Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KAMPUNG PASIR KAROK Fadli Kurnia; Nuryani Tinumbia; Dwi Ariyani; Ayu Herzanita
Jurnal JANATA Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v1i2.2775

Abstract

Pengabdian Pada Masyarakat kali ini dilakukan di Kampung Pasir Karok, Desa Leuwisadeng, Kelurahan Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di Kampung Pasir Karok infrastruktur yang ada sudah tidak memadai, khususnya jalan. Dimana jalan yang ada masih menggunakan susunan batu, sehingga jika terjadi hujan bisa menyebabkan kecelakaan karena jalan licin. Pelaksanaan pembangunan jalan ini bertujuan untuk membangun jalan yang aman dan tahan lama. Panjang jalan yang akan dibangun yaitu 20 m dengan lebar 2,5 m dan tebal 7 cm. Pelaksanaan pembangunan jalan dilakukan selama sebulan, mulai dari survei lokasi, pembelian material, pekerjaan beton dan terakhir pengecekan hasil pekerjaan. Dalam proses pembuatan jalan di Kampung Pasir Karok melibatkan mahasiswa pekerja dan kegiatan gotong royong warga setempat sehingga dapat membantu mempercepat terselesaikannya infrastruktur jalan ini.
PENERAPAN PENGELOLAAN LIMBAH PADAT DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PANCASILA DALAM MEWUJUDKAN GREEN CAMPUS Ayu Herzanita; Dino Rimantho; Nur Hidayah Yulianti; Anggina Sandi
Jurnal JANATA Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v1i2.3117

Abstract

Fakultas Teknik Universitas Pancasila merupakan salah satu fakultas yang tengah meningkatkan perwujudan Green Campus. Salah satu faktor dalam perwujudan Green Campus adalah pengelolaan limbah padat. Saat ini pengelolaan limbah padat di Fakultas Teknik Universitas Pancasila masih belum optimal dan ini dapat dilihat dari banyaknya sampah yang belum terpilah di sumbernya. Oleh karena itu, perlu dilaksanakan pelatihan pemilahan sampah sebagai upaya peningkatan dalam pengelolaan limbah padat. Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi laju timbulan sampah di wilayah Fakultas Teknik Universitas Pancasila dan dalam jangka panjang dapat menjadi contoh bagi fakultas lainnya dalam kaitannya pengelolaan limbah. Metode dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan praktik secara langsung. Penyortiran didasarkan pada jenis sampah. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini peserta dapat memilah sampah berdasarkan jenisnya dan 95,3% dari total jumlah peserta mengatakan akan mulai memilah sampah untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan.
PELATIHAN MITIGASI RESIKO PURCHASE ORDER DELIVERY OVERDUE DI PT XYZ Kirana Rukmayuninda Ririh; Ayu Herzanita
Jurnal JANATA Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v2i1.3536

