Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PEMANFAATAN INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH UNTUK MEREDUKSI LIMBAH BERBAHAYA PADA TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR ANDOOLO Minson Simatupang; Lukas Kano Mangalla; Agustinus Lolok; Romy Suryaningrat Edwin; La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad; Fitriah
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.9347

Abstract

Abstract. Leachate is a liquid that infiltrates through rubbish heaps due to direct rain fall, drainage water, or water from the surrounding area and has extracted dissolved or suspended material. Leachate contains pollutants with very high concentration so that it is potential to pollute the environment. Waste treatment installation system is one solution. Waste treatment in this service uses a pool system. The problem is the limited understanding of the community/construction workers around the landfill regarding the method of making a good and correct waste treatment plant (IPL). The application of science and technology in this service is carried out with a model of assistance/ guidance on how to make a good box system of IPL so that hazardous waste from the landfill can be minimized as much as possible. The results show that assistance/guidance on how to make IPL at the landfill site adds insight into the community/construction workers around the landfill in making the IPL. They have better understood and explored the process of making a good IPL so that it can function properly in tackling pollution of the soil, water, and the surrounding environment. The process of meeting the quality standards has been recorded properly so that the construction implementation process can run more smoothly. With the assistance/guidance given, they are able to be independent individually and in groups to develop their careers in the future as construction workers, especially in making IPL. Leachate treatment units applied are anaerobic ponds, facultative pools, maturation ponds and constructed wetlands.           Abstrak. Lindi merupakan cairan yang menginfiltrasi melalui tumpukan sampah akibat air hujan secara langsung, air drainase, atau air dari area sekitar dan telah mengekstraksi material terlarut maupun tersuspensi. Lindi mengandung polutan dengan konsentrasi sangat tinggi sehingga sangat potensial untuk mencemari lingkungan. Sistem instalasi pengolahan limbah merupakan salah satu solusi. Pengolahan limbah dalam pengabdian ini menggunakan system kolam. Permasalahannya adalah terbatasnya pemahaman masyarakat/para pekerja bangunan di sekitar TPA tentang metode pembuatan instalasi pengolahan limbah (IPL) yang baik dan benar. Penerapan iptek dalam pengabdian ini dilaksanakan dengan model pendampingan/bimbingan tentang cara pembuatan IPL sistem kotak yang baik sehingga limbah berbahaya hasil TPA bisa diminimalisir semaksimal mungkin. Hasil menunjukkan bahwa pendampingan/ bimbingan tentang cara pembuatan IPL di lokasi TPA menambah wawasan masyarakat/ pekerja bangunan sekitar TPA dalam membuat IPL. Mereka telah lebih memahami  dan  mendalami  proses  pembuatan   IPL   yang   baik   sehingga   dapat  berfungsi sebagaimana mestinya dalam menanggulangi pencemaran tanah, air dan lingkungan sekitar. Proses pemenuhan baku mutu sudah terekam dengan baik sehingga proses pelaksanaan konstruksi bisa berjalan lebih mulus. Dengan pendampingan/bimbingan yang diberikan, mereka sudah bisa mandiri secara personal maupun kelompok untuk mengembangkan karirnya ke depan sebagai pekerja bangunan/konstruksi khususnya pembuatan IPL. Unit-unit pengolahan limbah/lindi TPA yang diterapkan adalah kolam anaerobik, kolam fakultatif, kolam maturasi dan constructed wetland.
PENGUJIAN MATERIAL BATU PECAH DESA LANTO KECAMATAN MAWASANGKA TENGAH KABUPATEN BUTON TENGAH SEBAGAI LAPIS PONDASI AGREGAT BAWAH KELAS B Aprijal Mukti Lalumbu; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Sulha Sulha
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2019): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.522 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v4i1.27212

