p-Index From 2021 - 2026
10.305
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Faktor Exacta Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Health Sciences and Pharmacy Journal Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Nusantara Hasana Journal Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Archives of The Medicine and Case Reports KESANS : International Journal of Health and Science COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Comprehensive Science Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan (RAMMIK) Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Medika Nusantara Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vitamedica: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Jurnal Rekam Medic
Claim Missing Document
Check
Articles

Literature Review Desain Formulir Rekam Medis Di FASYANKES Fatkur Ridho; Wiwik Viatiningsih; Deasy Rosmala Dewi; Noor Yulia
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v2i2.59

Abstract

Abstrak Desain formulir merupakan suatu kegiatan yang bertujuan melakukan proses perancangan formulir menggunakankreativitas seseorang untuk menghasilkan fungsi dan nilai keindahan pada formulir. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesesuaian desain formulir rekam medis berdasarkan aspek anatomi, aspek isi, serta aspek fisik yang terdapat pada desain formulir rekam medis di fasilitas pelayanan kesehatan dengan menggunakan metode literature review terhadap 10 jurnal. Hasil dari penelitian ini ditinjau dari aspek anatomi pada komponen heading dengan sub komponen tanggal penerbitan semua jurnaltidak memiliki tanggal penerbitan, sedangkan pada komponen body dengan sub komponen type style dan cara pencatatan semua jurnal memiliki type style dan cara pencatatan yang sesuai serta pada komponen introduction, instruction, dan closing terdapat jurnal yang sesuai dan tidak sesuai dengan prinsip desain formulir. Ditinjau dari aspek fisik pada komponen tinta semua jurnal memiliki tinta yang sesuai sedangkan pada komponen warna, bahan, dan ukuran terdapat jurnal yang sesuai dan tidak sesuai dengan prinsip desain formulir. Ditinjau dari aspek isi pada komponen kelengkapan butir atau item formulir dan terminologi data terdapat jurnal yang sesuai dan tidak sesuai dengan prinsip desain formulir. Abstract Form design is an activity that aims to carry out the form design process using one's creativity to produce the function and aesthetic value of the form. This study was conducted to determine the suitability of the mediscal record form design based on anatomical aspects, content aspects, and physical aspects contained in the mediscal record form design in health care facilities using the literature review method of 10 journals. The results of this study are viewed from the anatomical aspect of the heading component with the publishing date sub-component, all journals do not have a publication date, while the body component with the style type sub-component and the recording method of all journals has the style type and the appropriate recording method and the introduction component instruction, and closing there are journals that are appropriate and not in accordance with the principles of form design. Judging from the physical aspect of the ink component, all journals have the appropriate ink while on the color, material, and size components there are journals that are appropriate and not in accordance with the principles of form design. Judging from the content aspect of the component of completeness of items or form items and data terminology, there are journals that are appropriate and not in accordance with the principles of form design.
TINJAUAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KECAMATAN DUREN SAWIT JAKARTA TIMUR TAHUN 2021 Ivan Permana; Noor Yulia
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 9: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.311 KB)

Abstract

Salah satu dimensi mutu pelayanan kesehatan adalah ketepatan waktu. Pada kenyataannya masih banyak fasilitas pelayanan kesehatan yang waktu tunggu pelayanannya melebihi standar yang ditetapkan dari KMK RI 129/Menkes/SK/II/2008 yaitu ≤ 60 menit. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik sampling adalah purposive sampling sebanyak 106 pasien yang diukur waktu tunggu pelayanan rawat jalan mulai dari pasien mengambil karcis sampai mendapatkan pelayanan di poliklinik dan wawancara untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan rawat jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPO pelayanan rawat jalan tidak ada tetapi dalam pelaksanaannya mengacu pada SPO pendaftaran pasien. Hasil perhitungan analisis rata-rata waktu tunggu pelayanan rawat jalan sebesar 62,5 menit, dengan lama waktu tunggu < 60 menit sebanyak 37 pasien (34,9%) dan lama waktu tunggu > 60 menit sebanyak 69 pasien (65,1%). Faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan rawat jalan antara lain jaringan ke sistem puskesmas sering terganggu, pasien tidak membawa kartu berobat, Rekam Medis yang tidak ada pada rak penyimpanan dan petugas sakit terpapar COVID-19. Beberapa saran adalah pembuatan SPO khusus secara keseluruhan terkait pelayanan rawat, maintenance berkala koneksi jaringan ke sistem Puskesmas, membuat petunjuk tentang syarat pendaftaran, telusur berkala pada rak penyimpanan rekam medis dan pembuatan outguide rekam medis yang akan keluar
MANAJEMEN RISIKO DI RUANG PENYIMPANAN REKAM MEDIS (LITERATURE REVIEW) Maria Ferawaty Parera; Laela Indawati; Nanda Aula Rumana; Noor Yulia
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.924 KB)

