Claim Missing Document
Check
Articles

Pekanbaru City Livestock Marketing With Android-Based Applications Yuvi Darmayunata; Latifa Siswati; Anto Aryanto
Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Vol. 3 No. 1 (2021): Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.468 KB) | DOI: 10.37385/jaets.v3i1.292

Abstract

This research was conducted to provide solutions to cattle breeders in Pekanbaru City, especially in Rumbai District. Cattle breeders always have difficulty selling cows due to middlemen and coupled with the pandemic period due to the Covid 19 virus, thus making cattle sales decline every year. In increasing the sale of cattle during this pandemic is to use technology as a marketing solution. The technology used in the research is android based. With an Android base, consumers and producers will be integrated with each other so that the buying and selling process becomes easier. The purpose of this study is to help cattle sellers in marketing cattle so that the buying and selling process becomes easy. The method used is Unified Modeling Language (UML) in designing this system. The results show the success of designing applications for cattle sellers, applications can help farmers market their cattle, information about cattle prices to be compared in livestock groups can be seen so as to minimize fraud because buyers can directly see the price of the cattle.
STRUKTUR PENDAPATAN DAN PENGELUARAN RUMAH TANGGA PETANI HORTIKULTURA PADA MASA PANDEMI DI KELURAHAN TEBING TINGGI OKURA KECAMATAN RUMBAI PESISIR Rini Nizar; Latifa Siswati; Anto Ariyanto
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 5, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v5i1.519

Abstract

ABSTRAKIndonesia bahkan dunia sedang menghadapi pandemi covid-19 yang menekan pertumbuhan ekonomi dan berdampak kepada kehidupan sosial dan ekonomi termasuk di sektor pangan dan pertanian.Pangan menjadi kebutuhan prioritas yang harus dipenuhi bagi seluruh masyarakat sehingga kegiatan produksi pertanian harus tetap berjalan. Walaupun aspek ketersediaan atau produksi tidak terlalu bermasalah karena proses menanam terus dilakukan, namun ada kendala pada aspek distribusi atau rantai penawaran produk pertanian dan permintaan produk pertanian yang berdampak terhadap pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani serta kesejahteraan petani.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pengambilan sampel secara acak sederhana.Analisis data dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kesejahteraan keluarga petani melalui analisis struktur pendapatan dan pengeluaran rumah tangga pada masa pandemi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai NTPRP lebih besar dari satu untuk rumah tangga petani, artinya bahwa petani mengalami surplus.Pendapatan naik lebih besar dari pengeluaran sehingga termasuk pada kategori sejahtera.Kata Kunci :  Kesejahteraan petani, pendapatan, pengeluaran ABSTRACTIndonesia and even the world are facing the Covid-19 pandemic which is suppressing economic growth and is impacting social and economic life, including the food and agriculture sectors.Food is a priority need that must be fulfilled by all people so that agricultural production activities must continue to run. Although the availability or production aspect is not too problematic because the process of agriculture continues, there are constraints on the distribution or supply chain aspects of agricultural products and the demand for agricultural products that have an impact on farmer household income and expenditures as well as farmer welfare.The research method used is a survey method using simple random sampling. Data analysis was performed using qualitative and quantitative methods.This study aims to provide an overview of the welfare of farmer families during a pandemic through an analysis of the structure of household income and expenditure. The results showed that the NTPRP value was greater than one which indicated that the farmer family experienced a surplus or the farmer family was in a prosperous family. Keywords: Farmer welfare, income, expenditure
Manfaatkan Sampah Rumah Tangga Menjadi Kompos di Kecamatan Minas Kabupten Siak Latifa Siswati; Ambar Tri Ratna Ningsih; Hamzah Eteruddin
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.908 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.796

