p-Index From 2021 - 2026
10.305
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Faktor Exacta Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Health Sciences and Pharmacy Journal Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Nusantara Hasana Journal Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Archives of The Medicine and Case Reports KESANS : International Journal of Health and Science COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Comprehensive Science Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan (RAMMIK) Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Medika Nusantara Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vitamedica: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Jurnal Rekam Medic
Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Kebutuhan Rak Penyimpanan Rekam Medis di RSAU Dr. M. Hassan Toto Bogor untuk 5 tahun kedepan Angelina, Noviana Dian; Yulia, Noor; Viatiningsih, Wiwik; Dewi, Deasy Rosmala
Jurnal Rekam Medic Vol 5, No 1 (2022): Edisi Februari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v5i1.5170

Abstract

Pendahuluan: Manajemen pelayanan rekam medis dan informasi kesehatan adalah kegiatan menjaga, memelihara dan melayani rekam medis baik secara manual maupun elektronik sampai menyajikan informasi kesehatan di rumah sakit, praktik dokter klinik, asuransi kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan dan lainnya yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan dan menjaga rekaman. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan rak penyimpanan rekam medis menggunakan. Metode: Metode deskriptif kuantitatif dengan menghitung rak penyimpanan dengan rekam medis yang ada, menghitung luas ruangan untuk memperkirakan kebutuhan 5 tahun kedepan. Yang bertujuan untuk mengidentifikasi Standar Prosedur Operasional (SPO) penyimpanan berkas rekam medis di rumah sakit, menghitung kebutuhan rak penyimpanan rekam medis 5 tahun yang akan datang, menghitung kebutuhan luas ruang penyimpanan rekam medis 5 tahun kedepan, dan mengidentifikasi faktor – faktor masalah yang ada pada ruang penyimpanan rekam medis. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada tahun 2025 perlu ditambahkan rak penyimpanan rekam medis sebanyak 17 rak statis dengan ukuran 300 cm. Kesimpulan: Faktor masalah yang ada di ruang penyimpanan yaitu kurangnya rak penyimpanan rekam medis, tinggi rak yang tidak terjangkau oleh petugas rekam medis, tidak adanya tracer, retensi yang tidak rutin dilakukan, perlu penambahan petugas rekam medis dengan lulusan D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dan rak penyimpanan dapat diganti dengan rak roll o’ pack
Tinjauan Penulisan Nama Pasien pada Map Rekam Medis di Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi Dianty, Gebbrien Anggia; Viatiningsih, Wiwik; Dewi, Deasy Rosmala; Yulia, Noor
Jurnal Rekam Medic Vol 5, No 2 (2022): Edisi Agustus
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jrm.v5i2.5181

Abstract

Pendahuluan: Sistem penamaan pasien adalah suatu tata cara penulisan nama pasien yang bertujuan untuk membedakan pasien yang satu dengan yang lainnya agar pemberian pelayanan kesehatan kepada pasien dapat berjalan dengan mudah dan lancar. Ada dua cara penulisan nama pasien: penulisan dengan sistem penamaan langsung dan sistem penamaan dengan nama keluarga (Family Name). Dalam praktiknya, nama pasien ditulis secara lengkap sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk pasien. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan penamaan pasien di rekam medis oleh petugas rekam medis di RS Mekar Sari Bekasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 96 berkas rekam medis pasien rawat jalan baru pada bulan April – Juni 2021. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 96 berkas rekam medis yang diteliti, 100% rekam medis menggunakan sistem penamaan langsung. Jumlah nama pasien terdiri dari 1 kata adalah 27 0,08%, terdiri dari 2 kata 50%, dan lebih dari 2 kata 22,92%. Terdapat 26 rekam medis (27,08%) yang nama pasien disingkat, 25 rekam medis (22,04%) yang namanya tidak ditulis sesuai kartu identitas, 8 rekam medis (8,33%) yang tidak ditulis nama pasiennya dalam huruf kapital, 100% penulisan nama pada rekam medis tidak menambah status dan gelar, dan 100% penulisan nama pada rekam medis dapat terbaca. Kesimpulan: Pasien yang memiliki nama 1 kata ada 27,08%, pasien yang memiliki nama 2 kata ada 50%, pasien yang memiliki nama 2 kata ada 22,92%. Map rekam medis dengan penulisan nama pasien yang disingkat adalah sebesar 27,08%.Penulisan nama pada map rekam medis yang sesuai dengan kartu identitas pasien adalah sebesar 73,96%.
Gambaran Kualitas Pelayanan Non Akademik pada Prodi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan : Overview of Non-Academic Service Quality in Medical Records and Health Information Study Program Fitria, Annah; Nanda Aula Rumana; Noor Yulia; Laela Indawati
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i2.704

