Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN STRATEGI METAKOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN METAKOGNITIF DAN HASIL BELAJAR Amalia Beladinna Arifa; Slamet Wibawanto; I Made Wirawan
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.595 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss3.2018.173

Abstract

Model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) adalah model pembelajaran yang menekankan kegiatan pembelajaran berpusat pada siswa, yang secara kolaboratif dan di bawah pengarahan seorang guru dapat merancang kegiatan, memecahkan masalah, membuat keputusan, melakukan kegiatan serta evaluasi tindak lanjut dan pada akhirnya akan menghasilkan suatu produk nyata. Keterlaksanaan model pembelajaran ini selaras dengan tahapan-tahapan dalam strategi metakognitif. Sehingga melalui pelaksanaan strategi metakognitif yang menyatu pada model pembelajaran berbasis proyek, siswa diharapkan mampu untuk meningkatkan hasil belajar, kemampuan kerjasama, dan kemampuan metakognitif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan atau mendeskripsikan fenomena-fenomena yang sesungguhnya terjadi di lokasi penelitian. Jenis penelitian yang diterapkan termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) atau yang disebut Classroom Action Research. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKJ 2 SMK Negeri 5 Malang yang berjumlah 36 orang. Metakognitif siswa diukur dari inventori metakognitif, hasil belajar siswa diukur dari nilai proyek dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning memiliki rata-rata metakognitif 68,10 pada siklus I dan rata-rata metakognitif 71,10 pada siklus II. Serta memiliki rata-rata hasil belajar 79,59 dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 72,22% pada siklus I dan rata-rata hasil belajar 84,45 dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 94,44% pada siklus II. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan metakognitif dan hasil belajar siswa kelas X TKJ 2 SMK Negeri 5 Malang dengan penerapan model pembelajaran Project Based Learning.
Optimization of 2D-CNN Setting for the classification of covid disease using Lung CT Scan Kartika Candra Kirana; Slamet Wibawanto; Ahmad Hamdan; wahyu nur hidayat
Jurnal Ilmu Komputer dan Informasi Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Komputer dan Informasi (Journal of Computer Science and Informatio
Publisher : Faculty of Computer Science - Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21609/jiki.v15i2.1083

