Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Educatio

PENGARUH LEARNING CYCLE TERHADAP PRESTASI BELAJAR, SIKAP, MINAT, DAN KETERAMPILAN PROSES DASAR IPA PESERTA DIDIK DI SD KECAMATAN GONDOKUSUMAN Fadilah, Dina
Educatio Vol 6, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.66 KB) | DOI: 10.29408/edc.v6i2.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi learning cycle terhadap prestasi belajar IPA, sikap belajar IPA, minat belajar IPA, dan keterampilan proses dasar IPA peserta didik baik secara parsial maupun komprehensif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan variabel terikat prestasi belajar IPA, sikap belajar IPA, minat belajar IPA, dan keterampilan proses dasar IPA sedangkan variabel bebasnya adalah strategi learning cycle  dan konvensional. Subjek penelitian sebanyak 50 peserta didik. Instrumen pengumpulan data terdiri: (1)  tes prestasi belajar IPA dan keterampilan proses dasar IPA, (2) skala sikap terhadap IPA, dan  (3) angket minat terhadap IPA. Data dianalisis dengan menggunakan ANACOVA dan MANOVA pada taraf signifikansi 5 % (α = 0,05). Hasil penelitian ini adalah strategi learning cycle lebih berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA, sikap belajar IPA, minat belajar IPA, dan keterampilan proses dasar IPA peserta didik baik secara parsial maupun komprehensif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Secara parsial hasil ANACOVA menunjukkan nilai: Fhit prestasi belajar IPA sebesar 6,888 dengan nilai sig = 0,012;  Fhit sikap belajar IPA sebesar 14,808 dengan nilai sig = 0,000; Fhit minat belajar IPA sebesar 6,571 dengan nilai sig = 0,014;  Fhit keterampilan proses dasar IPA sebesar 7,439 dengan nilai sig = 0,009. Secara komprehensif hasil MANOVA menunjukkan nilai Fhit prestasi belajar IPA adalah 5,216 dengan nilai sig = 0,027;  Fhit  sikap belajar IPA adalah 11,022 dengan nilai sig = 0,002; Fhit  minat belajar IPA adalah 4,212 dengan nilai sig = 0,046; dan Fhit  keterampilan proses dasar IPA adalah 5,729 dengan nilai sig = 0,021).
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERKARAKTER MATA KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN PGSD STKIP HAMZANWADI SELONG Apriana, Dina; Fadilah, Dina
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.793 KB) | DOI: 10.29408/edc.v9i1.16

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana mengembangkan bahan ajar berkarakter mata kuliah strategi pembelajaran PGSD STKIP Hamzanwadi Selong. Dalam proses pengembangan bahan ajar, harus memenuhi tingkat kelayakan berdasarkan teori pembelajaran, model pengembangan, kebutuhan mahasiswa, dan peningkatan motivasi belajar mahasiswa. Pengorganisasian isi bahan ajar ini dikembangkan dengan menggunakan pendekatan nilai karakter dan disusun mengikuti model pengembangan Dick & Carey. Pengembang menganggap penting untuk mendesain, mengujicobakan, dan memproduksi bahan ajar yang lebih sempurna dan layak sesuai kebutuhan. Produk tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi mahasiswa dan dosen. Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari penghitungan persentase hasil validasi ahli materi yang telah dilaksanakan, bahwa produk pengembangan dikualifikaskan dalam kategori baik dengan persentase 86,4% yang artinya bahan ajar berada dalam kualifikasi baik dan tidak perlu dilakukan revisi. Sedangkan menurut ahli media total persentase yang diperoleh adalah 81,5%. Hasil ini menunjukkan kualifikasi kelayakan produk sangat baik dan tidak perlu direvisi. Penghitungan hasil tanggapan rata-rata persentase respon siswa pada setiap komponen menunjukkan persentase antara  63,15%-92,10% untuk respon setuju dan standar kualifikasi memberikan respon positif. Sementara untuk tes kemampuan mahasiswa, diperoleh skor rata-rata tes kemampuan mahasiswa sebesar 74. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa produk yang dikembangkan dapat dikatakan efektif berdasarkan perolehan tes dengan persentase skor di atas 65 sebesar 78,94%.
PENGARUH LEARNING CYCLE TERHADAP PRESTASI BELAJAR, SIKAP, MINAT, DAN KETERAMPILAN PROSES DASAR IPA PESERTA DIDIK DI SD KECAMATAN GONDOKUSUMAN Dina Fadilah
Educatio Vol 6, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v6i2.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi learning cycle terhadap prestasi belajar IPA, sikap belajar IPA, minat belajar IPA, dan keterampilan proses dasar IPA peserta didik baik secara parsial maupun komprehensif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan variabel terikat prestasi belajar IPA, sikap belajar IPA, minat belajar IPA, dan keterampilan proses dasar IPA sedangkan variabel bebasnya adalah strategi learning cycle  dan konvensional. Subjek penelitian sebanyak 50 peserta didik. Instrumen pengumpulan data terdiri: (1)  tes prestasi belajar IPA dan keterampilan proses dasar IPA, (2) skala sikap terhadap IPA, dan  (3) angket minat terhadap IPA. Data dianalisis dengan menggunakan ANACOVA dan MANOVA pada taraf signifikansi 5 % (α = 0,05). Hasil penelitian ini adalah strategi learning cycle lebih berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA, sikap belajar IPA, minat belajar IPA, dan keterampilan proses dasar IPA peserta didik baik secara parsial maupun komprehensif dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Secara parsial hasil ANACOVA menunjukkan nilai: Fhit prestasi belajar IPA sebesar 6,888 dengan nilai sig = 0,012;  Fhit sikap belajar IPA sebesar 14,808 dengan nilai sig = 0,000; Fhit minat belajar IPA sebesar 6,571 dengan nilai sig = 0,014;  Fhit keterampilan proses dasar IPA sebesar 7,439 dengan nilai sig = 0,009. Secara komprehensif hasil MANOVA menunjukkan nilai Fhit prestasi belajar IPA adalah 5,216 dengan nilai sig = 0,027;  Fhit  sikap belajar IPA adalah 11,022 dengan nilai sig = 0,002; Fhit  minat belajar IPA adalah 4,212 dengan nilai sig = 0,046; dan Fhit  keterampilan proses dasar IPA adalah 5,729 dengan nilai sig = 0,021).
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERKARAKTER MATA KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN PGSD STKIP HAMZANWADI SELONG Dina Apriana; Dina Fadilah
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v9i1.16