Abstract

Manajemen Risiko merupakan suatu usaha memberi jaminan keselamatan serta meningkatkan kualitas kesehatan pekerja dengan mencegah kecelakaan serta penyakit akibat kerja, pengendalian bahaya lokasi kerja, promosi kesehatan serta rehabilitasis. Tujuan penelitian ini adalah guna mencari tahu manajemen risiko di ruang penyimpanan rekam medis rumah sakit. Metode yang dipakai yakni literature review melalui pencarian data base elektronik Google scholar. Hasil literature review ditemukan 5 artikel yang sesuai dengan kriteria dalam review ini. Pengelolan manajemen risiko di ruang penyimpanan rekam medis dilakukan secara internal, namun belum ada SOP yang mengatur tentang bahaya risiko saat sedang bekerja, karena dengan adanya SOP bisa meminimalisir bahaya yang mengancam keselamatan pekerja Faktor risiko diruang penyimpanan rekam medis adalah faktor risiko fisik, faktor risiko biologi dan faktor risiko ergonomi.
TINJAUAN PELAKSANAAN PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS CIPUTAT TIMUR TANGERANG SELATAN Aringgi Al Pasya Darwis; Noor Yulia; Siswati; Lily Widjaya
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 10: Maret 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.9 KB)

Abstract

Puskesmas adalah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bertanggung jawab atas kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya pada satu atau bagian wilayah kecamatan.” (Permenkes.RI 2016). Pendaftaran Rawat Jalan merupakan tempat pertama yang dikunjungi pasien atau keluarga pasien sebelum mendapatkan pelayanan kesehatan. Dalam pelayanan rawat jalan para petugas harus cekatan dalam melayani pasien lama maupun pasien baru. Tujuan penelitian Tinjauan Pelaksanaan Pendaftaran Rawat Jalan di Puskesmas Ciputat timur Tangerang selatan. Desain penelitian cross sectional dengan metode deskriptif melalui analisis kualitatif yaitu dengan cara observasi dan wawancara. Hasil penelitian adanya suatu hambatan dalam melakukan pendaftaran pasien, seperti koneksi internet yang terputus, pasien sering tidak membawa kartu identitas, dan minimnya SDM pada penyiapan berkas Rekam Medis. Saran sebaiknya ada petugas teknisi yang selalu sigap mengontrol koneksi pada saat jam pelayanan berlangsung dan penambahan petugas dengan kelulusan yang tepat pada pelayanan rawat jalan, terutama rekam medis
Aktivitas Infus Kayu Apu (Pistia stratiotes) dalam Menurunkan Jumlah Bakteri Coliform pada Sampel Air Noor Rizka Yulia Rahmani; Siti Kaidah; Lia Yulia Budiarti
Homeostasis Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Homeostasis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.06 KB)

