Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Produksi Bumbu Bali “Nepaon” Suka Wirang Desa Buki I Ketut Putu Suniantara; Gede Suwardika; Agus Tatang Sopandi; Kadek Masakazu; I Gusti Ngurah Satria Wijaya
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i4.2787

Abstract

The Balinese spice "NePaon" is produced by the Suka Wirang group which is in Bukit Tibulaka Village. The main problems faced by partners are (1) in the production sector, production capacity is less than optimal and packaging leaks, causing labels to become damaged. (2) in the marketing sector, there are limitations to marketing carried out conventionally. The final problem (3) is in the legal sector, where the partner product does not yet have a production permit as a legality and security aspect in expanding marketing. The solution to the problem provided is by offering donations for production equipment and some training. The method of implementing the service is by adopting the PALS (participatory learning system) method. The results of the service obtained are an increase in production capacity in the last two months, increased knowledge of partners in packaging with new designs. Partners already have social media as digital marketing. Partners have knowledge in certification and electronic transactions. Partner responses to the implementation of activities with results were 31% satisfactory and 69% very satisfactory. Meanwhile, in training, partner responses were 37.5% satisfactory and 62.5% very satisfactory.         Keywords: Balinese spices; PALS; production training; increased production  Abstrak: Bumbu Bali “NePaon” di produksi oleh kelompok Suka Wirang yang terletak di Desa Bukit Tibulaka. Permasalahan utama yang dihadapi mitra yaitu (1) bidang produksi, kapasitas produksi kurang maksimal dan pengemasan mengalami kebocoran sehingga menyebabkan label menjadi rusak. (2) bidang pemasaran, adanya keterbatasan pemasaran yang dilakukan secara konvesional. Permasalahan terakhir (3) bidang hukum, dimana produk mitra belum memiliki izin produksi sebagai aspek legalitas dan standar keamanan dalam memperluas pemasaran. Pemecahan masalah yang diberikan yaitu dengan menawarkan sumbangan alat – alat produksi dan beberapa pelatihan. Metode pelakasanaan pengabdian dengan mengadopsi metode PALS (participatory learning system). Hasil pengabdian diperoleh yaitu adanya peningkatan kapasitas produksi dalam dua bulan terakhir, meningkatnya pengetahuan mitra dalam melakukan pengemasan dengan desain yang baru. Mitra sudah memiliki media sosial sebagai pemasaran digital marketing. Mitra memiliki pengatahuan dalam sertifikasi dan transaksi elektronik. Respon mitra terhadap pelaksanaan kegiatan dengan hasil 31% memuaskan dan 69% sangat memuaskan. Sedangkan pada pelatihan, respon mitra 37,5% memuaskan dan 62,5% sangat memuaskan.Kata kunci: bumbu bali; PALS; pelatihan produksi; peningkatan produksi
Flipped Classroom with Whiteboard Animation to Promote Communication Skill: A Mixed Method Study Gede Suwardika; Agus Tatang Sopandi; Putu Oktap Indrawan
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 12 No 4 (2023): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpiundiksha.v12i4.68119

Abstract

Communication skills are crucial competencies for both teachers and aspiring educators. However, the reality is that the skills of many teachers are not yet adequate. This research aims to analyze the impact of implementing a Flipped Classroom with Whiteboard Animation on students’ communication skills. The research employed a Convergent Mixed Methods Design, where quantitative and qualitative data were collected concurrently and analyzed separately to confirm their relationship. The participants consisted of 83 students who were elementary school teachers taking the Science Education course. Quantitative data on communication skills were gathered using the ICCS questionnaire, while qualitative data were obtained through observations, completion of student worksheets, and interviews. Quantitative data were analyzed using ANCOVA, while qualitative data underwent qualitative descriptive analysis. The research findings demonstrated that Flipped Classroom with Whiteboard Animation effectively enhanced students’ communication skills through the instructional steps during the webinar. These findings indicate that Flipped Classroom with whiteboard animation can be considered an effective alternative for improving students’ communication skills.
Delopment and Validation of a Self-Efficacy Scale for Distance Learning Gede Suwardika; Agus Tatang Sopandi; Indrawan, Putu Oktap
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v8i4.84044

Abstract

Not all students are ready to face changes, primarily related to self-efficacy in the context of entirely technology-based learning. This study aims to develop and validate a reliable and valid Self-Efficacy Scale for Distance Learning/SESDL. This scale is designed to measure self-efficacy in students studying in the context of distance learning. This study involved 151 UPBJJ-UT Denpasar students selected using Cluster Sampling. The instrument developed consisted of 34 statement items covering three dimensions of self-efficacy, namely magnitude, strength, and generality. Validation was done through confirmatory factor analysis (CFA) and the Rasch model. The analysis showed that the SESDL instrument had high reliability, strong construct validity, and good model fit. Educators, researchers, and practitioners can use this scale to accurately measure student self-efficacy in distance learning. The implications of this study are that it significantly impacts various parties in the world of education. For educators and educational institutions, this scale can be used as an evaluation tool to understand student self-efficacy in the context of distance learning. With this understanding, educators can design more targeted strategies and methods to increase students' self-confidence in overcoming the challenges of distance learning, such as improving time management skills, learning independence, and using technology.
Pengelompokan Dan Klasifikasi Pada Data Hepatitis Dengan Menggunakan Support Vector Machine (SVM), Classification And Regression Tree (Cart) Dan Regresi Logistik Biner Suwardika, Gede
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 1 No 3 (2017): August
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.954 KB) | DOI: 10.23887/jere.v1i3.12016

