Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Strategi Komunikasi Pemasaran Pada Media Sosial Instagram @SHELLASAUKIAOFFICIAL Zulfa, Indana; Putri, Idola Perdini; Juddi, Moh Faidul
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial merupakan alat komunikasi digital yang banyak digunakan untuk mendapatkan atau berbagi informasikepada khalayak. Instagram merupakan salah satu media sosial yang dapat digunakan menjadi tempat promosi suatuproduk, salah satunya yaitu Shella Saukia. Akun pribadi Instagram Shella saukia ini untuk kegiatan online shopdengan menggunakan fitur live. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan informasi pemanfaatan fitur liveInstagram dalam kegiatan online shop. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatankualitatif. Data dikumpulkan dengan observasi dari akun instagram @Shellasaukiaofficial, wawancara denganinforman, dokumentasi untuk mendapatkan data informasi penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitianmenunjukkan bahwa Shella Saukia telah menerapkan strategi komunikasi pemasaran dengan memanfaatkan mediasosial instagram untuk mengenalkan produknya, Shella Saukia menerapkan dua aspek yaitu 1) Strategi mediayang meliputi isi informasi dan bentuk kreatif pesan. 2) Strategi pesan yang meliputi pemilihan media dan celahkonsumen. Kata kunci-fitur live, Instagram, media sosial, Shellasaukiaofficial, strategi komunikasi pemasaran
Pengaruh Terpaan Media Akun Menfess Twitter @BLINKMF Terhadap Respon Followers Dalam Menghadapi Ujaran Kebencian Yang Ditujukan Ke Blackpink Syawalia, Elisa Febri; Putri, Idola Perdini
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tweet-tweet ujaran kebencian pada akun menfess X (Twitter)@BLINKMF mengasilkan respon pada followers atau tidak. Peneliti memilih jenis penelitian dengan menggunakanmetode kuantitatif. Penelitian akan dilakukan melalui survei dalam bentuk kuesioner. Pada pengujian koefisiensdeterminasi didapatkan nilai �㕅āÿăÿĀ�㕒 sebesar 97,3%. Dapat diartikan bahwa variabel terpaan ujaran kebencianterhadap Blackpink pada akun menfess X (Twitter) (X) berpengaruh sebesar 97,3% terhadap variabel respon followers(Y). Pada uji hipotesis, didapatkan nilai �㕡ℎÿĂă�㕛ý 119.621 dan �㕡ĂÿĀ�㕒�㕙 dengan tingkat signifikansi 0,05% adalah 1,965.Maka dapat disimpulkan bahwa �㕡ℎÿĂă�㕛ý 119.621 > �㕡ĂÿĀ�㕒�㕙 1,965, membuktikan bahwa variabel terpaan ujaran kebencianterhadap Blackpink pada akun menfess X (Twitter) berpengaruh secara signifikan terhadap respon followers Kata Kunci-terpaan media; ujaran kebencian; Twitter; media sosial; respon
Proses Produksi Maskot sebagai Brand Image di PT Mentari Mas Multimoda Januarizad, Firdausi Rizkilah; Putri, Idola Perdini; Arifputri, Aiza Nabilla
Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS) Vol. 1 No. 1 (1): October 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/.v1i1.6527

Abstract

Perkembangan dunia industri membuat semakin banyaknya barang yang perlu dipindahkan dari suatu tempat ke tempat lainnya. Perdagangan lintas laut adalah yang paling banyak digunakan dalam memindahkan barang yang ada. Data menunjukkan bahwa lebih dari 80% perdagangan adalah perdagangan lintas laut. Industri pelayaran peti kemas merupakan salah satu industri yang meningkat dikarenakan pertumbuhan pergerakan barang ini. PT Mentari Mas Multimoda merupakan salah satu perusahaan pelayaran peti kemas yang baru berdiri pada tahun 2019 namun dapat bersaing dengan perusahaan pelayaran yang telah berdiri puluhan tahun di beberapa pelabuhan tujuan. PT Mentari Mas Multimoda ingin menonjolkan suatu hal yang baru dan berbeda dibandingkan dengan para kompetitornya khususnya pada bagian image perusahaan. Salah satu yang tidak dimiliki oleh para kompetitornya adalah maskot. Maka dari itu perancangan karya ini berjudul “Proses Produksi Maskot Sebagai Brand image PT Mentari Mas Multimoda”. Teori yang menjadi acuan dalam rancangan maskot ini adalah 5 unsur dimensi pembentuk brand image menurut Keller (2016) karena maskot akan merepresentasikan perusahaan dan mengandung unsur pembentuk brand image. Untuk perancangan maskot akan menggunakan 5 tahapan design thinking. Dalam memperoleh data untuk menciptakan maskot, penulis melakukan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Perancangan ini menghasilkan Maskot bernama “Si Mas” yang mengandung berbagai nilai dari PT Mentari Mas Multimoda.
Analisis Pembentukan Identitas Diri Akbar Febians Dalam Konteks Flexing di Media Sosial Instagram Fahreza; Putri, Idola Perdini
Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS) Vol. 3 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jcobs.v3i1.9594

