Claim Missing Document
Check
Articles

The Semiotics Analysis in Delivering Message How to Prevent Covid-19 on Grab Advertisement Alika Sandra Puspita S.; Idola Perdini Putri
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 7 No 2 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v7i2.3631

Abstract

Virus corona tiba-tiba menyerang dunia pada awal tahun 2020 di Guangzhou, China. Hingga saat ini virus ini masih menyebar dimana-mana, menuntut setiap orang untuk lebih menjaga keselamatan dan kesehatan. Sejalan dengan situasi saat ini, Grab sebagai salah satu e-commerce yang banyak digunakan di Indonesia membuat iklan digital dengan menggunakan platform YouTube bertema Covid-19 dengan judul, “Armada Higienis GrabKitchen Siap Jaga Kebersihan Pesananmu!”. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap penyampaian pesan pencegahan Covid-19 yang terdapat pada iklan Grab. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan analisis semiotika Ferdinand De Saussure dalam menyampaikan pesan yang terdapat pada iklan. Analisis semiotika Ferdinand De Saussure menggunakan konsep signifier, signified, dan signification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan “Armada Higienis GrabKitchen Siap Jaga Kebersihan Pesananmu!” merepresentasikan pesan bagaimana cara mencegah Covid-19. Yaitu selalu memakai masker, rutin mencuci tangan, dan menjaga kebersihan lingkungan. Penelitian ini juga menunjukkan cara mencegah penyebaran virus corona dengan tepat. Kata Kunci: iklan digital, covid-19, semiotika, Ferdinand De Saussure
Representasi Edukasi Seksual Kesehatan pada Remaja dalam Film Dua Garis Biru Kenia Azzahra; Idola Perdini Putri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.117 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i8.3747

Abstract

Film digunakan sebagai wadah untuk merepresentasikan suatu realita yang terjadi di dalam masyarakat. Edukasi seksual pada remaja sendiri merupakan topik yang masih kurang diperhatikan karena dianggap hal yang ‘tabu’ dan ini merupakan realita sosial yang terjadi di masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan menggambarkan representasi edukasi seksual kesehatan pada remaja dalam Film Dua Garis Biru. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif deskriptif dengan metode analisis teks. Penelitian memakai paradigma strukturalisme dan teori oposisi biner dari Claude Levi-Strauss. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya empat oposisi biner dari scene-scene edukasi seksual dalam Film Dua Garis Biru yaitu, Berani mengetahui edukasi seksual >< Malu mengetahui edukasi seksual, Melarang berpacaran >< Membolehkan berpacaran, Bertanggung Jawab atas konsekuensi dari pilihannya >< Tidak Bertanggung Jawab atas konsekuensi dari pilihannya dan Tidak Tahu >< Tahu. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa edukasi seksual direpresentasikan dalam film ini sebagai edukasi yang penting untuk diberikan namun masih jarang dibicarakan pada remaja, edukasi seksual direpresentasikan sebagai edukasi untuk membantu remaja memahami konsekuensi dari setiap pilihan kehidupan seksualnya dan budaya dalam keluarga mempengaruhi pemberian edukasi seksual pada remaja.
Pengembangan Digital Talent Melalui Literasi Digital (Kolaborasi PT. Telkom Indonesia Dengan SMK PGRI 2 Sumedang Dalam Project Virtual Tour Museum) Lusi Susilawati; Idola Perdini Putri; Wa Ode Seprina
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i3.1829

