Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : METAMORFOSA Journal of Biological Sciences

Pemanfaatan Kombinasi Tepung Daun Talas (Colocasia esculenta L. Schott) dan Tepung Kedelai dalam Formulasi Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan Berat Ikan Gurami (Osphronemus goramy L.) Sefni Sefni; Efrizal Efrizal; Resti Rahayu
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2019.v06.i01.p08

Abstract

Research on utilization the combination of taro leaves flour (Colocasia esculenta L. Schott) and soybean flour in artificial feed on the growth weight of carp fish (Osphronemus gourami L.) was conducted from February to April 2016. The aim of this research was to determine the percentage of utilization the combination of taro leaves four and soybean flour in artificial feed on the growth weight of carp fish. This research uses a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. The treatment in this research was a combination of taro leaves flour in artificial feed about 0%, 5%, 10% and 15%. The results showed that the combination of taro leaves flour (Colocasia esculenta L. Schott) about (0, 5, 10 and 15%) with soybean flour in artificial feed formulation having the same effect (P>0,05) on the growth weight of carp fish.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG TAUGE DALAM FORMULASI PAKAN BUATAN TERHADAP RESPON KEMATANGAN TELUR TAHAP AKHIR IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus var. Sangkuriang) Della Faradila; Efrizal Efrizal; Resti Rahayu
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2017.v04.i02.p18

Abstract

Salah satu cara untuk mempercepat pematangan gonad dan ovulasi yaitu aplikasi nutrisi pada pakan induk. Tauge memilki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk reproduksi dan dapat diolah menjadi pakan yang berkualitas dalam meningkatkan reproduksi ikan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung tauge dalam formulasi pakan buatan terhadap persentase kematangan telur tahap akhir ikan lele sangkuriang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuannya berupa pemberian tepung tauge dengan dalam formulasi pakan buatan (pelet) untuk ikan lele yang terdiri atas 0 %, 5 %, 10 % dan 15 % tepung tauge. Hasil penelitian menunjukkan pemberian tepung tauge dalam formulasi pakan buatan memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P<0.05) terhadap persentase kematangan telur tahap akhir dengan rata-rata pertambahan persentase kematangan telur tahap akhir berkisar antara 53,33-68,88 %. Nilai tertinggi pertambahan persentase kematangan telur tahap akhir didapatkan pada perlakuan tepung tauge 15 %.
PENINGKATAN KUALITAS WARNA IKAN CUPANG (Betta splendens) Regan, 1910 MELALUI PAKAN YANG DIPERKAYA DENGAN TEPUNG UDANG REBON SEBAGAI SUMBER KAROTENOID Bunga Melati; Efrizal Efrizal; Resti Rahayu
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2017.v04.i02.p15

Abstract

Warna menjadi indikator keindahan pada ikan hias, semakin cerah warna ikan maka akan semakin menarik dan harga jualnya pun akan semakin tinggi. Namun selama pemeliharaan ikan hias, warna sering menjadi kusam, kualitas warna menurun sehingga ikan hias tidak menarik lagi. Untuk itu perlu usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas warna ikan, salah satunya dengan memberi pakan yang mengandung sumber karotenoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung udang rebon terhadap kualitas warna pada ikan cupang. Penelitian ini dilakukan dengan metodeeksperimen yang disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari lima perlakuan dan empat kali ulangan selama 40 hari perlakuan.Perlakuan yaitu pemberian pakan tanpa penambahan tepung udang rebon (kontrol) dan pemberian pakan dengan penambahan tepung udang rebon 5%, 10%, 15%, dan 20%. Tingkat perubahan warna diamati setiap 10 hari menggunakan Toca Colour Finder memperlihatkan pemberian pakan dengan penambahan tepung udang rebon berbeda nyata pada taraf 5% terhadap tingkat perubahan warna baik pada sirip anal maupun sirip ekor ikan cupang. Pakan dengan penambahan tepung udang rebon 15-20% memberikan pengaruh yang baik dalam meningkatkan kualitas warna ikan cupang.