Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengendalian Kualitas Briket Arang Batok Kelapa Menggunakan Metode Seven Tools Meiliana, Eka; Fatmawati, Wiwiek; Sugiyono, Andre
Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.2.2.113-120

Abstract

Quality Control (pengendalian mutu) adalah semua usaha untuk menjamin agar hasil dari pelaksanaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dan memuaskan konsumen. Tujuan quality control agar tidak terjadi barang yang tidak sesuai dengan standar mutu yang diinginkan terus-menerus dan bisa mengendalikan, menyeleksi, menilai kualitas, sehingga konsumen merasa puas dan perusahaan tidak rugi. Obyek penelitian ini adalah produk briket arang batok kelapa dari CV. Unico Indonesia yang berada di Kendal, Jawa Tengah. Permasalahan yang ada pada CV. Unico Indonesia yaitu terdapat produk yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau biasa disebut dengan produk cacat pada saat produk itu jadi. Pengendalian kualitas produk yang telah dilakukan oleh CV. Unico Indonesia mengalami beberapa kendala dibagian proses produksi, khususnya bagian mixer yang mengakibatkan tingkat kegagalan produk selama ini masih melebihi batas toleransi yang telah ditetapkan oleh prusahaan, maka digunakanlah metode Analisa Pengendalian Kualitas Produk Arang Batok Kelapa Menggunakan Metode Seven Tools yang kemudian bisa memberikan solusi untuk CV. Unico Indonesia terkhusus untuk pengendalian kualitas pada produk briket arang tersebut.
Pendampingan Transformasi Limbah Minyak Jelantah Menjadi Biodiesel sebagai Upaya Mewujudkan Industri Berkelanjutan Nurwidiana, Nurwidiana; Fatmawati, Wiwiek; Saputri, Pungky Lela; Hidayat, Taufiq
Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/wyw4sp64

Abstract

The fried-shallot industry generates large quantities of waste cooking oil, which is commonly stockpiled and, in some cases, distributed to nearby residents for household cooking. This practice poses environmental risks and potential health impacts, asdegraded oil continues to be consumed. These challenges form the basis of this community engagement program, whichaims to support partner enterprises in managing waste cooking oil to prevent negative impacts while transforming it into value-added products. The program aimed to assist the partner in managing used cooking oil into high-value, eco- friendly products in the form of biodiesel. The implementation used the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach, emphasizing active participation of the partner in all stages, including socialization on waste management, biodiesel production training, equipment fabrication, and establishment of a biodiesel production unit at the partner’s site. The results showed a significant improvement in the partner’sknowledge and skills in waste management; 100% of the used cooking oil waste was successfully processed into biodiesel, providing additional income opportunities. Moreover, the activity encouraged the industry to operate more sustainably andcontribute to green energy provision. This program demonstrated that technical assistance combined with simple technologycan create an economically and environmentally sustainable production system.