Abstract

Salah satu entrepreneur atau pengusaha yang kerap kali memamerkan mobil mewah serta berlibur keliling dunia membagikan momentnya ke dalam media sosial instagram yaitu @akbarfebians yang mengakibatkan timbulnya fenomena flexing, yaitu munculnya perubahan perilaku konsumen dan gaya hidup demi konten. Flexing dapat mengakibatkan turun-nya kesehatan mental mahasiswa berupa kecemasan atau anxiety karena tidak dapat mengikuti berbagai konten yang sengaja diviralkan oleh orang lain atau seringkali disebut dengan kata FOMO (Fear of Missing Out). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan identitas diri Akbar Febian dalam konteks Flexing di media sosial instagram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan netnogafi melalui metode analisa elemen personal layer, enactment layer, relational layer, dan communal layer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akbar Febian sebagai influencer menggunakan strategi flexing untuk membentuk identitas glamor dan mewah agar memotivasi orang lain. Secara aksiologis, penelitian ini diharapkan Akbar Febian dapat selalu konsisten dalam membuat konten yang menjadikan dirinya individu yang memiliki inovasi, kreativitas dan keberanian untuk tampil beda di media sosial instagram.
Strategi Komunikasi Pada Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) Dalam Mensosialisasikan Fasilitas Mesin Autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Chairunnisa Griselda; Putri, Idola Perdini; Yogie Alwaton
Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS) Vol. 3 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jcobs.v3i1.9730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang dilakukan oleh Bagian Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) dalam mensosialisasikan fasilitas teknologi mesin autogate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebab Bagian Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) memiliki peran penting dalam memodernisasi layanan keimigrasian di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan para informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TIKIM memilih komunikator yang memiliki kredibilitas tinggi, pengetahuan mendalam tentang fasilitas mesin autogate, dan kemampuan komunikasi yang baik. Strategi komunikasi yang diterapkan mencakup beberapa tahapan seperti penentuan target sasaran yang melibatkan penumpang domestik dan internasional, penyampaian pesan melalui berbagai media seperti spanduk, papan informasi, video tutorial, serta komunikasi langsung oleh petugas. Pemilihan media yang beragam, termasuk media sosial dan website resmi bandara, memastikan bahwa informasi dapat menjangkau audiens yang luas dan beragam. Evaluasi efektivitas strategi komunikasi dilakukan melalui survei kepuasan penumpang dan analisis data pengguna, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan mesin autogate dan umpan balik positif dari penumpang.
Membangun Komunikasi Interpersonal Dalam Mengatasi Stres Karena Kesepian: Studi Kasus Pada Mahasiswa Telkom University Gusti Rofhi; Putri, Idola Perdini
Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jcobs.v3i2.10083

