Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PERSENTASE ZEOLIT ALAM TERHADAP SHRINKAGE MATRIK ALUMINA ZEOLIT ALAM KERAMIK KOMPOSIT Sri Mulyo Bondan Respati; Rudy Soenoko; Yudy Surya Irawan; Wahyono Suprapto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian tentang shrinkage pada alumin zeolit alam komposit telah dilakukan. Pengukuran volume green part dan volume keramik serta berat spesimen berbentuk tangkai spesimen pullout dilakukan berdasarkan hasil dari sintering menggunakan burner furnace. Penelitian ini bertujuan untuk mencari berat jenis dari spesimen green part dan spesimen keramik serta menghitung shrinkage yang terjadi akibat sintering pada suhu 1250OC. Penelitian ini menggunakan bahan alumina A12 dan zeolit alam produksi Batu Malang dengan campuran 10, 20, 30, dan 40 % berat zeolit yang dikompaksi pada 90 Mpa untuk menghasilkan green part. Penelitian ini menghasilkan berat jenis green part 1,21-1,36 gr/cm3, berat jenis keramik 1,20-1,33 gr/cm3 dan shrinkage 2,31-6,55 %. Hasil penelitian diharapkan dapat untuk menghitung dalam perencanaan pembuatan spesimen uji pullout dengan penambahan serat kontinyu stainless steel. Kata Kunci: alumina, natural zeolite, ceramic, matrix composite, sintering, burner furnace
PENGEMBANGAN MEKANISME DAN KUALITAS PRODUKSI SEPATU KAMPAS REM BERBAHAN ALUMUNIUM DAUR ULANG DENGAN METODE PENGECORAN SQUEEZE Darmanto Darmanto; Sri Mulyo Bondan Respati; Helmy Purwanto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepatu kampas rem merupakan salah satu komponen kendaraan bermotor yang diproduksi melalui proses pengecoran umur pemakaiannya relatif pendek dan dapat mengalami kegagalan. Pengembangan mekanisme pengecoran dilakukan dengan menggunakan sistem hidrolis dua arah untuk sistem penutupan dan pembukaan cetakan maupun pengeluaran coran dari dalam cetakan. Temperatur cetakan dan tekanan squeeze divariasikan untuk mendapatkan kapasitas produksi, spesimen metalografi dan kekerasan dari bahan paduan alumunium silikon daur ulang. Pengamatan dan analisa hasil penelitian menunjukkan mekanisme yang dikembangkan dapat bekerja secara optimal mulai dari penutupan cetakan, pembukaan cetakan dan pelepasan coran dapat dilakukan secara otomatis dengan menggunakan sistem hidrolis. Kecepatan produksi sangat tergantung dari pemanasan cetakan, semakin panas cetakan yang diberikan semakin rendah kecepatan produksi. Pada temperatur cetakan lebih tinggi jumlah porositas menurun, SDAS semakin halus, kekerasan menurun. Penambahanm tekanan squeeze menghasilkan porositas menurun, SDAS semakin halus dan kekerasan meningkat. Kata kunci: mekanisme pengecoran squeeze, alumunium daur ulang, sifat fisis dan mekanis
PENGARUH PERSENTASE ZEOLIT ALAM TERHADAP TEGANGAN GESER PADA UJI PULLOUT SERAT KONTINYU BAJA TAHAN KARAT Sri M. B. Respati
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keramik alumina merupakan bahan yang dapat digunakan sebagai biokompatibel. Sifat keramik alumina  yang rapuh harus dapat diperkuat dengan menggunakan bahan yang lebih ulet. Bahan yang lebih ulet dapat dipakai logam. Logam yang dipilih adalah baja tahan karat 316 agar tetap biokompatibel. Penggabungan dua bahan ini sangat kontras sifatnya sehingga perlu adanya penelitian hubungan antar interfce keduanya.Tetapi suhu leleh baja tahan karat masih dibawah  suhu sintering alumina maka perlu adanya tambahan bahan lain agar dapat menurunkan suhu sintering alumina dibawah suhu leleh baja tahan karat. Bahan tambahan lain yaitu zeolit alam. Studi tentang ikatan antara serat baja tahan karat dengan matrik keramik alumina-zeolit alam untuk menghasilkan keramik metal komposit. Pengujian pullout pada temperatur kamar dilakukan untuk mengetahui tegangan ikatan permukaan antara serat dengan matriknya. Spesimen pullout menggunakan bahan matrik alumina-zeolit alam dengan variabel persen berat zeolit alam. Sintering pada temperatur tinggi menggunakan burner furnace dilakukan untuk menyatukan antara serat dengan matriknya. Tegangan dan gaya pullout didapat dari uji pullout unutk mengetahui gaya ikatan permukaan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa tegangan tertinggi pada campuran 30% berat zeolit. Kata Kunci: alumina, natural zeolite, ss316, ceramic matrix composite, sintering,
Effect Alumina of Al-Al2O3 Composite and Squeeze Casting Pressure on Tensile Strength and Microstructure Sri Mulyo Bondan Respati; Saiful Amin; Helmy Purwanto
Proceeding Of The International Seminar and Conference on Global Issues 2016: The 2nd Annual International Seminar and Conference on Global Issues 2016 (ISCoGI 2016)
Publisher : Proceeding Of The International Seminar and Conference on Global Issues

