Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pembelajaran kepada Masyarakat Perkotaan Tentang Strategi Mereduksi Urban Heat Island di Kota Kendari Nurgiantoro; Jahidin; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Try Sugiyarto Soeparyanto; Ode Agus Salim Mando; Zakiah Uslinawaty; Wa Kuasa Baka; Armayanti Aris
Sewagati Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.736 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i4.272

Abstract

Pembentukan pulau panas atau dikenal dengan istilah urban heat island (UHI) merupakan fenomena iklim mikro di suatu wilayah perkotaan yang formasinya dipengaruhi oleh kepadatan penduduk, geometri perkotaan, penggunaan lahan dan tutupan lahan. Potensi UHI di wilayah perkotaan sangat signifikan tak terkecuali di Kota Kendari yang pertumbuhan penduduk, serta aktifitas pembangunan di wilayahnya meningkat pesat tiap tahunnya. Pemahaman masyarakat tentang fenomena tersebut pun masih kurang dan juga belum menyadari pentingnya mitigasi kebencanaan akibat perubahan iklim. Program kemitraan masyarakat (PKM) yang dikemas dalam bentuk pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam strategi mereduksi UHI. Pencapaian tujuan dilakukan dengan metode pembelajaran kepada masyarakat melalui ceramah/diskusi secara langsung, serta kegiatan aksi penanaman vegetasi tipe pohon pada wilayah yang memiliki indeks vegetasi < 0.5. Hasil PKM menunjukkan meningkatnya antusiasme mitra sasaran dalam kegiatan pembelajaran strategi mereduksi UHI melalui rekaya vegetasi tanaman dari tipe pohon, semak, dan rumput, dan melalui rekayasa pewarnaan bangunan seperti penggunaan warna cat yang kurang menyerap panas serta pembelajaan tentang konsep vertical garden. Sedangkan dalam kegiatan aksi penanaman vegetasi tipe pohon, tim dan mitra berhasil menanam sebanyak 30 bibit pohon trembesi di tepi dan median jalan. Pohon-pohon tersebut nantinya akan menjadi sumber vegetasi yang mampu mengurangi efek UHI.
Kajian Menejemen Lingkungan Bandar Udara Matahora, Wakatobi Jerry Novianto; Ld Nurrakhmad Arsyad; Ranno Marlany Rachman
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i1.28765

Abstract

Sistem pengelolaan lingkungan Bandar Udara Matahora, Wakatobi masih menyebabkan dampak lingkungan seperti kebisingan dan pencemaran air. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen lingkungan Bandar Udara Matahora, Wakatobi. Jenis penelitian ini adalah adalah deskriptif eksploratif dengan analisa kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Teknik Purposive Sampling, data di peroleh dengan menggunakan data Primer dan sekunder, untuk mengetahui kualitas kebisingan, getaran, kualitas udara dan kualitas air dilakukan pengukuran di laboratorium. Manajemen pengelolaan di Bandara Udara Matahora, Wakatobi masih perlu perbaikan mulai dari. Kebisingan, getaran dan pencemaran air di daerah lingkungan Bandar Udara Matahora, Wakatobi masih tinggi yaitu mencapai 58,99 dB saat Mendarat dan 75,65 dB saat Terbang. Pencemaran air terutama untuk parameter seperti BOD, COD dan Penol masih di atas baku mutu lingkungan. Perlunya menyusun manajemen lingkungan di Bandar Udara Matahora, Wakatobi yang baik sesuai dengan kebijakan lingkungan Organisasi Penerbangan Sipil.
ANALISIS PERKERASAN LANDAS PACU BANDAR UDARA MATAHORA WAKATOBI SULAWESI TENGGARA I Gede Wira Prayuda; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Try Sugiyarto Soeparyanto
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i1.35774