Abstract

Abstract The result research show those were material broke stone based on the testing in Lanto village, Mawasangka Tengah sub-district Buton Tengah regency has been filled specifications according to standarts specifications common Bina Marga in 2010 Revision ( Devision 5 ) with CBR testing has gotten a result about 83,50 %, 31,21 % abrasi average.  Abstrak Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan pengujian yang ada karakter dari material batu pecah desa lanto kecamatan mawasangka tengah kabupaten buton tengah memenuhi spesifikasi sesuai standar spesifikasi umum bina marga 2010 revisi 3 (devisi 5) yang mengacu dengan data pengujian CBR mendapatkan hasil 83,50% abrasi rata-rata 31,21% 
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN PERKERASAN JALAN DENGAN METODE BINA MARGA (Studi Kasus: Jalan Bukit Kendari Indah, Kecamatan Baruga, Kota Kendari) Wa Ode Rezkaleonita Dawayanti; Siti Nurjanah Ahmad; La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad; Try Sugiyarto Soeparyanto
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1263.667 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v6i2.22481

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis kerusakan dan penyebab kerusakan jalan Bukit Kendari Indah berdasarkan Metode Bina Marga dan mengetahui prosedural penanganan kerusakan jalan yang terjadi pada Jalan Bukit Kendari Indah Berdasarkan Metode Bina Marga. Ruas jalan dalam penelitian ini yakni pada ruas jalan Bukit Kendari Indah, pada ruas jalan tersebut terdapat berbagai macam kerusakan, jenis pengambilan data yaitu berupa data primer seperti bentuk kerusakan jalan, dimensi kerusakan jalan dan volume lalulintas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada metode Bina Marga didasarkan urutan prioritas penanganan dari rentang nilai 0 sampai lebih dari 7 untuk mendapatkan penanganan jalan yang tepat. Berdasarkan hasil analisis tingkat kerusakan perkerasan jalan Bukit Kendari Indah diperoleh 3 jenis kerusakan yakni lubang dengan luas kerusakan sebesar 5,02 m2 (1,2 %), retak 7,18 m2 (2 %), Amblas 1,51 m2 (0,38 %). Kerusakan jalan yang paling dominan pada ruas jalan Bukit Kendari Indah yaitu kerusakan retak yang disebabkan oleh buruknya sistem drainase jalan dan prosedur penanganan kerusakan jalan retak yakni dengan cara menambal retakan-retakan yang ada dan pembangunan sistem drainase yang baik.
METODE PELAKSANAAN LAPIS PERKERASAN AC – BC PADA PENINGKATAN JALAN POROS WAKURU, KEC. TONGKUNO, KAB. MUNA (Studi Kasus: Jalan poros Wakuru Kec. Tongkuno Kab. Muna) Muhammad Sahidin; Nasrul Nasrul; La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.151 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v6i1.22171

Abstract

Jalan raya adalah jalur-jalur tanah di atas permukaan bumi yang di buat manusia dengan bentuk, ukuran-ukuran dan jenis konstruksinya sehingga dapat digunakan untuk menyalurkan lalu lintas orang, hewan dan kendaraan yang mengangkut barang dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan mudah dan cepat. Untuk perencanaan jalan raya yang baik, bentuk geometriknya harus ditetapkan sedemikian rupa sehingga jalan yang bersangkutan dapat memberikan pelayanaan yang optimal ke pada lalu lintas sesuai dengan fungsinya, sebab tujuan akhir dari perencanaan geometric ini adalah menghasilkan infrastruktur yang aman, efisiensi pelayanan arus lalu lintas dan memaksimalkan ratio  tingkat penggunaan biaya juga memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan. Penelitian ini merupakan studi penelitian di lapangan yang bertujuan Untuk mengetahui apakah metode pelaksanaan pekerjaan AC – BC (Asphalt Concrete – Binder Course) pada proyek peningkatan jalan poros Wakuru, Kec. Tongkuno, Kab. Muna sudah sesuai dengan spesifikasi umum binamarga 2018. Bedasarkan hasil penelitian menunjukan tahapan pekerjaan lapis permukaan AC-BC pada proyek peningkatan jalan poros Wakuru Kec.Tongkuno Kab. Muna yaitu pembersihan badan jalan, penyiraman prime coat, pengangkutan material, penghamparan, pemadatan, danpengujian core drill di lapangan. Jadi metode pelaksaan pekerjaan lapis permukaan AC-BC pada proyek peningkatan jalan poros Wakuru Kec. Tongkuno Kab. Muna tidak memenuhi standar Spesifikasi Bina Marga 2018. 
PENGARUH VARIASI FILLER PADA CAMPURAN SAMI-R DENGAN MENGGUNAKAN 20% KARET TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL Ihram Fajar; Edward Ngii; La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2017): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.346 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v2i1.27187