Abstract

Literasi digital saat ini menjadi kunci penting dalam menghadapi perkembangan teknologi. PT.Telkom Indonesia melalui Indonesia Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI) mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas digital talent yaitu melalui program SMK Pusat Keunggulan. PT. Telkom Indonesia berkolaborasi dengan SMK PGRI 2 Sumedang untuk menjalankan program Pemadanan Magang SMK. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui implementasi project kolaborasi perusahaan dan proses perencanaan karya virtual tour museum. Metode pengumpulan data yaitu data kunlitatif berupa wawancara, data-data digital tertulis dan observasi penulis di lapangan. Penulis dan siswa pemadanan magang membuat virtual tour museum Prabu Geusan Ulun Sumedang untuk menjalanan project. Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang dijadikan pilihan siswa pemadanan karena berdasarkan kacamata siswa kondisi museum yang sudah mulai sepi pengunjung. Project yang dibuat harapannya mampu mendapatkan sentuhan pariwisata melalui program perusahaan dalam melakukan globalisasi khasanah lokal dari objek wisata daerah. PT. Telkom Indonesia dan SMK PGRI 2 Sumedang berhasil berkolaborasi untuk melakukan impementasi project pada program Pemadanan Magang SMK. Hasil dari karya akhir ini adalah program Pemadanan magang PT. Telkom Indonesia berkolaborasi dengan SMK PGRI 2 Sumedang berhasil terimplementasikan melalui project yang dihasilkan yaitu virtual tour museum Prabu Geusan Ulun Sumedang.
Pelatihan Pelayanan Prima untuk Meningkatkan Kepuasan Konsumen Pelayanan Satu Pintu Asti Widayanti; Irna Yuniar; Kastaman Kastaman; Raswyshnoe Boing Kotjoprayudi; Idola Perdini Putri; reni nuraeni
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v6i3.1742

Abstract

Public Service Mall (MPP) is a place for providing public services, both goods and services, at one door, one place, the purpose of MPP is to provide fast, easy, and accountable services. MPP in Kabupaten Bandung under the coordination of The Investment and One-Stop Integrated Services (DPMPTSP) involves services from 17 public institution in Kabupaten Bandung. Variations in types of services and variations in consumers require service personnel to always provide excellent service. The purpose of Community Service is to provide training on the basic stages of service excellent as part of increasing customer satisfaction. The method used in this activity is through interviews to determine training needs, excellent service training using two approachs are service attitude and service communication. This activity was attended by 31 participants consisting of front office staff from civil servants, non-PNS and security personnel. The output of this activity was in the form of a training material module. The evaluation results showed that 99,35% of the participants were satisfied with the implementation of the training and hoped that the training could be carried out consistently
Efektivitas Akun Instagram @Infoserang dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers Helen Nadya Saraswati; Idola Perdini Putri; Almira Shabrina
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.667 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8948

Abstract

Instagram sebagai platform media sosial dapat dimanfaatkan untuk menjadi tempat untuk berbagi informasi berita tanpa perlu membuka portal berita. Instagram dapat membagikan berita yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat melalui foto dan video yang diunggah. Para pengguna Instagram ini juga dapat berinteraksi dengan memberikan komentar atau memberikan tanggapan suka terhadap suatu postingan foto maupun video yang dibagikan. Salah satu akun yang memanfaatkan Instagram sebagai media penyebaran informasi adalah akun Instagram @infoserang. Penelitian ini bertujuan unutk mengetahui seberapa besar Efektivitas akun Instagram @infoserang dalam memenuhi kebutuhan informasi followers. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah followers aktif yang mengikuti akun Instagram @infoserang. Dalam penelitian ini, diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Efektivitas Akun Instagram @infoserang terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers. Didapatkan perolehan nilai thitung (13.448) > ttabel (1.660), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa Efektivitas Akun Instagram @infoserang memberikan pengaruh sebesar 64,4% dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Followers, sedangkan sisanya dari variabel Pemenuhan Kebutuhan Informasi dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian.
Rethinking National Identity Construction Through Independent Films In Indonesia Creative Industry Idola Perdini Putri; Ellisha Nasruddin; Juliana Abdul Wahab; Iis Kurnia Nurhayati
ProTVF Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ptvf.v7i2.41905

Abstract

Background: The creative industry in Yogyakarta, since the post-reformation era, specifically the independent film industry, has been producing films that challenge the meaning and interpretation of national identity in its society. Yogyakarta independent films offer different discourses concerning the constructions of national identity. Thus, within this current context of the post-reformation era, the notion of national identity needs proper scrutiny. Purpose: The main purpose of this study is to define and understand the manifestations of Indonesian national identity as depicted in independent films during the post-reformation era within Yogyakarta’s creative city, utilizing Benedict Anderson’s (2006) imagined community concept. Methods: This study conducted a qualitative research methodology using the text analysis of four selected independent films and in-depth interviews with 27 informants located in Yogyakarta. The primary source of the data collected in this study were the textual analyses and the in-depth interviews. Results: The results of this study indicate that within the horizontal comradeship dimension, the notion of multiple interpretations of national identity was highlighted through the issues on the diversity of ethnic identity, modernization, Islamic fundamentalist organization, the promotion of local language, and community attachment to the nation’s symbols. Meanwhile, in the context of the geographical boundaries dimension, the regional attachment within the territory where the communities live implied the important role of the Yogyakarta Monarchy system and as a sovereign power of a Special Region in influencing the diverse interpretations of national identity. Implications: The findings indicated that the past historical meaning of Pancasila, which underscored a requirement for homogeneous identities within the society, contrasted with the evidence found, which demonstrated the evidence of diversity or heterogeneous identity.
Peran Humas dalam Pengelolaan Konten Harian Instagram @infobsdtol di PT Bintaro Serpong Damai Leny Pramedia Widyanigrum; Idola Perdini Putri; Fiqie Lavani Melano
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2023): Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v6i2.3260

