Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pendampingan Pengenalan Administrasi Sekolah pada Calon Pendidik Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jember Siti Nur Syamsiyah; Hairul Huda; Dhian Wahana Putra
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.513 KB) | DOI: 10.32528/mujtama'.v2i1.7478

Abstract

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) telah menerjunkan mahasiswa di sekolah Muhammadiyah 1 Rambipuji untuk mengenal pengelolaan administrasi sekolah. Pendampingan pengenalan administrasi sekolah penting sekali bagi calon guru karena kerjasama antara staf dan guru dalam proses belajar mengajar sangat dibutuhkan. Selain itu pengenalan administrasi untuk mencapai tujuan Pendidikan dan meningkatkan kualitas generasi pendidik. Tinggi rendahnya mutu Pendidikan sekolah tidak lepas dari potensi tenaga pendidik
Pelatihan Manajemen Pengelolaan Zakat bagi Petugas Kantor Layanan di Lingkungan LAZISMU Jember Dhofir Catur Bashori; Dhian Wahana Putra; Hasna' Huwaida; Farah Isrofillah
Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mujtama': Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.82 KB) | DOI: 10.32528/mujtama'.v2i2.7666

Abstract

LAZISMU Jember merupakan salah satu Lembaga Amil Zakat Nasional yang berkedudukan di Kabupaten Jember, yang memiliki tugas dan kewenangan untuk mengelola zakat. Dalam menjalankan tugasnya, LAZISMU Jember membentuk Kantor Layanan yang berada di Cabang atau Ranting Muhammadiyah. Kantor Layanan ini memiliki tugas dan fungsi yang sangat penting guna menghimpun dan mengelola zakat. Hal ini disebabkan karena Kantor Layanan sangat dekat dengan masyarakat secara langsung. Namun beberapa Kantor Layanan yang dimiliki oleh LAZISMU belum berjalan secara optimal. Kondisi tersebut disebabkan karena para pengurus kantor layanan belum memahami tugas dan fungsinya. Ketidak sinkronan antara program kerja LAZISMU Jember dan Kantor Layanan juga menjadi salah satu penyebab belum optimalanya peran Kantor Layanan. Oleh sebab itu perlu diadakan pelatihan manajemen pengelolaan zakat bagi para pengurus Kantor Layanan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode pelatihan dan pendampingan. Metode pelatihan di fokuskan pada upaya-upaya untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan manajemen. Adapun pendampingan dilakukan dalam rangka menyusun program-program Kantor Layanan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah perlunya pendampingan yang sintensif terhadap Kantor Layanan yang ada di tingkatan cabang dan ranting agar lebih optimal dalam mengelola dan zakat.
Efektivitas Kelompok Bermain Pada Anak Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Dalam Menghadapi Ujian Di SDN Wirolegi 04 Dhian Wahana Putra; Mad Zaini; Aliyyuddin Hidayattullah; Achmad Ramadhani; Dimas Anggara Putra
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 4, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v4i1.20944

Abstract

Kepercayaan diri merupakan sikap positif seorang individu yang memampukan dirinya untuk mengembangkan penilaian positif, baik terhadap dirinya maupun terhadap lingkungan atau situasi yang sedang dihadapinya. Idealnya kepercayaan diri yang dimiliki individu haruslah berada pada kategori sangat tinggi. Hal ini dimaksudkan agar mampu mengembangkan aspek – aspek yang ada dalam dirinya, dibutuhkan kepercayaan diri yang tinggi pada individu tersebut. Bermain dapat menjadi sarana untuk merangsang perkembangan anak dan membantu mereka untuk meningkatkan rasa percaya diri. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui apakah terapi bermain dapat meningkatkan rasa percaya diri pada anak. Kegiatan ini dilakukan di SDN Wirolegi 04, yang di ikuti oleh 78 siswa. Berdasarkan hasil observasi, sebanyak 56 anak mempunyai tingkat kepercayaan diri yang tinggi sedangkan 22 lainnya kurang mempunyai rasa percaya diri sehingga butuh bimbingan lebih untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Peran Kecerdasan Spiritual Dalam Masalah Hasil Belajar Santri Di Pesantren Internasional Sains Dan Teknologi (INSAT) Muhammadiyah Banyuwangi Adi Setiawan; Bahar Agus Setiawan; Dhian Wahana Putra
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 3 No. 1 (2023): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v3i1.52