Abstract

Abstract SAMI (Stress Absorbing Membrane Interlayer) is an application maintenance or maintenance on existing pavement used to prevent cracks from the bottom layer to get to the new surface layer (overlay). SAMI is an intermediate layer at the interface between layers of asphalt that absorbs stress to reduce the crack (stress-relieving interlayer) in the overlay layer.The purpose of this research is to know the Marshall characteristics of mixed SAMI-R mixture using rubber of 20% in each variation. (Variation I Sand 90% and Cement 10%, Variation II Sand 80% and Cement 20%, and Variation III Sand 70% and Cement 30%).These results indicate that the stability of the three design variations meet the specifications Latasir with values obtained over 200 kg. Values for the flow of the three design variations none meet specifications with a value between 2-3 mm. The results obtained for the value of Marshall Quotient (MQ) in variations II and III levels for different types of asphalt meet the specifications Latasir. For percentage values Void In The Mineral Aggregate (VMA) for the third design variation values obtained percentages above 20%, so that the third draft of these variations can meet the specifications. Void values obtaine Filled With Asphalt (VFWA) on draft variation I with asphalt content of 10%, 11%,  and 12%, by value VFWA percentage above 75%. While the value of Void In The Mix (VIM) is obtained on draft variation I in the asphalt content of 10%, 11%,  and 12%, with the percentage of 4.14% and 4.74%, so it makes the specification Latasir with VIM percentage value between 3-6&%.  
IDENTIFIKASI TITIK RAWAN KECELAKAAN (BLACK SPOT) DI DAERAH KECAMATAN WAWOTOBI, KABUPATEN KONAWE (STUDI KASUS: JALAN WOLTER MOGINSIDI-JALAN DIPENEGORO) Masnur Posimbi; La Welendo; La Ode Muhammad Nurrakhmad Arsyad
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2018): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.959 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v3i2.10024

Abstract

Konawe Regency is one of the second –level regions in the southeast sulawesi province, the capital city of kabupaten is located in unaaha which is formed based on law number 29  of 1959 which has an area of 16,480 km,with a population of 2000 at 443,911 inhabitants.data from konawe district police obtain information that in the past five years there has been an increase is the number of accidents. Requesting data from related parties (satlantas of konawe police station) about the nember and level of accidents in the wolter monginsidi –road diponegoro for the last five yearsas secondary data. While the points to traffic accidents (black sports ) include, the intersection of there wawotobi posts, and the intersection of four wawotobi police station.
SURVEY PEMETAAN BIDANG TANAH DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN RUANG JAMUAN MAKAN BENDUNGAN LADONGI KOLAKA TIMUR Diki Darmawan; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Asraf Asraf; Try Sugiyarto Soeparyanto; Ainussalbi Al Ikhsan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2020): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.512 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v5i2.24149

