Articles
Peran perpustakaan masjid dalam mencerdaskan ummat
Muhammad Zuhdi
Al Maktabah Vol 10, No 1 (2010)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (789.085 KB)
|
DOI: 10.15408/almaktabah.v10i1.1606
Sejarah Islam mencatat bahwa masjid merupakan pusat perkembangan peradaban umat Islam. Salah satu kunci keberhasilan masjid sebagai pusat pengembangan peradaban adalah berfungsinya perpustakaan masjid. Perpustakaan masjid memiliki peran penting dalam mencerdaskan umat dan mewujudkan komunitas belajar (learning society). Salah satu ciri masyarakat belajar adalah masyarakat yang sadar informasi dan cerdas dalam memilih informasi, baik itu informasi popular, informasi keagamaan, maupun informasi ilmiah. Untuk itu perpustakaan masjid harus didukung oleh koleksi yang memadai, dalam arti jumlah dan keragaman subyeknya,serta layanan yang mendukung.Kata Kunci: perpustakaan masjid, learning society
ISLAMIC EDUCATION IN SOUTHEAST ASIA IN THE ERA OF AEC: PROSPECTS AND CHALLENGES
Muhammad Zuhdi
JICSA : Journal of Islamic Civilization in Southeast Asian Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/jicsa.v3i2.779
The implementationof ASEAN Economic Community (AEC) in 2015 will mark a new era of the relationship between countries in Southeast Asia. Proposed and agreed on during the Bali Concord II in 2003, the AEC agreement assumes a free flow of goods, investments and services among Southeast Asian countries in 2015. While the agreement provides more opportunities for the ASEAN countries and their people to enhance their economic development, some countries and people may find it more difficult compare to others to turning challenges into opportunities. One of the key factors is education. Education is the only way to improve the quality of human resources.In many Southeast Asian countries, Muslims make up the majority of the population, and hence the roles and responsibilities of Muslims are very significant in the region. Southeast Asian Muslims have a long history in providing education and human resources development to their communities. The continuing existence of madrasah, pondok or pesantren in almost every Muslim community indicates that education has been important part of Muslims’ lives. These institutions continue to exist amid rapid development of “international” or secular schools in many countries. The reason is that not only because most Muslims regard religious education remains important, but also because the ability of the institutions to adapt to the changing world. The realisation of AEC in 2015 provides opportunities and challenges to Islamic educational institutions. As indigenous institutions, Muslim schools could serve as the place where local values can be transmitted together with global and universal competencies.
PENGARUH LATIHAN PUSH UP TERHADAP DAYA TAHAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN BAHU ATLET ANGGAR PUTRA JUNIOR SIAK FENCING CLUB
Muhammad Zuhdi;
Slamet Slamet;
Ardiah Juita
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5: Edisi 2 Juli-Desember 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: The Purpose of This Research Is To Know The Effect Of Push Up Exercises Against Endurance of the Strength of Arm Muscles and Shoulder of Putra Siak Fencing Club's Junior Fencing Athletes. The purpose of this study was to find out whether there was the effect of Push Up Exercises on Endurance of the Strength of the Arm Muscles and the Shoulder of the Men's Junior Fencing Athlete Siak Fencing club.The data obtained as a result of the study are quantity data through tests before and after giving a test treatment for push up exercises. Data taken through tests and measurements of 6 Junior Boys Fencing athletes from Siak Fencing club. The variables in this study are push up exercises which are represented by X as independent variables, while strength durability is represented by Y as the dependent variable. Based on observations that researchers conducted with the trainers in club fencing, researchers looked and observed when athletes exercising or competing athletes were not maximally using the arm muscles resulting in weak punctures being inaccurate and easily deflected by opponents, opposition and movements easy to read by opponents. In the field of strength fencing, which is good according to Albertus Fenanlampir and Muhammad Muhyi Faruq (2014: 224) are 29 to 37 and 38 and above are very good categories. So the researchers gave a push-up test to find out the durability of the junior men's fencing athletes' club fencing power.Keywords: Push Up, Endurance of Arm and Shoulder Muscle Strength
Dirasah Islamiyah RELASI AGAMA ISLAM DENGAN AGAMA LAIN: Relasi Agama Islam dengan Agama Lain
Muhammad Zuhdi
al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Darullughah Wadda'wah Bangil Pasuruan.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (841.905 KB)
|
DOI: 10.38073/rasikh.v11i1.447
Abstrak Kerukunan Umat Beragama adalah salah satu bentuk sosialisasi yang damai dan tercipta berkat adanya toleransi agama. Sebab toleransi agama merupakan salah satu sikap saling pengertian dan menghargai, tanpa adanya diskriminasi dalam hal apapun, khususnya dalam masalah agama. Agama Islam adalah suatu agama yang banyak dianut oleh sebagian besar masyarakat indonesi, sehingga prilaku masyarakat muslim selalu menjadi sorotan, apalagi yang sbersangkutan dengan toleransi, dari sinilah penulis mengangkat makalah yang berhubungan hal tersebut, karena hal ini selalu menjadi masalah. Maka sangat dianggap perlu untuk menjelaskan apa itu toleransi dan apakah Islam itu agama yang toleransi atau sebaliknya.