Abstract

Sampah rumah tangga dapat dimanfaatkan menjadi kompos yang digunakan sebagai pupuk bagi tanaman , umumnya masyarakat memiliki pekarangan yang dapat ditanamani bunga,sayur dan buah. Pengolahan sampah rumah tangga selain untuk dijadikan kompos sekaligus untuk membersihkan lingkungan rumah juga ,memberikan kontribusi dalam masalah pengelolaan sampah di daerah ,serta menguranggi pengeluaran rumah tangga untuk membeli pupuk bagi tanaman ,meminimalkan pemakaian pupuk kimia . Kecamatan Minas berjarak 8 km dari Universitas Lancang Kuning, belum ada masyarakat memanfaatkan sampah menjadi kompos. Pengelola bank sampah belum memiliki keterampilan dan pengetahuan ini sehingga sampah rumah tangga belum diolah menjadi kompos , memberi penyadaran kepada masyarakat untuk peduli kepada lingkungan apabila tidak ada kesadaran masyarakat untuk mengolah sampah menyebabkan sampah semakin banyak . Metode kegiatan yang diberikan kepada masyarakat adalah, penyadaran, penyuluhan, demonstrasi, dan evaluasi. Untuk mempercepat proses pengomposan di beri bioaktifator . Setelah dilakukan pelatihan terjadi peningkatan pengetahuan peserta 13,33% sampai 93,33%. Lingkungan jadi bersih
Pembentukan Bank Sampah Dan Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Cair Latifa Siswati; Enny Insusanty; Neng Susi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i6.11263

Abstract

People tend to throw garbage even though garbage has a fairly high economic value. Utilization of waste by separating organic and anorganic waste. Anorganic waste in the form of plastic, bottles, paper and others, can be stored in the form of money through a waste bank. Meanwhile, organic waste can be processed into compost. The community in Keranji Guguh Village did not yet have a Waste Bank. Waste Bank was established by means of each house sorting organic and anorganic waste, utilizing household domestic waste, by making Liquid Organic Fertilizer. The targets in this activity are housewives and the people of Kampung Keranji Guguh. The methods used are awareness, counseling, demonstration, and evaluation. There has been an increase in understanding of processing organic waste into Liquid Organic Fertilizer by 80% to 100%, with an average increase of 98%. The results of making Liquid Organic Fertilizer can be used for plant fertilizers, thereby reducing spending on buying fertilizer.
PENGARUH DANA PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN TERHADAP PENDAPATAN ANGGOTA KELOMPOK PADA GAPOKATAN DI KELURAN REJOSARI KECAMATAN TENAYAN RAYA latifa siswati; Rini Nizar; Mufti Mufti
Jurnal Agribisnis Vol. 17 No. 1 (2015): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.805 KB) | DOI: 10.31849/agr.v17i1.726

Abstract

Penelitian ini mengetahui Pengaruh dana pengembangan usaha agribisnis perdesaan terhadap anggota kelompok pada Gapoktan di Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya,tujan program ini untuk mempercepat tumbuh dan berkembangnya usaha agribisnis dengan sasaran untuk mengurangi kemiskinan. Metode penelitian adalah survey, sampel diambil secara purposiv yaitu disengaja anggota kelompok petani yang mendapat dana PUAP di Kelurahan Rejosari Kecamatan Kulim. Penelitian ini dapat memberikan gambaran bagaimana pengaruh dana PUAP untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan. Hasil penelitian menumukan jenis usaha yang didanai adalah ushatani,ternak kambing,ternak ayam,dagang,usaha kue. Telah terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 636,364,- per bulan. Keywords : PUAP , Gapoktan, pendapatan
STRATA PENGUASAAN LAHAN DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH SERTA HUBUNGANNYA DENGAN ALOKASI WAKTU KERJA DI LUAR USAHATANI (Kasus : Desa Pulau Birandang Kecamatan Kampar Timur Kabupaten Kampar) Dedi Zargustin; latifa siswati; Mufti Mufti
Jurnal Agribisnis Vol. 17 No. 1 (2015): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.594 KB) | DOI: 10.31849/agr.v17i1.727