Abstract

Abstract This research is a research study conducted at Ladongi Kolaka Dam east of Southeast Sulawesi that aims to know the procedures or methods of measuring mapping surveys conducted in the Banquet Room of Ladongi Dam.From the results of the research at Ladongi Dam East Kolaka that based on the results and conclusions drawn, the survey and mapping method to determine the location of the starting point of the construction of the banquet hall using bm2 point as the initial benchmark in the work of the banquet room Ladongi dam. Related to the above conclusions in the measurement of stake out using the nearest points namely BM1 and BM2. The working method of measuring stakeout with coordinates (X, Y, Z) uses COORDINATES BM1 X = 376943.427, Y = 9541136.940, Z = 82.570 and coordinates BM2 X = 376501.725, Y = 9541066.163, Z = 80.539.  Abstrak Penelitian ini merupakan studi penelitian yang dilakukan di Bendungan Ladongi Kolaka Timur Sulawesi Tenggara yang bertujuan untuk mengetahui tata cara atau metode pengukuruan survey pemetaan yang dilakukan pada Ruang Jamuan Makan Bendungan Ladongi.Dari hasil penelitian di Bendungan Ladongi Kolaka Timur bahwa berdasarkan hasil dan kesimpulan yang ditarik yaitu, metode survey dan pemetaan untuk menentukan lokasi titik awal pembangunan ruang jamuan makan dengan menggunakan titik BM2 sebagai patokan awal dalam pekerjaan ruang jamuan makan bendungan Ladongi. Terkait kesimpulan di atas dalam pengukuran stake out dengan menggunakan titik terdekat yakni BM1 dan BM2. Metode kerja pengukuran stakeout  dengan koordinat (X, Y, Z) menggunakan koordinat BM1 X = 376943.427, Y = 9541136.940, Z = 82.570 dan koordinat BM2 X = 376501.725, Y = 9541066.163, Z = 80.539. 
ANALISIS TINGKAT RESIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJAAN CABLE STAYED (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Jembatan Teluk Kendari) Imam Mulyono; Fitriah Mas'ud; Mappa Nashrun; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Fathur Rahman Rustan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2020): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.93 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v5i1.24094

Abstract

Abstract Analysis of the Risk Level of Work Accidents at Cable Stayed Work (Kendari Bay Bridge Construction Project)" Supervised by Mts. Fitriah Mas’ud as supervisor I and Mr. Mappa Nasrun as mentor II. Occupational Health and Safety (K3) problems in general are still neglected in Indonesia, this is shown by the high accident rate and the low level of concern from the business world towards work safety. This general problem regarding K3 also occurs in the implementation of construction projects.This study discusses and identifies the risks of work accidents and controls the risk of work accidents in every implementation of Cable Stayed work at the Kendari Bay Bridge Construction Project, knowing about the application of SMK3 and K3 to Cable Stayed Work at the Kendari Bay Bridge Construction Project. Identification of the level of risk for work accidents is taken from the results of observations and interviews with respondents, and data processing is done manually with the formula Risk value = probable weight x weight severity. (Puspitasari, 2010).The research results show that the possibility and risk level of work accidents with the highest risk level is the prestressed wire installation work with the results of high risk / risk value × 100% = 12 ÷ 16 × 100 = 75% (high category) As for overcoming this risk the project party holds daily meetings, to urge workers to wear K3 equipment when doing work.  Abstrak Analisis Tingkat Resiko Kecelakaan Kerja Pada Pekerjaan Cable Stayed (Proyek Pembangunan Jembatan Teluk Kendari)” Dibimbing oleh Ibu Fitriah Mas’ud selaku pembimbing I dan Bapak Mappa Nashrun selaku pembimbing II. Permasalahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara umum di indonesia  masih terabaikan, hal ini ditunjukkan dengan  angka  kecelakaan yang masih tinggi  dan tingkat kepedulian dunia usaha terhadap keselamatan kerja yang masih rendah. Masalah umum mengenai K3 ini juga terjadi pada penyelenggaraan proyek - proyek konstruksi.Pada penelitian ini membahas serta mengidentifikasi resiko - resiko kecelakaan kerja dan pengendalian resiko kecelakaan kerja disetiap  pelaksanaan  pekerjaan Cable Stayed di Proyek Pembangunan Jembatan Teluk Kendari, mengetahui tentang penerapan SMK3 dan K3 terhadap Pekerjaan Cable Stayed  di Proyek Pembangunan Jembatan Teluk Kendari. Identifikasi tingkat nilai resiko kecelakaan kerja diambil dari hasil observasi dan wawancara kepada responden, dan pengolahan data dilakukan secara manual dengan rumus Nilai resiko = Bobot kemungkinan x Bobot keparahan. (Puspitasari, 2010). Pada hasil penelitian diperoleh kemungkinan dan tingkat resiko kecelakaan kerja yang paling tinggi tingkat resikonya yaitu pada  pekerjaan pemasangan kawat prategang dengan hasil nilai resiko / nilai resiko tinggi × 100% = 12 ÷ 16 × 100 = 75% (kategori tinggi). Adapun untuk menanggulangi resiko tersebut pihak proyek melakukan meeting harian, untuk menghimbau para pekerja mamakai  perlengkapan K3 pada saat melakukan pekerjaan. 
PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA ( RAB ) PADA RUMAH LANTAI 2 TYPE 140 Rismon Rismon; Baso Mursidi; Wayan Mustika; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Sulha Sulha; Fathur Rahman Rustan
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v7i4.28104