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Squeeze casting or often also called liquid metal forging is a process in which molten metal is inserted in the mold and pressed. This study aims to determine the alumina effect and the pressure effect of squeeze casting  against tensile strength and microstructure of AL-Al2O3 composite. In this study, used a variation of pressure of 100 MPa, 120 MPa, and 140 MPa and weight percent alumina of 5%wt, 10%wt, and 15%wt. The results of this study showed the highest tensile tests on specimens with a mixture of 10%wt alumina and 140 Mpa pressure with an average yield of 215 MPa, as for his dendrite spacing was 17.62 mm. It is revealed that the addition of an alumina to the Al-Al2O3 composite will raise the strength of 10% by weight of alumina. Keywords: squeeze casting, Aluminum, Alumina.
Analysis Impact Test and Hardness Test on Construction Steel with Quenching Oil SAE 40 Cooling Media at Heat Treatment Temperature Variation 700, 800 and 900 ºC Sri Mulyo Bondan Respati; Mujiyono Mujiyono; Helmy Purwanto
Proceeding Of The International Seminar and Conference on Global Issues Vol 1, No 1 (2015): Proceeding of The International Seminar and Conference 2015
Publisher : Proceeding Of The International Seminar and Conference on Global Issues

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on the market construction steel was heat treatment with oil quenching has been done.The purpose of this experiment to increase the strength of the steel construction.The method was started from the construction steel, heated at a temperature of 700, 800, 900 °C with a holding time of 60 minutes and then cooled rapidly using SAE 40 oil medium at room temperature.Results achieved higher heating temperature the increase the hardness, but the toughness decrease.This shows that the quenching treatment with oil medium will increase the hardness and create brittle.Keywords: Heat treatment, Hardening, Holding Time, Quenching.
PENGARUH TURBOCHARGER TERHADAP DAYA PADA MOTOR DIESEL Muamar Khaqiqi; Sri Mulyo Bondan Respati; Imam Syafa’at
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 1, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v1i1.1

Abstract

Internal Combustion Engine atau motor pembakaran dalam adalah mesin kalor untuk mengubah energi sehingga energi tersebut dapat dimanfaatkan langsung oleh manusia yang salah satu jenisnya adalah motor bakar diesel. Motor bakar diesel ini manfaat dan penggunaannya besar sekali bagi manusia untuk mengubah energi kimia (termal) menjadi energi mekanik (gerak). Untuk meningkatkan daya/tenaga dapat digunakan sebuah alat yang disebut turbocharger yaitu sebuah blower yang digerakkan oleh gas sisa pembakaran untuk memberikan tekanan pada udara masuk pembakaran sehingga memberikan tekanan awal yang lebih tinggi dari pada tekanan normal. Dalam analisa ini dengan penambahan turbocharger untuk mesin diesel 4 langkah 3000 cc, 1300 rpm, 4 silinder segaris akan meningkatkan daya motor dari 74,5264 hp menjadi 150,4516 (belum termasuk rugi-rugi turbo). Kata kunci : Motor Diesel, Turbocharger, Daya.
ANALISIS LAJU KOROSI BAJA ST 60 PASCA PROSES LAS GTAW DENGAN VARIASI ARUS LAS 80, 100, 120 A DAN DIRENDAM PADA LARUTAN HCL BERSUHU 40̊ CELCIUS Gabriyel Aditya Yudi; Sri Mulyo Bondan Respati; Imam Syafa’at
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 15, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v15i1.2660