Abstract

Ketepatan pengiriman adalah salah satu aspek dalam penilaian kinerja vendor begitu pula pada PT. XYZ. PT XYZ ialah salah satu perusahaan manufaktur yang memiliki departemen pengadaan sebagai tim yang melakukan pengadaan barang dan jasa. Dalam pengadaannya PT XYZ menerbitkan dokumen Purchase Order (PO) yang dibuat oleh buyer setelah melalui proses sourcing vendor sesuai dengan kebutuhan barang dan jasa. Setelah dokumen PO terbit vendor akan mengirimkan barang atau jasa sesuai dengan delivery date yang tertera pada dokumen PO, namun pada kondisi aktualnya ada banyak dokumen PO yang belum dikirimkan walaupun sudah melewati delivery date pada PO dan menyebabkan dokumen PO menjadi outstanding dengan keterangan PO delivery overdue. Oleh karena itu perlu dilakukan pelatihan internal perusahaan untuk bisa menangani masalah outstanding tersebut. Ketentuan perusahaan terkait dengan pengiriman adalah jika keterlambatan lebih dari 7 hari maka order akan dibatalkan & PO akan dihapus, kecuali barang tersebut akan dipakai oleh PT XYZ, dan jika dalam satu tahun terjadi keterlambatan sebanyak 4 kali, maka vendor tersebut akan dibekukan sebagai rekanan. Namun, PO-PO yang dibuat oleh PT.XYZ merupakan PO untuk barang dan jasa yang memang akan dipakai oleh PT XYZ sehingga PO-PO tersebut tidak dihapus. Untuk mengelola permasalahan PO delivery overdue dilakukan pelatihan hingga simulasi menghitung resiko dengan metode Root Cause Analysis (RCA), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Analytical Hierarchi Process (AHP). Hasil perhitungan RCA dengan diagram fishbone dari 4 faktor utama ditemukan 22 penyebab terjadinya permasalahan PO delivery overdue, dari 22 penyebab tersebut dispesifikasikan lagi menjadi 12 masalah, hasil dari analisis FMEA didapatkan 4 penyebab paling kritis dengan nilai RPN tertinggi adalah 234,4. Dari 4 penyebab kritis tersebut diuraikan menjadi kriteria, sub-kriteria dan identifikasi alternatif strategi untuk penyelesaian masalah. Hasil dari analisis AHP alternatif dengan prioritas tertinggi dari alternatif strategi yang tersedia dengan nilai 0,27 adalah adanya penambahan Fitur Realtime Delivery Complete yang Tersinkronisasi..
PENINGKATAN KESADARAN KONSTRUKSI TAHAN GEMPA DI DESA SUKAGALIH, KECAMATAN JONGGOL BERBASIS KEARIFAN LOKAL Fadli Kurnia; Azaria Andreas; Nuryani Tinumbia; Ayu Herzanita; Resti Nur Arini; Rini Trisno Lestari; Dwi Ariyani
Jurnal JANATA Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v2i2.4525

Abstract

Jawa Barat merupakan salah satu daerah potensi bencana gempabumi di Indonesia karena letaknya berada di sesar aktif. Kerusakan bangunan merupakan potensi dampak yang paling sering terjadi akibat bencana gempa. Sebagai bentuk mitigasi bencana gempa adalah dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap siaga bencana. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bangunan rumah tahan gempa dengan berbasis kearifan lokal. Metode yang dilakukan adalah dengan mengadakan sosialisasi tentang metode konstruksi rumah tahan gempa sederhana dan pemberian poster kesadaran siaga bencana. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi ini antara lain menambah wawasan dan pengetahuan warga masyarakat bahwa kearifan lokal dalam membangun rumah sederhana dapat dilakukan namun tetap memperhatikan kaidah pembangunan rumah sederhana tahan gempa. Penekanan dari rumah tahan gempa adalah pada perkuatan strukturnya pada pondasi, sloof, balok dan kolom menjadi satu kesatuan yang utuh, ditambah dengan pengikat antar struktur menggunakan angkur.
PEMBINAAN WIRAUSAHA REMAJA PESANTREN DI DESA TAJURHALANG BOGOR DALAM PEMBUATAN SABUN AROMATERAPI Duta Widhya Sasmojo; Ane Prasetyowati; Ayu Herzanita; Dewanto Indra; Untung Priyanto; Adhi Mahendra; Wisnu Broto
Jurnal JANATA Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v3i1.5152

