Claim Missing Document
Check
Articles

Komparasi Pendapatan Petani Tembakau Mitra Dengan Non Mitra Pt. Djarum Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung Carolus Valesaka Wangsa Deputra; Siswanto Imam Santoso; Wiludjeng Roessali
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.11

Abstract

Perbedaan input faktor produksi serta adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan perbedaan pada pendapatan petani tembakau mitra dan non mitra. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis komparasi pendapatan dan R/C Ratio petani tembakau mitra dan non mitra sebelum maupun saat pandemi Covid-19 Penelitian dengan metode survai dilakukan pada Juni 2021. Lokasi penelitian ditentukan dengan cara purposive. Metode pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan responden berjumlah 40 petani yang terdiri dari 20 petani mitra PT. Djarum dan 20 petani non mitra. Analisis komparasi pendapatan petani tembakau dilakukan dengan Independent Sample t-test. Penelitian menunjukkan hasil bahwa usahatani tembakau mitra maupun non mitra sebelum maupun pada masa pandemi Covid-19 sudah menguntungkan. Nilai R/C Ratio untuk petani mitra dan non mitra sebelum pandemi adalah 3,50 dan 2,73 serta 1,77 dan 1,52 pada masa pandemi. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan petani mitra dan petani non mitra. Pendapatan petani tembakau mitra lebih tinggi dibanding dengan petani tembakau non mitra saat sebelum pandemi maupun pada masa pandemi Covid-19.
Nilai Multiplier Pendapatan Agribisnis Padi (Oryza Sativa) Terhadap Perekonomian di Kabupaten Klaten Siska Ardiana; Wiludjeng Roessali; Titik Ekowati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.5

Abstract

Penelitian tentang nilai multiplier pendapatan telah dilaksanakan bulan Juli-September 2021 di Kabupaten Klaten. Pemilihan lokasi penelitian ditentukan secara sengaja dengan pertimbangan Kabupaten Klaten merupakan lumbung padi di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan agribisnis padi, menganalisis pengeluaran yang dibelanjakan untuk sehari-hari, pengeluaran dari biaya produksi yang menghasilkan pendapatan serta nilai multiplier pendapatan dari petani padi dan pelaku usaha agribisnis padi terhadap perekonomian di Kabupaten Klaten. Analisis pengeluaran yang dibelanjakan untuk konsumsi sehari-hari menggunakan rumus MPC, pengeluaran biaya produksi menghasilkan pendapatan menggunakan rumus PSY, nilai multiplier pendapatan menggunakan rumus multiplier pendapatan. Agribisnis padi di Kabupaten Klaten terdiri dari penyediaan sarana produksi pertanian, pengolahan lahan, pembibitan dan penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen. Nilai MPC dan PSY pelaku agribisnis padi sudah baik memiliki nilai antara 0 dan 1. Nilai pengganda pendapatan pelaku agribisnis padi mampu meningkatkan perekonomian di Kabupaten Klaten karena memiliki nilai lebih dari 1.
Analisis Efisiensi Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Tebu di Kecamatan Kayen Kabupaten Pati Andhika Ayu Anggrainingrum; Edy Prasetyo; Wiludjeng Roessali
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.38

