p-Index From 2021 - 2026
11.25
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Faktor Exacta Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Health Sciences and Pharmacy Journal Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Nusantara Hasana Journal Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Archives of The Medicine and Case Reports KESANS : International Journal of Health and Science COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Jurnal Sains dan Teknologi Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Comprehensive Science Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan (RAMMIK) Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HELATH INFORMATION Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Journal of Hospital Management Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Medika Nusantara Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vitamedica: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Jurnal Rekam Medic Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Lama Waktu Tunggu Penyediaan Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Di RSAL dr. Mintohardjo Muttaqin, Azhar; Lily Widjaja, Lily; Indawati, Laela; Yulia, Noor
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2023): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v6i2.4497

Abstract

Penyediaan rekam medis rawat jalan yang tepat waktu menghasilkan pelayanan rekam medis yang berkualitas. Waktu penyediaan rekam rawat jalan sesuai standar pelayanan minimal adalah ? 10 menit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lama waktu tunggu rekam medis pasien rawat jalan di RSAL dr. Mintohardjo. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan besaran sampel berdasarkan estimasi proposi sebanyak 106 rekam medis. Hasil penelitian 14 rekam medis (13,2%) tepat waktu dan 92 rekam medis (86,8%) tidak tepat waktu, yang terbanyak tidak tepat waktu yaitu > 31-40 menit sebanyak 31 rekam medis (29,2%). Dalam mengidentifikasi penyebab keterlambatan penyediaan rekam medis rawat jalan, peneliti menggunakan faktor 5M. Faktor Man terjadinya missfile, terdapat rekam medis belum kembali dari poliklinik maupun ruang rawat inap, kurangnya pengetahuan dan pendidikan. Faktor Money belum adanya anggaran dalam perbaikan Roll O Pack. Faktor Material cetak bon pinjam rekam medis tidak otomatis pada aplikasi SIMRS dan hanya tersedia 1 mesin printer dari 7 komputer, jadi perlu ditambah jumlah printer. Faktor Machine terjadi kerusakan Roll O Pack dan gangguan pada software berupa downtime (waktu ketika suatu sistem, aplikasi dan layanan tidak dapat diakses/tidak berfungsi) pada aplikasi SIMRS. Faktor Method belum adanya SPO penyediaan rekam medis rawat jalan.
Analisis Spasial Faktor Resiko Sebaran Penyakit Tuberkulosis Di UPTD Puskesmas Medan Satria Al Faqih, M. Rolan Tiro; Dewi, Deasy Rosmala; Widjaja, Liliy; Yulia, Noor
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21211

Abstract

This study aims to analyze the spatial distribution patterns of Tuberculosis (TB) cases and identify the contributing risk factors in the working area of UPTD Medan Satria Health Center. TB remains a serious public health problem in Indonesia due to its high transmission rate and increasing number of cases. The study employed a descriptive quantitative method with a cross-sectional approach, involving 55 TB patients recorded throughout 2024. Data were collected through field observation, documentation from the SIMPUS information system, and analyzed using QGIS software to produce spatial maps. The findings revealed that RW 009 had the highest number of TB cases. This area also had very high population density and limited access to healthcare facilities. Population density and limited access to health services were found to influence TB distribution, while smoking behavior did not show a significant relationship. Therefore, spatial analysis proves useful in identifying priority intervention areas and designing more effective and targeted TB prevention and control strategies in the community.
Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) Aldio, Ahmad Hikmi; Dewi, Deasy Rosmala; Yulia, Noor; Viatiningsih, Wiwik
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i4.364

Abstract

In evaluating the implementation of the Puskesmas Management Information System (SIMPUS) at the puskesmas, it is expected to be able to minimize the accumulation of patients the health service procedures at the puskesmas and also to foster more enthusiasm for the officers at the puskesmas so that services become more effective. So it is necessary to evaluate the implementation of the health center management information system (SIMPUS). Objective: evaluate the implementation of the puskesmas management information system (SIMPUS) to find out what methods are used in evaluating the implementation of the puskesmas management information system (SIMPUS). This study uses the google scholar database in computing a literature review search by using the keyword search for this research journal, namely ” Evaluation of applications (SIMPUS) at the puskesmas. Research results in it can be seen that the most dominant SIMPUS evaluation used is Hot-fit while the least is the cloud-based methods in evaluating the implementation of the puskesmas management information system (SIMPUS). The puskesmas management evaluation information system (SIMPUS) has several methods in implementing the SIMPUS evaluation, namely, web-based, hot-fit, and cloud-based.
Tinjauan Prosedur Pendaftaran Pasien Rawat Inap di RSU Bhakti Asih Tangerang Fandhika, Lilin Tata; Fannya, Puteri; Rumana, Nanda Aula; Yulia, Noor
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i4.375