Abstract

Penelitian yang berjudul Strata Penguasaan Lahan dan Pendapatan Usahatani Padi sawah Serta Hubungannya Dengan Alokasi Waktu Kerja Di Luar Usahatani dilakukan dengan tujuan : 1) Untuk menganalisis hubungan luas penguasaan lahan dengan pendapatan petani dari luar usahatani, 2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang diduga mempengaruhi pendapatan petani dari usahatani padi sawah, 3) Untuk menganalisis faktor-faktor yang diduga mempengaruhi alokasi waktu kerja di luar usahatani padi sawah. Metode pengumpulan data menggunakan metode stratified Random Sampling, dimana dari masing-masing strata luas lahan lahan diambil sampel sebsar 10% sehingga diperoleh 66 KK sebagai responden. Pengukuran hipotesa pertama yaitu pengukuran hubungan antara luas penguasaan lahan dengan pendapatan dari luar usahatani dicari dengan menggunakan analisis korelasi. Untuk menguji hipotesa kedua, yaitu faktor-faktor yang diduga mempengaruhi pendapatan dari usahatani padi, dan untuk menguji hipotesa ketiga yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang diduga dominan mempengaruhi alokasi waktu kerja di luar usahatani,digunakan analisis regresi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa luas lahan yang dikuasai petani padi sawah di lokasi penelitian pada umumnya kecil yaitu 0,204 Ha strata I, 0,279 strata II dan 0,357 strata III. Selanjutnya dari hasil pengujian, terdapat hubungan negatif antara luas penguasaan lahan dengan pendapatan di luar usahatani (r = -0,65). Dari tiga variabel yang diduga mempengaruhi pendapatan dari usahatani padi sawah, ternyata hanya luas lahan dan tenaga kerja yang berpengaruh nyata. Sedangkan biaya produksi tidak berpengaruh secara nyata. Dari empat variabel yang diduga mempengaruhi alokasi waktu kerja di luar usahatani, ternyata variabel luas lahan dan pendapatan dari usahatani padi sawah yang memberikan pengaruh nyata. Sedangkan jumlah tanggungan (anggota keluarga) dan pendidikan tidak memberikan pengaruh nyata. Keywords : Penguasaan Lahan, Korelasi, Regresi, Alokasi Waktu
ANALISIS FUNGSI BIAYA TOTAL KUBIK PADA USAHATANI JAGUNG DI KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU Rini Nizar; latifa siswati; asgami putri
Jurnal Agribisnis Vol. 18 No. 1 (2016): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.918 KB) | DOI: 10.31849/agr.v18i1.754

Abstract

Pemerintah Pekanbaru mulai memikirkan makanan alternatif selain beras yang bisa dikonsumsi oleh seluruh kalangan masyarakat. Program diversifikasi pangan dapat mendorong pembangunan cadangan pangan. Cadangan pangan tidak harus bertumpu pada beras saja tetapi bisa pada jagung dan ubi kayu yang banyak terdapat di Kota Pekanbaru dengan cara merubah pola konsumsi masyarakat. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah Kota Pekanbaru dalam hal percepatan diversifikasi pangan, diantaranya adalah dengan upaya peningkatan produksi jagung. Peningkatan produksi jagung. Bagi petani jagung yang penting adalah bagaimana memperoleh produksi yang optimun dan pendapatan yang maksimal dari usahatani jagung. Ada dua hal yang menentukan untuk mendapatkan pendapatan yang maksimal yaitu bagaimana mengelola biaya yang akan dikeluarkan dan harga jual jagung. Penelitian ini mengkaji bagaimanakah hubungan antara ouput dengan biaya total yang dikeluarkan pada usahatani jagung di Kota Pekanbaru dengan menggunakan pendekatan fungsi biaya total kubik. Fungsi Biaya total kubik yang diperoleh dapat digunakan untuk menduga hubungan antara biaya yang dikeluarkan dengan produksi yang dihasilkan. Harga output minimal yang diperoleh dari model fungsi penawaran yang diturunkan dari fungsi biaya total kubik adalah sebesar Rp. 1142 per kg dan produksi yang dihasilkan pada tingkat harga tersebut adalah 3270. 58 kg. petani berproduksi berada dalam daerah yang rasional untuk berproduksi Kata kunci: Fungsi biaya, usahatani jagung, produksi
MANAJEMEN PRODUKSI DAN PEMELIHARAAN KEBUN KELAPA SAWIT RAKYAT latifa siswati; Resolinda Harly; Afrijon Afrijon
Jurnal Agribisnis Vol. 19 No. 2 (2017): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.31 KB) | DOI: 10.31849/agr.v19i2.777