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) Teknik Elektro dan Teknik Sipil bekerjasama dengan mitra Pesanten di desa Tajur Halang, Kec. Tajurhalang, Kabupaten Bogor, ini dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pemahaman, pelatihan dan menumbuhkan ide-ide kreatif dalam peluang sebagai usaha baru. Dalam pelaksanaan kegiatan ini dibagi dalam 5 tahapan, yaitu : (1) Sosialisasi, (2) Persiapan Bahan, (3) Proses Pembuatan, (4) Pengemasan dan, 5) Pemasaran. Dalam kegiatan ini memberikan pembinaan wirausaha kreatif melalui pembutan sabun aromaterapi yang dapat dijadikan sebagai peluang usaha baru / wirausaha bagi masyarakat pada umumnya dan khususnya remaja serta dapat meningkatkan perekonomian desa Tajur Halang Bogor. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini sebagian besar para peserta mengetahui, memahami pemanfaatan limbah minyak jelantah dan bagaimana proses daur ulang minyak jelantah tersebut sebelum dimanfaatkan lebih lanjut, mengetahui dan memahami cara proses pembuatan sabun yang unik dan menarik serta diperlukannya ide-ide kreatif dalam disain.
PERENCANAAN PENANGANAN KRISIS AIR BERSIH DI DESA SUKAGALIH, KECAMATAN JONGGOL Ayu Herzanita; Nuryani Tinumbia; Azaria Andreas
Jurnal JANATA Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v3i1.5175

Abstract

Kebutuhan akan air bersih menjadi salah satu permasalahan khususnya pada daerah-daerah yang memiliki frekuensi hujan relatif jarang terjadi dalam setiap tahunnya. Krisis air yang terjadi akan secara langsung berdampak pada aktivitas warga, karena hampir seluruh kegiatan sehari-hari tidak lepas dari penggunaan air bersih. Hal tersebut juga terjadi di Desa Sukagalih, Kecamatan Jonggol yang memiliki curah hujan tahunan dengan kategori menengah (100-300 mm/ tahun). Kampung Leuwijati yang merupakan salah satu kampung di Desa Sukagalih, kebutuhan air bersih bergantung dari mata air yang berjarak ± 300 meter dari lokasi pemukiman warga. Di sisi lain, penggunaan selang air untuk mengalirkan air dari mata air menuju rumah warga juga turut serta menambah permasalahan distribusi air bersih tersebut akibat sering terjadinya kebocoran. Hasil pengumpulan data dan identifikasi permasalahan di lapangan kemudian dianalisa dan menghasilkan rekomendasi sebagai berikut. Untuk menanggulangi permasalahan krisis air bersih akan dilakukan penambahan tangki air di dekat mata air dan di dekat perumahan warga, serta mengganti selang air dengan pipa berukuran 2 inch. Dengan perencanaan ini, diharapkan akan mengurangi terjadinya kekurangan air bersih di kampung tersebut.
IMPLEMENTASI JOB SAFETY ANALYSIS DAN BIM PADA PROYEK MANUFAKTUR INDONESIA PROJECT Faqih, Raka Alreno; Herzanita, Ayu
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v2i12.3276

Abstract

Kurangnya perkembangan teknologi pada proyek manufaktur diharapkan dengan adanya teknologi BIM memudahkan engneering dalam menerapkan keselamatan kerja melalui metode JSA.Tujuan pada penelitian ini yaitu menganalisis bahaya dari setiap pekerjaan struktur atas dan struktur bawah dan Menyusun Job Safety Analysis pada setiap pekerjaan struktur atas dan struktur bawah serta memaksimalkan penggunaan pemodelan BIM untuk mengurangi angka kecelakaan kerja dengan meningkatkan pemahaman terkait bahaya dan risiko di tempat kerja. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Penelitian ini dilakukan pada Proyek Polygroup Manufaktur Indonesia Project. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa JSA dapat di integrasikan kedalam BIM yang bertujuan untuk mengetahui bahaya risiko pada suatu pekerjaan dan dapat mengurangi angka kecelakaan pada proyek manufaktur. Kesimpulannya ialah dengan adanya teknologi BIM memudahkan pengerjaan K3 dan shopdrawing dalam satu software
ANALISIS IDENTIFIKASI KONDISI STRUKTUR BANGUNAN Azaria Andreas; Ayu Herzanita; Resti Nur Arini
Jurnal JANATA Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v3i2.6131