Abstract

Hepatitis adalah peradangan pada hati karena toxin, seperti kimia atauobat ataupun agen penyebab infeksi. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut "hepatitis akut", hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut "hepatitis kronis".Hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama salah satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis non-virus yang utama adalah alkohol dan obat-obatan.Dalam penelitian ini dilakukan tes terhadap  155 pasien dengan respon meninggal atau hidup.  Untuk itu penerapan Data Mining akan dilakukan pada kasus diatas, memanfaatkan salah satu teknik yaitu Data Classification, sejumlah data testing yang tersedia akan di analisis serta dibandingkan dengan data training untuk dilakukan prediksi meninggal atau hidup.Hasil ketepatan klasifikasi antara data training dengan data testing dengan analisis regresi logistik adalah 79,4% sedangkan dengan menggunakan SVM diperoleh sebesar 80%. Pengelompokan dengan menggunakan K-Means dan Kernel K-Means menghasilkan ketepatan pengelompokan yang berbeda. Ini menunjukkan bahwa data hepatitis memiliki pengelompokan yang baik. Kemudian hasil pengelompokan pada Kernel K-Means dibandingkan dengan data aktual yang diklasifikasikan dengan menggunakan regresi logistik, SVM dan CART dimana dihasilkan bahwa data hasil dari Kernel K-Means memiliki ketepatan klasifikasi yang lebih baik dibandingkan dengan hasil klasifikasi pada data aktual.
The Effect of Skills Education on The Self-Study Capability of New Students Universitas Terbuka Suwardika, Gede; Hariati Sawitri, Hendrin
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 3 No 1 (2019): February
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.819 KB) | DOI: 10.23887/jere.v3i1.17765

Abstract

The purpose of this study is to observe the Impact of the Independent Learning  Skills Education on the Self-Learning Readiness of New Students by 2018. We use the Analysis Path to observe the Student’s Self-Learning Readiness consisting of time management skills, effective module reading, recording of reading skills, tutorial, and skill of accessing service on line. The Results suggest that Skills Education is an important factor affecting their study in the future
Analysis of UT Student Satisfaction with the Tuweb system using CSI, IPA & SEM-PLS Masakazu, Kadek; Sopandi , Agus Tatang; Wijaya, I Gusti Ngurah Satria; Suwardika, Gede; Suniantara, I Ketut Putu
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 7 No 3 (2023): August
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v7i3.66621

Abstract

One form of development in the world of learning as a result of developments in information and communication technology (ICT) is that distance learning is possible. The Open University, a public university, uses various modes of learning has also experienced changes in the modes of learning for students who decide to study in person during class. Coupled with the Covid-19 pandemic, this change is a change in the learning system from the TTM mode which is replaced by Tuweb (blended learning that is held online). This study aims to analyze user or UT student satisfaction with the Tuweb system using the Servqual dimension. The data source came from the UT student population at UPBJJ UT Denpasar, where the determination of respondents was carried out using a purposive sampling technique. The Customer Satisfaction Index (CSI), Importance Performance Analysis (IPA), and Structural Equation Modeling (SEM) using Partial Least Squares (PLS-SEM) are the analytical techniques used. The results of the slices of the three methods (CSI, IPA and SEM-PLS) is that Tuweb UT's services get quite satisfied ratings from students, where the variable that gives excellence to Tuweb UT is empathy. As a note for improving the tuweb service from UT, the Tuweb service has the availability of a learning service response at any time and place (responsiveness variable) and the Tuweb service has better speed accuracy than the promised speed accuracy (reliability variable).
Pengklasifikasian Pada Data Echocardiogram Dengan Menggunakan Support Vector Machine dan Analisis Diskriminan Suwardika, Gede
International Journal of Natural Science and Engineering Vol. 1 No. 1 (2017): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.865 KB) | DOI: 10.23887/ijnse.v1i1.12434