Abstract

Tol BSD yang menghubungkan Pondok Aren–Serpong di wilayah Tangerang Selatan mengalami permasalahan dalam operasional. Sebagai solusi, Tol BSD memaksimalkan peran Humas dalam pemberian informasi melalui konten media sosial Instagram. Penulis hadir dalam membatu peran Humas untuk menjalankan fungsi tersebut melalui beberapa kegiatan seperti pembuatan social media plan, tapping konten, editing konten, copywriting, evaluasi dan revisi, uploading, dan analisis. Perancangan karya ini menggunakan beberapa teori antara lain komunikasi, komunikasi massa, public relation / humas, media sosial, Instagram, konten, dan produksi konten. Data primer yang digunakan dalam perancangan karya ini didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk data sekunder penulis melakukan studi ilmiah. Melalui kegiatan tersebut Humas PT BSD mampu menghasilkan sebuah konten yang baik sehingga dapat menjadi media komunikasi dan pemecah masalah antara institusi dan pengguna jalan. Keberhasilan Humas PT BSD dalam menjadi media komunikasi dan pemecah masalah juga didukung dengan data terkait analisis konten yang sudah dipublikasi berupa pengikut, jangkauan, interaksi, dan engagement yang seluruhnya mengalami kenaikan serta hasil survey kepuasan pelanggan 2022 yang menyatakan puas terhadap peran Humas.
LOKAKARYA LITERASI DIGITAL MARKETING & PENDAMPINGAN E-INDUSTRI UNTUK IKM UNGGULAN KAB. BANDUNG Kusmareza Adim, Adrio; Diniati, Anisa; Pramiyanti, Alila; Nuraeni, Reni; Putri, Idola Perdini; Rina, Nofha
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.1964

Abstract

Lokakarya Literasi Digital Marketing & Pendampingan e-Industri untuk Industri Kecil Menengah (IKM) Unggulan di Kabupaten Bandung adalah inisiatif kolaboratif antara Universitas Telkom dan Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Bandung. Tujuannya adalah memberdayakan IKM di Kabupaten Bandung dengan mengatasi tantangan terkait proses produksi konvensional, pemasaran manual, dan keterbatasan literasi digital. Di era kemajuan teknologi yang terus berlanjut dan untuk mengurangi kesenjangan sosial, transformasi digital menjadi hal yang penting untuk kelangsungan usaha. Sebagai hasil dari program ini, telah dicapai pencapaian yang signifikan, terutama dalam pelatihan pemasaran digital. Melalui implementasi program ini, diharapkan IKM dapat bergerak secara mandiri dan dapat menjalankan usaha mereka menggunakan teknologi digital. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekonomi regional dan memberikan dampak yang positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Ke depan, terdapat rencana untuk memperluas cakupan inisiatif ini, sehingga lebih banyak IKM dapat mendapatkan manfaatnya. Dengan demikian, program ini bertujuan untuk memiliki dampak yang lebih luas dan mendalam pada lanskap IKM, mendorong pertumbuhan, inovasi, dan pemberdayaan ekonomi di wilayah tersebut.
STRATEGI KOMUNIKASI PROGRAM INTERNET SEHAT DAN AMAN KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA (STUDI KASUS EVALUASI PROGRAM INCAKAP TAHUN 2015 Sucianty Dyah Astuti; Idola Perdini Putri; Dini Salmiyah Fithrah Ali
Jurnal Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v8i1.47