Abstract

RT-PCR is considered the best diagnostic tool. Previous studies have demonstrated the reliability of CNN in classifying classifications, but CNN requires a lot of training data. Meanwhile, at the CT Scan clinic, patients are limited. Therefore, exploration of 2D-CNN settings is proposed to optimize CNN performance on limited data. We compare: (1) activation models, (2) output shapes per layer, (3) dropout layers, and (4) early stopping values. The test results show that RELU activation is better than Sigmoid. Rescaling (128x128) is better for scala (64x64) and (256x256) which affects the output shape model of each layer. In this learning stage, the use of dropouts in the CNN architecture achieves robust accuracy than the architecture that ignores dropouts. The use of 15 early stoppings is better than other values compared. 20 images of pneumonia and 20 images of covid have been tested using the proposed method and achieved 87.50% accuracy, 80.00% precision, 100% recall, and 99.89% F1-Score. Our method is superior to the the comparison method in terms of accuracy, precision, recall, and f1-score, which achieves 85%, 70%, 100%, and 82.35%, respectively.
DAUR ULANG DAN PENGGUNAAN KEMBALI SAMPAH MENGGUNAKAN INSINERATOR DI SIDODADI NGANTANG Achmad Safi; Slamet Wibawanto; Ira Kumalasari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Rural development in Indonesia requires planning and participation from various parties, including universities, one of which is the State University of Malang. UM has collaborated in the field of Community Service (PKM) to build villages through the LP2M Institution to spur quality improvement and village development. Important points that become indicators of village development are related to community empowerment and village economic resilience. One of UM's fostered villages is Sidodadi Village, Ngantang District, Malang Regency. Based on the results of a preliminary study related to the situation analysis carried out in direct coordination with the Village Head, that the village is working on the construction of a Final Disposal Site (TPA). In the process of development and construction, the shortage that is being experienced is the absence of incinerators and plastic waste processors. Through PKM, this activity seeks to provide products in the form of an incinerator to melt plastic waste, then the fused product is used as a paving material. The proposed activity plan consists of several stages, namely: 1) literature study stage; 2) stages of data collection; 3) stages of system planning; 4) stages of system creation and testing; 5) stages of system revision; and 6) stages of product delivery and socialization. The result of this service is an incinerator that can process plastic waste into paving and provides training to TPA managers on how to use incinerators and their treatments. Abstrak Pembangunan Desa di Indonesia memerlukan perencanaan dan partisipatif dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, salah satunya Universitas Negeri Malang. UM telah menjalin kerja sama di bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bangun Desa melalui Lembaga LP2M untuk memacu peningkatan kualitas dan mutu pembangunan Desa. Poin penting yang menjadi indikator pembangunan Desa, yaitu terkait pemberdayaan masyarakat dan ketahanan ekonomi Desa. Salah satu Desa Binaan UM adalah Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan terkait analisis situasi yang dilakukan dengan berkoordinasi secara langsung bersama Kepala Desa, bahwa Desa sedang mengupayakan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Dalam proses pengembangan dan pembangunannya, kekurangan yang tengah dialami adalah belum adanya insinerator dan pengolah sampah plastik. Melalui PKM, kegiatan ini berupaya untuk memberikan produk berupa alat insinerator pelebur sampah plastik, kemudian hasil leburannya digunakan sebagai bahan pembuatan paving. Rencana kegiatan yang diusulkan terdiri dari beberapa tahapan yaitu: 1) tahapan studi literatur; 2) tahapan pengumpulan data; 3) tahapan perencanaan sistem; 4) tahapan pembuatan dan uji coba sistem; 5) tahapan revisi sistem; dan 6) tahapan penyerahan dan sosialisasi produk. Hasil dari pengabdian ini adalah alat insinerator yang dapat mengolah limbah plastik menjadi paving dan pemberian pelatihan pada pengelola TPA cara menggunakan alat insinerator serta perawatannya.
Pengembangan Bahan Ajar Digital Pembangkit Listrik Tenaga Air untuk Mata Kuliah Pembangkit Tenaga Listrik Faiz Syaikhoni Aziz; A.N. Afandi; Slamet Wibawanto
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Air merupakan pembangkit terbesar keempat sebagai pemasok listrik nasional. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang mendapatkan informasi yaitu belum adanya bahan ajar Pembangkit Listrik Tenaga Air berupa modul digital dan video pembelajaran yang interaktif. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah merancang, mengembangkan, dan menguji kelayakan bahan ajar digital Pembangkit Listrik Tenaga Air. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE, dengan tahapan : (1) analyze, (2) design, (3) develop, (4) implement, dan (5) evaluate. Hasil dari pengembangan bahan ajar digital berupa modul digital dan video pembelajaran yang telah divalidasi oleh ahli serta telah diuji cobakan kepada mahasiswa. Hasil uji validasi modul oleh ahli memperoleh persentase sebesar mahasiswa 90.73% (sangat valid), hasil uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 93,25% (sangat layak), dan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 87,98% (sangat layak). Sedangkan hasil validasi video pembelajaran oleh ahli memperoleh persentase sebesar 93,22% (sangat valid), hasil uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 88,38% (sangat layak), dan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 88,6% (sangat layak). Berdasarkan skor tersebut, modul dan video pembelajaran dinyatakan valid dan layak digunakan untuk pembelajaran.
Ant Colony Optimization for Resistor Color Code Detection Slamet Wibawanto; Kartika Candra Kirana; Hani Ramadhan
Knowledge Engineering and Data Science Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um018v6i12023p15-23

Abstract

In the early stages of learning resistors, introducing color-based values is needed. Moreover, some combinations require a resistor trip analysis to identify. Unfortunately, a resistor body color is considered a local solution, which often confuses resistor coloration. Ant Colony Optimization (ACO) is a heuristic algorithm that can recognize problems with traveling a group of ants. ACO is proposed to select commercial matrix values to be computed without preventing local solutions. In this study, each explores the matrix based on pheromones and heuristic information to generate local solutions. Global solutions are selected based on their high degree of similarity with other local solutions. The first stage of testing focuses on exploring variations of parameter values. Applying the best parameters resulted in 85% accuracy and 43 seconds for 20 resistor images. This method is expected to prevent local solutions without wasteful computation of the matrix.
Pengembangan modul digital pada pembelajaran pekerjaan dasar elektromekanik untuk peningkatan hasil belajar siswa kelas X TITL Di SMK Negeri 6 Malang Nia Arlika; Syaad Patmanthara; Slamet Wibawanto
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.425 KB) | DOI: 10.17977/UM068v1n1p27-36

