Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Improving Students' English Speaking Skills Through Collaborative Learning at Anastasya School Medan Silaban, Roikestina; Sihombing, Faija; Panjaitan, Tulus JT.; Silaban, Lidia; Ginting, Melda Oktika
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 5 No. 1 (2025): Call for Paper Mei 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v5i1.6366

Abstract

Speaking is one of the most essential skills for students to master in facing the challenges of globalization and the era of international communication. However, in reality, many students at Anastasya School Medan struggle to express their ideas orally in English due to limited practice, low self-confidence, and the dominance of individualistic teaching methods. In response to this issue, this community service program was carried out with the aim of improving students’ speaking skills through a collaborative learning approach. The activities were conducted in the form of interactive training and paired or group conversation simulations using daily topics relevant to the students' real-life context. Documentation of the activities indicated high student enthusiasm and significant improvement in vocabulary mastery, pronunciation, and speaking fluency. Observations and evaluations revealed that 80% of participants showed increased scores in speaking aspects after participating in the program. Furthermore, students reported feeling more confident and motivated to speak English through collaborative learning. In conclusion, collaborative learning has proven to be an effective method for enhancing students’ speaking abilities by promoting active interaction, teamwork, and a supportive learning atmosphere. This model can be adopted by other schools facing similar challenges.
Community Service Activities On Providing Additional Food For The Elderly At The Village Health Post, Sukaraya Village, Pancur Batu District, Deli Serdang Regency, 2025 Lidia Silaban; Roikestina Silaban; Faija Sihombing
International Journal of Community Service Implementation Vol. 3 No. 1 (2025): IJCSI JUNE 2025
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijcsi.v3i1.313

Abstract

The elderly are a vulnerable group at high risk of experiencing nutritional problems due to various factors such as decreased appetite, digestive disorders, and economic and social limitations. Poor nutritional status in the elderly can increase susceptibility to disease and reduce quality of life. This community service activity aims to improve the nutritional status and awareness of the elderly about the importance of consuming nutritious food through the provision of supplementary food (PMT). The activity was carried out at the Village Health Post (Poskesdes) in Sukaraya Village, Pancur Batu District, Deli Serdang Regency in 2025. The methods used included nutrition counseling, simple health checks, demonstrations of making supplementary food from local ingredients, and distribution of PMT consisting of mung bean porridge, biscuits, milk, and fruit. A total of 50 elderly people actively participated in this activity. Evaluation results showed an increase in participants' knowledge about the importance of balanced nutrition and motivation to improve their daily diet. The elderly also said they felt happy and helped by the PMT that could support their daily nutritional needs. This activity not only focused on providing supplementary food but also strengthened education so that the elderly could implement a healthy diet independently. It is hoped that community service activities like this can continue to be carried out sustainably to support promotive and preventive efforts in improving the health status of the elderly and realizing healthy, independent, and productive elderly people
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Komik Pada Guru SD Desa Suka Jadi Ginting, Melda Oktika; Silaban, Roikestina; Panjaitan, Tulus
JURNAL NERACA Vol 4 No 2 (2024): Oktober
Publisher : LPPM UNIVERSITAS AUDI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jnr.v4i2.517

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan pelatihan kepada guru agar mengetahui bagaimana membuat media pembelajaran secara mandiri. Metode kegiatan pengabdian dalam pelatihan pembuatan media pembelajaran komik bagi guru Sekolah Dasar dilakukan melalui beberapa tahap yang sistematis. Tahap pertama adalah persiapan, tahap kedua pelaksanaan, tahap ketiga evaluasi. Pelatihan pembuatan media pembelajaran komik berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi. Berdasarkan hasil evaluasi post test, para peserta menunjukkan pemahaman yang kuat terhadap konsep dasar komik 80%. Selain itu, para guru merasa lebih percaya diri dalam menggunakan aplikasi secara mandiri untuk menciptakan komik yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran 100%. Mereka juga mampu mengintegrasikan komik ke dalam materi ajar di kelas 85%, dan meyakini bahwa penggunaan media ini akan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar secara signifikan 77%.
Pemanfaatan Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis L) Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Di Desa Tambunan Kecamatan Sibolangit Ginting, Melda Oktika; Silaban, Roikestina; Sebayang, Gabriela Anjelika
JURNAL NERACA Vol 5 No 1 (2025): April
Publisher : LPPM UNIVERSITAS AUDI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62611/jnr.v5i1.518