SEISMOGRAF REFRAKSI DENGAN SUMBER GELOMBANG WEIGH DROP
Muhammad Zuhdi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 6 No. 1 (2011): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (204.472 KB)
|
DOI: 10.29303/jpm.v6i1.119
Abstrak : Telah dibuat seimograf refraksi dengan sumber gelombang weigh drop berupa bola besi yang dijatuhkan 2 meter dari landasan. Sumber gelombang ini mampu memberikan sinyal pada geophone hingga jarak 150meter. Prinsip kerja seismograf refraksi adalah mengukur waktu tiba gelombang tercepat (fisrt arrival time) dari sumber menuju geophone. Untuk jarak pendek, gelombang tercepat adalah gelombang langsung, sedangkan untuk jarak selebihnya gelombang tercepat adalah gelombang refraksi. Waktu tiba gelombang tercepat diukur dengan instrumen elektronik dengan ketelitian hingga 0,1 milli sekon. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa seismogram mampu mendeteksi perlapisan hingga kedalaman 5 meter dengan jarak horizontal mencapai 150 meter.Kata kunci : Seismograf, refraksi, weigh dropAbstract : Refraction seismograph is have been made with wave source of weigh drop made of iron ball from altitude 2 metre from the ground. Source of this wave can give geophone signal till 150 metre apart. Principal ofrefraction seismograph is to measure first arrival of incoming wave to geophone. For short distance, first arrival wave is direct wave, while for the medium and long distance first arrival wave is refraction wave. Arrival time is measured with electronic instrument with errors till 0,1 millisecond. Result of instrument trial indicate that seismogram can detect some layers till 5 metre deep with horizontal distance till 150 metre.Key words : Seismograph, refraction, weigh drop
Pemodelan Inversi Gravitasi 4d Injeksi Gas pada Reservoir Minyak
Muhammad Zuhdi;
Ari Setiawan
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 1 No 2 (2015): April
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (649.132 KB)
|
DOI: 10.29303/jpft.v1i2.245
Injeksi fluida pada reservoir minyak dapat meningkatkan produksi minyak. Injeksi ini perlu di identifikasi agar tidak merugikan. Salah satu upaya identifikasi injeksi fluida pada reservoir minyak adalah pemantauan dengan mikro gravitasi 4D. Injeksi gas berupa uap air (steam) pada reservoir melalui sumur minyak dapat meningkatkan produksi di sumur-sumur sekitarnya, dengan asumsi gas akan mendorong minyak menuju sumur produksi. Injeksi ini memerlukan identifikasi gerak fluida agar efeknya tidak merugikan. Geometri fluida injeksi pada titik sumur minyak dapat didekati dengan bentuk bola (sphere), sedangkan pergerakan fluida dengan arah tertentu dapat di dekati dengan bentuk silinder. Program inversi dengan matlab telah dibuat untuk kepentingan tersebut. Hasil inversi menunjukkan dapat ditentukannya pusat bola dan silinder, jari-jari bola maupun silinder serta panjang silinder dari kedua model tersebut.