Abstract

Perkembangan iptek tentu mempengaruhi sistem pendidikan di Indonesia yang mewajibkan siswa ataupun guru mampu mengoperasikan teknologi komputer dalam kegiatan pembelajarannya. Terlebih lagi di era pandemi Covid-19 semua aktifitas harus dilaksanakan secara virtual. Sama halnya dengan proses pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah yaitu secara daring guna mencegah bertambahnya korban Covid-19 semakin pesat. Oleh sebab itu dibuatlah media pembelajaran digital berupa modul digital menggunakan software flipbook pada pembelajaran pekerjaan dasar elektromekanik kelas X TITL sebagai media penunjang materi pembelajaran. Modul digital pekerjaan dasar elektromekanik mencakup pendahuluan, isi materi dan soal evaluasi dengan format teks dan gambar sebagai penunjangnya. Dicantumkannya soal evaluasi sebagai evaluasi hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Tampilan flipbook menyesuaikan layar perangkat keras yang digunakan. Cara mengakses modul digital flipbook ini dapat secara online atau offline tetapi lebih disarankan secara online karena pembelajaran juga dilaksanakan secara daring. Tujuan pengembangan modul ini adalah merancang, mengembangkan, mengetahui kelayakan serta mengimplementasikan pemanfaatan modul digital pada mata pelajaran pekerjaan dasar elektromekanik serta untuk mengobservasi peningkatan hasil belajar siswa kelas X TITL di SMKN 6 Malang. Pengembangan ini menggunakan model pengembangan Sadiman yang terdiri dari beberapa tahap, yaitu: 1) identifikasi kebutuhan, 2) perumusan tujuan, 3) perumusan butir masalah, 4) perumusan pengukur keberhasilan, 5) penulisan naskah media, 6) tes uji coba, 7) revisi, 8) produksi. Berdasarkan penelitian dan analisis data didapatkan hasil validasi dari 2 ahli sebesar 97,22 persen dan 95,37persen yang artinya sangat layak dan dapat digunakan tanpa revisi. Dari data uji coba produk (15) siswa didapatkan hasil 92 persen yang artinya sangat layak dan dapat digunakan tanpa revisi. Begitu pula dari uji coba pemakaian terhadap 35 siswa didapatkan hasil sebesar 89,14 persen yang artinya sangat layak digunakan. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa modul digital ini sangat valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar penunjang dalam pembelajaran. Selain itu, dari hasil analisis setelah media ini diterapkan memberi efek pada peningkatan hasil belajar siswa. Siswa mampu lulus dengan nilai di atas dari kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan.
Transfer Teknologi Line Robot Follower (LRF) Siswa Elbaith Rif’a Islamic Happy School Malang Anik Nur Handayani; Slamet Wibawanto; M. Rodhi Faiz
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.272 KB)

Abstract

Elbaith Rif’a Islamic Happy School Malang meyakini bahwa pada hakikatnya setiap anak memiliki beragam kecerdasan (multiple intelligences) yang menunggu untuk diungkap, digali, dilatih dan dikembangkan. Elbaith Rif’a Islamic Happy School Malang mengupayakan sebaik-baiknya dan menyediakan beragam kegiatan pembelajaran. Tujuannya adalah untuk mengembangkan kecerdasan majemuk yang ada pada anak didik. Sejalan dengan visi dan misi Universitas Negeri Malang sebagai rujukan dalam pengembangan ilmu pegetahuan dan teknologi untuk masyarakat Indonesia. Salah satau hal yang menarik dan dapat dikembangkan adalah Pelatihan Line Robot Follower untuk Siswa Elbaith Rif’a Islamic Happy School Malang. Kegiatan pelatihan robot dapat memberikan kesempatan belajar yang lebih dalam mengenai Robotika, keterampilan yang penting bagi anak-anak yang tumbuh dijaman teknologi ini. Diharapkan program Pengabdian pada Masyarakat yang diimplementasikan dapat mendukung proses pembelajaran yang menarik dan interaktif dengan menggunakan robot di Elbaith Rif’a Islamic Happy School Malang
Automatic Hand Sanitizer untuk Warga UPT Tuna Netra Jawa Timur Yuni Rahmawati; I Made Wirawan; Slamet Wibawanto
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.286 KB)

Abstract

Following the execution of the national emergency phase for the COVID 19 pandemic, the new normal period is a new chapter in human life. Several public facilities, including school grounds, that were previously closed during the new normal period have reopened. The presence of a handwashing station or the provision of hand sanitizer is one of the health standards that must be followed in public areas, one of which is a school. However, because the virus is left behind in the hand sanitizer lever when it is alternately pressed, the hand sanitizer lever can be a mechanism of transmitting COVID 19. As a result of this Elektro Mengabdi (EM) activity, an automatic hand sanitizer tool that sprays hand sanitizer without pressing the sprayer lever was produced. To avoid COVID 19, this tool can provide health protection support for teachers, educators, students, and some persons who enter and exit the UPT Tuna Netra East Java school. Masa new normal adalah sebuah babak baru kehidupan manusia pasca diberlakukannya periode darurat nasional pandemi COVID 19. Beberapa fasilitas publik yang sebelumnya ditutup di masa new normal kembali dibuka, di antaranya adalah tempat sekolah. Salah satu protokol kesehatan yang harus dijalankan di tempat-tempat umum, salah satunya tempat sekolah, adalah adanya tempat cuci tangan atau penyediaan hand sanitizer. Namun, tuas hand sanitizer yang ditekan secara bergantian malah bisa menjadi sarana persebaran COVID 19 karena tertinggalnya virus di tuas hand sanitizer tersebut. Oleh karena itu, melalui kegiatan Elektro Mengabdi (EM) ini dikembangkanlah sebuah alat automatic hand sanitizer otomatis yang dapat menyemprotkan cairan hand sanitizer tanpa menyentuh tuas sprayer. Alat ini mampu memberikan dukungan perlindungan kesehatan bagi pengajar, pendidik, siswa siswi maupun bebrapa orang yang keluar masuk kedalam sekolah UPT Tuna Netra Jawa Timur agar terhindar dari COVID 19.
PENINGKATAN KUALITAS PACKING PRODUK BERBASIS TEKNOLOGI TEPAT GUNA DI DESA LANGLANG Slamet Wibawanto; Sujito Sujito; Kartika Candra Kirana; Gres Dyah Kusuma Ningrum; Raffi Taufiq Gushardana; Thoriq Bachtiar Yusuf Ekananda
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : LP3M STKIP MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i2.1354