Abstract

The inpatient registration procedure contains a collection of patient data that is admitted per day, from the existing data registered for inpatient registration, it can be seen the number of patients admitted per day, the number of patients admitted per treatment room. The purpose of this study was to determine the procedure for registering inpatients at Bhakti Asih General Hospital, Tangerang. This type of research uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques used are observation and interviews. The results of this study are related to the implementation of inpatient registration procedures, there are obstacles regarding incomplete requirements at the time of registration such as personal identity cards (KTP/KK), patient referral letters and the lack of registration officers so that there is a buildup during inpatient registration. the lack of completeness in the patient identity requirements as a condition for patient registration, therefore the officer must educate the patient to make a statement letter for files that are left behind 2 X 24 hours or before the patient goes home. to be brought as terms and procedures of patient registration at the hospital.
Tinjauan Duplikasi Nomor Rekam Medis Di Puskesmas Kelurahan Jatinegara Kaum Kecamatan Pulogadung Nindia Safitri, Elsa; Viatningsih, Wiwik; Yulia, Noor; Happy Putra, Daniel
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i3.545

Abstract

Berdasarkan Permenkes No. 269 Tahun 2008 dijelaskan bahwa rekam medis merupakan berkas yang terdiri dari catatan dan dokumen mengenai identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Nomor rekam medis berperan penting dalam membedakan rekam medis pasien yang satu dengan lainnya dan memudahkan pencarian rekam medis, apabila pasien kemudian dateng kembali berobat disarana pelayanan kesehatan serta untuk kesinambungan informasi dan mencegah terjadinya nomor rekam medis. Duplikasi penomoran rekam medis adalah perulangan, keadaan rangkap atau nomor rekam medis ganda yang dimana satu nomor rekam medis memiliki beberapa pasien. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat adanya duplikasi dalam penomoran rekam medis. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisa kuantitatif dan kualitatif, informan dalam penelitian ini adalah kepala rekam medis, Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa di bulan Desember Tahun 2021 terdapat duplikasi nomor rekam medis sebanyak 17 (1,4%) dikarenakan kurangnya petugas dan beberapa pasien lupa membawa Kartu Indeks Berobat (KIB) pada waktu kunjungan. Duplikasi terjadi karena oleh beberapa faktor 5M yaitu manusia (man) dikarenakan kurangnya petugas dan beberapa pasien lupa membawa Kartu Indeks Berobat (KIB) pada waktu kunjungan
Perceptions of Patients and Officers towards the Use of Online and Offline Registration Systems at the Surgical Polyclinic of Gatot Soebroto Army Central Hospital Darmawan, Rifqi Helmi; Adi Widodo; Daniel Happy Putra; Noor Yulia
Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Vol. 2 No. 4 (2022): Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/oaijmr.v2i4.214

Abstract

In this era of digital technology, development makes it easier for humans to do things such as seek treatment easily and practically. Registration application online still has drawbacks, namely bugs in the application, the queue paper printing machine does not work, and error system barcode. Online and offline registration. Descriptive method using quantitative analysis. This research was conducted at Gatot Soebroto Army Central Hospital with a sample of 45 offline and 45 online, and 7 registration officers. SOP only covers offline, for SOP online still does not exist. Most of the patients in offline and online registration stated that the quality of service, knowledge, experience, and satisfaction was good. Officers feel that there has been a change since the online registration because it has become a new thing in the surgical polyclinic because the officer at registration at the surgical polyclinic assumes that it is necessary to socialize with patients on the online application because the majority of patients do not register online because they do not know how to register online, especially patients Elderly officers are of the opinion that online registration makes it easier at the registration section.
Ketepatan Pengodean Diagnosis dan Tindakan Medis 10 Penyakit Terbanyak Putri, Sisilia; Yulia, Noor; Indawati, Laela; Dewi, Deasy Rosmala
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i2.1017

