Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

ANALISIS BIBLIOMETRIK, RISET PRELIMINARI PADA TEMA RISET PISANG LOKAL DI MALUKU UTARA Suparman Suparman; Bahtiar Bahtiar; M. Nasir Tamalene; Magfirah Rasyid
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.9290

Abstract

Riset bibliometrik pada tema pisang di maluku utara dilakukan dengan mengambil data penelitian sejak tahun 2013 hingga 2023 dari sumber meta data pada google Scholar. Data yang dikoleksi ialah meta data publikasi pada tiap artikel jurnal yang umumnya terdapat judul, kata kunci, abstrak dan informais dasar lainnya. Peneliti membatasi artikel sebanyak 200 artikel yang diambil dari rekomendasi rangking 200 besar oleh Publish or Perish (PoP). Pengeditan meta data dilakukan dengan software Mendeley yang dieksport ke dalam bentuk file RIS. Konstruksi peta bibliometrik dilakukan dengan VOSviewer. Pada penelitian ini, pilihan pembuatan peta adalah berdasarkan data bibliografik (biblioghrapic data) dengan pilihan sumber data dari file pengelola referensi (references manager file). Tipe analisis pembuatan peta menggunakan co-occurrence kata kunci dengan metode penghitungan full counting. Visualisasi peta menggunakan ketiga jenis penampilan yakni: network visualization, overlay visualization, dan density visualization pada software VOSviewer. Kecendrungan peningkatan jumlah publikasi pada tema pisang selama sepuluh tahun, dengan kata kunci yang memiliki netrowk tinggi dengan yang lain ialah kata ternate, maluku utara dan pisang.
Keterampilan Tradisional Pengolahan Minuman Kopi Rempah Masyarakat Lokal Kelurahan Indonesiana Kota Tidore Kepulauan Safitra Iskandar; Bahtiar Bahtiar; Yusmar Yusuf; M. Nasir Tamalene
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.9256

Abstract

Kopi rempah merupakan potensi khas yang bisa dijadikan produk unggulan. Rempah-rempah banyak dikombinasikan dengan minuman kopi untuk menambah cita rasa yang khas dan efek menyegarkan. Keterampilan tradisional merupakan  kemampuan atau keahlian dalam menggunakan cara dan alat yang sudah ada sejak dahulu sampai sekarang (turun temurun). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui jenis-jenis rempah lokal yang dicampurkan pada kopi sehingga menjadi minuman kopi rempah (2) mendeskripsikan metode pengolahan kopi rempah oleh masyarakat Kelurahan Indonesiana, Kota Tidore Kepulauan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Jenis tumbuhan rempah yang digunakan sebagai tambahan pada minuman kopi adalah jahe, kayu manis, pala, cengkih, pandan, serta serei, dan teknik Pengolahan minuman kopi rempah terdiri dari tahap persiapan, tahap pembuatan dan tahap penyajian.
Exploring of the Genus Coffea L. (1753) in North Maluku: a Preliminary Study for Coffee Database Bahtiar Bahtiar; Suparman Suparman; M. Nasir Tamalene; Yusmar Yusuf; Slamet Hariyadi
JURNAL BIOEDUKASI Vol 8, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2025
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v8i1.9809

Abstract

Genus Coffea L. (1753), family Rubiaceae, is well known as coffee; it has 171 accepted species with many synonyms from around the world. Coffee is exotic plant in Indonesia that was imported by Dutch. Now, in North Maluku, coffee is one of the cultivated plants. This study formally reported for the first time the data for Coffea spp. in North Maluku. The exploration research was conducted from January to June 2023 and collected three accepted species and one variety of Coffea namely Coffea arabica L., C. canephora Pierre ex Froehner, C. liberica Bull. Ex Hiern, and C. liberica var. dewevrei (De Wild. T. Durand) Lebrun. The second species and C. liberica var. dewevrei are more popular known as coffee Robusta and Excelsa respectively. All species are discovered as cultivated plants and spread in many places in North Maluku. The C. liberica var. dewevrei or excelsa coffee is only cultivated in Sula district. This publication also shares information about the location and comparison of every taxon.
KEPADATAN, DISTRIBUSI, DAN ETNO ORNITOLOGI KAKATUA PUTIH (Caccatua alba) DI DESA KAHATOLA Nurjani Puasa; M. Nasir Tamalene; Zulkifli Ahmad
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i1.8025

