research employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. The research subjects were students of MIN Bima City. Data were collected using a problem-solving test as the main instrument. The data were analyzed using descriptive and inferential statistics to determine the significance of the differences between groups. The results showed that students taught using the STAD model through the Jeopardy game media achieved significantly higher problem-solving abilities compared to those taught using conventional methods. In conclusion, integrating the STAD learning model with the Jeopardy game media effectively improves students’ problem-solving abilities and can serve as an alternative strategy for IPAS learning at the elementary level.