Abstract

Kecerdasan spiritual adalah landasan yang diperlukan untuk memaksimalkan fungsi kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional. Kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan tertinggi yang dimiliki manusia. Kecerdasan yang memperngaruhi hasil belajar santri adalah kecerdasan intelektual dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kecerdasan Spiritual dalam masalah Hasil Belajar Santri di Pesantren INSAT Muhammadiyah Banyuwangi. Jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecerdasan spiritual memiliki peran dalam masalah hasil belajar santri. Santri termasuk kedalam kategori nilai raport rata rata tinggi dan sedang. Hasil kecerdasan spiritual santri tergolong tinggi. Terdapat pengaruh kecerdasan spiritual terhadap hasil belajar santri. Berdasarkan temuan peneliti terkait aspek kecerdasan spiritual yang dimiliki oleh santri. Santri Pesantren INSAT Muhammadiyah Banyuwangi: memiliki tujuan hidup yang baik, memiliki prinsip hidup, selalu merasakan kehadiran Allah, cenderung kepada kebaikan, berjiwa besar dan memiliki empati
Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Al Islam Melalui Perkaderan Profesi Putra, Dhian Wahana; Huwaida, Hasna’
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 3 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v3i2.162

Abstract

Kompetensi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah berdampak pada mutu guru dalam melakukan aktivitas belajar mengajar di kelas. Pernyataan tersebut memperkuat teori kepemimpinan pembelajaran (instructional leadership) bahwa faktor penting untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam organisasi sekolah diperlukan kualitas kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah yang kompeten. Selain faktor kepala sekolah, guru juga memiliki peranan pokok dalam aktivitas belajar mengajar. Tugas guru sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru sebagai fasilitator, motivator, pemacu, perekayasa pembelajaran, dan pemberi inspirasi belajar bagi peserta didik. Upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyajikan pembelajaran, maka kepala sekolah dituntut dapat memainkan peran kepemimpinan pembelajaran. Tujuan penelitian ini mengetahui strategi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru Al Islam sekaligus mengembangkan produk dalam bentuk modul perkaderan profesi yang berkelanjutan. Penelitian dilakukan dengan metode pengembangan atau Research and Development (R & D). Adapun R & D yang diambil menggunakan model ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dilakukan melalui pengembangan kurikulum, implementasi visi dan misi sekolah, serta peran kepala sekolah dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Santriwati Di Pondok Pesantren Baitul Hikmah Munawaroh, Siti Sofiatul; Nursyamsiyah, Siti; Putra, Dhian Wahana
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 5, No 2 (2022): Pendidikan Islam dalam Konteks Multikultural
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.5.2.142-152

Abstract

Pendidikan merupakan penyaluran ilmu yang diberikan oleh guru kepada anak didiknya baik melalui kegiatan formal ataupun non formal. Ada banyak sekali pembelajaran yang harus di berikan oleh guru, diantaranya ialah public speaking.Public Speaking merupakan suatu kegiatan untuk melatih kemampuan dan keterampilan lisan yang perlu diasah dengan sering berlatih secara langsung di depan publik. Dengan melihat tingkat kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi sangatlah minim. Oleh karena itu perlunya pembelajaran dan pelatihan dalam public speaking. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang harus di dampingi langsung oleh guru Pendidikan Agama Islam. Dalam melaksanakan public speaking bisa dengan menggunakan beberapa metode diantaranya dengan metode impromtu, memoriter, naskah, dan ekstemporan. Oleh karena itu penelitian yakni peran guru dalam kegiatan public speaking di Pondok Pesantren Baitul Hikmah ini sangat membantu suksesnya kegiatan ini, karena para guru tersebut membimbing, mengajar, memotivasi dan juga memberikan evaluasi pada kegiatan tersebut. Oleh karena itulah kegiatan public speaking di Pondok Pesantren Baitul Hikmah berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan kegiatan tersebut.
Urgensi Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis ISAK 35 Pada AUMDik Se-Kab. Jember Diyah Probowulan; Dhian Wahana Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 4 No. 02 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v4i02.468