Abstract

Kakatua putih (Cacatua alba) merupakan salah satu spesies endemik burung yang ada di Indonesia. Kakatua putih menempati area berhutan. Mereka ditemukan di hutan terbuka, bakau, rawa, area pertanian dan sangat umum di sekitar tepi pembukaan lahan dan sungai. Penelitian ini bertujuan mendekripsikan kepadatan, pola distribusi, dan etno-ornitologi di Desa Kahatola Kabupaten Halmahera Barat. Penelitian menggunakan metode survei eksploratif dengan pengamatan terhadap satwa burung berdasarkan metode Variable Circular Plot 5 titik pengamatan. Data ini dianalisis menggunakan petunjuk Misra (1968) untuk data kepadatan, dan Chai Rani (2003) untuk data distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan burung kakatua putih yang ditemukan dengan jumlah kepadatan 1.34 individu/km, dan pola distribusi burung kakatua putih yang terjadi di Desa Kahatola termasuk dalam kriteria pola sebaran seragam. Hasil wawancara etno-ornitologi burung kakatua putih di Desa Kahatola menunjukkan bahwa masyarakat mengetahui tentang pengetahuan umum, pengetahuan lokal dan pemanfaatan lokal burung kakatua putih.
Ethnopedagogy of the osing tribe folk song: exploration and formation of biology learning character Hariyadi, Slamet; Tamalene, M. Nasir; Hariyono, Aekanu
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 12 No. 2 (2019): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.v12n2.258-276

Abstract

Exploration of ethnopedagogical values of the Osing tribe is essential to uncover the values of biological characters because the Osing tribe 3closely related to the application of biological science, for example, in utilizing plants for traditional ceremonial activities or as medicinal plants. This study aims to explore the character values contained in the folk song of the Osing Banyuwangi tribe, related to the formation of attitudes or characters needed in studying biology. The study was conducted using a survey method using structured interview techniques, semi-structured interviews, and in-depth interviews of 15 informants selected using Purposive Sampling and snowball sampling techniques. Data analysis consists of 3 stages: data reduction, data presentation, and making conclusions. The results of the study mentioned that the ethno-pedagogical values are found in “Tetak-tetak” and “Nggolek Ilmu” folk song of Fatrah-Abal. These two songs express explicit and implicit values of biological characters. The tetak-tetak and nggolek ilmu folk song became a community media in instilling the attitude or character values needed in studying biology at pre-school age. These values ​​will be further developed in learning biology in schools, which are carried out in an integrated manner in affective aspect.
LANGUAGE AND IDENTITY OF VULNERABLE GROUP: TRACING THE ORIGINS OF THE TOBELO DALAM TRIBE FROM A LINGUISTIC PERSPECTIVE Mahmud, Adi F.; Tamalene, M. Nasir
Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Vol. 9 No. 2 (2025): Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature)
Publisher : Elite Laboratory Jurusan Sastra Inggris Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/lire.v9i2.455

Abstract

This study examines the complex relationship between language and identity within the Tobelo Dalam tribe, a semi-nomadic and socially marginalized community in North Halmahera, Indonesia. This research uses qualitative content analysis of ethnographic and linguistic literature to trace the beginnings of the Tobelo Dalam language and investigate its divergence from standard Tobelo. Essential findings indicate notable phonological, morphological, and syntactic differences alongside preserved archaic Austronesian vocabulary, implying linguistic independence influenced by ecological seclusion and oral customs. Concurrently, common grammatical characteristics and ethnobotanical lexicon corroborate cultural and linguistic continuity. These dynamics underscore a dual process of distinction and convergence that defines the group's evolving identity. The research determines that Tobelo Dalam should be considered a unique language and cultural entity. It promotes the immediate implementation of micro-level documentation and inclusive language policies that honour Indigenous self-determination. The results enhance discussions on language endangerment, cultural resilience, and the necessity for decolonial approaches in linguistic anthropology.
The Tobelo Dalam People on Halmahera Island, Indonesia “Indigenous people or Vulnerable Group” Tamalene, M Nasir; Rumkel, Nam; Mahmud, Adi F
PALAR (Pakuan Law review) Vol 11, No 2 (2025): Volume 11, Nomor 2 April-June 2025
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/palar.v11i2.11947