Abstract

Latar Belakang: Keakuratan pengkodean diagnosis dan prosedur medis sangat penting bagi rumah sakit untuk memudahkan penyajian informasi data dan sebagai penentu pembiayaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keakuratan pengkodean diagnosis dan prosedur medis 10 penyakit terbanyak pada bulan Februari 2023 di RSUD Kembangan.   Metode : Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisis kuantitatif. sampel dengan jumlah 55 rekam medis yang diambil dengan teknik simple random sampling.   Hasil : Rumah sakit belum memiliki SPO khusus untuk pengodean dan prosedur medis, dari 55 sampel didapatkan hasil yang akurat untuk pengodean diagnosa 10 penyakit pada bulan Februari 2023, sebanyak 28 sampel tepat (51%) dan 25 sampel tidak tepat (49%), atau memiliki pengodean prosedur medis sebesar (66%) dan tidak tepat sebesar (34%).   Kesimpulan : Masih banyak terjadi ketidaktepatan pengkodean diagnosis dan prosedur medis di RSUD Kembangan yang mengakibatkan ketepatan diagnosis dan tindakan medis tidak mencapai 100%. Hal ini kemungkinan disebabkan karena belum adanya SPO khusus untuk diagnosis dan tindakan medis serta belum adanya petugas koding yang ahli dalam bidang koding.   Kata Kunci : Akurasi Koding; 10 Penyakit Terbanyak
Tinjauan Pelaksanaan Rekam Medis Elektronik Rawat Jalan di Rumah Sakit Soeharto Heerdjan Azzahra, Annisa; Yulia, Noor; Sonia, Dina; Fannya, Puteri
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v8i2.7091

Abstract

The rapid development of information technology has penetrated various sectors of life, including the healthcare sector, and has significantly influenced the advancement of computer-based medical record systems. The utilization of information technology in medical record systems is a strategic step to improve the quality of healthcare services in hospitals. However, in practice, the implementation of Electronic Medical Records (EMR) still faces several challenges, such as the gap between regulation and actual implementation, limited human resources, and suboptimal infrastructure. This study aims to review the implementation of Standard Operating Procedures (SOP), the use of EMR systems, and the inhibiting factors based on the 5M approach (Man, Material, Machine, Method, Money) at Soeharto Heerdjan Hospital. The research method used is descriptive qualitative, conducted through in-depth interviews and observations involving 12 informants, including medical personnel, administrative staff, and IT teams. The results of the study indicate that although SOPs are available and the system is integrated, the implementation is still hindered by work habit factors, limitations of the application system, and inadequate infrastructure support. Therefore, improvements in training, system strengthening, and workflow enhancement are necessary.
TINJAUAN KEBUTUHAN RAK PENYIMPANAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT ANGKATAN UDARA dr. M. HASSAN TOTO BOGOR UNTUK 5 TAHUN KEDEPAN Angelina, Noviana Dian; Yulia, Noor; Viatiningsih, Wiwik; Dewi, Deasy Rosmala
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v5i1.2111

Abstract

Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Manajemen pelayanan rekam medis dan informasi kesehatan adalah kegiatan menjaga, memelihara dan melayani rekam medis baik secara manual maupun elektronik sampai menyajikan informasi kesehatan di rumah sakit, praktik dokter klinik, asuransi kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan dan lainnya yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan dan menjaga rekaman. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan rak penyimpanan rekam medis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menghitung rak penyimpanan dengan rekam medis yang ada, menghitung luas ruangan untuk memperkirakan kebutuhan 5 tahun kedepan. Yang bertujuan untuk mengidentifikasi Standar Prosedur Operasional (SPO) penyimpanan berkas rekam medis di rumah sakit, menghitung kebutuhan rak penyimpanan rekam medis 5 tahun yang akan datang, menghitung kebutuhan luas ruang penyimpanan rekam medis 5 tahun kedepan, dan mengidentifikasi faktor – faktor masalah yang ada pada ruang penyimpanan rekam medis. Faktor masalah yang ada di ruang penyimpanan yaitu kurangnya rak penyimpanan rekam medis, tinggi rak yang tidak terjangkau oleh petugas rekam medis, tidak adanya tracer, retensi yang tidak rutin dilakukan, perlu penambahan petugas rekam medis dengan lulusan D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dan rak penyimpanan dapat diganti dengan rak roll o’ pack.
LITERATURE REVIEW GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN HIV/AIDS DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DI INDONESIA Sutrasno, Muhammad Arif; Yulia, Noor; Rumana, Nanda Aula; Fannya, Puteri
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v5i1.2159