Abstract

Kabupaten Pati merupakan salah satu sentra produksi tebu di Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh penggunaan faktor produksi terhadap produksi tebu dan menganalisis tingkat efisiensi teknis, efisiensi alokatif dan efisiensi ekonomi penggunaan faktor-faktor produksi.Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan petani tebu dibakukan sebagai responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode wawancara berdasarkan kuesioner yang telah dipersiapkan. Responden penelitian ini diambil melalui sensus dengan jumlah responden sebanyak 53 petani. Pengaruh faktor produksi terhadap produksi tebu dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan fungsi produksi model Cobb-Douglas. Efisiensi teknis menggunakan pendugaan Maximum Likelihood. Efisiensi alokatif melalui perbandingan nilai produk marginal dengan harga input. Efisiensi ekonomi hasil perkalian efisiensi teknis dengan efisiensi alokatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi teknis tercapai pada faktor produksi luas lahan, bibit, pupuk organik, pupuk ZA dan pestisida amegrass menunjukkan pengaruh signifikan terhadap produksi tebu di Kecamatan Kayen Kabupaten Pati. Faktor produksi yang belum mencapai efisiensi secara alokatif yaitu luas lahan, bibit, pupuk ZA, dan pestisida amegrass, sedangkan faktor produksi yang tidak efisiensi secara alokatif yaitu pupuk organik. Hasil perkalian nilai efisiensi teknis dengan efisiensi harga menunjukkan bahwa faktor produksi usahatani tebu di Kecamatan Kayen belum efisien secara ekonomi.Kata kunci: faktor-faktor produksi, efisiensi, usahatani tebu.
THE INFLUENCE OF INTERNAL AND EXTERNAL FACTORS ON ENTREPRENEURSHIP BEHAVIOR IN IMPROVING CLOVE FARMING PERFORMANCE IN CENTRAL MALUKU DISTRICT, MALUKU PROVINCE Gloria Matital; Wiludjeng Roessali; Vitus Dwi Yunianto
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 6, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v6i2.9810

Abstract

The clove is one of many commodities that have economic value and contributes to improving government revenues. This research aimed to determine the influence of internal factors and external factors on entrepreneurship behavior in improving farming performance.  Studies were conducted on 100 sampling farmers, with data collection techniques of interviews and using questionnaires. The data was analyzed using Structural Equation Model (SEM) with Lisrel software. The results showed that internal factors (X1) which consisted of age, education level, length of business, motivation, business scale simultaneously had a positive effect on entrepreneurship behavior. External factors (X2) consisting of the availability of inputs and institutions simultaneously have a positive influence on entrepreneurship behavior.
TECHNICAL EFFICIENCY AND ECONOMIC ANALYSIS OF USAGE PRODUCTION FACTORS OF POTATO FARMING IN NGABLAK SUB-DISTRICT, MAGELANG REGENCY Septi Putri Hardiyanti; Titik Ekowati; Wiludjeng Roessali
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 6, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v6i2.14169

Abstract

This research aims to analyze the effect of the use of production factors on the amount of potato production, as well as to analyze the technical and economic efficiency of the use of potato farming production factors in Ngablak District, Magelang Regency.thesurveymethodwasusedin this research. The research sample was determined byaimplerandom sampling method with the number of respondents as many as 75 potato farmers. The results showed that the production factor of land area, seeds, pesticides, and labor partially had a significant effect on potato farming production, while the production factors of organic fertilizer and phonska fertilizer had no significant effect on potato production in the study area. Potato farming in Ngablak District is not technically efficient with an average technical efficiency value of 0.72. The use of inputs for the production of land areas, seeds, organic fertilizers and pesticides has not yet achieved economic efficiency, while the use of inputs for the production of phonska fertilizer and labor is economically inefficient.
Analisis Efisiensi Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Tebu Andhika Ayu Anggrainingrum; Edy Prasetyo; Wiludjeng Roessali
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 18, No 2 (2022): Desember
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33658/jl.v18i2.290