Abstract

Penelitian ini mendorong pendidik untuk melihat lebih dalam tentang potensi pendekatan pendidikan yang inovatif dan alamiah dalam mengembangkan ketrampilan sains anak usia dini. Implementasi media daun bunga sepatu mungkin hanya merupakan awal dari berbagai metode pembelajaran yang dapat dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang berarti dan mendalam bagi anak-anak pada tahap perkembangan yang kritis. peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan salah satu penelitian yang memiliki tujuan untuk memahami fenomena atau kejadian yang dialami oleh si subjek penelitian secara holistik dan dengan menggunakan cara deskriptif yaitu menggunakan kata-kata serta penggunaan bahasa yang alami dan dengan menggunakan atau memanfaatkan berbagai metodemetode penelitian. Respon siswa terhadap relevansi media pembelajaran tanaman hias yang ada di pekarangan sekolah yaitu sebesar 85,5% dengan kategori sangat baik. Respon siswa pada indikator perhatian sebesar 94,2% dengan kategori sangat baik. Nilai persentase keupasaan siswa terhadap media pemeblajaran tanaman hias yaitu 90% dengan kategori sangat baik. Persentase kepercayaan diri siswa terhadap penggunaan media pembelajaran tanaman hias dalam bentuk album foto yaitu 87,5% dengan kategori sangat baik.
Optimalisasi Edukasi Kesehatan Lingkungan Melalui Penguatan Literasi Dan Bahasa di Dusun V Desa Hulu Roikestina Silaban; Elvipson Sinaga; Faija Sihombing; Tulus JT Panjaitan; Andi Setia Tafona
Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/sevaka.v2i3.138

Abstract

This research aims to optimize environmental health education by strengthening literacy and language in Dusun V, Hulu Village, Pancur Batu District, Deli Serdang Regency. Conducted from July 15 to July 27, 2024, the study focuses on enhancing public understanding of waste management and environmental health. The methods employed include socializing the processing of organic waste, providing public facilities such as stacked bins and signs prohibiting improper waste disposal, and activating reading parks and literacy programs at PKK. Additional activities include organizing community service projects, sports events, and educational competitions for children. The results indicate that the program was successfully implemented, despite facing technical and coordination challenges. The community responded positively and showed enthusiasm for the initiatives. Challenges included limited expertise in some manufacturing processes and insufficient coordination with relevant stakeholders. Key supporting factors were community support and the facilities provided by residents. Recommendations include improving coordination, reactivating Karang Taruna, and developing MSMEs as part of future local economic empowerment efforts.
Model Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Pembelajaran Jigsaw pada Mata Pelajaran Pkn Pokok Bahasan Sistem Pemerintahan Pusat Sebayang, Gabriela Anjelika Br; Silaban, Roikestina; Sihombing, Faija; Simamora, Monang Tua
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.709

Abstract

Pembelajaran kooperatif telah diakui sebagai metode yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Salah satu teknik yang populer adalah metode Jigsaw, yang melibatkan pembelajaran berbasis kelompok di mana siswa mengajarkan materi kepada teman sekelas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model hasil belajar siswa ketika menggunakan metode Jigsaw dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dengan pokok bahasan sistem pemerintahan pusat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode Jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan sistem pemerintahan pusat, serta untuk memahami bagaimana metode ini mempengaruhi pemahaman dan keterlibatan siswa dalam mata pelajaran PKN. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas IV SD Negeri No 040443 Kabanjahe yang diterapkan metode Jigsaw dalam pembelajaran PKN. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebelum dan setelah penerapan metode, serta observasi dan kuesioner untuk menilai keterlibatan siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk mengevaluasi perubahan dalam hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Jigsaw secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKN, khususnya dalam memahami sistem pemerintahan pusat. Siswa yang terlibat dalam pembelajaran Jigsaw menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan pemahaman dibandingkan dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran juga meningkat, dengan umpan balik positif terhadap dinamika kerja kelompok dan pemahaman materi.
Model Kesadaran Berdisiplin dalam Membangun Prestasi Belajar Pada Siswa Kelas X dan XI SMA Katolik 2 Kabanjahe Ginting, Sari Jusnita Br; Priyanti, Dwi; Silaban, Roikestina; Simamora, Monang Tua; Tafonao, Andi Setia
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membentuk model kesadaran berdisiplin yang dapat membangun prestasi belajar pada siswa kelas X dan XI di SMA Katolik 2 Kabanjahe. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 78 siswa. Proses penelitian melibatkan beberapa tahapan, dimulai dari perancangan dan pelaksanaan penelitian hingga analisis data. Untuk menganalisis data, digunakan model Structural Equation Modeling (SEM) guna mengembangkan konsep dan model yang relevan. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini dirancang dengan skala Likert, yang mengacu pada indikator dari setiap variabel yang diteliti. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang bagaimana kesadaran berdisiplin berkontribusi terhadap prestasi belajar siswa, serta memberikan rekomendasi bagi pengembangan strategi pendidikan di SMA Katolik 2 Kabanjahe.
Penerapan Media Pembelajaran Komik Digital Story-Based Comics untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika pada Siswa Kelas 2 SDN 056627 Kwala Sawit T.A 2024/2025 Ginting, Melda Oktika; Silaban, Roikestina
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i1.2356