Abstract

This research was conducted to evaluate non-academic services provided by the campus and which are not related to the curriculum in the form of supporting resources (responsiveness, neatness and politeness to officers), campus atmosphere, facilities on campus, and soft skills development. The aim of this research is to determine the characteristics and quality of non-academic services for RMIK Study Program students at Esa Unggul University, Jakarta using the servqual method introduced by Zeithaml, Parasuraman and Berry. The sample in this research was active students from the 2019-2023 class based on parallel and regular classes, totaling 74 students. The research method is quantitative with descriptive analysis using the normality test. The research results obtained from the description of characteristics based on gender are dominated by women, based on age dominated by an average age of 22 years, based on class year dominated by class of 2022 and based on class basis dominated by regular class base. Based on the description of the quality of non-academic services that have been carried out as a whole using the servqual method, students feel satisfied. Even though it was found that there were more Satisfied categories, there are several things that must be paid attention to, especially aspects that have low scores compared to others for the next Campus Image.
Design of Standar Operational Procedures Teman Hati Services Muzdalifah, Ifah; Hosizah, Hosizah; Yulia, Noor; Ambarwati, Ambarwati
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 2 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i2.5179

Abstract

Standard operational procedures as guidelines to assist officers in completing work more effectively and efficiently. Telepsychiatry services at Psychiatry Dr. Soeharto Heerdjan changed the use of the application from Jitsi Meet to Teman Hati (Telemental Health and Home Visite). Several problems were found in the Jitsi Meet application, making it difficult for patients/families to use it. Changes to the application have an impact on changes to the SOP. So that services can be well organized and carried out according to procedures, SOP are needed for implementation.Objective: Designing of standard operational procedures Teman Hati (Telemental Health and Home Visite) Methods: Research Method with use R&D (Research & Development) from November 2022 – January 2023. Data collection doing by interview FGD (Focus Group Discussion) with 13 informants. First step of research are collect information, determine method and arrange the technic of SOP, writing SOP, simulation and the last is review. Results: There are 5 draft SOPs, namely registration SOP, drug delivery SOP, teleconsultation SOP, application usage SOP for patients/families, and application usage SOP for hospital staff. The 5 SOP that were designed were simulated and reviewed by the SOP implementers and the patient's family. Conclusion: The 5 SOP designs give more easier for officers to implement of Telepsychiatry service in Psychiatry Dr. Soeharto Heerdjan Hospital and decrease the satisfaction of patient's family to the hospital. The SOP that has been designed must legitimized, socialized, monitored and evaluated.
Tinjauan Lama Waktu Tunggu Penyediaan Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Di RSAL dr. Mintohardjo Muttaqin, Azhar; Lily Widjaja, Lily; Indawati, Laela; Yulia, Noor
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2023): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v6i2.4497

Abstract

Penyediaan rekam medis rawat jalan yang tepat waktu menghasilkan pelayanan rekam medis yang berkualitas. Waktu penyediaan rekam rawat jalan sesuai standar pelayanan minimal adalah ? 10 menit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lama waktu tunggu rekam medis pasien rawat jalan di RSAL dr. Mintohardjo. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan besaran sampel berdasarkan estimasi proposi sebanyak 106 rekam medis. Hasil penelitian 14 rekam medis (13,2%) tepat waktu dan 92 rekam medis (86,8%) tidak tepat waktu, yang terbanyak tidak tepat waktu yaitu > 31-40 menit sebanyak 31 rekam medis (29,2%). Dalam mengidentifikasi penyebab keterlambatan penyediaan rekam medis rawat jalan, peneliti menggunakan faktor 5M. Faktor Man terjadinya missfile, terdapat rekam medis belum kembali dari poliklinik maupun ruang rawat inap, kurangnya pengetahuan dan pendidikan. Faktor Money belum adanya anggaran dalam perbaikan Roll O Pack. Faktor Material cetak bon pinjam rekam medis tidak otomatis pada aplikasi SIMRS dan hanya tersedia 1 mesin printer dari 7 komputer, jadi perlu ditambah jumlah printer. Faktor Machine terjadi kerusakan Roll O Pack dan gangguan pada software berupa downtime (waktu ketika suatu sistem, aplikasi dan layanan tidak dapat diakses/tidak berfungsi) pada aplikasi SIMRS. Faktor Method belum adanya SPO penyediaan rekam medis rawat jalan.
Analisis Spasial Faktor Resiko Sebaran Penyakit Tuberkulosis Di UPTD Puskesmas Medan Satria Al Faqih, M. Rolan Tiro; Dewi, Deasy Rosmala; Widjaja, Liliy; Yulia, Noor
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21211