Abstract

Teknologi tradisional masih menjadi salah satu kendala bagi UMKM Jaya Lestari untuk bersaing dengan mitra lain untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam mengelola usahanya, para mitra berusaha untuk meminimalkan biaya produksi dengan mengurangi biaya siklus hidup produk, terutama dalam pengemasan produk. Banyaknya cacat produk dalam pengemasan membuat para mitra mengubah lini pengemasan dari tradisional ke modern. Keterbatasan peralatan pengemasan membuat produksi menjadi tidak efisien dan hasil yang diperoleh tidak maksimal. Efek ini membuat proses pemasaran produk sedikit cepat memudar. Kegiatan program pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna berupa mesin continuous sealing stainless steel yang dapat merekatkan kemasan produk menjadi lebih bersih dan kuat, meningkatkan kualitas produk, kualitas kemasan dan nilai ekonomis yang dihasilkan oleh UMKM Jaya Lestari di Desa Langlang, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Berdasarkan identifikasi permasalahan yang dihadapi UMKM tersebut, maka dapat diselesaikan dengan penerapan mesin Vacuum capping. Hal ini memudahkan mitra UMKM Jaya Lestari untuk meningkatkan kualitas kemasan, umur simpan produk dan mengurangi biaya tak terduga ketika menggunakan teknologi tradisional. Mesin Vacuum Sealer ini dilengkapi dengan fitur untuk mengatur ketinggian konveyor agar dapat mencakup semua produk dengan ukuran berbeda pada semua produk ini. Fungsi pengisian gas juga ditambahkan untuk menjaga bentuk produk agar tidak cepat rusak.
Pengembangan Trainer Pendingin untuk Meningkatkan Kompetensi Teknik Pendingin dan Tata Udara SMKN 1 Kras M Rodhi Faiz; Sujito Sujito; Slamet Wibawanto; Hari Putranto; Riza Ahmad Zakaria; Zory Satrio Nugroho
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Perguruan Tinggi Mengabdi: Berkarya dan Berinovasi Untuk Membangun Masyarakat Semakin Tangguh di Mas
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka untuk meningkatkan kompetensi keahlian Teknik Pendingin dan Tata Udara pada SMK Negeri 1 Kras Kediri berupaya untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten dan mempunyai skill yang terampil agar dapat bersaing dibidang industri abad 21. Abad 21 memiliki banyak perbedaan dengan abad 20 dalam berbagai hal, termasuk pekerjaan, kehidupan sosial dan aktualisasi diri. Diketahui bahwa pada abad ke- 21, hal ini telah sepenuhnya mengubah masyarakat dan dunia pendidikan. Permasalahan yang di hadapi SMK Negeri 1 Kras saat ini adalah kurangnya trainer praktikum pada jurusan TPTU sehingga pembelajaran kurang efektif. Disisi lain, penyelenggaraan pembelajaran masih berbasis pembelajaran berorientasi pada guru Pembelajaran seperti ini cukup untuk membentuk kemampuan siswa. Dengan kata lain tenaga pengajar perlu mengubah posisi pemahaman mereka tentang pembelajaran abad ke-21 dan benar-benar berkomitmen untuk menjadikan pembelajaran lebih efektif. Metode memecahkan persoalan tersebut adalah (1) pengembangan trainer Air Conditioner, (2) penyiapan materi revitalisasi pembelajaran abad 21, (3) penyusunan instrument evaluasi kegiatan, (4) pelatihan penggunaan trainer, dan (5) pelaksanaan evaluasi serta rencana tindak lanjutnya.Kata kunci—Pengembangan, Pendingin, Kompetensi Teknik Pendingin dan Tata Udara, Abad 21