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga manusia yang terinfeksi virus ini tidak dapat melawan berbagai jenis penyakit yang menyerang tubuhnya. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah suatu kumpulan gejala berkurangnya kemampuan pertahanan diri yang disebabkan oleh masuknya HIV dalam tubuh seseorang. Di Indonesia, pada tahun 2019, jumlah kasus baru HIV mencapai 50.282 dengan total kematian akibat AIDS sebanyak 614 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien HIV/AIDS di fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kajian literature review.  Berdasarkan analisis literature review yang telah dilakukan terhadap 15 jurnal, Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran karakteristik pasien HIV/AIDS berdasarkan umur yang paling banyak adalah umur produktif yaitu 25 – 49 tahun, jenis kelamin paling banyak adalah laki – laki, dengan pendidikan terbanyak adalah SMA, pekerjaan terbanyak pegawai swasta dengan status pernikahan ialah menikah, faktor risiko terbesar adalah heteroseksual, dengan jumlah sel CD4? 200 sel/mm3 , dan infeksi oportunistik terbanyak adalah kandidiasis. Disarankan agar masyarakat lebih mengetahui karakteristik HIV/AIDS dan melakukan pencegahan terhadap penyebab infeksi HIV/AIDS untuk terhindar dari infeksi HIV/AIDS.
Co-Authors Adi Widodo Adi Widodo Adi Widodo Ahmad Hikmi Aldio Al Faqih, M. Rolan Tiro Aldio, Ahmad Hikmi Almahshunatul Hanifah Ambarwati Ambarwati Anastasyannisa Ramadhanty Aneu Rosliana Angelina, Noviana Dian Anisa Dewi Wahyuni Annisa Azzahra, Annisa Arif Ibnu Fadillah Aringgi Al Pasya Darwis Armila Astiyana Triadi Aurelius Anugerah Harvey Pepo Azhar Muttaqin Azhar Muttaqin Bangga Agung Satrya Bella Safitri Daniel Happy Putra Daniel Happy Putra Darmawan, Rifqi Helmi Deasy Rosmala Dewi Dewi Kisaputri Dewi Surlialy Dewi, Deasy Rosmala Dianty, Gebbrien Anggia Dina Sonia Dinda Fidia Ardiani Dwi Nurul Fadila Elina Intan Apzari Elsa Nindia Safitri Endah Wardani Endang Palupi Ningsih Erviana, Erviana Fandhika, Lilin Tata Fannya, Puteri Fatimatuzzahra, Joevancha Livancha Fatkur Ridho Fazra Nanda Febriyan Awi Pasa Fitria Atmojowati Fitria, Annah Fredrika Welhelmina Gita Sugiarti Hari Dwi Cahya Hosizah Hosizah Husni Abdul Muchlis Ifah Muzdalifah Indahwati, Laela Indawati, Laela Intan Rusdiana Dewi Iqbal, Muhammad Fuad Ivan Permana Khaerunnisa, Rizky Khusnul Khatimah Laras Sitoayu Leni Karunia Septiani Lia Yulia Budiarti Lilin Tata Fandhika Lily Widjaya Lisa Anggun Magdalena Gea Maeimunah, Siti Magdalena, Selvy Maria Ferawaty Parera Mekhtildis Suryati Menna, Yasinta Rosalia Mordekhai Immanuel Sitorus Muhammad Arif Sutrasno Muhammad Rezal Munazhifah Munazhifah Muniroh, Muniroh Mutmainatul Ulla Nabila Raihani Nabilah Khairunisa Nadia Sintia Nanda Aula Rumana Nerissa Adha Andrania Nindia Safitri, Elsa Novia Nurhikmah Sari Noviana Dian Angelina Octa Rina Sari Pangesti, Wulan Aprilia Pinkan, Lia Puteri Fannya Putri, Dwi Tania Putri, Sisilia Rabnah Rani Yulistianingsih Raysha Dheamalia Muchtar Revina Purnaningrum Rifqi Fauzan Risma Ayu Fitriyani Risma Sisni Fadilla Rizky Khaerunnisa Setiawan Irwansyah Shafa Aulia Ananda Hermanto Sheren Hana Abriva Siswati Siswati Siswati Siti Kaidah Siti Nur Azizah Jamil Sonia, Dina Sonia Sri Kholifatun Sri Mulya Suryati, Mekhtildis Sutarto, Mutia Sutrasno, Muhammad Arif Syahrul Dwi Ramadhani Syarif, Hilwa Syifa Erintan Uli Shalatiya uli Viatiningsih, Wiwik Viatningsih, Wiwik Widjaja, Liliy Widjaja, Lily Willy Haposan Winda Febriarini Wiwik Viatningsih Yeni Safitri Yoga Septian Bayu Ariyanto Yunita Fauzia A.