Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

EFFECT OF CIPLUKAN STEMS AND LEAVES EXTRACT ADMINISTRATION (Physalis angulata L.) ON THE DEGREE OF hepatic lobes INFLAMMATION IN DYSLIPIDEMIA INDUCED WISTAR RATS Safira, Nazala; Pamungkas, Katon; Utami, Rizki fajar; Ahsani, Dwi Nur; Pramaningtyas, Miranti Dewi
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 18, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v18i1.32339

Abstract

The aim of this study was to determine the effect of stems and leaves ciplukan extract on the degree of liver lobe inflammation in dyslipidemia-induced wistar rats. This research was an experimental study with a post-test only design. A total of 24 Wistar rats were allotted into 4 groups with 6 rats per group. Hepatic organs were then histologically stained with Hematoxylin-Eosin stain. Inflammation reading was done by looking for inflammatory foci in the preparation. The result was then analyzed using Kruskal-Wallis test. The results showed that groups I and II had one severe inflammation. Group III had two severe degrees of inflammation. Group IV had no severe inflammation. The analysis revealed that there was no significant difference in the degree of inflammation between groups (P= 0.964). Administration of ciplukan stem and leaf extract did not affect the degree of liver lobe inflammation in Wistar rats induced by dyslipidemia.
Faktor Maternal dan Kadar Lemak Dalam Air Susu Ibu (ASI): Sebuah Tinjauan Pustaka Wahdiyati, Siti; Utami, Rizki Fajar; Pramaningtyas, Miranti Dewi
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss1.art10

Abstract

Latar Belakang: Air susu ibu (ASI) memiliki komponen makronutrien dan mikronutrien yang penting bagi bayi. Salah satu komponen makronutrien penting adalah lemak dalam ASI. Kandungan lemak ASI dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu factor yang diduga mempengaruhi kadar lemak dalam ASI adalah kadar lemak total ibu. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara komponen lemak ibu dengan lemak dalam ASI. Metode: Tinjauan pustaka dilakukan dari beberapa jurnal yang terbit mulai tahun 2010 - 2023. Pencarian dilakukan dengan kata kunci: breastfeeding, fat, dan maternal body mass index. Sumber dari penelitian kepustakaan ini terdiri dari kriteria inklusi, diantaranya bayi lahir cukup bulan, berat lahir cukup, menyusui eksklusif, dan bayi sehat dan normal. Hasil: Lemak merupakan salah satu komponen penting dalam ASI. Komposisi lemak tubuh ibu memiliki hubungan terhadap kadar lemak ASI. Faktor maternal juga mempengaruhi kandungan lemak ASI yang berkaitan dengan hormon maternal dengan lemak ASI. Hubungan ini dapat mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Simpulan: Komponen lemak ibu memiliki hubungan terhadap kadar lemak dalam ASI yang dipengaruhi berbagai faktor. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menilai fungsi dan pengaruh komponen lemak terhadap tumbuh kembang bayi. Kata Kunci: ASI, faktor maternal, menyusui, lemak
Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Risiko Terjadinya Sindroma Metabolik Pada Pegawai Kantor PT. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Daerah Istimewa Yogyakarta Al-Ghozi, Yasfi Suryalfihro Al-Ghozi; Sukarno, Rizky Triutami; Nugraha, Zainuri Sabta; Pramaningtyas, Miranti Dewi
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/bikkm.vol2.iss2.art6

Abstract

Latar Belakang: Sindrom Metabolik (SM) dan kurang aktivitas fisik memiliki prevalensi cukup tinggi di Indonesia, termasuk di wilayah perkantoran Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). SM merupakan sekelompok gangguan metabolisme, sedangkan kurang aktivitas fisik merupakan kondisi seseorang kurang melakukan aktivitas fisik. Kondisi kurangnya aktivitas fisik dapat berisiko untuk terjadinya sindrom metabolik. Tujuan: Mengetahui hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Risiko Terjadinya Sindroma Metabolik pada Pegawai Kantor PT. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan perhitungan uji hipotesis dua proporsi didapatkan sebanyak 49 sampel untuk desain penelitian cross sectional. Pengambilan data didapatkan dari Medical Check up dan pengisian kuisioner Bouchard di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Yogyakarta. Hasil: Hasil uji chi-square untuk variabel aktivitas fisik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,915, yang berarti bahwa p>0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan pada variabel aktivitas fisik. Namun didapatkan pada variabel jenis kelamin nilai p-value sebesar 0,000 yang artinya p<0,05 sehingga hasil signifikan. Sebaliknya, pada variabel umur, nilai p-value sebesar 0,136, yang berarti p>0,05, mengindikasikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan pada variabel umur. Simpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara tingkat aktivitas fisik dengan risiko terjadinya sindrom metabolik pada Pegawai Kantor PT. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Daerah Istimewa Yogyakarta.
The Effect Of Butterfly Pea Flower Tea On Brain Weight In Wistar Rats After D-Galactose Induction Ernadita Budiastuti; Yanasta Yudo Pratama; Miranti Dewi Pramaningtyas; Muhammad Luthfi Adnan
Saintika Medika : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga Vol. 20 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.Vol20.SMUMM1.32376

Abstract

Introduction: Butterfly pea flowers (Clitoria ternatea L.) currently popular in society as high-antioxidant supplement. One of the organs affected by aging is the brain. D-galactose is a compound that is widely used for induction of aging in animal studies. The aim of this study was to assess the effect of butterfly pea flower tea on changes in brain weight in mice induced by D-galactose. Method: 24 rats were divided into four groups consisting of control, groups with 1%, 5%, and 10% butterfly pea flower tea intervention after being induced by aging for 6 weeks. The brain organs were then weighed to assess changes in each group. Result: There was an increase in body weight but no significant differences between each group either before or after the intervention. No significant differences were found in the average brain weight of each group, with the brain weight of the P3 group being lower than that of the other intervention groups. There is a positive correlation between body weight and brain weight. Conclusion: Although the butterfly pea flower has no statistically significant effect, at concentrations of 1% and 10% it can have an effect on brain weight after induction of aging by D-galactose.