p-Index From 2021 - 2026
7.004
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Demokrasi Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis) Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Global Conference Index Jurnal Public Policy JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Science and Environmental Journals for Postgraduate JESS (Journal of Education on Social Science) Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN (Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara) Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Journal of Education, Cultural, and Politics Publicness: Journal of Public Administration Studies Langgam International Journal of Social Science Education, Art and Culture Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Al-DYAS : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development TOFEDU: The Future of Education Journal J-TRAP (Jurnal Teori dan Riset Administrasi Publik) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS IMPLEMENTASI ASAS-ASAS TRANSPARANSI, AKUNTABILITAS DAN PARTISIPATIF DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI KECAMATAN AIR HANGAT BARAT KABUPATEN KERINCI Sisi Priska; Fitri Eriyanti
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/60rw2k40

Abstract

Pengelolaan keuangan desa di Kecamatan Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci menghadapi berbagai masalah, antara lain: indikasi pelanggaran dalam pengelolaan keuangan desa yang mengakibatkan kerugian negara, keterpaparan informasi yang terbatas dalam pengelolaan keuangan yang masih terbatas pada media konvensional tanpa pemanfaatan teknologi informasi yang optimal, dokumentasi dan sistem administrasi keuangan yang kurang terorganisir ditandai dengan keterlambatan pelaporan dan dokumen pendukung yang tidak lengkap, partisipasi masyarakat yang rendah dalam rapat desa yang didominasi oleh kelompok tertentu, sistem pengawasan dan pengendalian internal yang lemah dalam pengelolaan keuangan desa, dan kompetensi aparat desa yang terbatas dalam pengelolaan keuangan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipatif dalam pengelolaan keuangan desa di Kecamatan Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci, khususnya di empat desa: Desa Koto Cayo, Desa Koto Mudik, Desa Balai, dan Desa Koto Dua Baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik snowball sampling untuk menentukan informan penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, studi dokumen, dan catatan lapangan. Validasi data menggunakan teknik triangulasi dengan melakukan pengecekan silang data dari berbagai sumber untuk menilai keakuratan data. Prosedur analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi ketiga prinsip tersebut masih menghadapi hambatan yang signifikan. Pertama, implementasi prinsip transparansi menghadapi kendala dalam tiga aspek utama: pengungkapan informasi masih terbatas dengan akses yang terbatas dan dokumentasi yang tidak terorganisir; aksesibilitas informasi terhambat oleh media penyampaian konvensional dan prosedur yang kompleks; dan publikasi laporan keuangan sulit dipahami oleh masyarakat karena penggunaan istilah teknis tanpa penjelasan yang memadai dan kurangnya dokumentasi pendukung yang lengkap. Kedua, implementasi prinsip akuntabilitas menghadapi kendala termasuk: penyusunan laporan keuangan dibatasi oleh kompetensi aparat dan sistem pencatatan manual yang meningkatkan risiko kesalahan; audit eksternal belum efektif dengan tindak lanjut temuan yang lemah dan koordinasi antar lembaga pengawas; dan akuntabilitas dalam pertemuan desa belum optimal karena partisipasi yang rendah dan pelaporan yang hanya bersifat seremonial. Ketiga, implementasi prinsip partisipatif menunjukkan kesenjangan dalam setiap aspek: keterlibatan masyarakat masih terbatas dan didominasi oleh elit desa dengan partisipasi minimal dari kelompok marginal; pengawasan berbasis masyarakat belum efektif karena kesulitan dalam mengakses informasi dan forum musyawarah yang bersifat seremonial; Peran BPD dan lembaga lokal belum optimal dengan akses dokumen yang terbatas dan rekomendasi yang seringkali tidak ditindaklanjuti. Secara keseluruhan, meskipun menunjukkan perkembangan positif, pengelolaan keuangan desa masih memerlukan perbaikan dalam hal aksesibilitas informasi, kualitas komunikasi, dan inklusivitas partisipasi masyarakat untuk mencapai tata kelola keuangan desa yang lebih baik.
Transforming Coastal Livelihoods: A Multi-Dimensional Approach to Fishermen’s Empowerment in Pesisir Selatan, Indonesia Fitri Eriyanti; Zikri Alhadi; Iip Permana; Yuliarti Yuliarti; Artha Dini Akmal; Rahmadani Yusran
Jurnal Ilmu Administrasi Negara AsIAN (Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara) Vol. 13 No. 1 (2025): Edisi Maret 2025
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara (AsIAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47828/jianaasian.v13i1.329