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui manajemen pemeliharaan kebun sawit terutama pemupukan dan produksi yang dihasilkan pada perkebunan sawit rakyat di kecamatan Lubuk Basung. Metode survey dan wawancara dilaksanakan pada penelitian ini , dengan 38 petani responden. Analisis data secara deskriptif dalam bentuk tabel dan grafik disajikan pada hasil penelitian. Hasil penelitian diperoleh 92 % kondisi tanaman kebun kelapa sawit rakyat pada masa menghasilkan dan sebanyak 8 % tanaman kebun kelapa sawit rakyat berada pada tanaman belum menghasilkan. Dari pelaksanaan pemupukan yang dilakukan petani responden 42,10 % tidak melakukan pemupukan , 31,58 % melakukan pemupukan dengan frekuensi satu kali setahun sedangkan pelaksanaan pemupukan dengan aplikasi dua kali setahun dilakukan oleh 26,32 % responden. Berhubungan dengan produksi yang dihasilkan petani responden dibandingkan dengan produksi pusat penelitian kelapa sawit , produksi kelapa sawit rakyat masih rendah dibawah produksi kelapa sawit pusat penelitian kelapa sawit. Kondisi ini dapat diperkuat yang disebabkan oleh asal bibit tanaman yang digunakan oleh petani responden tidak memiliki keunggulan yang dibuktikan dengan sertifikat/label. Hasil penelitian menunjukkan 71,05 % sumber bibit tanaman diperoleh dari masyarakat sekitar, 10,53 % berasal dari luar daerah dan 7,89 % dari perusahaan perkebunan. Kata kunci : manajemen pemupukkan, produksi, sumber bibit tanaman
PERTANIAN TERPADU SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN DI KELURAHAN AGROWISATA DI KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU Latifa Siswati
Jurnal Agribisnis Vol. 21 No. 2 (2019): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.25 KB) | DOI: 10.31849/agr.v21i2.3544

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis dan Mengetahui pendapatan pertanian terintegrasi di Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yang diterapkan adalah teknik wawancara dan pengamatan atau supervisi langsung pada petani yang melakukan pertanian terpadu yang ada di Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai. melakukan wawancara serta ketepatan mendukung data yang diperlukan berpedoman pada daftar pertanyaan terstruktur. Teknik penetapan populasi lokasi dilakukan secara purposive sampling . Dianggap diambil dari petani yang melakukan usahatani terpadu. Hasil penelitian menunjukkan Pendapatan responden rata-rata Rp 2.343.670, - / perbulan BCR 2,94 usaha pertanian terpadu layak untuk dikembangkan di Kelurahan Agrowisata Kec. Rumbai Pekanbaru.
KARAKTERISTIK PETANI MANGGIS DI DESA SEGATI KECAMATAN LANGGAM KABUPATEN PELALAWAN latifa siswati; Asgami Putri; hamdan yasid
Jurnal Agribisnis Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.647 KB) | DOI: 10.31849/agr.v23i2.8969

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik petani manggis di Desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan.Lokasi penelitian dipilih secara purposive sampling dimana lokasinya dipilih sengaja. Untuk penentuan sampel peneliti menggunakan metode pengambilan sampel purposive sampling dimana dengan kriteria yaitu dimana semua petani yang melakukan usahatani buah manggis yang berada di desa Segati kecamatan langgam kabupaten pelalawan. Jumlah petani yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 72 orang dimana petani ini adalah petani yang aktif dalam kelompok tani yang melakukan budidaya buah manggis. dimana untuk mengetahui karakteristik petani dilakukan dengan melakukan analisis deskriptif. Sehingga peneliti dapat mengetahui bagaimana karakteristik petani buah manggis di desa segati kecamatan langgam kabupaten pelalawan. Karakteristik petani yang dijadikan paramerer antara lain : usia, jenis kelamin, jumlah tanggungan keluarga, pendidikan, lama berusahatani. Dari hasil yang diperoleh dalam penelitian diketahui bahwa rata-rata umur dari petani yanglakukan usaha budidaya tanaman manggis 40-50 tahun sebanyak 57,53%; untuk jenis kelamin hasilnya adalah seluruh petani tersebut memiliki jenis kelamin yaitu pria; untuk tingkat pendidikan rata-rata petani memiliki tingkat pendidikan SLTA sebanyak 33% dari selurh responden; jumlah tanggungan keluarga sebanyak 4-6 orang sebanyak 66% dari keseluruhan responden yang ada; untuk pengalaman usaha tani rata-rata petani sudah melaksanakan usahatani selama 27-32 tahun yanitu sebanyak 41%