Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penyuluhan Tentang Rumah Sehat Bagi Masyarakat Desa Ujong Blang Kota Lhokseumawe Deni, D; Fahrizal, Effan; Hendra, H; Olivia, Sisca; Muliana, Erna; Nasruddin, N
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sebagai tempat tinggal merupakan wadah dimana manusia memulai kehidupan dari lahir hingga tua, tempat berkembang tubuh dan mental hingga dimana rumah menjadi wadah yang berpengaruh dalam proses kualitas hidup manusia. Paradigma masyarakat terhadap fisik rumah pada umumnya hanya terorientasi pada faktor estetika seperti gaya, keindahan, dan keunikannya. Ternyata lebih dari itu, kondisi fisik rumah yang baik akan memberikan nilai kesehatan yang baik pula bagi fisik dan psikis penghuninya. Kegiatan ini hanya terorientasi memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat tentang rumah sehat secara fisik yang terlingkup dalam kebutuhan luas ruang minimal tempat tinggal, sirkulasi udara, penerangan, air bersih dan air kotor, dan pembuangan sampah. Oleh karena terbatasnya kesempatan dan luasnya pengetahuan tentang rumah sehat dalam ilmu arsitektur, aspek tersebut merupakan pengetahuan dasar minimal yang dapat diberikan pada kegiatan kali ini.
Pengenalan Peran Platform Digital Bim (Building Information Modelling) Dalam Program Autodesk Revit Bagi Masyarakat Pelajar Kota Lhokseumawe Hendra, Hendra; Deni, Deni; Karsono, Bambang; Olivia, Sisca; Azhar, Azhar
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang visual model bangunan arsitektur pada saat ini tidak lagi berproses dengan cara manual, tetapi sudah beranjak lebih jauh menuju dimensi digital. Perancang dan pemilik pekerjaan dapat mengikuti jalannya proses desain tanpa terhalangi oleh tempat dan waktu. Untuk memperkecil rentang kemajuan teknologi yang jauh lebih pesat dibanding nilai inteltktual masyarakat, maka tercetuslah ide untuk memperkenalkan kemajuan digital visual rancang bangunan sejak dini bagi masyarakat pelajar Kota Lhokseumawe. Kegiatan pengabdian masyarakat terbagi dalam dua bagian, pertama yaitu pengenalan platform digital BIM pada program Revit sebagai instrument rancang bangun bangunan secara digital visual yang menganut pada referensi relevan saat ini. Kedua, kegiatan prkatik pengoperasian platform digital BIM pada program Revit melalui modeling visual bangunan sederhana yang telah ditentukan sebelumnya. Oleh karena pengenalan platform rancang bangun bangunan digital ini masih baru di tingkat inteltktual pelajar, namun lambat laun mereka mulai memiliki rasa keingintahuan yang kuat sebagai nilai mental tumbuhnya benih minat mereka dalam bidang Arsitektur. Dampak yang diterima dengan adanya pengenalan platform digital ini pada masyarakat pelajar Kota Lhokseumawe adalah terlihatnya ketertarikan mereka dalam membentuk visual rancang bangun bangunan sebagai minat dan bakat mereka untuk lebih mendalami dunia arsitektur.
Identifikasi Tipologi Pada Bangunan Vihara Berdasarkan Sistem Spasial di Kecamatan Binjai Kota Fithri, Cut Azmah; Salsabila, Putri; Olivia, Sisca
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 (2024): Volume 14 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i1.1052

Abstract

Abstrak Kota Binjai merupakan kota multietnik. Keberadaan bangunan Vihara menjadi bukti multietnik dalam bentuk arsitektur, yang berfungsi sebagai tempat ibadah dan tempat melakukan segala macam upacara keagamaan bagi umat Buddha. Memiliki fungsi yang sama namun bentuk yang berbeda, menjadi acuan dalam pencarian tipe berdasarkan sistem spasial yang berkaitan dengan keruangan pada Vihara di Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai. Pentingnya penelitian ini memberi pengetahuan tipologi serta persamaan dan perbedaan pada sistem spasial bangunan Vihara di Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan cara mengamati, mendokumentasi, serta wawancara. Hasil temuan penelitian ini terdapat dua tipe Vihara yang keduanya dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan budaya  Tionghoa. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat kesamaan fungsi bangunan sehingga keruangan pada kelima Vihara Kecamatan Binjai Kota memiliki keseragaman, namun karena faktor lingkungan kelima Vihara Kecamatan Binjai Kota memiliki keberagaman pada bentuk dan orientasi Vihara. Kata kunci: Vihara, Tionghoa, Tipologi, Binjai   Abstract Binjai City is a multiethnic city. The existence of the Vihara building is evidence of multiethnicity in the form of architecture, which serves as a place of worship and a place to perform all kinds of religious ceremonies for Buddhists. Having the same function but different forms, it becomes a reference in the search for types based on spatial systems, namely those related to spatial in the Vihara in Binjai Kota District, Binjai City. The importance of this research provides knowledge and an overview of typology as well as similarities and differences in the spatial system of Vihara buildings in Binjai Kota District, Binjai City. This research method uses qualitative methods with descriptive approach by observing, documenting, and interviewing. The findings of this study are two types of Viharas, both of which are influenced by environmental factors and Chinese Culture. The study can be concluded that there are similarities in the function of buildings so that the spatial layout in the five Viharas of Binjai District has uniformity, but due to environmental factors the five Viharas of Binjai District have diversity in the form and orientation of Viharas. Keywords: Vihara, Chinese, Typology, Binjai
Fenomena Pedagang Kaki Lima pada Kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh Karsono, Bambang; Maghfira; Fidyati; Olivia, Sisca
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v12i2.78

