Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Example Non Example terhadap Pemahaman Konsep IPA pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN 1 Alas Rizky Tania Utami; Gunawan Gunawan; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.348

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya daya serap dan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPA. Hal ini disebabkan oleh faktor pandemi covid-19 dan ditetapkannya kebijakan social distancing oleh pemerintah. Kebijakan ini berdampak pada dunia pendidikan khususnya pada kegiatan pembelajaran, seperti yang terjadi di SDN 1 Alas. Keadaan tersebut mengharuskan siswa belajar dengan waktu yang sangat singkat sehingga penyampaian materi menjadi kurang maksimal dan siswa tidak dapat memahami materi dengan baik. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembelajaran dengan menggunakan cara yang tepat agar siswa mampu memahami pembelajaran dengan baik, yaitu dengan menggunakan model example non example. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model example non example terhadap pemahaman konsep IPA pada masa covid-19 di SDN 1 Alas. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, desain True Experimental Design dengan bentuk Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas lima SDN 1 Alas. Sampel penelitian diambil dengan teknik Nonprobability Sampling dengan jenis Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes. Observasi digunakan untuk memperoleh data keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model example non example. Sedangkan tes digunakan untuk mengukur tingkat pemahaman konsep siswa kelas lima SDN 1 Alas pada pembelajaran IPA. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test, diperoleh nilai signifikansi atau Sig(2-tailed) 0,000 yang berarti <0.05. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model example non example terhadap pemahaman konsep IPA pada masa pandemi covid-19 di SDN 1 Alas. Namun penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan lagi agar lebih sempurna. Mengingat penelitian ini hanya mengukur empat dari tujuh indikator pemahaman konsep, maka masih terdapat banyak kekurangan dalam penelitian ini.
Pengambangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Discovery Learning pada Pembelajaran IPA Materi Sumber Daya Alam untuk Kelas IV SDN 23 Ampenan Ayu Diana; Muhammad Tahir; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.419

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis discovery learning, mengetahui kelayakan LKPD, respon guru dan peserta didik terhadap LKPD berbasis discovery learning pada pembelajaran IPA materi sumber daya alam untuk kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE yang dikembangkan oleh Dick & Carry. Peneliti ini menggunakan 5 tahapan penelitian, yaitu analysis, design, development, implementation, and evaluation. Penelitian ini dilakukan di SDN 23 Ampenan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Alat pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis discovery learning  pada pembelajaran IPA materi sumber daya alam untuk kelas IV SD. Kelayakan LKPD berbasis discovery learning berdasarkan penilaian dari validator ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 4, penilaian ahli media mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.5. Hasil uji coba lapangan kelompok kecil berdasarkan penilaian respon guru mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.8, penillaian respon peserta didik mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.6. Sedangkan hasil uji coba lapangan kelompok besar berdasarkan penilaian respon peserta didik mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.3.
Efektivitas Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Pada Peserta Didik Kelas IV SD Negeri 22 Mataram Yuda Eristiawan; Asrin Asrin; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.439

Abstract

Pandemi Covid-19 mengakibatkan diterapkannya pembelajaran daring yang didasari oleh kebijakan dari pemerintah untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah dalam upaya menjaga jarak. Pembelajaran daring yang efektif semestinya dilaksanakan berdasarkan pedoman dan harus  memenuhi komponen-komponen yang ada, seperti aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Namun pada kenyataanya pembelajaran daring yang dilaksanakan di sekolah masih dilaksanakan seadanya tanpa terlalu berpatokan pada pedoman pelaksanaan pemberlajaran daring yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring di masa Pandemi Covid-19 pada peserta didik kelas IV SDN 22 Mataram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci dan mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan dilakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, menggunakan  bahan referensi, member check, serta dilakukan uji transferability dan uji konfirmability. Informan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV, guru kelas IV dan Kepala Sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di kelas IV SDN 22 Mataram berlangsung kurang efektif. Hal ini disebabakan dalam proses pelaksanaan pembelajaran daring masih menemui kendala dan hambatan. Seperti dengan sering terjadinya keterlambatan ketika pengumpulan tugas, spesifikasi perangkat smartphone yang kurang memadai, kendala paket data internet, masih rendahnya respon orang tua dalam mendukung pembelajaran daring, hingga kendala dalam aspek evaluasi seperti kesulitan guru dalam memberikan penilaian terhadap peserta didik pada penilaian afektif, kognitif dan psikomotorik karena terhalang jarak. Upaya yang dilakukan untuk perbaikan dalam pelaksanaan pembelajaran daring seperti dengan tetap dilakukannya kegiatan evaluasi terhadap pelaksanan pembelajaran daring yang dilangsungkan serta upaya guru dengan terus memberikan bimbingan dan dorongan kepada peserta didik.
Penerapan Budaya Literasi di SDN 28 Cakranegara Tia Safira; Muhammad Tahir; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.475