Abstract

ENGLISHPati Regency is one of the sugarcane production centers in Central Java. The purpose of this study is to analyze the effect of the use of production factors on sugarcane production and analyze the level of technical efficiency, allocative efficiency and economic efficiency of the use of production factors in sugarcane farming. The research was conducted from May-July 2021 in Kayen District, Pati Regency. The research used methods of survey and interviews. Determination of respondents were conducted by the census. Respondents including 53 farmers are the total number of sugarcane farmers in Kayen District. The effect of production factors on sugarcane production was analyzed using multiple linear regression with the Cobb-Douglass production function. Technical efficiency used Maximum Likelihood estimation. Allocative efficiency was analysed through the comparison of the value of the marginal product with the price of the input. Economic efficiency is the result of the multiplication of technical efficiency with allocative efficiency. The results showed that technical efficiency had been achieved in the input of land area, seeds, organic fertilizers, ZA fertilizers and amegrass pesticides which showed a significant effect on sugarcane production in Kayen District, Pati Regency. Inputs that have not achieved allocative efficiency are land area, seeds, ZA fertilizer, and amegrass pesticides, while inputs that are not efficiently allocative are organic fertilizers. Multiplying the value of technical efficiency with price efficiency shows that the production factors of sugarcane farming in Kayen District are not yet efficiently economical. INDONESIAKabupaten Pati merupakan salah satu sentra produksi tebu di Jawa Tengah.Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh penggunaan faktor produksi terhadap produksi tebu dan tingkat efisiensi teknis, efisiensi alokatif dan efisiensi ekonomi penggunaan faktor-faktor produksi.Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive.Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan petani tebu dibakukan sebagai responden penelitian.Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode wawancara berdasarkan kuesioner yang telah dipersiapkan.Responden penelitian ini diambil melalui sensus dengan jumlah responden sebanyak 53 petani. Pengaruh faktor produksi terhadap produksi tebu dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan fungsi produksi model Cobb-Douglas. Efisiensi teknis menggunakan pendugaan Maximum Likelihood. Efisiensi alokatif melalui perbandingan nilai produk marginal dengan harga input. Efisiensi ekonomi hasil perkalian efisiensi teknis dengan efisiensi alokatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi teknis tercapai pada faktor produksi luas lahan, bibit, pupuk organik, pupuk ZA dan pestisida amegrass menunjukkan pengaruh signifikan terhadap produksi tebu di Kecamatan Kayen Kabupaten Pati. Faktor produksi yang belum mencapai efisiensi secara alokatif yaitu luas lahan, bibit, pupuk ZA, dan pestisida amegrass, sedangkan faktor produksi yang tidak efisiensi secara alokatif yaitu pupuk organik. Hasil perkalian nilai efisiensi teknis dengan efisiensi harga menunjukkan bahwa faktor produksi usahatani tebu di Kecamatan Kayen belum efisien secara ekonomi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Bawang Merah pada Rumah Tangga di Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes Titin Mariyah; Wiludjeng Roessali; Titik Ekowati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.8

Abstract

Bawang merah merupakan komoditi hortikultura yang sudah menjadi kebutuhan konsumen rumah tangga sebagai pelengkap bumbu masak sehari-hari. Ketersediaan bawang merah dapat berubah-ubah di pasaran yang menyebabkan fluktuasi harga dan nantinya berpengaruh terhadap permintaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permintaan bawang merah, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan bawang merah dan menganalisis elastisitas permintaan bawang merah pada rumah tangga di Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus – September 2021 pada rumah tangga di Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes. Pemilihan lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa bawang merah menjadi tanaman sayuran terbanyak yang diproduksi di Kecamatan Banjarharjo. Metode yang digunakan adalah survei dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian yaitu rata-rata responden mengkonsumsi bawang merah sebanyak 1,55 kg perbulan. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa harga bawang merah, harga bawang putih, pendapatan, jumlah tanggungan keluarga dan frekuensi pembelian secara serempak berpengaruh signifikan terhadap permintaan bawang merah. Secara parsial, harga bawang putih, pendapatan, jumlah tanggungan keluarga dan frekuensi pembelian berpengaruh signifikan terhadap permintaan bawang merah, sedangkan harga bawang merah tidak berpengaruh terhadap permintaan bawang merah. Elastisitas harga bawang merah bersifat inelastis. Elastisitas silang harga bawang putih bersifat inelastis dan merupakan barang komplementer dari bawang merah. Elastisitas pendapatan bersifat inelastis dan bertanda negatif menunjukkan bahwa bawang merah termasuk barang inferior.
Analisis Kinerja Rantai Pasok Produk Olahan Bawang Merah PT Sinergi Brebes Inovatif Kamila Nur Imaniyah; Wiludjeng Roessali; Suryani Nurfadillah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.18