Simulasi Sekolah Aman Bencana di SMKN 1 Kuripan Sebagai Upaya Pengurangan Resiko Bencana di Sekolah
Syamsuddin Syamsuddin;
Siti Alaa;
Ridho Ahyana;
Dian Wijaya Kurniawidi;
Syahrial Ayub;
Muhammad Zuhdi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 4 No. (1) (2022)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.661 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmsi.v4i(1).175
Untuk mengurangi resiko bencana di Indonesia perlu dilakukan strategi yang efektif dan terpadu. Salah satu metode yang paling efektif adalah dengan membentuk sekolah aman bencana. Telah dilakukan simulasi bencana di SMKN 1 Kuripan sebagai bentuk edukasi agar dapat meminimalisir korban ketika bencana terjadi. Pengabdian dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi dan simulasi yang dibantu oleh Tim BPBD Provinsi NTB, Pramuka, dan PMI. Kegiatan pengabdian berjalan sukses dan diakhir kegiatan terbentuk Tim Siaga Sekolah. Kata kunci: Sekolah aman bencana, BPBD, simulasi
Budidaya Hijauan Pakan Ternak dan Pengolahan Pembuatan Silase di Desa Pringgasela Selatan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur
Aldy Ramadhan;
Akbar Prayoga;
Chalida Alfany;
Desti Suci Safitri;
Indah Nahdiat Isrori;
M. Teguh Jaka Satya Samudra Jati Suara;
Muliadi Muliadi;
Yulia Azmi Khotimah;
Syahrial Ayub;
Muhammad Zuhdi;
Syamsuddin Syamsuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 4 No. (1) (2022)
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (938.843 KB)
South Pringgasela is one of the villages in the Pringgasela, East Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. South Pringgasela Village is one of 10 villages and sub-districts in the Pringgasela sub-district. South Pringgasela village has a lot of forage, namely elephant grass (Pennisetum purpureum) and drast elephant grass (Pennisetum purpureum CV. Mott). The people of South Pringgasela mostly work as farmers and planters. Farmers in the village of South Pringgasela still use the traditional method. Therefore we provide training in the manufacture of fermented feed in the form of silage. Silage is animal feed that has a high water content, processed through a fermentation process with the help of micro-organisms. The process is carried out under anaerobic conditions or without oxygen, either with the addition of or without the addition of preservatives. With this silage making training, it aims to introduce livestock technology to farmers in South Pringgasela village, especially in the Kedondong area. Keywords: Silage, Pennisetum purpureum CV. Mott, P., Sotuh Pringgasela
Pelatihan Lesson Study Bagi Guru Fisika di SMAN 5 Mataram
Susilawati Susilawati;
Aris Doyan;
Kosim Kosim;
Wahyudi Wahyudi;
Muhammad Zuhdi;
Musanni Musanni;
Sri Rahmawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2020): .
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (488.105 KB)
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v3i2.506
Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran fisika melalui kegiatan Lesson Study di SMAN 5 Mataram. Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Secara umum kegiatan pelatihan ini berhasil dan tepat sasaran, karena guru-guru fisika SMAN 5 Mataram yang menjadi peserta merasa mendapatkan bekal tentang cara-cara pengembangan perangkat pembelajaran dan termotivasi untuk mencoba Lesson Study pada materi fisika lainnya. Selain itu, semua peserta didik sangat antuasias dan aktif dalam mengikuti pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dengan peserta kegiatan pelatihan diperoleh data bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena telah memberikan pengalaman kepada guru fisika di SMAN 5 Mataram terutama dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang dapat mengaktifkan peserta didik dalam pembelajaran. Peserta sangat berharap kegiatan pembinaan tersebut dapat dilaksanakan di waktu yang lain.
Informasi Manajemen Pembelajaran Berorientasi Objek
Arie Nugroho;
Muhammad Zuhdi
Jurnal Sistem Informasi Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (969.16 KB)
|
DOI: 10.36706/jsi.v9i2.7993
AbstrakPada proses pembelajaran ini, dosen juga perlu melakukan evaluasi kepada mahasiswa di kelasnya. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman mahasiswa terhadap materi yang disampaikan. Selanjutnya, proses evaluasi atau memberi nilai masih dikerjakan secara manual atau dicek satu per satu. Hal ini menyebabkan proses evaluasi lama dan kurang valid. Permasalahan yang muncul adalah sulitnya mencari materi atau buku pegangan.Ada suatu solusi dari permasalahan di atas. Solusi tersebut melibatkan teknologi informasi sebagai sarana. Salah satu bagian dari teknologi informasi ini adalah adanya Sistem Informasi manajemen. Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistem yang mengolah serta mengorganisasikan data dan informasi yang berguna untuk mendukung pelaksanaan tugas dalam suatu organisasi. Solusi untuk permasalahan ini adalah menggunakan pendekatan berorientasi objek. Hasil penelitian ini masih dalam bentuk prototipe, tetapi prototipe tersebut diharapkan juga menjadi bahan acuan untuk pengembangan kedepannya.Kata kunci: Sistem Informasi Manajemen, Pembelajaran, Berorientasi Objek