Abstract

AbstrakSeiring dengan perkembangan teknologi internet dan penggunaannya dalam kehidupan dan pergaulan, internet telah menjadi sebuah gaya hidup (life style) di masyarakat. Tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia memunculkan berbagai dampak di masyarakat baik positif maupun negatif. Untuk membuat pemahaman di masyarakat terhadap penggunaan internet pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia membuat suatu program, yaitu Internet Sehat dan Aman dengan tujuan untuk mensosialisasikan penggunaan internet secara sehat dan aman melalui pembelajaran etika berinternet sehat dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Penelitian ini mengambil fokus pada evaluasi program internet sehat dan aman yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tahun 2015. Tujuan dari penelitian adalah melihat strategi komunikasi dan pencapaian tujuan dari program internet sehat dan aman  yang dilakukan KemKominfo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan riset studi kasus deskriptif. Data diperloeh melalui wawancara dan studi pustaka, sedangkan informan pada penelitian ini adalah staff KemKominfo pada bagaian Direktorat Jenderal Aplikasi Infomatika sub direktotar pemberdayaan informatika sebanyak tiga orang. Dari seluruh rangkaian proses penelitian diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa: (1) Pencapaian Program Internet Sehat dan Aman  hingga tahun 2015 telah mencapai target namum belum 100%. (2) Dalam pelaksanaan program INSAN terdapat beberapa hambatan yang dihadapi KemKominfo, yaitu: (i) Keterbatasan Anggaran Pemberian dan Belanja Negara (APBN), (ii) keterbatasan daya jangkau akibat letak geografis indonesia yang merupakan negara kepulauan.(3) perlu dilakukan evaluasi menganai penggunaan media online dalam startegi komunikasi program internet sehat dan aman (4) Terjadi beberapa perubahan sejak awal dilaksanakannya program INSAN pada tahun 2008 hingga tahun 2015 sebagai hasil dari evaluasi program yang dilakukan KemKominfo, yaitu : (i) perubahan INSAN nama sejak tahun 2003 menjadi INCAKAP, (ii) Perubahan Logo INSAN, (iii) perubahan maskot INSAN.AbstractInternet has become a lifestyle in community along with the development of internet technology in the life and social relationship. The high number of internet users in Indonesia gave rise to a variety of impacts on society, both positive and negative. Relates with these impacts, to create an understanding in the community against the use of the internet the Government through the Ministry of communications and Informatics of the Republic of Indonesia create  program, that is Internet healthy and safe in order to socialize the use of the internet for healthy and safe through the ethics of the Internet learning healthy by involving all components of society.The research focused on the evaluation of healthy and safe internet programme conducted by the Ministry of communications and Informatics of the Republic of Indonesia in 2015. The objective of the research is to perceive the communication strategy and the achievement of the objectives of the healthy and safe internet program by KemKominfo. This research used the qualitative method with descriptive case study research. The data obtained through interviews and literature studies, while informants in this study was KemKominfo staff on to the various Directorate General Application Infomatika sub direktotar empowerment of informatics as many as three people. Through the whole concatenation of process research obtained results that indicate that: (1) the achievement of healthy and safe Internet Programme until 2015 has achieved the target but not 100%. (2) in the implementation of the program there are some obstacles faced by KemKominfo, specifically: (i) the limitation of APBN, (ii) affordability limitations due to the geographical of indonesia as an archipelago state. (3) the evaluation needs to be done about the use of online media in the communication strategy of healthy and secure internet program. There were some changes since the beginning of the implementation of the Insan program in the year 2008 to 2015 as a result of the evaluation of the program conducted by KemKominfo, namely: (i) the change in INSAN name since 2003 into INCAKAP, (ii) the change of INSAN logo , (iii)  the change of INSAN mascot.
The Influence of Female Leadership Style on Communication Climate and Job Satisfaction Fitri, Rachmawati Aulia; Putri, Idola Perdini
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v8i1.16891

Abstract

This research aims to find out how female leadership style affects the communication climate and job satisfaction at PT. Indonesian Digital Identity. Using the total sampling method, a total sample of 100 respondents was gathered from Sati Rasuanto's staff. The method used to analyze the data is path analysis. According to calculations performed with the SmartPLS software version 3.0, the results show a significant relationship between the influence of female leadership style on the communication climate, The communication atmosphere at work has a much greater impact on employee happiness than does the female leadership style. The implications of the results of the study indicate that leaders need to increase democratic and participatory traits such as tolerance, empathy, and openness to the perspectives and ideas of others in women's leadership so that the climate of communication and job satisfaction can be adequately maintained.