Abstract

Echocardiogram (seringkali disebut "echo") adalah garis luar grafik dari gerakan jantung. Selama tes ini, gelombang-gelombang suara frekwensi tinggi, disebut ultrasound, menyediakan gambar-gambar dari klep-klep dan kamar-kamar jantung. Dalam penelitian ini dilakukan tes terhadap 132 pasien dengan respon meninggal atau hidup. Hasil ketepatan klasifikasi antara data training dengan data testing dengan analisis diskriminan adalah 96% sedangkan dengan menggunakan SVM diperoleh sebesar 88%. Pengelompokan dengan menggunakan K-Means dan Kernel K-Means menghasilkan ketepatan pengelompokan yang sama persis. Ini menunjukkan bahwa data echocardiogram memiliki pengelompokan yang baik. Kemudian hasil pengelompokan pada K-Means dibandingkan dengan data aktual yang diklasifikasikan dengan menggunakan diskriminan, SVM dan CART dimana dihasilkan bahwa data hasil dari K-Means memiliki ketepatan klasifikasi yang lebih baik dibandingkan dengan hasil klasifikasi pada data aktual.
Seleksi Pemilihan Calon Penerima Beasiswa Bidikmisi Mahasiswa Universitas Terbuka dengan Metode TOPSIS Suwardika, Gede; Suniantara, I Ketut Putu
International Journal of Natural Science and Engineering Vol. 2 No. 2 (2018): July
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.704 KB) | DOI: 10.23887/ijnse.v2i2.17152

Abstract

Proses seleksi penerima beasiswa bidikmisi melibatkan banyak pertimbangan/syarat sebagai suatu kriteria. Oleh karena banyaknya kriteria yang digunakan hal ini menjadi permasalahan tersendiri, sehingga memerlukan penyelesaian, sebagai pendukung keputusan dengan multikriteria. Salah satu konsep dasar pendukung keputusan dengan multikriteria adalah metode TOPSIS, yang didasarkan pada konsep dimana alternatif terpilih yang terbaik tidak hanya memiliki jarak terpendek dari solusi ideal positif, namun juga memiliki jarak terpanjang dari solusi ideal negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode TOPSIS pada penyeleksian penerima beasiswa bidikmisi yang dapat digunakan untuk membantu bagian kemahasiswaan dalam menentukan rekomendasi penerimaan beasiswa di Universitas Terbuka dengan mempertimbangkan berbagai kriteria yang telah ditentukan. Adapun kriteria yang digunakan dalam penelitian ini yaitu potensi akademik dan prestasi, kemampuan ekonomi, komitmen, urutan kualitas sekolah, representasi sekolah dan representasi asal daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode TOPSIS dapat digunakan untuk membantu proses seleksi dan menentukan penerima beasiswa yang tepat. Perbedaan rangking yang terjadi disebabkan oleh nilai skor dari beberapa kriteria yang saling berdekatan.
The Mediating Role of Brand Image in the Relationships between Interactivity, Electronic Word of Mouth (E-WOM), and Purchase Intention among Generation Z Masakazu, Kadek; Wijaya, I Gusti Ngurah Satria; Suwardika, Gede; Suniantara, I Ketut Putu
Binus Business Review Vol. 16 No. 1 (2025): Binus Business Review
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/bbr.v16i1.12080

Abstract

The world is still evolving, and in this era of disruption, everything is based on digital technology. A new phenomenon has emerged in the business world in recent years, namely the bankruptcy of a number of large companies in Indonesia like Giant and the closure of several Carrefour outlets and Matahari Department Store. The research aimed to analyze the effect of interactivity and Electronic Word of Mouth (E-WOM) on the intention to purchase Erigo products with the brand image as a mediating variable on Generation Z in Denpasar City. As the respondents, 208 samples from Denpasar City’s Generation Z population were selected using a purposive selection technique. The analysis method used was Structural Equation Modeling (SEM) through Partial Least Squares (PLS-SEM). As a result, Generation Z in Denpasar City is positively and significantly influenced by brand image, E-WOM, and interactivity when it comes to their intention to buy Erigo fashion items. When it comes to the purchase intention for Erigo products, brand image has the ability to mediate the impact of TikTok interactivity and E-WOM. The managerial implications include the need for Erigo management to focus on the factors influencing potential customers’ decisions to purchase Erigo products, specifically interactivity, E-WOM, and brand image.
DIVERSIFIKASI USAHA KERAJINAN TIKAR PANDAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DI DESA TUMBU KELOD KABUPATEN KARANGASEM – BALI Gede Suwardika; I Ketut Putu Suniantara; Kadek Masakazu; Agus Tatang Sopandi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i1.2250

Abstract

Mitra yang menjadi tempat pengabdian Program Kemitraan Masyarakat ini adalah kelompok pengerajin tikar pandan berasal dari Dinas Tumbu Kelod, Desa Tumbu Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem. Tikar pandan ini merupakan barang setengah jadi yang dijual 50 - 120 ribu perlembar kepada pengepul. Permasalahan yang menjadi prioritas bersama yaitu, mitra tidak mampu memproduksi barang jadi karena tidak memiliki keterampilan yang cukup dan alat – alat produksi dalam mengolah barang setengah jadi menjadi barang jadi sehingga pendapatan yang diperoleh sangat kurang. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, mitra akan diberikan pelatihan keterampilan dan sumbangan alat – alat untuk melakukan diversifikasi produk dalam meningkatkan penjualan. Diversifikasi ini berupa desain mulai dari motif sampai bentuk barang jadi. Adapun hasil pengabdian yaitu Pengetahuan mitra meningkat 80% dalam mengolah barang setengah jadi menjadi barang jadi, Mitra mampu membuat beberapa produk dari bahan tikar seperti tas dengan berbagai ukuran.