Abstract

Abstract: Water lettuce (Pistia stratiotes) is an aquatic weed plant which contained antibiotic compounds and potentially to used as alternative disinfectant. This research was carried out to analyze the activity of water lettuce infusion in reducing the number of coliform bacteria colonies in the sample. The method in this research is a true experimental with pretest-posttest control group design approach. The concentrations of the infusion used are 50%, 75%, 100% (b/v). The data was analyzed with One-Way ANOVA and Post-hoc Duncan at the value of confidence of 95%. The research shows that there was a significant difference between MPN and TPC value index after the infusion added. The smallest value of MPN and TPC came from the 100% water lettuce infusion. Conclusion of this research, the water lettuce infusion has activity to decrease the number of coliform bacteria but its effectiveness is still below the 0.0002% of chlorine. Keywords: Pistia stratiotes, chlorine, MPN, TPC, coliform Abstrak: Kayu apu (Pistia stratiotes) merupakan tanaman gulma perairan yang mengandung senyawa antibakteri dan berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai sediaan disinfektan alternatif. Tujuan penelitian ini menganalisis aktivitas infus kayu apu dalam menurunkan jumlah koloni bakteri coliform pada sampel air melalui uji MPN dan TPC. Metode penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan pretest-posttest control group design. Perlakuan infus kayu apu 50%, 75%, 100% (b/v) diujikan terhadap sampel air perpipaan yang dimodifikasi dengan kandungan coliform setara Mac Farland 1. Data penelitian dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan uji Post-hoc Duncan pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian, terbukti aktivitas antibakteri infus kayu apu mampu menurunkan jumlah coliform; ada perbedaan bermakna nilai indeks MPN dan TPC sampel air setelah pemberian perlakuan infus. Nilai indeks MPN dan TPC terkecil didapat dari perlakuan infus kayu apu 100%. Simpulan penelitian, infus kayu apu memiliki aktivitas dalam menurunkan jumlah bakteri coliform tetapi efektivitasnya masih di bawah klorin 0,0002%. Kata-kata kunci: Pistia stratiotes, klorin, MPN, TPC, Coliform.
KETEPATAN KODE DIAGNOSIS PENYEBAB DASAR KEMATIAN DI RUMAH SAKIT DI INDONESIA : LITERATUR REVIEW Fredrika Welhelmina; Wiwik Viatiningsih; Lily Widjaja; Noor Yulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.7693

Abstract

Pelaporan mortalitas dilakukan sebagai upaya untuk pencegahan penyakit yang mematikan dan sebagai evaluasi fasilitas pelayanan kesehatan. Dalam memilih kode pada sertifikat medis penyebab kematian perlu diperhatikan agar pelaporan dapat terlaksana secara optimal. Kode yang tepat adalah kode yang sesuai dengan ICD-10 serta dibantu dengan Tabel MMDS. Tujuan dari review ini melihat melihat ketepatan kode diagnosis penyebab dasar kematian dan untuk mengetahui faktor penyebab ketidaktepatan pengodean diagnosis dan pengisian sertifikat medis penyebab kematian di rumah sakit. Metode penelitian ini menggunakan metode literatur review terhadap sejumlah artikel penelitian yang dipublikasikan rentang waktu tahun 2011-2021 dan ditemukan sebanyak 13 artikel jurnal memenuhi kriteria penelitian. Hasil menunjukkan presentasi ketepatan kode diagnosis sebesar 83% dan presentase ketidaktepatan kode diagnosis sebesar 90%. Hasil studi literatur ini juga membahas faktor penyebab ketidaktepatan pengodean diagnosis dan pengisian sertifikat penyebab dasar kematian yaitu faktor Man, Method, Material, Machine, dan Money.
TINJAUAN KEBUTUHAN RAK PENYIMPANAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT ANANDA BEKASI Endang Palupi Ningsih; Siswati Siswati; Noor Yulia; Deasy Rosmala Dewi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 5: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang penyimpanan rekam medis tekadang menjadi suatu hal yang terabaikan. Banyak unit rekam medis yang kurang memperhatikan kelengkapan sarana dan prasarana ruang penyimpanan rekam medis. Bila kita perhatikan masih banyak unit rekam medis yang memiliki ruang penyimpanan terbatas. Hal ini disebabkan karena kelengkapan ruang yang kurang memadai sehingga menyebabkan ruangan kurang nyaman. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan jumlah rak rekam medis dan luas ruang penyimpanan untuk 5 tahun mendatang. Jenis penelitian ini dengan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah jumlah rak penyimpanan rekam medis yang ada di Rumah Sakit Ananda Bekasi saat ini berjumlah 22 rak dan memiliki luas ruangan 49,31m2. Sebaiknya rekam medis inaktif dialih media, dengan melakukan scanner lembar rekam medis yang penting-penting seperti resume medis, persetujuan operasi, laporan operasi, bukti bayi baru lahir dan lain-lain. Agar rak rekam medis inaktif bisa digunakan untuk penyimpanan rekam medis aktif
Tinjauan Kelengkapan Penulisan dan Ketepatan Kode External Cause Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Siloam Hospital Kebon Jeruk Uli Shalatiya uli; Lily Widjaja lily; Laela Indawati laela; Noor Yulia noor
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v2i3.249

