p-Index From 2021 - 2026
4.753
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Religio : Jurnal Studi Agama-agama AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur´an dan Tafsir Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin Journal Analytica Islamica Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Widya Balina :Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah: Media Kajian Al-Qur'an dan Al-Hadits Multi Perspektif Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith GUYUB: Journal of Community Engagement MUSHAF: Jurnal Tafsir Berwawasan Keindonesiaan Jurnal Ahsana Media : Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian ke-Islaman Maghza: Jurnal Ilmu al-Qur'an and Tafsir QOF: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Islam Nusantara Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Takwil: Journal of Quran and Hadith Studies Islamika Inside: Jurnal Keislaman dan Humaniora TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin SmartComp Journal of Innovative and Creativity Maharot : Journal of Islamic Education PANDALUNGAN : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat KAMBOTI Journal of Education Research and Development (Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir) Journal of Innovation and Computer Science MAHABBAH : Jurnal Ilmu Ushuluddin Dan Pemikiran Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Reinterpretasi Hadis "Satu Usus dan Tujuh Usus": Pendekatan Musykil Al-Hadits dan Hermeneutik Muhamad Maimun; Helmi Helmi; Ahmad Fawaid
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7431

Abstract

Dalam literatur hadis, ada sekian hadis yang sepintas problematik secara makna (musykil), di antaranya hadis tentang “Muslim makan dengan satu usus dan non-muslim makan dengan tujuh usus”. Hadis ini seringkali dipahami secara tesktual sehingga secara teologis, antropologis, dan etis akan menjadi problematis. Pemahaman tekstual terhadap hadis ini berpotensi menimbulkan kesan diskriminatif serta bertentangan dengan realitas empiris dan prinsip Islam yang rahmat li al-‘alamin. Artikel ini bertujuan untuk melakukan reinterpretasi hadis tersebut melalui pendekatan Musykil al-Hadits dan hermeneutika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif kepustakaan dengan melakukan analisis terhadap kitab hadis primer, syarah klasik, serta literatur kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis tersebut bersifat simbolik dan etis, bukan biologis. Hadis ini menegaskan perbedaan orientasi hidup dan etika konsumsi antara muslim dan non-muslim, bukan perbedaan hakikat kemanusiaan. Dengan demikian, reinterpretasi ini meneguhkan relevansi hadis dalam konteks modern sebagai kritik terhadap gaya hidup konsumtif dan hedonistik