Abstract

This research was motivated by the problems that occurred at SDN 056627 kwala Sawit, namely the low interest in learning mathematics of students. This study is aimed at finding out how the Application of Story-Based Comics Digital Comics Learning Media to Increase the Interest in Learning Mathematics of Grade II Students of UPT SDN 056627 Kwala Sawit T.A 2024/2025. The method used in this study is the Classroom Action Research (PTK) method which is carried out in two cycles. Each cycle consists of three meetings. The subjects of this study are 2nd grade students of SD Negeri 064023 Victory Tani T.A 2024/2025 which totals 24 people consisting of 14 girls and 10 boys. The data collection techniques in this study use observation, interview, test and documentation techniques and use qualitative descriptive analysis techniques. Based on the tests that have been carried out in the learning process that it increases in the actions taken in the second cycle, in that cycle the average test results obtained are 78. It can be concluded in this study that in the process of digital comic media story-based comics presented in visual form can attract students' attention. With this, it has a significant impact, namely fostering interest, enthusiasm and focus in mathematics learning activities.
Penguatan Kompetensi Guru Berbasis ICT Di Sekolah UPT SD 030290 Punguan Nauli Kecamatan Sitinjo Roikestina Silaban; Chandra Juita Pasaribu; Dwi Priyanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.84

Abstract

Program "Penguatan Kompetensi Guru Berbasis ICT di Sekolah UPT SD 030290 Punguan Nauli Kecamatan Sitinjo" merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Pendidikan Tinggi melalui skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP). Dalam menghadapi tantangan era digital, program ini bertujuan memberikan motivasi kepada guru untuk menjadi terampil dalam menggunakan aplikasi pendukung pembelajaran. Sekolah UPT SD 030290 Punguan Nauli dipilih sebagai mitra kerjasama karena guru-gurunya memiliki potensi tetapi memerlukan pelatihan lebih intensif, dan fasilitas sarana prasarana masih terbatas. Melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan, guru diberikan pemahaman tentang penguatan kompetensi berbasis ICT dengan menggunakan aplikasi Canva dan ChatGPT. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 28 guru yang mengikuti kegiatan tersebut mampu menggunakan kedua aplikasi untuk menciptakan pembelajaran yang kondusif, interaktif, kreatif, dan inovatif. Evaluasi post-test mengungkapkan peningkatan dari 72% pada pre-test menjadi 90%. Hasil angket kepuasan menunjukkan 92% sangat memuaskan dan 8% memuaskan. Program ini berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam menghasilkan bahan ajar berbasis ICT, memecahkan masalah keterbatasan fasilitas dan kurangnya minat belajar siswa. Kesuksesan ini dapat dijadikan model bagi pengembangan kompetensi guru di sekolah-sekolah lain.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN DASAR DI DESA BINAAN MELALUI INTEGRASI TEKNOLOGI DAN KEARIFAN LOKAL DI DESA BANGUN SARI BARU TANJUNG MORAWA Silaban, Roikestina; Nababan, Rosma; Arisetya, Dian; Silaban, Lidia; Zai, Romi Kurniawan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5222

Abstract

Abstract : The transformation of basic education in rural areas is a significant challenge in achieving equitable quality learning. Bangun Sari Baru Village, Tanjung Morawa, as a fostered village, still faces limitations in the use of educational technology, while its potential local wisdom has not been fully integrated into the teaching and learning process. This community service program aims to provide innovative solutions through the integration of simple educational technology and local wisdom to improve the quality of learning while maintaining the community's cultural identity. The method used is a community-based participatory approach with stages of socialization, teacher and student training, development of digital learning media, and the application of local wisdom values in the thematic curriculum. The results of the activity show an increase in teacher skills in using digital media, increased student motivation and understanding of the teaching material, and the formation of synergy between modern technology and local cultural practices in learning. In conclusion, the integration of technology and local wisdom not only strengthens the effectiveness of learning but also fosters students' cultural awareness, thus creating a contextual, adaptive, and sustainable basic education model in the fostered village. Keywords : Transformation, basic education; technology; local wisdom; fostered villages Abstrak:  Transformasi pendidikan dasar di wilayah pedesaan menjadi tantangan yang penting dalam mewujudkan pemerataan kualitas pembelajaran. Desa Bangun Sari Baru Tanjung Morawa sebagai desa binaan masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi pendidikan, sementara potensi kearifan lokal yang dimiliki belum sepenuhnya terintegrasi dalam proses belajar mengajar. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi inovatif melalui integrasi teknologi pendidikan sederhana dan kearifan lokal agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempertahankan identitas budaya masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis masyarakat dengan tahapan sosialisasi, pelatihan guru dan siswa, pengembangan media pembelajaran digital, serta penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum tematik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam menggunakan media digital, peningkatan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi ajar, serta terbentuknya sinergi antara teknologi modern dan praktik budaya lokal dalam pembelajaran. Kesimpulannya, integrasi teknologi dan kearifan lokal tidak hanya memperkuat efektivitas pembelajaran tetapi juga menumbuhkan kesadaran budaya siswa sehingga tercipta model pendidikan dasar yang kontekstual, adaptif, dan berkelanjutan di desa binaan. Kata Kunci: Transformasi, pendidikan_dasar; teknologi; kearifan_lokal; desa_binaan