Abstract

Bandara Matahora memiliki panjang landasan 2000 meter x 45 meter dengan kekekerasan landasan (PCN) 33 F/B/X/T yang mampu didarati pesawat terbesar yaitu ATR 72-500/600. Selain itu, fasilitas sisi udara lainnya yang dimiliki seperti, taxiway 107 meter x 23 meter, apron 110 meter x 85 meter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapakah tebal perkerasan runway yang dibutuhkan dengan menggunakkan metode CBR dan FAA dibandara matahora. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data California Division Of Highway (CBR), Data lalu lintas Angkutan Udara, dan Jadwal Penerbangan. Kemudian dari data tersebut dianalisis tebal lapisan perkerasan runway menggunakan metode CBR dan FAA. Hasil dari analisis tebal perkerasan runway pada Bandara matahora untuk perencanaan 15 tahun (2023-2037) dengan metode CBR menghasilkan tebal lapisan permukaan 14 cm, pondasi 23 cm dan pondasi bawah 59 cm. Sedangkan dengan metode FAA meghasilkan tebal lapisan permukaan 10 cm, pondasi 27 cm, dan pondasi bawah 61 cm.
PENDAMPINGAN SURVEY DAN ASESSMENT KERUSAKAN DRAINASE PADA SISI JALAN BELIMBING DAN JALAN DURIAN KELURAHAN ANDUONOHU-KOTA KENDARI Ahmad Syarif Sukri; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Siti Nurjanah Ahmad; Nasrul Nasrul; Muh. Thahir Azikin; Sulha Sulha; Try Sugiyarto Soepariyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i1.43161

Abstract

Kondisi ruas jalan Belimbing dan jalan Durian di Kelurahan Anduonohohu secara keseluruhan berada di daerah dataran dekat dengan lapangan dan perumahan, kondisi drainasenya dipengaruhi oleh faktor lingkungan setempat seperti aliran drainase, topografi, kondisi tanah, kondisi material dan kondisi beban kendaraan yang melintasi ruas jalan tersebut. Drainase jalan yang baik harus mampu mengatur debit air yang masuk kedalam saluran, sehingga laju air dapat terkendali. Untuk mengendalikan air saluran samping jalan, kemiringan melintang dan memanjang sangat berpengaruh. penampang memanjang dari saluran drainase air dapat diatur pendistribusian air dan kemana arah air dibuang. Kemudian saluran samping berfungsi untuk menampung debit air untuk didistribusikan. Tujuan dari Pendampingan survei dan assessment ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan drainase (saluran samping) di sepanjang Jalan Belimbing dan jalan Durian Kelurahan Anduonohu, juga untuk mengkaji sistem pembuangan air hujan dan air limbah masyarakat yang langsung masuk ke drainase samping jalan untuk menunjang pengembangan kebijakan tata kelola sistem drainase yang bersih dan berkesinambungan serta merekomendasikan sistem Pengelolaan dan bangunan/konstruksi drainase yang kuat, berfungsi dengan baik efektif dan efisien. Pendampingan ini menghasilkan data survey kerusakan drainase dan assessment pada sisi ruas jalan Belimbing dan jalan Durian Kelurahan Anduonohu dengan dimensi saluran drainase yang tidak seragam, konstruksi bangunan tidak sesuai dengan standar SNI dan Dep PU, kemiringan saluran drainase tidak sesuai lagi karena banyak terdapat sedimen kemudian Saluran drainase sebagian besar tersumbat yang cukup parah akibat sampah dan sedimen serta saluran drainase dibawah trotoar yang tidak memiliki inlet sehingga air menggenangi pada badan jalan.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODESSURFACE DISTRESS INDEX (SDI) (STUDI KASUS: JALAN BELIMBING ANDUONOHU KECAMATAB POASIA KOTA KENDARI) Suratman Aldin; Try Sugiyarto Soeparyanto; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v8i3.35702