Abstract

This study aims to analyze the spatial distribution patterns of Tuberculosis (TB) cases and identify the contributing risk factors in the working area of UPTD Medan Satria Health Center. TB remains a serious public health problem in Indonesia due to its high transmission rate and increasing number of cases. The study employed a descriptive quantitative method with a cross-sectional approach, involving 55 TB patients recorded throughout 2024. Data were collected through field observation, documentation from the SIMPUS information system, and analyzed using QGIS software to produce spatial maps. The findings revealed that RW 009 had the highest number of TB cases. This area also had very high population density and limited access to healthcare facilities. Population density and limited access to health services were found to influence TB distribution, while smoking behavior did not show a significant relationship. Therefore, spatial analysis proves useful in identifying priority intervention areas and designing more effective and targeted TB prevention and control strategies in the community.
Tinjauan Aspek Ergonomi Lingkungan dan Keamanan Kerja pada Ruang Rekam Medis RS Tiara Bekasi Hari Dwi Cahya; Muhammad Fuad Iqbal; Bangga Agung Satrya; Noor Yulia
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 3 No. 1 (2025): Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v3i1.545

Abstract

The application of good environmental ergonomics and occupational safety can help reduce the number of workplace accidents, improve employee welfare, and increase efficiency and productivity in the workplace. Therefore, research on Environmental Ergonomics and Occupational Safety is needed. To understand the contribution to scientific knowledge in the field of environmental ergonomics in medical record rooms, this study uses a qualitative descriptive research type to systematically describe Environmental Ergonomics and Occupational Safety. Observations in the medical record room at Tiara Hospital in Bekasi related to lighting in the medical record unit room found that the lighting in the medical record unit room was sufficient to assist staff in performing their duties. However, the lighting in the medical record document storage room (filing) is still uneven, and the medical record room door that cannot be locked poses a high risk to document security. Although there is a staff member on duty 24 hours a day, unauthorized individuals can still enter when the staff is inattentive. This can lead to unauthorized access to sensitive medical record documents, the risk of document theft or damage, and potential breaches of patient privacy. Suggestions include improving the lighting in the patient registration area to meet the recommended minimum standards and enhancing the security system, including ensuring that the medical record room door can be properly locked and considering the use of additional security technologies such as CCTV and access control systems.
Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) Aldio, Ahmad Hikmi; Dewi, Deasy Rosmala; Yulia, Noor; Viatiningsih, Wiwik
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i4.364

Abstract

In evaluating the implementation of the Puskesmas Management Information System (SIMPUS) at the puskesmas, it is expected to be able to minimize the accumulation of patients the health service procedures at the puskesmas and also to foster more enthusiasm for the officers at the puskesmas so that services become more effective. So it is necessary to evaluate the implementation of the health center management information system (SIMPUS). Objective: evaluate the implementation of the puskesmas management information system (SIMPUS) to find out what methods are used in evaluating the implementation of the puskesmas management information system (SIMPUS). This study uses the google scholar database in computing a literature review search by using the keyword search for this research journal, namely ” Evaluation of applications (SIMPUS) at the puskesmas. Research results in it can be seen that the most dominant SIMPUS evaluation used is Hot-fit while the least is the cloud-based methods in evaluating the implementation of the puskesmas management information system (SIMPUS). The puskesmas management evaluation information system (SIMPUS) has several methods in implementing the SIMPUS evaluation, namely, web-based, hot-fit, and cloud-based.
Tinjauan Prosedur Pendaftaran Pasien Rawat Inap di RSU Bhakti Asih Tangerang Fandhika, Lilin Tata; Fannya, Puteri; Rumana, Nanda Aula; Yulia, Noor
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i4.375

Abstract

The inpatient registration procedure contains a collection of patient data that is admitted per day, from the existing data registered for inpatient registration, it can be seen the number of patients admitted per day, the number of patients admitted per treatment room. The purpose of this study was to determine the procedure for registering inpatients at Bhakti Asih General Hospital, Tangerang. This type of research uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques used are observation and interviews. The results of this study are related to the implementation of inpatient registration procedures, there are obstacles regarding incomplete requirements at the time of registration such as personal identity cards (KTP/KK), patient referral letters and the lack of registration officers so that there is a buildup during inpatient registration. the lack of completeness in the patient identity requirements as a condition for patient registration, therefore the officer must educate the patient to make a statement letter for files that are left behind 2 X 24 hours or before the patient goes home. to be brought as terms and procedures of patient registration at the hospital.
Tinjauan Duplikasi Nomor Rekam Medis Di Puskesmas Kelurahan Jatinegara Kaum Kecamatan Pulogadung Nindia Safitri, Elsa; Viatningsih, Wiwik; Yulia, Noor; Happy Putra, Daniel
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i3.545