Abstract

Mahasiswa, terutama mereka yang berada di lingkungan baru seperti Telkom University, seringkali menghadapi stres akibat kesepian. Kondisi ini dapat mengganggu kesehatan mental dan menghambat kemampuan mereka dalam berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa Telkom University membangun komunikasi interpersonal sebagai strategi untuk mengatasi stres karena kesepian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada empat mahasiswa yang mengalami atau pernah mengalami stres akibat kesepian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan teori komunikasi interpersonal dan teori pemeliharaan hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan berbagai strategi komunikasi interpersonal untuk mengatasi stres karena kesepian. Strategi-strategi ini meliputi: 1) Memulai kontak dengan orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung; 2) Meningkatkan keterlibatan dalam hubungan melalui aktivitas bersama, berbagi cerita, dan memberikan dukungan; 3) Membangun keakraban dan kepercayaan melalui keterbukaan, kejujuran, dan saling menghargai; 4) Mengatasi konflik dan perselisihan dengan komunikasi terbuka dan mencari solusi bersama; 5) Menghadapi pemutusan hubungan dengan introspeksi diri, mencari dukungan sosial, dan melakukan aktivitas yang menyenangkan. Selain itu, mahasiswa juga menggunakan strategi pemeliharaan hubungan, seperti menjaga sikap positif, keterbukaan, memberikan jaminan, menghabiskan waktu bersama, menggunakan humor, memperluas jaringan sosial, berbagi tugas, dan memanfaatkan teknologi komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal memainkan peran penting dalam membantu mahasiswa mengatasi stres karena kesepian. Dengan memahami tahapan-tahapan komunikasi interpersonal dan menerapkan strategi-strategi pemeliharaan hubungan yang tepat, mahasiswa dapat membangun dan memelihara hubungan yang positif dan suportif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis mereka.
PERAN KOMUNIKASI SEBAGAI BENTUK DISEMINASI INFORMASI DALAM RISET PEMASARAN REBRANDING MEREK ASTEC Apriani, Indah Saqinah; Putri, Idola Perdini
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Astec merupakan merek perlengkapan olahraga lokal Indonesia yang melakukan uji konsep untuk mendukung strategirebranding dalam rangka memperluas segmen pasar dan memperkuat posisi merek. Penelitian ini menggunakanpendekatan riset pemasaran kuantitatif melalui survei online berbasis Artificial Intelligence (AI) menggunakanplatform SurveySensum. Evaluasi terhadap dua konsep visual baru dilakukan melalui enam indikator penilaian, yaitu:feelings, needs & wants, uniqueness, brand relevance, concept distinctiveness, dan purchase likelihood. Surveimenyasar konsumen Sport Station dalam tiga segmen: transacted user, non-transacted but aware, dan non-transactedand not aware. Hasil menunjukkan bahwa konsep pertama memperoleh skor tertinggi, yaitu 5273,11 untuk transacteduser, 31,78 untuk non-transacted but aware, dan 1087,11 untuk non-transacted and not aware. Komunikasi berperanpenting sebagai bentuk diseminasi informasi selama proses riset, termasuk strategi promosi partisipatif berupapemberian kode promo untuk mendorong partisipasi sukarela. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan risetberbasis data dan komunikasi partisipatif efektif dalam memberikan insight strategis untuk mendukung keputusanrebranding merek Astec.Kata Kunci: Rebranding, Riset Pemasaran, Diseminasi Informasi, Komunikasi Partisipatif. Astec.
Peran Show Director Pada Pengelolaan Acara Live Streaming Sharing Knowledge Innovation Day Episode “ Work Smarter, Not Harder: Setting Healthy Workplace Boundaries” Dzakwan, Muhammad Alfanza Rizqy; Putri, Idola Perdini
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital yang semakin cepat mendorong PT. Telkom Indonesia untuk terus berinovasi, termasuk dalampelaksanaan program berbagi pengetahuan berbasis virtual seperti Innovation Day. Kendati demikian, penurunanjumlah penonton pada tahun 2024 menjadi indikator perlunya evaluasi ulang dalam strategi penyelenggaraan acara.Karya akhir ini menyoroti peran kunci seorang show director dalam menyusun dan mengelola episode bertema “WorkSmarter, Not Harder: Setting Healthy Workplace Boundaries.” Penulis berperan langsung sebagai show director danmengimplementasikan teori komunikasi organisasi dari Joseph A. DeVito serta prinsip manajemen POAC(Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakan, dan Pengawasan) dari George R. Terry. show director memilikitanggung jawab menyeluruh mulai dari perancangan konsep acara, koordinasi tim produksi, pengelolaan teknis siaran,hingga memastikan interaktivitas dengan audiens melalui platform seperti Slido. Hasil perancangan menunjukkanbahwa kehadiran show director sangat berpengaruh terhadap kelancaran teknis dan keberhasilan penyampaian pesanacara. Karya ini memberikan kontribusi praktis dan konseptual dalam pengembangan model acara virtual yang lebihadaptif dan efektif di masa depan.Kata Kunci- show director, acara virtual, komunikasi organisasi, POAC, live streaming, Innovation Day.
Peran Komunikasi dalam Meningkatkan Pemahaman Denah Jawa Barat di Museum Sri Baduga Raihan Mahardika, Fadane; Putri, Idola Perdini
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i3.5365

Abstract

Museum Sri Baduga sebagai lembaga pendidikan informal memiliki peran strategis dalam menyampaikan sejarah dan budaya Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana komunikasi pemandu museum memengaruhi pemahaman pengunjung terhadap koleksi denah Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei dan choice experiment. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan wawancara terhadap 76 responden yang mayoritas merupakan pelajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memahami isi denah secara lebih baik setelah mendapatkan penjelasan langsung dari pemandu. Selain itu, media digital juga terbukti mendukung proses pemahaman visual, khususnya bagi pengunjung dari generasi muda. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal dan kelompok memainkan peran penting dalam proses edukasi museum. Media digital bukan menjadi pengganti peran pemandu, melainkan pelengkap yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Oleh karena itu, saran yang diajukan adalah pengembangan model komunikasi hybrid yang menggabungkan narasi pemandu dan media digital secara seimbang untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih inklusif dan menarik di lingkungan museum.
Peran Komunikasi dalam Meningkatkan Pemahaman Denah Jawa Barat di Museum Sri Baduga Mahardika, Fadane Raihan; Putri, Idola Perdini
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i3.5423

Abstract

Museum Sri Baduga sebagai lembaga pendidikan informal memiliki peran strategis dalam menyampaikan sejarah dan budaya Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana komunikasi pemandu museum memengaruhi pemahaman pengunjung terhadap koleksi denah Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei dan choice experiment. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan wawancara terhadap 76 responden yang mayoritas merupakan pelajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memahami isi denah secara lebih baik setelah mendapatkan penjelasan langsung dari pemandu. Selain itu, media digital juga terbukti mendukung proses pemahaman visual, khususnya bagi pengunjung dari generasi muda. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal dan kelompok memainkan peran penting dalam proses edukasi museum. Media digital bukan menjadi pengganti peran pemandu, melainkan pelengkap yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Oleh karena itu, saran yang diajukan adalah pengembangan model komunikasi hybrid yang menggabungkan narasi pemandu dan media digital secara seimbang untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih inklusif dan menarik di lingkungan museum.