Abstract

Muhammadiyah as a da'wah organization enforcer of truth and deterrent of ugliness committed to educating life based on tawhid and renewal. The renewal of Muhammadiyah in the field of education is to integrate faith, morals, and the progress of the education system. The Primary and Secondary Education Council (Dikdasmen) is actively trying to improve the management of Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) in this field of education, especially in the financial management of Elementary schools, Junior High Schools, and Senior High Schools. AUM financial management has improved but has not been maximized, because there is still AUMDik di Jember Regency that does not prepare financial statements based on ISAK 35, this reporting is the basis for determining the amount of tax and for NIB management. This problem arises because almost 76% of school treasurers are occupied by someone who does not have accounting competence. This community service program was carried out to train AUMDik treasurers for the preparation of ISAK 35-based financial statements. The program implementation method involves school managers and the PDM Education Council, Jember Regency. The program starts with initial observation, problem formulation, socialization, mentoring, and reporting. The result of the assistance is an increase in the treasurer's ability to compile financial statements based on ISAK 35
Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fikih Syihabuddin, Ahmad Ali; Nursyamsiyah, Siti; Putra, Dhian Wahana
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2023): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v1i1.28

Abstract

The purpose of this research is: (1) to examine the implementation of Islamic jurisprudence education through a problem-based learning (PBL) approach, (2) to determine whether the utilization of the PBL teaching model leads to an improvement in students' learning achievement, and (3) to explain the results of jurisprudence learning when using the PBL model. The research methodology used in this study is the classroom action research (CAR) method. CAR serves as a mechanism for addressing potential challenges in the educational environment. The procedure consists of four distinct phases, namely planning, implementation, observation, and reflection. The iterative process of these four phases is characterized by a consistent sequence of steps and is focused on discussion-based learning aimed at honing problem-solving skills through the PBL model. The research results indicate a significant improvement in student learning outcomes through the implementation of the PBL model. The observed improvement is evident through the cycles that were carried out. In cycle I, the average score for the pretest was 29.26, and the average score for the posttest was 73.68. In cycle II, the average pretest score was 47.68, and the average posttest score was 86. The use of the PBL model in jurisprudence subjects has been observed to yield optimal learning outcomes, as evidenced by an achievement score of 86.84%.
Pengaruh Model Student Teams Achievement Division terhadap Hasil Belajar PAI di SMP IT Al-Ghozali Jember Damayanti, Linda; Setiawan, Bahar Agus; Putra, Dhian Wahana
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v1i2.47

Abstract

Education aims to improve the quality of human resources. One of the efforts to enhance the quality of education is by changing the learning patterns. In schools, the learning process still revolves around the teacher with a conventional model. Therefore, the learning pattern needs to be shifted towards student-centered learning. One of the efforts to improve students' learning outcomes is for teachers to implement a cooperative learning model, such as the Student Teams Achievement Division model. The purpose of this research is to determine the impact of the Student Teams Achievement Division model on students' learning outcomes. The researcher used a quantitative research method with simple linear regression analysis by distributing questionnaires to 38 eighth-grade students. Based on the research results, it is evident that the influence of the Student Teams Achievement Division model on students' learning outcomes is 57.8%. Hence, 42.2% of students' learning outcomes are influenced by variables outside the scope of this study. In this research, the null hypothesis (Ho) is rejected, and the alternative hypothesis (Ha) is accepted, indicating that variable X (the Student Teams Achievement Division model) significantly affects variable Y (Students' Learning Outcomes) by 57.8%, categorized as a strong influence.
Implementasi Pembelajaran Multikultural untuk Meningkatkan Kerukunan Beragama di Sekolah Al–Muwahideen Yaengkhunchao, Kantatee; Nursyamsiyah, Siti; Putra, Dhian Wahana
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2024): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v1i2.48

Abstract

This research examines the implementation of character education based on multiculturalism at Al-Muwahideen School in Thailand. This qualitative study involves interviews with teachers and students, observations during multicultural education, and the analysis of documents related to student behavior and daily grades. The research results identified four forms of character education implementation at the school, including collective prayer activities, the promotion of universal attitudes among religious communities, the internalization of tolerance values, and the use of lecture and practice methods in teaching. Positive impacts observed include the development of mutual respect among students, the creation of a school climate that promotes learning and tolerance, and the establishment of harmony in the learning process. Supporting factors for multicultural education include the community environment, the curriculum, and facilities, while differences in students' understanding of subjects and their emotional maturity level serve as inhibiting factors.