Abstract

Analisis kinerja rantai pasok diperlukan dalam manajemen perusahaan dengan mengukur kinerja melalui indikator-indikator yang terlibat dalam keseluruhan proses bisnis mencakup seluruh kegiatan yang berkaitan dengan arus dan transportasi produk, penciptaan nilai dari produsen ke konsumen, dan arus informasi yang terhubung di dalamnya. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, serta menganalisis kinerja rantai pasok produk olahan bawang merah PT Sinergi Brebes Inovatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif Food Supply Chain Network (FSCN) untuk membahas kondisi rantai pasok pasta bawang merah dan model Supply Chain Operation Refference (SCOR) serta perbandingan berpasangan untuk mengetahui tingkat kinerja rantai pasok pasta bawang merah. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik snowball sampling dengan partisipan yaitu petani pemasok, informan kunci perusahaan, dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok produk olahan bawang merah PT Sinergi Brebes Inovatif dimulai dari rantai pasok hulu yaitu petani pemasok, PT Sinergi Brebes Inovatif sebagai rantai pasok internal, dan konsumen sebagai bagian terakhir pada rantai pasok hilir. Saat ini, kinerja rantai pasok PT Sinergi Brebes Inovatif untuk produk pasta bawang merah yaitu 88,179 termasuk kategori sedang (average); kinerja rantai pasok untuk produk bawang crispy yaitu 79,064 termasuk kategori kurang (below average); dan kinerja rantai pasok untuk produk bawang goreng yaitu 86,542 termasuk kategori sedang (average). 
Analysis of affecting factors export volume and competitiveness of Indonesian palm oil (Crude Palm Oil) Vini Anzani; Wiludjeng Roessali; Migie Handayani
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.03.4

Abstract

Production of palm oil, especially crude palm oil (CPO) is increasing along with the increase in the number of oil palm plantations. The global market demand for this product has also increased its exports and competitiveness. This study aims (I) to analyze the development of Indonesia's CPO export volume in the period 2000 to 2020 (II) to analyze the factors that affect Indonesia's CPO export volume and (III) to analyze the competitiveness of Indonesia's CPO with Malaysia. The research was conducted in December 2021-February 2022. The research method used was descriptive quantitative method. The type of data used is secondary data in the form of time series for the period 2000-2020. The data used consists of CPO export volume, CPO production volume, international CPO price, sunflower seed oil price, CPO export value and Indonesian export value, CPO export value and Malaysian export value as well as CPO export value and world export value. Data sources were obtained from BPS, World Bank, International Monetary Fund, and FAO. The results showed that the percentage growth of Indonesia's CPO export volume in 2000-2020 was 7% with a percentage growth of 12% export value, simultaneously Indonesia's CPO export volume was influenced by factors of CPO production volume, international CPO prices and sunflower seed oil prices which had an effect real and significant. The volume of CPO production and international CPO prices partially have a real and significant effect on the volume of CPO exports, while the price of sunflower seed oil has no partial effect on the volume of CPO exports. The average RCA index for Malaysia was 2.17 and Indonesia was 2.12, which shows that Malaysia has a competitive advantage and higher CPO export competitiveness than Indonesia.
Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Melati Di Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang Muhamad Rifan Ardhiansyah; Mukson Mukson; Wiludjeng Roessali
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.03.15