Abstract

Literasi adalah keterampilan yang sangat penting. Literasi siswa di Indonesia berada pada peringkat yang sangat rendah. Melalui gerakan literasi sekolah bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan budaya literasi melalui gerakan literasi sekolah di SDN 28 Cakranegara. Dalam penerapannya dikaji aspek pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat, dampak, dan evaluasi gerakan literasi di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan instrumen pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil temuan, keterampilan literasi siswa di SDN 28 Cakranegara mengalami peningkatan yang ditandai dengan kebiasaan siswa pada lingkungan sekolah dan masyarakat. Pada lingkungan sekolah: siswa memiliki kebiasaan membaca buku, aktif berkunjung ke perpustakaan sekolah, berdiskusi, dan membaca lebih lancar, serta dari segi akademis terdapat peningkatan hasil belajar siswa. Sedangkan pada lingkungan masyarakat: siswa terlihat terdidik dan sering memanfaatkan fasilitas masyarakat terkait literasi serta mengikuti program-program pada fasilitas literasi masyarakat. Faktor pendukung: kebijakan pemerintah, kebijakan sekolah, sarana dan prasarana, kompetensi guru, dan adanya keterlibatan publik terhadap peningkatan budaya literasi siswa. Sedangkan faktor penghambat: minat baca siswa yang kurang, kelengkapan buku bacaan yang terbatas, dan tidak adanya tim khusus literasi. Evaluasi penerapan GLS di SDN 28 Cakranegara termasuk dalam kategori baik hingga sangat baik dengan persentase 37,1%. Dapat disimpulkan bahwa Gerakan Literasi Sekolah di SDN 28 Cakranegara berhasil meningkatkan budaya literasi siswa.
Penerapan Media Miniatur Berbahan Dasar Kayu untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 2 Dasan Geria Dani Surya Pratama; Ida Ermiana; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.477

Abstract

Keberhasilan pembelajaran IPA dapat diukur dari keberhasilan siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran tersebut. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di kelas IV SDN 2 Dasan Geria yaitu rata-rata siswa cenderung pasif dalam pembelajaran baik aktivitas mendengarkan, menyimak, menulis, Hal ini dikarenakan saat proses pembelajaran siswa kurang dilibatkan dan tidak adanya media yang dapat menarik perhatian siswa sehingga siswa merasa bosan dan sedikit mengantuk. Berdasarkan masalah tersebut, tentu saja ini menjadi tanggung jawab dan kewajiban guru untuk menyelesaikan masalah-masalah belajar para siswa. Permasalahan ini pada dasarnya ini dapat diselesaikan dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat dan efektif sehingga dapat melibatkan siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas belajar siswa pada saat diterapkan media miniatur berbahan dasar kayu dan hasil belajar siswa setelah menerapkan media miniatur berbahan dasar kayu. Jenis penelitian ini adalah berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan siswa kelas IV SDN 2 Dasan Geria sebanyak 16 siswa. Hasil penelitian ini adalah (1) aktivitas belajar siswa pada siklus I menunjukkan skor 34 sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan daripada siklus I yaitu 42; (2) terdapat peningkatan hasil belajar siswa, terlihat dari nilai rata-rata pada siklus I sebesar 67,5 dan pada siklus II sebesar 80,6. Dengan demikian maka penerapan media miniatur dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Analisis Pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah pada Kemampuan Membaca Siswa Kelas IV di MI Raudlatul Jannah Al Ma'arif Dinda Ayu Lestari; Khairun Nisa; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.519

