Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Hubungan Beban Kerja, Masa Kerja Dan Durasi Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT Royal Coconut Tahun 2026 Frensy Claudia Legi; Deviana Pratiwi Munthe; Fuad H. Sudasman; Agustinus Butarbutar; Anita C Tengker; Theo W.E Mautang
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1404

Abstract

Legi, Frensy Claudia. Deviana Pratiwi Munthe, Fuad H. Sudasman, Agustinus Butarbutar,Anita C Tengker, Theo W.E. Mautang, 2026. Hubungan Beban Kerja, Masa Kerja Dan DurasiKerja Terhadap Kelelahan Kerja Pada Karyawan di PT Royal Coconut. Program Studi IlmuKesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, UniversitasNegeri Manado.Beban kerja, masa kerja, dan durasi kerja diduga berhubungan dengan kelelahan kerja padakaryawan bagian produksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan beban kerja, masakerja, dan durasi kerja terhadap kelelahan kerja pada karyawan PT Royal Coconut Tahun2026. Desain penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasiadalah 50 karyawan bagian produksi dan seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik totalsampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Beban Kerja Sederhana, kuesionerIndustrial Fatigue Research Committee (IFRC), dan kuesioner karakteristik responden,kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Korelasi Spearman Rank(α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan beban kerja didominasi kategori berat (42,0%),masa kerja terbagi merata antara baru dan lama (masing-masing 50,0%), dan 78,0% karyawanbekerja melebihi delapan jam per hari (rata-rata 9,70 jam). Sebanyak 98,0% respondenmengalami kelelahan kerja: ringan (52,0%), sedang (38,0%), berat (8,0%). Analisis bivariatmenunjukkan hubungan signifikan dan sangat kuat antara beban kerja (rs=0,868; p<0,001),masa kerja (rs=0,880; p<0,001), dan durasi kerja (rs=0,817; p<0,001) dengan kelelahan kerja.Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan dan sangat kuat antara ketiga variabelindependen dengan kelelahan kerja pada karyawan PT Royal Coconut Tahun 2026, denganmasa kerja sebagai variabel berkorelasi paling kuat.
Faktor Yang Memengaruhi Kepatuhan Berobat Pasien Hipertensi Di Puskesmas Bua Tallulolo Toraja Utara Nehemia Pipi; Deviana Pratiwi Munthe; Agustinus Robin Butarbutar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.954

Abstract

x
Hubungan Penggunaan Internet Dengan Perilaku Seksual Berisiko Pada Siswa SMP Negeri 1 Tompasobaru Kabupaten Minahasa Selatan LisaLisa Elisabeth Katupayan; Jilly Toar; Adi Yeremia Mamahit; Bukroanah Amir Makkau; Deviana Pratiwi Munthe; Fredrik A. Makadada
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.2393

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan internet memberi peluang bagi remaja untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi, tetapi dapat membuka akses terhadap informasi yang tidak sesuai usia, termasuk informasi dan konten seksualitas, sehingga berpotensi memengaruhi perilaku seksual berisiko. Tujuan: mengetahui hubungan penggunaan internet dengan perilaku seksual berisiko pada siswa SMP Negeri 1 Tompasobaru, Kabupaten minahasa selatan. Metoden: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desian analitik korelasional cross-sectional . Populasi penelitian seluruh siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 1 Tompasobaru sebanyak 233 siswa. Sampel sebanyak 150 siswa ditentukan menggunakan rumus slovin, teknik pengambilan probability rendom sempling dan data di analisi menggunakan uji spearman rank. Hasil: Penelitian menunjukan mayoritas penggunaan internet tinggi 86 responden ( 57,%), sedangkan perilaku seksual tinggi 105 responden (70,0%). Hasil uji statistik penggunaan internet dengan pengetahuan tentang perilaku seksual dengan nilai p=0.878, penggunaan internet dengan sikap tentang perilaku seksual dengan nilai p=0.368, penggunaan internet dengan tindakan tentang perilaku seksual dengan nilai p=0.017, dan penggunaan internet dengan perilaku seksual berisiko dengan nilai p= 0.033. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara penggunaaan internet dengan perilaku seksual berisiko pada siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 1 Tompasobaru Kabupaten Minahasa Selatan.