Abstract

Pedagang kaki lima (PKL) merupakan salah satu fenomena di perkotaan yang selalu menarik menjadi topik diskusi dan diteliti. Kesempatan kerja di sektor formal di kota yang terbatas menjadikan PKL sebagai alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh pendapatan. Aktivitas PKL dikategorikan sebagai informal, tumbuh secara spontan, mudah cara pengoperasian dan kadang kala tidak ada prosedur standar yang mengaturnya. Ada kalangan yang mendukung bahwa keberadaan PKL di ruang perkotaan karena dapat memberikan dampak positif bagi keberlangsungan kehidupan perkotaan (livability). Namun ada juga yang mempermasalahkan keberadaannya dengan alasan ruang kota menjadi tidak teratur. Di Kota Banda Aceh, PKL tumbuh menyebar dan mendominasi ruang publik di sepanjang koridor jalan. Kajian ini bertujuan mengungkapkan faktor penyebab, cara pemanfaatan koridor jalan yang didominasi oleh pedagang kaki lima serta dampak positifnya terhadap livability dan keberlanjutan kota. Penelitian memilih PKL pada satu koridor jalan di Kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh sebagai studi kasus. Pendekatan penelitian metode campuran diterapkan dalam penelitian ini, data kuantitatif dan kualitatif diperoleh melalui observasi, pemetaan, photo-trekking, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan cara triangulasi deskriptif, guna mengungkap keterkaitan antar fenomena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena PKL pada kawasan studi kasus memberi kontribusi kepada keberlangsungan kehidupan kota dan menjadi generator kegiatan pada siang dan malam hari. Di sisi lain, tempat tersebut menunjukkan tingginya tingkat ketergantungan tempat bagi PKL untuk memperoleh pendapatan.
Pidie Jaya City and Rupture Area after the Earthquake That Happened In December 7, 2016 Deassy Siska; Adi Safyan; Nova Purnama Lisa; Maryana Maryana; Sisca Olivia; Lydia Rosnita; Andrean Vesalius; Eridawati Eridawati; Asrillah Asrillah
Proceedings of International Conference on Multidisciplinary Engineering (ICOMDEN) Vol. 1 (2018): Proceedings of International Conference on Multidisciplinary Engineering (ICOMDEN)
Publisher : Faculty of Engineering, Malikussaleh University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pidie Jaya has experienced a very severe earthquake on December 7, 2018. The depth of the epicenter is estimated to be approximately 8.7 km. Data processing was conducted by using Matlab and Geopsy software and mapping of Rupture and Pidie Jaya area through GIS software. It is obtained from the results of research through data signals of Pidie Jaya earthquake that the direction of earthquake rupture moving from the northern center of the epicenter to the east with a range of back azimuth value of 30.1o - 46.5o with the duration of rupture is 100 seconds. For 100 seconds the direction of the rupture undergoes a twist in the 20th seconds that is initially heading northeast in the direction of 40o from the epicenter. Rupture area is an area prone to earthquake disasters. This research can be a basic reference for the development of the pidie city spatial pattern.
Place Identity of Urban Heritage in Medan City (Case Study of Medan Post Office) Baitha Ariyanti; Yenny Novianti; Sisca Olivia
Proceedings of International Conference on Multidisciplinary Engineering (ICOMDEN) Vol. 2 (2024): Proceedings of International Conference on Multidisciplinary Engineering (ICOMDEN)
Publisher : Faculty of Engineering, Malikussaleh University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The concept of place identity examines the relationship between personal identity and physical location, emphasizing the importance of location in the lives of people and the communities that inhabit them. In the last twenty years, place identity has become an important issue in urban planning and design, especially in conservation or preservation. This research aims to identify the place identity of the Medan Post Office as one of the urban heritage in Medan City to maintain the historic building sustainably. Medan Post Office was chosen because it is located in the city center which is the center of accessibility with the area with the highest concentration of pedestrians and tourists so it is referred to as Medan’s Zero Point. This research used descriptive qualitative and quantitative methods. This research combines qualitative and quantitative methods through direct observation and interviews as well as conducting questionnaires to obtain information on respondents’ characteristics and perceptions of place identity variables. The results showed that the place identity formed in Medan Post Office as an effort to maintain urban heritage is supported by self-efficacy and self-esteem variables as the strongest identities. In contrast, continuity and distinctiveness variables are the weakest identities. The self-efficacy variable becomes the strongest identity due to the accessibility indicator at Medan Post Office, followed by self-esteem with high evaluation value. However, the continuity variable that reflects the value of the place still needs to be improved because its value is the lowest. So it needs further development to increase the continuity or distinctiveness of the place following its potential as urban heritage. Keywords: Place identity, urban heritage, Medan Pos Office, Medan City