Abstract

In order to carry out maintenance and upkeep activities, the first thing that must be done is to identify the condition of the building while paying attention to the various causes of damage that occurs and plans for future use of the building. The Master of Management Building, Faculty of Economics and Business, Pancasila University is a building that is more than 20 years old and requires repairs. Structural damage investigations are needed to assess building damage to determine the level of damage as an initial step in the process of identifying the level of building damage. This activity aims to assess the level of damage at the case study location. The initial stage of assessing the level of damage is carried out by carrying out visual observations of all building components. This research uses a descriptive qualitative approach which focuses on identifying the condition of the building structure. The data collection process was carried out by field observation and interviewing respondents (staff, employees, lecturers, work units at the study location, and faculty leaders) to find out the building's previous function and future plans. Analysis of the condition of the building structure and formulation of follow-up recommendations is prepared by involving experts (building structural experts). The research results showed that from visual observations, no damage was found, especially to the structural elements of the building. However, to plan to restore the building's function, a number of follow-up efforts are required, such as carrying out tests using the Non-Destructive Test (NDT) method, strengthening several structural elements including installing foundations on additional structural parts, and replacing the shape and material of the roof covering.
PERENCANAAN BANGUNAN KLINIK PASCA GEMPA CIANJUR (STUDI KASUS: KLINIK BIDAN KELURAHAN CIBULAKAN, KAB. CIANJUR) Azaria Andreas; Irfan Ihsani; Resti Nur Arini; Fadli Kurnia; Ayu Herzanita
Jurnal JANATA Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v4i1.6830

Abstract

The potential for earthquakes in Indonesia is caused by 2 conditions, namely, Indonesia's location which is located on the Pacific ring of fire, and Indonesia's location which is located at the meeting point of 3 active tectonic plates. The Cianjur earthquake in 2022 was a shallow crustal tectonic earthquake that occurred at a depth of around 10 km with a strength of 5.6 Mw. This main earthquake was followed by 140 aftershocks with strengths ranging from 1.2 to 4.2 Mw. Seeing the large potential for earthquakes in Indonesia, the Ministry of Public Works in 2006 issued guidelines for earthquake resistant building design. The earthquake also had an impact on the midwife clinic located in Cibulakan Urban Village. Where when an earthquake occurs, the building immediately collapses and is razed to the ground. Until 2024, the midwife clinic building will still not be erected and medical activities will be carried out in residential homes. Therefore, this research intends to carry out planning and construction of a 40 m2 building for medical activities. The design of the midwife clinic building takes the philosophy of earthquake-resistant houses built in earthquake-prone areas. One of the building concepts that must be applied in areas prone to earthquake disasters is building structural materials that are relatively lighter than materials in general, but still have sufficient strength. The results of the analysis show that building a midwife clinic costs Rp. 57,277,690 includes tax with a construction time of 32 calendar days.
IMPLEMENTASI PENANGANAN KRISIS AIR BERSIH DI DESA SUKAGALIH, KECAMATAN JONGGOL Ayu Herzanita; Azaria Andreas; Nuryani Tinumbia; Dwi Ariyani
Jurnal JANATA Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v4i1.6841

Abstract

The clean water crisis that occurred on the island of Java was predicted 10 years ago. The increasing population plus an inadequate water distribution network system is the root of the clean water problem in Sukagalih Village, Jonggol District. On the other hand, the water discharge produced by springs always fluctuates according to changing seasons. This research aims to plan a clean water system network that connects springs with water collection points in Hamlet 2, Sukagalih Village. The objectives of this research include analyzing the water pipe route alignment, analyzing the costs and duration of work implementation, and implementing the planning results into real construction in the field. The research method used is construction planning based on the last planner system (LPS). This approach is chosen so that the planning process can take place flexibly and can be updated following developments in conditions in the field. The research results show that the costs required to carry out the work are Rp. 14,710,000. Meanwhile, the time required to complete this work is 8 weeks (2 months). Specifically for pipe installation work, it takes 3 weeks. The results of checking the system that was built went well and water from the spring flowed smoothly to the planned water collection point using a water torrent.