Abstract

Melati (Jasminum sambac L.) merupakan salah satu jenis tanaman florikultura (hias) yang memiliki potensi dikembangkan, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor. Melati (Jasminum sambac L.) banyak dicari sebagai pelengkap kegiatan upacara adat maupun keagamaan, dekorasi dan aksesoris pengantin tradisional. Permintaan melati juga dari pabrik-pabrik sebagai bahan baku industri untuk bahan pewangi teh dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani melati dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani melati di Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. Penelitian di laksanakan pada bulan Mei 2021 di Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive didasarkan pada Desa penghasil bunga melati di Kabupaten Pemalang. Metode penelitian menggunakan metode survei. Metode penentuan sampel menggunakan teknik sensus. Metode pengumpulan data primer diperoleh dari wawancara langsung dengan petani dengan menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh darin BPS dan sumber lain yang relevan. Metode analisis data menggunakan analisis pendapatan dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan pendapatan petani bunga melati dengan kepemilikan lahan rata-rata 0,16 ha,  sebesar Rp 1.523.407 /bulan.  Hasil uji R/C ratio bernilai 2,0 yang berarti usahatani melati menguntungkan. Hasil analisis nilai R2 sebesar 97,1% artinya variabel dependen (Y) pendapatan dijelaskan oleh variabel independen yaitu luas lahan (X1), biaya produksi (X2), produksi (X3), dan harga jual (X4) sebesar 97,1%, sedangkan sisanya sebesar 2,9% dijelaskan oleh faktor lain. Hasil uji regresi didapatkan hasil bahwa  luas lahan, tenaga kerja, biaya produksi dan harga secara serentak sangat nyata (p<0,01)) berpengaruh terhadap tingkat pendapatan petani melati di Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Kata kunci: bunga melati, faktor pendapatan, usahatani
Co-Authors 'iin, Huurin . Darwanto administrator, administrator Afma Bella Vista Agus Setiadi Ajeng Kusuma Dewi Al-amro, Imroatu Haiyin Andhika Ayu Anggrainingrum Andhika Ayu Anggrainingrum Annisa Maulina Wardhani Arif Fauzi Ariza Fuadi Arsela, Yola Bambang M. Setiawan Bambang Mulyatno Setiawan Berlian Syahrial Firdaus Al Farizqie Bimantara, Haidar Btari Sukmastika Hemas Carolus Valesaka Wangsa Deputra Darwanto Darwanto Darwanto, . Desy Wulandari Djoko Sumarjono Dzulfriansyah, Mochammad Immam Edy Prasetyo Edy Prasetyo Eka Ferani Dewi Purwanti Ekowati, Titik Eva Maulida Ewin Rumapea Ezra, Mohammad Farah Kamila Fitriandini, Dinar Fitrin Yunita Florentina Kusmiyati Gary Yefta Herbeth Siagian Gitty Nadya Putri Gloria Matital Hasbitsaany, Muhammad Hasri Nurain Hermansyah, Dimas Hery Setiyawan I KETUT KARIYASA Iandri Dapa Mede, Abraham Ika Diah Ayu Safitri Ilham Dwipa Brahmantyo Intan Tsania Putri Ipandi Istanto Istanto Kadhung Prayoga, Kadhung Kamila Nur Imaniyah Komalawati Kustopo Budiraharjo Kustopo Budiraharjo Lam'aa, Nisrina Fauzia Lana Khusnia Shifa Lasana Farnesia Lucia Desy Sukmayanti lufita nur riza irma Maulidya Larasati Migie Handayani Mirza Andrian Syah Muhamad Rifan Ardhiansyah Muhammad Khevin Utama Muhammad Yusril Aditya Mas’ud Mukson Mukson Mukson Mukson Mukson Mukson Nun Maulida Suci Ayomi Nur Ayizah Nurfadilah, Suryani Nurfadillah, Suryani Nurul Aisyah Nugrahaeni Nurul Widya Anggraeni Oktafiani, Vika Tri Prasetyo, Dimas Adhi Pratiwi, Pusdima Rahma Pratomo, Muhammad Daffa Prayoga, Rangga Adi Priyo Sasmoko Priyo Sasmoko Purbayu Budi Santosa Purwoko, Agus Pusdima Rahma Pratiwi Raras Sekar Kinasih Rarastianevi Annisa, Rarastianevi Remaylian Nurani Remaylian Nurani Rizki Fajar Fitrianto Safitri, Ertiana Sembiring Depari, Muhammad Mukhlis Septaka T Riyadi Septi Putri Hardiyanti Setiawan, Bambang Mulyatno Siska Ardiana Siswanto Imam Santosa Siswanto Imam Santoso Siti Rohmatin Wisudawati Siwi Gayatri Sriroso Satmoko Suci Wulandari Sudiyono Marzuki Sunarso . Suryani Nurfadillah Suryani Nurfadillah Syam Lingga Wijaya Titik Ekowati Titik Ekowati Titin Mariyah Tri Winarni Agustini Veithzal Rivai Zainal Vini Anzani Vitus Dwi Yunianto Wahyu Dyah Prastiwi Wibowo, Ghina Nasywa Yanti Yosepha Rufina Br Sembiring Yola Arsela