Abstract

AbstractBelimbing Anduonohu Road, Poasia District, Kendari City is a local road with a total length of 1.5 km. The purpose of this research is to identify the type of road pavement damage using the SDI Method, determine the value of road surface conditions, provide solutions to road damage. This research method is using the Surface Distress Index (SDI) method and the length of the segment is 100m. The results of this study are that there are 4 elements of damage, namely the percentage of crack area, crack width, number of holes, depth of ruts. With the SDI value obtained, it has an average value of 51 which is included in the value range of 50 - 100 for moderate road conditions, with the worst level of damage found in segment II, with an SDI value of 245 severely damaged conditions, while the lowest value is in segment VII with an SDI value of 0 good conditions. So the way to handle it for moderate conditions is to immediately repair it with maintenance handling. While in severely damaged conditions it can be repaired with periodic maintenance and reconstruction.AbstrakJalan Belimbing Anduonohu Kecamatan Poasia Kota Kendari merupakan jalan lokal dengan panjang keseluruhan 1,5 km, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis kerusakan pekerasan jalan dengan menggunakan Metode SDI, mengetahui nilai kondisi permukaan jalan, memberikan solusi pada kerusakan jalan. Metode Penelitian ini adalah menggunakan metode Surface Distress Indeks (SDI) dan Panjang persegmennya yaitu 100 m. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 4 unsur kerusakan yaitu Persentase luas retak, lebar retak, jumlah lubang, kedalaman bekas roda. Dengan nilai SDI yang di dapatkan yaitu memiliki nilai rata – rata sebesar 51 dimana termasuk pada rentang nilai 50 – 100 untuk kondisi jalan sedang, dengan tingkat kerusakan terparah terdapat pada segmen II, dengan nilai SDI sebesar 245 kondisi rusak berat,  sedangkan nilai terendah terdapat pada segmen VII dengan nilai SDI 0 kondisi baik. Maka cara penangannya untuk kondisi sedang adalah segera diperbaiki dengan penanganan pemeliharaan. Sedangkan pada kondisi rusak berat dapat diperbaiki dengan pemeliharaan berkala dan rekontruksi.
FRAMING PEMBERITAAN PENYELENGGARAAN ANGKUTAN BARANG UMUM DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA DALAM MEDIA ONLINE Maudhy Satyadharma; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Try Sugiyarto Soeparyanto; Hado
Kinesik Vol. 10 No. 3 (2023): December
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ejk.v10i3.1087

Abstract

The Reporting by the mass media is able to influence public perception and opinion regarding an event. Research was carried out to analyze the framing of news on the Implementation of Public Goods Transport including Heavy Equipment on the Local Media Telisik.Id in the news in November 2023. using Entman's framing analysis with four things, namely Define Problems, Diagnose Cause, Make Moral Judgment and Treatment Recommendation. Conclusion of the research carried out by finding the online media Telisik.id framing it and seeing that the Southeast Sulawesi Provincial Transportation Service has made continuous and consistent efforts in controlling and supervising Public Goods Transportation activities in accordance with applicable regulations to minimize violations and errors that could result in traffic accidents and potentially resulting in loss of life and in order to create safe, comfortable, secure and sustainable transportation
Analisis Sistem Manajemen Rekayasa Proyek Dan Dampak Sosial-Lingkungan Akibat Pembangunan Yang Menggunakan Material Paving Blok Di Kawasan Btn Safira Indah Kota Kendari Putri Ramadhani; Romy Suryaningrat Edwin; La Ode Muhamad Nurrakhmad Arsyad; Albert Rokky Palulungan; Joko Apriliandri Pitoyo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4940

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan lingkungan di kawasan permukiman merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di kawasan BTN Safira Indah Kota Kendari, kondisi jalan sebelumnya yang tidak tertata dan sering tergenang air mendorong dilakukannya proyek pembangunan jalan menggunakan paving blok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen rekayasa proyek serta menilai dampak sosial dan lingkungan yang timbul selama pelaksanaan pembangunan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan warga dan kontraktor, serta dokumentasi lapangan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sistem manajemen proyek telah diterapkan secara efektif melalui perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan yang terkoordinasi. Pelibatan masyarakat sejak tahap awal proyek turut meningkatkan transparansi dan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan. Dari aspek sosial, proyek ini berdampak positif terhadap interaksi warga dan kenyamanan lingkungan. Dari sisi lingkungan, penggunaan paving blok terbukti mengurangi genangan air, menurunkan tingkat debu, serta memperbaiki estetika kawasan. Secara keseluruhan, proyek ini berhasil memenuhi prinsip efisiensi, partisipasi masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan sehingga dapat menjadi model penerapan manajemen proyek pada skala permukiman.