Abstract

In giving a code to a traffic accident case, it must be equipped with an external cause code, these external factors need attention because they are the cause of problems that need intervention in preventing, overcoming injuries, poisoning, or certain diseases. The purpose of this study is to identify the SOP for giving external cause codes for traffic accidents, calculate the completeness of external causes, measure the accuracy of the external cause code, find out the factors causing the inaccuracy of the external cause code. The research method is a quantitative descriptive method. The results showed that Siloam Hospital Kebon Jeruk did not yet have a special SOP for external causes for traffic accidents and from 64 samples of medical records it was known that the completeness of writing external causes was 57.81% and 42.19% were incomplete. The accuracy of the diagnostic code and the external cause is 64.96% and the incorrect is 35.04%. The factors causing the code inaccuracy are the lack of accuracy of the coder officer when giving the external cause code, the unclear writing of the doctor and the incomplete writing of the external cause, the absence of a special SPO for special coding for traffic accidents, and the SIMRS being inadequate to use the activity code which is a character code for traffic accidents. 5. The conclusion of this study is that the hospital does not have a special SOP for giving external cause codes to traffic accident patients, writing completeness is 57.81%, coding accuracy is 64.96%.
TINJAUAN PENGELOLAAN REKAM MEDIS MENGGUNAKAN TEORI HOT-FIT DI RUMAH SAKIT KHUSUS JIWA SOEPRAPTO BENGKULU Syifa Erintan; Daniel Happy Putra; Deasy Rosmala Dewi; Noor Yulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i4.8018