Abstract

Korosi merupakan suatu proses dimana proses ini menimbulkan suatu masalah karena dapat menghambat sebuah pekerjaan. Dalam hal ini korosi juga dapat menyerang besi baja ST60, baja yang dalam kehidupan sehari hari sangat mudah untuk diaplikasikan. Salah satu pengaplikasiannya adalah pembuatan pipa. Pipa digunakan sebagai sarana transportasi pengalir cairan, karena dianggap lebih murah dan effisien, slah satunya aliran HCl. Untuk mendapat panjang pipa yang diinginkan dapat digunakan proses pengelasan sebagai penyambung. Dalam tulisan ini dilakukan pengujian laju korosi serta pengaruh korosi terhadapt baja ST60 dengan variasi arus las 80, 100, 120 A dan tanpa proses pengelasan yang direndam dalam larutan HCl selama 72 jam. Hasilnya Dengan hasil selisih rata rata tanpa pengelasan 17,07 gram dan dengan las-an 120A didapat 15,48 gram.Serta laju korosi tertinggi pada proses tanpa pengelasan yaitu 13,6.102MPY, setelah itu turun 1,4% yaitu di pengelasan 80A dengan hasil 13,43.102MPY, kemudian turun kembali 4,8% menjadi 12,8.102MPY dan terakhir laju korosi terendah dengan pengelasan 120A, turun 9,3% menjadi 12,35.102MPY. Serta uji kekerasan 80A yang semula 61,3 naik menjadi 61,53 dengan menggunakan metode HRB. Hal tersebebut terjadi di semua spesimen termasuk 100A, 120A dan tanpa proses pengelasan. Dapat diketahui semakin tinggi amper semakin tinggi kekerasan karena semakin tinggi temperaturnya, dan berbanding terbalik dengan laju korosinya yang semakin rendah.Kata kunci: korosi, laju korosi, baja st60, GTAW
Analisis Sifat Fisik dan Kualitas Air Penyaringan Membran Keramik Zeolit, Lempung, Arang Batok Kelapa dengan Variasi Suhu Sintering Wahyu Tri Ardhana; Sri Mulyo Bondan Respati; Suwardiyono Suwardiyono
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v17i1.4380

Abstract

Air yang tercemar dan terkontaminasi oleh logam berat biasanya disebabkan karena pembuangan limbah industri dan rumah tangga yang sembarangan. Filter air yang murah, efisien dan ramah lingkungan diperlukan untuk mengurangi kadar kandungan air dengan menggunakan teknologi membran. Selain membran keramik bisa menyerap fluida, membran keramik juga lebih tahan terhadap perubahan suhu yang tinggi, koros, dan kontaminasi bahan lain, sehingga membran keramik dapat digunakan sebagai media filter yang baik. Material yang sering digunakan dalam pembuatan filter keramik terdiri dari material campuran seperti zeolit, lempung dan arang batok kelapa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat fisik dan kandungan kualitas air hasil penyaringan membran keramik zeolit, lempung dan arang batok kelapa dengan variasi suhu sintering. Penelitian ini menggunakan perhitungan susut volume, susut massa, bulk densitas, archimedes densitas, porositas, laju aliran air dan nilai TDS (Total Dissolved Solids), serta pegujian kandungan air hasil penyaringan dengan alat uji ICP-OES (Inductively Coupled Plasma–Optical Emission Spectrometry). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu sintering maka semakin besar penyusutan terhadap volume dan massa sehingga nilai densitas dan porositas semakin tinggi, semakin besar laju aliran air dan semakin rendah nilai TDS, serta penurunan kandungan unsur logam yang terdapat pada air hasil penyaringan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa suhu sintering memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sifat fisik dan kandungan kualitas air hasil penyaringan membran keramik zeolit, lempung dan arang batok kelapa.
Analisis Struktur dan Sifat Mekanik Ring Piston Sepeda Motor Asli dan KW dengan Perlakuan Panas Variasi Suhu 600˚C, 700˚C, 800˚C Arif Mustofa; Sri Mulyo Bondan Respati; Muhammad Dzulfikar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v17i1.4348

Abstract

Kualitas ring piston salah satunya dipengaruhi oleh material yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kualitas ring piston KW dengan perlakuan panas kekuatan mekanik dapat menyerupai dengan ring piston genuine part . Bahan yang digunakan dalam analisis ini adalah ring piston genuine part dan ring piston KW, ring piston KW diperlakukan menggunakan heat treatment dengan suhu 600 ˚C, 700 ˚C dan 800 ˚C dengan penahanan waktu 20 menit. Hasil yang diperoleh dari pengujian tersebut kekerasan ring piston genuine part memiliki nilai 109,83 HRB sedangkan ring piston KW tanpa perlakuan memiliki kekerasan 96,17 HRB. Ring piston KW dengan perlakuan nilai kekerasannya 96,5 HRB pada suhu 600 ˚C, 97,33 HRB pada suhu 700 ˚C dan 98,17 HRB pada suhu 800 ˚C. Nilai tekan terhadap dinding liner ring piston genuine part yaitu 1,257 kg, ring piston KW 1,157 kg, ring piston KW dengan perlakuan nilainya meningkat dari 1,368 kg pada suhu 600 ˚C, 1,418 pada suhu 700 ˚C dan 1,575 kg pada suhu 800 ˚C . Ring piston yang mengalami perlakuan nilai tekannya semakin meningkat rata – rata 0,100 kg.
ANALISA PENGARUH VARIASI TEMPERATUR CETAKAN PADA SEPATU KAMPAS REM BERBAHAN PADUAN ALUMINIUM SILIKON (Al-Si) DAUR ULANG DENGAN PENAMBAHAN UNSUR TITANIUM (Ti) 0,059% Artisa Endar Kurniawan; Helmy Purwanto; Sri Mulyo Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v10i2.1061

