Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MOTORIK

HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER 3 DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK CINTA KASIH TAHUN 2021 Shofi Jasmine; Ira Marti Ayu; Gisely Vionalita; Intan Silviana
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v17i2.357

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan adalah tekanan darah ibu hamil yang tinggi sistolik >140 mmHg dan diastolik >90 mmHg atau protein urin positif. Menurut world health organization (WHO) sekitar 28% dari angka kematian ibu (AKI) disebabkan hipertensi dalam kehamilan. Berdasarkan profil kesehatan Indonesia tahun 2016 diketahui bahwa hipertensi 27,1% adalah presentasi tertinggi kedua. Masalah di tempat penelitian berdasarkan data antenatal care (ANC) Rumah Sakit Ibu dan Anak Cinta Kasih Tahun 2019 sebanyak 100 orang (47,6%) ibu hamil dengan hipertensi dalam kehamilan, tahun 2020 sebanyak 100 orang (38,4%) ibu hamil dengan hipertensi dalam kehamilan dan tahun 2021 sebanyak 150 orang (49,6%).Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi hipertensi dalam kehamilan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Cinta Kasih tahun 2021. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi seluruh ibu hamil trimester 3 dan sampel yang digunakan sebanyak 125 ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Data dianalisis dengan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil univariat menunjukan proporsi tertinggi yaitu hipertensi dalam kehamilan (78,4%), gravida ibu hamil (69,6%), umur ibu hamil (63,2%), riwayat hipertensi sebelum kehamilan (59,2%). Hasil bivariat menunjukan tidak terdapat hubungan antara gravida dengan hipertensi dalam kehamilan (PR= 0,96 dan 95% CI (0,78-1,18)).Penelitian ini juga menemukan ada hubungan antara umur ibu (PR= 1,23 dan 95% CI (1,04-1,46)),riwayat kehamilan (PR=1,23 dan 95% CI (1,03-1,46) dengan hipertensi dalam kehamilan.
GAMBARAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT X. BEKASI TAHUN 2022 Adella Dwi Ayu Ningsih; Ira Marti Ayu; Putri Handayani; Devi Angeliana Kusumaningtiar; Ahmad Irfandi
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 18 No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v18i2.933

Abstract

The implementation of a culture of patient safety is crucial in hospitals so that patients do not experience unwanted or unexpected hazards during hospitalization. Hospital X. Bekasi has a quality unit, but incident reporting at Hospital X. Bekasi is not going well. This illustrates the implementation of a patient safety culture that is not running well. This study aims to look at the culture of patient safety among nurses in RSX. The year 2022 is seen in the 12 dimensions of the culture of patient safety, according to the Association for Health Care and Research Quality (AHRQ). This research uses a cross-sectional design. The population in this study is the nurse who directly serves the patient. A large sample in this study of 90 nurses was taken with total sampling techniques. The instrument used in this study is the Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC), which has 12 dimensions. The results showed average positive responses from 12 dimensions of patient safety culture (62.5%), Higher Expectations and Action in Promoting Patient Safety (53.3%), Learning for Organizational Continuous Improvement (64.8%), Unit Collaboration (57.5%), Open Communication (61.1), Feedback and Communication on Errors (63.2%), Non-Positive Response (79.6%), Staffing (69.4%), Management Support Dimension for Patient Security (92.2%), Inter-Units Cooperation (64.4%), Overall Perception of Patients Safety (50.2%), Incident Reporting Frequency (50.7%) and Incident Reports Frequencies (50.7%). Hospital X. Bekasi is expected to continue and maintain patient safety programs, evaluate the number of existing staff, improve incident reporting motivation, and conduct comprehensive and periodic patient safety culture measurements.
Co-Authors Ade Heryana Ade Heryana Adella Dwi Ayu Ningsih Adinda Putri Syahrani Ahmad Irfandi Ahmad Irfandi Amelia Amelia Andi Shalsabila Putri Andi Shalsabila Putri Anfrew Leoranz Purba Anggun Sella Safitri Azzahra Putri Indarg Br Perangin, Br Perangin Br Sembiring, Elsye Meilinda Briandanu Bintoro Cahyanti, Cucu Clara Elnisa Woro Hanadi Cri Sajjana Prajna Wekadigunawan Cut Alia Keumala Cut Alia Keumala Muda Cut Alia Keumala Muda David Martua Sehat Nababan Deasy Febriyanty Deasy Febriyanty Decy Situngkir Desyawati Utami Devi Angeliana Kusumaningtiar Deybi Julianti Napitu Dwi Apriliawati Eka Cempaka Putri Eka Cempaka Putri Elsha Palupi, Elsha Palupi Erna Veronika Farhan Hakiki Febriyanty, Deasy Fitrotul Hasanah Fransisco, Indra Gisely Vionalita Harahap, Mitha Aulia Hendra Dhermawan Sitanggang Heryana, Ade Indasari, Riska Intan Silviana Irfandi, Ahmad Izzah, Widya Nur Laosma Sipahutar Lawalata, Omri Ebo Junior Luh Ayu Krisdayanti M Rafi Favianto Marito Elisha Hofman Panjaitan Mayumi Nitami Mirta Dwi Rahmah Rusdy Mirta Dwi Rahmah Rusdy Misalsalina, Frisella Muda, Cut Alia Keumala Mugi Wahidin Murti, Christinauli Eka Mustikawati, Intan Silviana Mutiara Sanni, Nada Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Namira W Sangadji Namira Wadjir Sangadji Ni'matul Hidayah, Ummu Rohmah Ning Setianti Ning Setianti Novita, Olga Olga Novita Putri Handayani PUTRI HANDAYANI Rahmawati Rahmawati Raihan Muhammad Dzulkarnaen Rini Handayani Rini Handayani Rosita Rosita Sangadji, Namira W Sangadji, Namira Wadjir Shafira Azuraa Shofi Jasmine Shorayasari, Susi Simanjuntak, Acnes Cristina soraya, Una Sumayya, Siti Tri Yunis Miko Wahyono Veronika, Erna Veza Azteria Veza Azteria Vica Nurdiniah Wahyuddin Wahyuddin Wiraatmadja, Jesica