Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Panca Jiwa Pondok Modern Ditinjau dari Konsep Ta’dib Syed Muhammad Naquib Al Attas Hasna' Huwaida; Putra, Dhian Wahana
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 4 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v4i2.128

Abstract

Indonesia sebagai negara Islam yang besar sudah semestinya concern pada solusi Pendidikan di Indonesia berbasis agama dan akhlak. Yang mana, salah satu lembaga yang strategis dan memiliki peran yang besar dalam hal ini adalah pesantren-pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam mengonsep seluruh kegiatan dalam pondok pesantren, kyai beserta pembantu kyai menyusun sebuah falsafah yang menjadi landasan, yaitu Panca Jiwa Pondok Modern. Syed Muhammad Naquib Al Attas, seorang pemikir Pendidikan Islam mengemukaan satu istilah yang dikenal dengan ta’dib. Ta’dib menurut beliau lebih tepat disematkan untuk makna Pendidikan Islam sebab mengandung keseluruhan makna tarbiyah dan ta’lim. Ta’dib menekankan pada Pendidikan akhlak sebagai jalan dari pengoptimalan keseluruhan aspek Pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yang ingin menemukan benang merah antara Pendidikan Pondok Modern dengan implementasi Panca Jiwa, dengan Konsep ta’dib Syed Muhammad Naquib Al Attas. Sumber data akan didapatkan dari perpustakaan baik berbentuk buku, jurnal ilmiah dan hasil penelitian. Data yang didapat akan dianalisis menggunakan pendekatan pedagogis kemudian dijabarkan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa antara Panca Jiwa Pondok Modern dan konsep ta’dib Al Attas memiliki satu tujuan utama yaitu membentuk insan kamil, yakni manusia yang seimbang antara iman, ilmu dan akhlaknya, melalui pendidikan akhlak dan character building. Sehingga tujuan utama diciptakannya manusia terpenuhi, yaitu menjadi abdullah dan khalifah di atas muka bumi.
Socialisation of Bullying Prevention for Foster Children at LKSA Budi Mulia Sumbersari-Jember Bashori, Dhofir Catur; Putra, Dhian Wahana
Mujtama Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mujtama.v4i2.23447

Abstract

This socialisation activity on Bullying Prevention for Foster Children at LKSA Budi Mulia Sumbersari aims to equip foster children with knowledge about bullying, including the definition and scope of bullying, forms of bullying, signs of bullying, and attitudes towards bullying behaviour. This is important to do because educational institutions, dormitories, and orphanages are places where bullying behaviour thrives. The seniority factor is the dominant factor in the chain of bullying behaviour. Therefore, it is necessary to carry out this socialisation activity to break the chain of this deviant behaviour through socialisation activities. The method used in the activity is the lecture method which contains socialisation, mentoring, and campaigns in the form of signing commitments and mutual agreements to prevent bullying in the LKSA Budi Mulia environment. After this activity, it is hoped that foster children will gain knowledge about bullying so that they do not become perpetrators of bullying against fellow foster children, and know the attitudes that must be taken if they face bullying from others. In the future, it is necessary to continue to conduct massive socialisation to foster children so that they do not commit acts of bullying, and continue to provide assistance to foster children, especially for victims of bullying so that they do not experience prolonged trauma.
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Hadrah di SMP Muhammadiyah 7 Wuluhan Hikmah, Faiqotul; Nursyamsiyah, Siti; Putra, Dhian Wahana
MUNAQASYAH : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol 7 No 2 (2025): MUNAQOSYAH: NOVEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) STIB Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/munaqosyah.v7i2.206

Abstract

Islamic Religious Education is an education that aims to building the personality of students with Islamic Values, such as faith, Aqidah, and good morals. Hadrah instructors have an important role to educate, guide and provide examples to students to implement these Islamic values in everyday life. The research method used by the researcher is a qualitative approach, data obtained by the researcher through observation, in-depth interviews and document analysis. The result of the study indicate that the role of hadrah instructors at SMP Muhammadiyah 7 Wuluhan is very important in the formation of religious character of students. Hadrah instructors convey the values of Islamic Religious Education to students in an interesting and creative way, and provide exemplary examples through hadrah poetry. Guidance and motivation from hadrah instructors provide enthusiasm for students to develop their creativity, so that they can channel their interest and talents well. However, environmental factors from both the family and social environment also influence the success of this process, synergy between education at school, family support, and the social environment is needed to achieve optimal desired results in the formation of religious character of students.
Upaya Peningkatan Legalitas UMKM melalui Pendampingan Pembuatan NIB dan Sertifikasi Halal Desa Glundengan Elita, Nadia; Ilmi, Dewi Makrifatul; Soleh, Muhammad; Zakki, Muhammad; Putra, Dhian Wahana
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 6, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v6i2.22636787

Abstract

Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Jember, memiliki potensi besar dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi kendala terkait legalitas usaha, khususnya Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal. Permasalahan ini berdampak pada terbatasnya akses terhadap pembiayaan, perlindungan hukum, serta peluang pasar yang lebih luas. Kegiatan pengabdian masyarakat oleh Kelompok 8 KKN-T Universitas Muhammadiyah Jember dilaksanakan untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam proses pendaftaran NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS) serta pengajuan sertifikasi halal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan praktik langsung, di mana mahasiswa berperan sebagai fasilitator sekaligus pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 11 UMKM berhasil mendapatkan NIB, dan 2 UMKM telah mengajukan sertifikasi halal dengan 1 di antaranya telah terbit. Kendala yang ditemui berupa keterbatasan dokumen, minimnya pemahaman teknologi, serta gangguan jaringan dapat diatasi melalui pendampingan intensif. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya legalitas usaha sebagai dasar peningkatan daya saing UMKM sekaligus fondasi menuju pasar global.
Edukasi Penyusunan Rencana Pembelajaran Ekstrakurikuler Pai Berbasis Risalah Islam Berkemajuan Di M.I Muhammadiyah 1 Balung Dhian Wahana Putra; Hairul Huda
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v11i1.3833