Abstract

Pegecoran squeeze adalah pengecoran dengan pengaruh tekanan pada saat pembekuan logam cair dan merupakan pengabungan antara pengecoran dan penempaan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh temperatur cetakan terhadap struktur mikro dan kekerasan serta kapasitas atau kecepatan produksi hasil pengecoran squeeze (squeeze casting) pada aluminium daur ulang sepatu kampas rem. Paduan dengan penambahan unsur titanium (Ti) 0.059% dilebur pada tungku peleburan pada temperatur 700°C, dan dituang dengan variasi temperatur cetakan (cetakan tanpa pemanasan, 200⁰C, 300⁰C, 400⁰C) dan dengan tekanan squeeze 194 MPa. Hasil pengujian menunjukkan pengecoran squeeze dengan variasi temperatur cetakan bahwa semakin tinggi temperatur cetakan jumlah porositas semakin rendah yaitu pada temperatur cetakan 400⁰C bagian tepi spesimen jumlah porositas rata-rata sebesar 1,39% dan bagian tengah spesimen sebesar 1,58%. Temperatur cetakan semakin tinggi yaitu pada temperatur 400⁰C jumlah dendrit sedikit dan SDAS semakin halus. Temperatur cetakan melebihi dari temperatur 400⁰C maka kekerasan semakin menurun dan waktu pendinginan sepatu kampas rem semakin lama saat pelepasan coran. Kata kunci: coran, dendrit, pengecoran squeeze, SDAS, spesimen.
Co-Authors Achmad Quraisy Aljufri Achmat Riyanto Agung Nugroho Agung Nugroho Agus Amaruddin Agus Sabarudin Agus Setiyawan Ahmad Ibnu Nafili Aji Topan Asmoro Alam Nasroh Mahfuzin Alaya Fadllu Hadi Mukhammad Albab, Muhammad Ulil Aldino Yanuar Habibie Ananto, Reza Ardian Anggita Kurniawati Wardani Anwar, Mohammad Zainul Aqnes Budiarti Ardi Tio Ageng Nugroho Arif Mustofa Arif Mustofa Arif Riyanto Arsyad, M. Rifqi Artisa Endar Kurniawan Ati Wasiatul Fikri Azzahra Nurulalifa Bagus Bagaskara Budi Santoso Dadang Setiyawan Darmanto Darmanto Darmanto Darmanto Dzulfikar, M. EDI SARWONO Egi Dia Sapitri Evan Chahya Kurniawan Fachri Husaini Fauzan Habibi Fuad Hasyim Gabriyel Aditya Yudi Habibul Mujtabah Hadi Nasbey Harsono Harsono Hatami, Aditya Aditya Helmy Purwanto Ibnu Katsir Ihsan Fauzi Ilham Fakhrudin Imam Syafaat Irwanto Irwanto Jamhari Jamhari Kuat Hasan Kumaruddin Kumaruddin Kusumaputra, Dany Dwi Laeli Kurniasari Lazza Habibul Haq M. N. Habibiy M. Yusrul Niam A Mauludin, Moch Subchan Mayfika Yusrina Miftahurrizqi Ma’arif, Sofyan Miftakhul Huda Miharja Awan Jaya Mika Andriani Fernanda Mohammad Zainul Anwar Muamar Khaqiqi Muh. Aris Yahya, Muh. Aris Muhammad Abdul Wahid Muhammad Dzulfikar Muhammad Muqorrobin Muhammad Nasikin Muhammad Nur Hasan, Muhammad Nur Mujiyono Mujiyono Mustagfirin Mustagfirin Nugroho Widiasmadi Nugroho, Agung Nur Kholis Nur Kholis Prasetyo, Sandif Pungkas Prayitno Renan Subantoro Reza Ardian Ananto Rinto Handoyo Rita Dwi Ratnani Rizkya Ananda Ayu Rohim, Ahmad Abdul Rony Wijanarko Rudy Soenoko Rusman Rusman Saiful Amin Shofia Nur Awami Solly Aryza Sri Indarwati Sugiarto Sugiarto Sumidi Sumidi Sunarno Sunarno Suntari Suntari Suwardiyono Suwardiyono Tarrisa Istiqomah Udiawan Udiawan Ulin Nuha Vicky Putra Novadiansyah Wahyono Suprapto Wahyu Tri Ardhana Widya Megantoro Yudy Surya Irawan Zainal Abidin