Abstract

Berdasarkan Permenkes No. 269 Tahun 2008 dijelaskan bahwa rekam medis merupakan berkas yang terdiri dari catatan dan dokumen mengenai identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Nomor rekam medis berperan penting dalam membedakan rekam medis pasien yang satu dengan lainnya dan memudahkan pencarian rekam medis, apabila pasien kemudian dateng kembali berobat disarana pelayanan kesehatan serta untuk kesinambungan informasi dan mencegah terjadinya nomor rekam medis. Duplikasi penomoran rekam medis adalah perulangan, keadaan rangkap atau nomor rekam medis ganda yang dimana satu nomor rekam medis memiliki beberapa pasien. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat adanya duplikasi dalam penomoran rekam medis. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisa kuantitatif dan kualitatif, informan dalam penelitian ini adalah kepala rekam medis, Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa di bulan Desember Tahun 2021 terdapat duplikasi nomor rekam medis sebanyak 17 (1,4%) dikarenakan kurangnya petugas dan beberapa pasien lupa membawa Kartu Indeks Berobat (KIB) pada waktu kunjungan. Duplikasi terjadi karena oleh beberapa faktor 5M yaitu manusia (man) dikarenakan kurangnya petugas dan beberapa pasien lupa membawa Kartu Indeks Berobat (KIB) pada waktu kunjungan
Co-Authors Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Ahmad Hikmi Aldio Al Faqih, M. Rolan Tiro Aldio, Ahmad Hikmi Almahshunatul Hanifah Ambarwati Anastasyannisa Ramadhanty Aneu Rosliana Angelina, Noviana Dian Anisa Dewi Wahyuni Annisa Azzahra, Annisa Arif Ibnu Fadillah Aringgi Al Pasya Darwis Armila Astiyana Triadi Aurelius Anugerah Harvey Pepo Azhar Muttaqin Azhar Muttaqin Bangga Agung Satrya Bella Safitri Daniel Happy Putra Darmawan, Rifqi Helmi Dewi Kisaputri Dewi, Deasy Rosmala Dianty, Gebbrien Anggia Dina Sonia Dinda Fidia Ardiani Dwi Nurul Fadila Elina Intan Apzari Elsa Nindia Safitri Endah Wardani Endang Palupi Ningsih Erviana, Erviana Fandhika, Lilin Tata Fannya, Puteri Fatimatuzzahra, Joevancha Livancha Fatkur Ridho Febriyan Awi Pasa Fitria Atmojowati Fitria, Annah Fredrika Welhelmina Gita Sugiarti Hari Dwi Cahya Hosizah Hosizah Indahwati, Laela Indawati, Laela Intan Rusdiana Dewi Iqbal, Muhammad Fuad Ivan Permana Leni Karunia Septiani Lia Yulia Budiarti Lilin Tata Fandhika Lily Widjaya Lisa Anggun Magdalena Gea Maeimunah, Siti Magdalena, Selvy Maria Ferawaty Parera Mekhtildis Suryati Mordekhai Immanuel Sitorus Muhammad Arif Sutrasno Munazhifah Munazhifah Muniroh, Muniroh Muzdalifah, Ifah Nabila Raihani Nabilah Khairunisa Nadia Sintia Nanda Aula Rumana Nerissa Adha Andrania Nindia Safitri, Elsa Novia Nurhikmah Sari Noviana Dian Angelina Octa Rina Sari Pangesti, Wulan Aprilia Pinkan, Lia Putri, Dwi Tania Putri, Sisilia Rabnah Rani Yulistianingsih Raysha Dheamalia Muchtar Revina Purnaningrum Rezal, Muhammad Rifqi Fauzan Risma Ayu Fitriyani Risma Sisni Fadilla Rizky Khaerunnisa Setiawan Irwansyah Shafa Aulia Ananda Hermanto Siswati Siswati Siswati Siswati Siswati Siti Kaidah Siti Nur Azizah Jamil Sri Kholifatun Sri Mulya Surlialy, Dewi Suryati, Mekhtildis Sutarto, Mutia Sutrasno, Muhammad Arif Syahrul Dwi Ramadhani Syarif, Hilwa Syifa Erintan Uli Shalatiya uli Viatiningsih, Wiwik Viatningsih, Wiwik Widjaja, Liliy Widjaja, Lily Willy Haposan Winda Febriarini Wiwik Viatningsih Yeni Safitri Yoga Septian Bayu Ariyanto Yunita Fauzia A.