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki posisi penting dalam mengembangkan minat dan bakat siswa, diantaranya: dapat menyeimbangkan potensi intelektual, spiritual, sosial, maupun emosional. Tantangannya, seringkali kegiatan ekstrakurikuler PAI belum dikelola dengan baik oleh pihak sekolah. Pada sekolah/madrasah Muhammadiyah kegiatan ekstrakurikuler PAI yang berbasis Risalah Islam Berkemajuan (RIB) menjadi core identitas persyarikatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pembinaan dalam meningkatkan tata kelola ekstrakurikuler PAI, dengan cara melakukan edukasi penyusunan rencana pembelajaran ekstrakurikuler PAI yang berbasis RIB kepada pihak madrasah. Metode pelaksanaan pengabdian terbagi dalam 4 (empat) tahapan kegiatan, yaitu pemetaan awal/analisis permasalahan mitra, sosialisasi rencana kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini mitra memiliki keterampilan dalam menyusun rencana pembelajaran ekstrakurikuler PAI, memiliki Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) ekstrakurikuler PAI, dan memiliki perangkat pembelajaran ekstrakurikuler PAI.
Analisis Deskriptif Model Pembelajaran Al Islam Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah 02 Kalisat Mohammad Risal Akbar; Sofyan Rofi; Dhian Wahana Putra
Ameena Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v4i1.253

Abstract

The implementation of Al-Islam learning models has an important role in improving students’ cognitive learning outcomes, especially in understanding Islamic materials. Learning processes that are less varied often cause students to have difficulties in understanding, remembering, and explaining the material presented. Therefore, learning models that are able to create an active, effective, and enjoyable learning atmosphere are needed for seventh-grade students at SMP Muhammadiyah 02 Kalisat. This study aims to describe the Al-Islam learning models in improving the cognitive learning outcomes of seventh-grade students at SMP Muhammadiyah 02 Kalisat. This study employed a qualitative approach with a descriptive research type. The research subjects consisted of Al-Islam teachers and seventh-grade students. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing to obtain a clear description of the implementation of Al-Islam learning models. The implementation of Al-Islam learning models was carried out through interactive lectures, cooperative learning, contextual learning, direct learning, analogy learning, and the use of humor in the learning process. These learning models were able to improve students’ cognitive abilities in understanding, remembering, analyzing, and explaining Al-Islam materials. Students became more active and found it easier to understand the material because the teacher used communicative and interactive approaches adjusted to learning needs. Thus, the Al-Islam learning models at SMP Muhammadiyah 02 Kalisat contributed positively to improving the cognitive learning outcomes of seventh-grade students.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Aulia Rahmayanti; Sofyan Rofi; Dhian Wahana Putra
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7 No 02 (2025): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/v963a140

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi ini dilakukan dengan cara menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan setiap peserta didik dikarenakan kebutuhan individu yang berbeda. Pembelajaran berdiferensiasi ini merupakan cara penyampaian materi dengan melakukan pendekatan pada setiap siswa dalam hal mencangkup kemampuan dan karakteristik mereka secara individual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetehaui pengaruh dari metode berdiferensiasi dari perolehan belajar siswa dalam materi pendidikan agama islam di kelas VII di SMP Negeri 5 Tanggul. Teknik pengambilan sampel adalah Random Sampling sejumlah 42 siswa. Analisis yang digunakan ialah regresi linear sederhana dan memperoleh hasil yang signifikan sebesar 0,04. Dengan penolakan Ho dan penerimaan Ha, dari perolehan data yang telah diteliti ini menunjukkan bahwa terdapat signifikansi dalam data yang diamati, sebab dari itu Secara teoritis pada dasarnya metode yang digunakan oleh peneliti ini dapat meningkatkan kemampuan siswa pada masa pendidikannya. Dari analisis yang telah dilakukan menunjukkan adanya pembelajaran berdiferensiasi memiliki dampak yang signifikan terhadap hasil belajar siswa Smp Negeri 5 tanggul kelas VII dalam pendidikan agama islam.
Penguatan Literasi Ekoteologi bagi Guru dan Siswa Madrasah melalui Pembelajaran Kontekstual Madrasah Ibtidayah Muhamamdiyah 2 Tamansari Hairul Huda; Dhian Wahana Putra; Siti Nursyamsiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 12 No. 1 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ini bertujuan untuk mengatasi dua permasalahan utama di MI Muhammadiyah 2 Tamansari, yaitu rendahnya literasi ekoteologi guru dan siswa serta belum tersedianya modul pembelajaran ekoteologi yang sistematis, praktis, dan kontekstual. Permasalahan tersebut menyebabkan pendidikan lingkungan belum terintegrasi secara teologis dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan community-based empowerment melalui tahapan observasi lapangan, koordinasi mitra, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, penyusunan modul kolaboratif, serta evaluasi berkelanjutan. Solusi yang diberikan meliputi penguatan kapasitas pedagogis guru tentang konsep tauhid ekologis, khalifah, dan amanah menjaga lingkungan, serta penyusunan Modul Literasi Ekoteologi berbasis pembelajaran kontekstual dan project-based learning. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual guru, tersusunnya modul pembelajaran yang aplikatif, serta meningkatnya literasi dan perilaku ekologis siswa melalui praktik pemilahan sampah, penghematan air, dan kegiatan penghijauan. Program ini juga mendorong terbentuknya komitmen kolektif untuk membangun budaya “Green Madrasah” yang berkelanjutan berbasis nilai-nilai Islam.