Abstract

AbstractThis study aims to examine the legal and social status of the "Tobelo Dalam" community on Halmahera Island, Indonesia, which has been ambiguously categorized as indigenous peoples or vulnerable groups. This research departs from the need to formulate the right policy approach in the context of protecting their basic rights as citizens. Using qualitative methods based on literature studies, field observations, and analysis of national and international regulations, this study found that the Tobelo Dalam community does not meet the criteria as an indigenous people according to United Nations standards and Indonesian positive laws. They are more appropriately classified as a vulnerable local ethnic group, given their limited access to education, health, economy, and legal protection. The results of the analysis show that this vulnerability status has an impact on the inhibition of the fulfillment of basic rights, thus demanding a more inclusive and adaptive approach to empowerment. The conclusion of this study emphasizes that government policies should be focused on strengthening the civil rights of the Tobelo Dalam community through a model of empowerment based on local needs and recognition as a vulnerable group, rather than mere recognition as an indigenous people. This study recommends the need for regulations that guarantee collective rights to land and natural resources for them as part of efforts to create just and sustainable social development. Keywords: Tobelo Dalam, indigenous peoples, vulnerable groups, citizens' rights, inclusive empowerment, Halmahera.
Pengembangan Buku Projek Tema Gaya Hidup Berkelanjutan Topik Lingkungan Untuk Meningkatkan Profil Pelajar Pancasila Vianti, Eva; Sundari, Sundari; Tamalene, M. Nasir
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Vol. 8 No. 1 (2023): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v8i1.377

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan buku projek yang dapat meningkatkan profil pelajar Pancasila siswa. Jenis penelitian ini yaitu research and development dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai validasi buku projek sebesar 3,46 kategori sangat layak, rata-rata nilai pretest-postest ujicoba skala terbatas sebesar 63 meningkat menjadi 75, dengan nilai rata-rata n-gain score sebesar 0,44 kategori sedang. Nilai rata-rata hasil pretest-postest ujicoba skala luas sebesar 63 meningkat menjadi 80, dengan nilai rata-rata n-gain score sebesar 0,48 dengan kategori sedang. Nilai rata-rata dimensi profil pelajar Pancasila sebelum melaksanakan projek sebesar 80,2 meningkat menjadi 89,4 setelah melakukan projek. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa buku projek pelajar Pancasila yang telah dikembangkan ini layak digunakan sebagai salah satu referensi untuk meningkatkan profil pelajar Pancasila siswa SMA N 8 Kota Ternate.
Pembelajaran Biologi di Luar Ruangan Berbasis Kearifan Lokal Momorong untuk Memberdayakan Collaborative Work Skills Husen, Ica; Nasir Tamalene, M; Haerullah, Ade; Bahtiar, Bahtiar
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v9i1.1710

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melatih keterampilan kerja kolaboratif siswa melalui proses pembelajaran biologi dengan model kearifan lokal momorong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei, dan data respon dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Selain itu, keterampilan diukur menggunakan instrumen International Reading Association dan National Council of Teachers & English, hal ini diperkuat dengan kearifan lokal momorong yang dibuktikan dengan budaya belajar siswa di luar kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek bekerja dengan orang lain (95,45%), kontribusi (93,18%), pemecahan masalah (81,82%), manajemen waktu dan teknik penelitian (77,27%), serta sintesis (70,45%).P  Model Momorong sangat menyenangkan, melatih siswa untuk merencanakan proyek secara kolaboratif, melatih  siswa belajar berkelompok dan saling membantu, mempermudah siswa dalam problem solving.
Inovasi Project Ecoprinting untuk Penguatan Dimensi Profil Pelajar Pancasila Siswa SMP Muhammadiyah 2 Tidore Kepulauan Arwan, Karina Ardiyani; Nasichah, Arini Z; Tamalene, M Nasir
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Vol. 9 No. 2 (2024): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v9i2.2498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dimensi gotong royong, bernalar kritis dan kreatifitas melalui inovasi Proyek Ecoprinting untuk siswa SMP Muhammadiyah 2 Tidore Kepulauan. Metode penelitian ini yaitu observasi partisipatif yaitu kegiatan observasi secara langsung dalam pelaksanaan proyek di kelas untuk mengamati interaksi, dinamika kelompok, serta penerapan tahapan proyek untuk melihat nilai-nilai Pancasila. Teknik pengumpulan data melalui 4 alur pelaksanaan projek yaitu: pengenalan, kontekstual, aksi nyata, refleksi dan tindak lanjut. Analisis data menggunakan deskriptif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan sebelum dan sesudah diberikan proyek ecoprinting dengan nilai rata-rata 78.78 dengan kriteria cukup berkembang meningkat dengan nilai rata-rata 90.24 dengan kriteria berkembang sesuai harapan dengan melihat dimensi bergotong royong, bernalar kritis dan kreatif, maka dapat disimpulkan bahwa dengan tahapan pengenalan, kontekstual, aksi nyata, refleksi dan tidak lanjut dapat menumbuhkembangkan profil pelajar pancasila pada dimensi gotong royong, kreatifitas dan bernalar kritis.