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana mengembangkan bahan ajar berkarakter mata kuliah strategi pembelajaran PGSD STKIP Hamzanwadi Selong. Dalam proses pengembangan bahan ajar, harus memenuhi tingkat kelayakan berdasarkan teori pembelajaran, model pengembangan, kebutuhan mahasiswa, dan peningkatan motivasi belajar mahasiswa. Pengorganisasian isi bahan ajar ini dikembangkan dengan menggunakan pendekatan nilai karakter dan disusun mengikuti model pengembangan Dick Carey. Pengembang menganggap penting untuk mendesain, mengujicobakan, dan memproduksi bahan ajar yang lebih sempurna dan layak sesuai kebutuhan. Produk tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi mahasiswa dan dosen. Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari penghitungan persentase hasil validasi ahli materi yang telah dilaksanakan, bahwa produk pengembangan dikualifikaskan dalam kategori baik dengan persentase 86,4% yang artinya bahan ajar berada dalam kualifikasi baik dan tidak perlu dilakukan revisi. Sedangkan menurut ahli media total persentase yang diperoleh adalah 81,5%. Hasil ini menunjukkan kualifikasi kelayakan produk sangat baik dan tidak perlu direvisi. Penghitungan hasil tanggapan rata-rata persentase respon siswa pada setiap komponen menunjukkan persentase antara  63,15%-92,10% untuk respon setuju dan standar kualifikasi memberikan respon positif. Sementara untuk tes kemampuan mahasiswa, diperoleh skor rata-rata tes kemampuan mahasiswa sebesar 74. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa produk yang dikembangkan dapat dikatakan efektif berdasarkan perolehan tes dengan persentase skor di atas 65 sebesar 78,94%.
Implementasi Etnopedagogi Pada Tradisi Adat Suku Sasak: Implementasi Etnopedagogi Pada Tradisi Adat Suku Sasak Asri, Indra Himayatul; Lestarini, Yuniar; Muspita, Zalia; Sulastri, Andi; Kudsiah, Musabihatul; Fadilah, Dina; Rohini, Rohini
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.25768

Abstract

Indonesia has a colorful culture, thousands of tribes with their own characteristics, including the Sasak tribe on Lombok Island which has a very unique cultural style. Therefore, it is very possible to explore the educational values ​​contained in the traditions that are still carried out by the people of Lombok which are based on religious values ​​and norms (religion) and based on communal conventions (agreements) which are better known as the Sasak tribe community (Sasak custom). Sasak society is a social group in which spiritual and structural relationships occur which enable the formation of long-term agreements and shared beliefs which are called culture. The Sasak people are a society that still adheres to its culture to this day. Currently, the Sasak tribe is not only a community group but also an ethnic group that adds to the rich traditions of the Indonesian people. One of the Sasak tribal traditions whose educational value can be seen is the Bale (house) and the Nyongkolan tradition. Keywords: Sasak tribe, Bale, Nyongkolan