Abstract

Fishing communities in Indonesia continue to face structural challenges such as weak institutions, limited technical capacity, and restricted market access. This study analyzes a community empowerment program implemented through institutional strengthening, skills development, and digital marketing in the Bunda Saiyo Culinary Tourism Group in Pesisir Selatan Regency. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and document reviews. The results indicate notable progress in four key dimensions: (1) institutional strengthening, evidenced by a clearer organizational structure and increased member participation (up by 65%); (2) technical skills, reflected in a 45% increase in product diversification and improved quality standards; (3) marketing, through the adoption of digital platforms that expanded market reach by approximately 40%; and (4) entrepreneurship, demonstrated by members’ higher initiative and the creation of new business ideas. These changes have contributed to an estimated 35–50% rise in monthly turnover and enhanced household income stability. However, limited access to capital and lingering pandemic effects remain constraints. The findings highlight that sustainable empowerment of fishing groups requires an integrated, multi-dimensional strategy combining institutional, technical, and market-based interventions.
Co-Authors Abdul Rauf Adil Mubarak Adrian Syahputra Afriva Khaidir Agustia, Revani Alhadi, Zikri Alphonso, Andri Amelia Nur Khairani Ananda, Almuhadara Dwi Andika, Septria Aprilia, Natasya Artha Dini Akmal Aulia Sundari Azahra Putri, Nabilah Azizah, Cici Nur Dani, Ade Okta Reza Deni Ardila Desmailafrita Desmailafrita Desmawati Desmawati Diana Afrianita Dila Rahayu Dini Yulia Putri Dwi Putra, Puji Egri Jayanti Elida Elida Elida Engkizar, Engkizar Erianjoni Erianjoni Ezi Angraini Febrila, Tyara Ferdinand, Nabil Ananta Fuady Anwar Hakim, Muhammad Arif Hasbullah Malau Helmi Hasan Hendri Satria hidayat panuntun muslim Ibrahim, Risnaldi Iip Permana Imra Atul Husna Lukra Indrawadi, Junaidi Islam, Aldiniatul Isnarmi Moeis Iva Puti Syavira Jayanti, Egri Jesica Anggia Fahrezy Jubel Hot P. Simanullang Karjuni Maani Karlina, Mutiara Lilla Nurhuda Lukra, Imra Atul Husna M. Fachri Adnan Mahendra, Rillo Mairista Mairista Mifthahul Rizka Muhamad All Aziz Muhammad Agus Yussof Muhammad Aidyl Muhammad Arif Hakim Muhammad Taufik Riyadi Mutiara Karlina Naya Dwi Wahyuni Nofrina Eka Putri P. Simanullang, Jubel Hot Pandu Wilantara Parlina Parlina Prayoga Ramadhina, Ramona Putri Putri, Putri Putri, Dini Yulia Putri, Silvina Maharani Raihan, Muhammad Rammadani Yusran Rhydho, Fhathir Titian Riandini, Ory Rika Lestari Rini Hidayati Risnaldi Ibrahim Romi Mesra Saskia Paramita, Meldhi Sifa Urrahma Silviani, Revika Sisi Priska Siti Fathimah Suganda, Yoga Suhari Suhari Yanto Sundari, Aulia Suryanef Suryanef Suryanef Syafrimen Syafril Syalva, Syiva Nabilla Syaputra, Rahmade Syatri Syatri Tafria Wenny Wulandari Triyanti Nazara, Evi Vamella, Djatchzila Vanessa Vanessa Wahyuni, Naya Dwi Widya Nengsih Wilantara, Pandu Wingfi Japami wingfi japami Wizi, Dhea Apprilia Yeni Yusnita Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yunanda, Dhea Yusnita, Yeni Yusnita, Yeni Yussof, Muhammad Agus Zain, Silviani Zainul Arifin Zainul Arifin Zulfa, Dwi Febria Zulfikar, zulfahmi