Abstract

Sistem informasi rumah sakit (SIMRS) merupakan suatu sistem teknologi informasi komunikasi yang berkaitan dengan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian informasi, analisis data dan penyimpulan informasi serta penyampaian informasi yang dibutuhkan untuk kegiatan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode HOT- Fit yang menempatkan komponen penting dalam SIMRS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mengevaluasi SIMRS dengan metode Hot-Fit di RSJKO Soeprapto Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek human(manusia) dibutuhkan SDM pada bidang IT yang lebih banyak. Aspek organization(organisasi) pihak rumah sakit belum melakukan evaluasi dan pengawasan rutin terhadap pengelolaan SIMRS. Aspek technology(teknologi), SIMRS di RSJKO Soeprapto Bengkulu sudah mempunyai keamanan sistem yang terjaga. Pada aspek net benefit(manfaat) petugas mengatakan SIMRS memudahkan pekerjaan dan meningkatkan mutu pelayanan pasien. Simpulan dari pnelitian ini adalah pada ada variabel human (manusia), masih kurangnya jumlah petugas dibidang IT, kemampuan petugas dalam mengoperasikan sistem sudah berjalan baik dengan mengikuti pelatihan, petugas merasakan kepuasan dan manfaat dari SIMRS.Pada variabel organization (organisasi), kekurangan tenaga IT dan pihak rumah sakit belum melakukan evaluasi dan pengawasan oleh petugas IT tehadap SIMRS. Pada variabel technology (teknologi), SIMRS sudah memiliki keamanan sistem yang terjamin. Petugas pendaftaran rawat jalan mengeluhkan bahwa terkadang SIMRS tidak bisa melakukan pengeditan data sehingga data yang dihasilkan tidak akurat.Pada variabel net benefit (manfaat), dengan adanya SIMRS petugas merasakan manfaat yang positif dengan mempermudah pekerjaan.
TINJAUAN KETEPATAN SUSUNAN PERAKITAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT CITRA HARAPAN BEKASI Febriyan Awi Pasa; Wiwik Viatiningsih; Noor Yulia; Deasy Rosmala Dewi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perakitan merupakan kegiatan merakit, menyusun dan menyimpan formulir rekam medis ke sampul dengan tertata rapih baik dari segi kuantitias maupun segi kualitas, sebelum diletakkan kembali pada rak penyimpanan. Perakitan berfungsi untuk merapikan dan menyusun formulir-formulir sesuai dengan urutan. Tujuan penelitian mengetahui gambaran ketepatan susunan perakitan rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Citra Harapan Bekasi. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan analisis secara kuantitatif dengan sampel 69 rekam medis rawat inap. Hasil penelitian menunjukan Standar Prosedur Operasional perakitan rekam medis dirumah Sakit Citra Harapan sudah ada, dimana SPO perakitan rekam medis rawat inp dengan nomor SK Dir. Nomor : 007/RSCH/SK/DIR/2017 SPO diterbitkan pada tanggal 01 Agustus 2017 didapatkan ketepatan susunan perakitan rekam medis rawat inap sesuai dengan ketepatan susunan Standar Prosedur Operasional oleh petugas sebanyak 45 rekam medis (65,21%) dan jumlah yang tidak sesuai dengan ketepatan susunan Standar Prosedur Operasional berjumlah 24 rekam medis (34,78%). Berdasarkan faktor 5M (Man, Money, Machine, Method, Material) di dapatkan Faktor Man yaitu ketidaktepatan susunan perakitan rekam medis rawat inap karena kurang telitinya petugas dalam melakukan perakitan, beban kerja petugas perakitan yang berlebihan, kurangnya SDM dengan latar pendidikan RMIK, kurangnya pelatihan untuk petugas perakitan rekam medis, prasarana yang kurang memadahi untuk petugas dalam perakitan rekam medis sehingga menyebabkan proses perakitan rekam medis tidak terstruktur dengan baik. Saran, revisi SPO perakitan rekam medis, Perlu dibuat laporan evaluasi setiap akhir bulan, Tingkatkan kemampuan petugas diberikan pelatihan perakitan rekam medis dan mengikuti kegiatan seminar rekam medis.
Co-Authors Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Ahmad Hikmi Aldio Al Faqih, M. Rolan Tiro Aldio, Ahmad Hikmi Almahshunatul Hanifah Ambarwati Anastasyannisa Ramadhanty Aneu Rosliana Angelina, Noviana Dian Anisa Dewi Wahyuni Annisa Azzahra, Annisa Arif Ibnu Fadillah Aringgi Al Pasya Darwis Armila Astiyana Triadi Aurelius Anugerah Harvey Pepo Azhar Muttaqin Azhar Muttaqin Bangga Agung Satrya Bella Safitri Daniel Happy Putra Darmawan, Rifqi Helmi Dewi Kisaputri Dewi, Deasy Rosmala Dianty, Gebbrien Anggia Dina Sonia Dinda Fidia Ardiani Dwi Nurul Fadila Elina Intan Apzari Elsa Nindia Safitri Endah Wardani Endang Palupi Ningsih Erviana, Erviana Fandhika, Lilin Tata Fannya, Puteri Fatimatuzzahra, Joevancha Livancha Fatkur Ridho Febriyan Awi Pasa Fitria Atmojowati Fitria, Annah Fredrika Welhelmina Gita Sugiarti Hari Dwi Cahya Hosizah Hosizah Indahwati, Laela Indawati, Laela Intan Rusdiana Dewi Iqbal, Muhammad Fuad Ivan Permana Leni Karunia Septiani Lia Yulia Budiarti Lilin Tata Fandhika Lily Widjaya Lisa Anggun Magdalena Gea Maeimunah, Siti Magdalena, Selvy Maria Ferawaty Parera Mekhtildis Suryati Mordekhai Immanuel Sitorus Muhammad Arif Sutrasno Munazhifah Munazhifah Muniroh, Muniroh Muzdalifah, Ifah Nabila Raihani Nabilah Khairunisa Nadia Sintia Nanda Aula Rumana Nerissa Adha Andrania Nindia Safitri, Elsa Novia Nurhikmah Sari Noviana Dian Angelina Octa Rina Sari Pangesti, Wulan Aprilia Pinkan, Lia Putri, Dwi Tania Putri, Sisilia Rabnah Rani Yulistianingsih Raysha Dheamalia Muchtar Revina Purnaningrum Rezal, Muhammad Rifqi Fauzan Risma Ayu Fitriyani Risma Sisni Fadilla Rizky Khaerunnisa Setiawan Irwansyah Shafa Aulia Ananda Hermanto Siswati Siswati Siswati Siswati Siswati Siti Kaidah Siti Nur Azizah Jamil Sri Kholifatun Sri Mulya Surlialy, Dewi Suryati, Mekhtildis Sutarto, Mutia Sutrasno, Muhammad Arif Syahrul Dwi Ramadhani Syarif, Hilwa Syifa Erintan Uli Shalatiya uli Viatiningsih, Wiwik Viatningsih, Wiwik Widjaja, Liliy Widjaja, Lily Willy Haposan Winda Febriarini Wiwik Viatningsih Yeni Safitri Yoga Septian Bayu Ariyanto Yunita Fauzia A.