Abstract

Sebagian besar masyarakat di Kota Kendari khususnya daerah pedesaan ketika akan membuat hunian sangat jarang memperhitungkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan SNI 2016, hanya berdasarkan pengalaman pekerja atau tukang bangunan. Dengan adanya hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menghitung berapa Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk rumah tipe 140 di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.  Data yang akan diteliti adalah rumah tipe 140 di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode RAB menggunakan SNI 2016 yang diawali dengan mempersiapkan daftar harga bangunan, daftar harga satuan upah, menghitung volume dari setiap jenis pekerjaan, menganalisa harga satuan dari setiap jenis pekerjaan dan membuat rekapitulasi, serta digunakan beberapa data antara lain Gambar Rencana, Satuan Harga Barang dan Jasa (SHBJ) dan Peraturan Mentri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 28/PRT/M/2016. Berdasarkan hasil analisa dan perhitungan yang telah dilakukan, maka diperoleh total biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah lantai dua tipe 140 di Kota Kendari sebesar Rp. 362,090,100.00.
Perencanaan Plumbing Instalasi Air Bersih Pada Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Di Kota Kendari Sulawesi Tenggara Ikra Rahmawati; Ranno Marlany Rachman; Umran Sarita; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Romy Talanipa
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v7i4.28105

Abstract

Bangunan Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Kota Kendari Sulawesi Tenggara yang dibangun pada tanggal 23 November 2018 yang terdiri dari 4 lantai dan mempunyai luas ± 1.920 m2 perlantainya. Demi mendukung kapasitas serta fungsinya, maka persediaan air dengan kualitas dan kuantitas yang baik, pembuangan air kotor dan air hujan yang tidak ada hambatan, serta sistem pencegah kebakaran yang memadai mutlak di perlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan air bersih yang diperlukan penghuni Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Kota Kendari Sulawesi Tenggara yang dihitung dengan menggunakan tiga metode yaitu berdasarkan jumlah penghuni, jenis dan jumlah alat plumbing, berdasarkan unit beban alat plumbing dengan menggunakan data prime dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih pada Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia berdasarkan jumlah penghuni rata- rata perhari sebesar 53,8 m3/hari. Perhitungan kebutuhan air bersih berdasarkan jumlah alat plumbing pada gedung kantor pemakaian air perhari sebesar 303,4 m3/hari. Perhitungan kebutuhan air bersih berdasarkan unit beban alat plumbing pada gedung kantor pemakaian air perhari sebesar 69 m3/hari.