Abstract

Kemampuan membaca siswa merupakan skala prioritas yang harus mendapat perhatian lebih. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca dapat melalui program gerakan literasi sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan seperti apa kegiatan yang dilaksanakan dalam gerakan literasi sekolah pada kemampuan membaca siswa kelas IV di MI Raudlatul Jannah Al Ma’arif, menggali faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan gerakan literasi sekolah pada kemampuan membaca siswa kelas IV di MI Raudlatul Jannah Al Ma’arif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu model analisis interaktif (interactive model analysis). Berdasarkan hasil temuan, pelaksanaan program gerakan literasi sekolah di MI Raudlatul Jannah Al Ma’arif masih pada tahapan pengembangan. Faktor pendukung gerakan literasi sekolah pada kemampuan membaca yaitu sudut baca, buku bacaan yang memadai dan akses internet. Faktor penghambat yaitu guru mengalami kesulitan dalam pengadaan buku, perpustakaan yang rusak, dan siswa yang susah diatur. Dapat disimpulkan bahwa di MI Raudlatul Jannah Al Ma’arif gerakan literasi sekolah pada kemampuan membaca berada pada tahap pengembangan dengan kegiatan satu buku satu minggu, dan minggu literasi.
Pengaruh Penerapan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Melalui Pendekatan Discovery Learning Berbasis Cerita Bergambar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV di SDN 32 Cakranegara Annisa Fitriani; Sudirman Sudirman; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.534

Abstract

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) adalah alat bantu belajar yang dibuat oleh guru dalam kegiatan yang disusun dan dirancang sesuai dengan kondisi dan situasi di dalam kelas, yang memuat petunjuk pelaksanaan praktik di kelas, serta percobaan yang dapat dilakukan. di kelas maupun di rumah, serta memuat materi diskusi, dan latihan soal dengan petunjuk agar siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran dan menciptakan lingkungan yang menyenangkan yang dapat membantu siswa berhasil dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada perbedaan pengaruh LKPD berbasis Discovery Learning dengan LKPD yang biasa digunakan di sekolah terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pre-test-post-test control group. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster-random-sampling, dan sampelnya adalah kelas IV A. Soal tes, observasi, lembar wawancara, dan angket tentang keefektifan LKPD digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan pengaruh penggunaan LKPD berbasis Discovery Learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa dibandingkan dengan LKPD yang biasa digunakan di sekolah, dan (2) pembelajaran IPS dengan LKPD berbasis Discovery Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dari pada LKPD yang banyak digunakan di sekolah Penelitian ini menyimpulkan berdasarkan temuan penelitian yaitu : hasil penilaian kelayakan LKPD dan implementasi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPS melalui pendekatan discovery learning. (LKPD) memperoleh skor rata-rata 4,56 dengan kategori layak. Sedangkan hasil uji keefektifan produk yang dilakukan oleh guru kelas IV terkait Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPS melalui pendekatan discovery learning berbasis cerita bergambar yaitu 80% dengan kategori efektif.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN Gugus I Kecamatan Kuripan Tahun Ajaran 2021/2022 Annisa Annisa; Asrin Asrin; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.547

Abstract

Sekolah saat ini menggunakan kurikulum pendidikan 2013 yang dapat mempersiapkan siswa untuk memiliki kemampuan dasar melalui siklus belajar yang menarik dan siswa diharapkan untuk memiliki peran yang aktif, kreatif dan  imajinatif. Taksonomi bloom  membagi tingkat keahlian menjadi dua bagian, yaitu Low Order Thinking Skills (LOTS) yaitu kemampuan penalaran tingkat rendah dan spesifik dan High Order Thinking Skills (HOTS), yaitu keterampilan berpikir kritis. Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar yaitu mengajar serta mempersiapkan siswa untuk menumbuhkan kemampuan dalam memperoleh dan menerapkan informasi penting tentang peserta didik dalam meneruskan ketingkat pemahaman yang bertambah signifikan serta untuk diterapkan dalam sistem pembelajaran. Proses pembelajaran tidak hanya memindahkan informasi (ilmu), namun yang umumnya diharapkan dalam pendidikan yang terjadi di sekolah adalah kerjasama antara siswa dan pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN Gugus I Kecamatan Kuripan Tahun Ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, sedangkan tipe Quasi Eksperimental Design yang digunakan adalah tipe Nonequivlent Control Grub Design. Penelitian dilakukan terhadap dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen pada penelitian ini diberikan perlakuan berupan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Sedangkan pada kelas kontrol tidak menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan hanya menggunakan model pembelajaran kocensional. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS 24  nilai thitung ≥ ttabel, yaitu 5.510 lebih besar dari 1.994 pada taraf signifikansi 5%. Sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis yang sudah ditetapkan, yaitu thitung ≥ ttabel  maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Gugus I Kecamatan Kuripan Tahun Ajaran 2021/2022.
Pengaruh Literasi Digital terhadap Minat Baca Siswa Kelas V di SDN 1 Dasan Tapen Tahun Pelajaran 2021/2022 Heza Aqil Siroj; A. Hari Witono; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh literasi digital terhadap minat baca siswa kelas V di SDN 1 Dasan Tapen tahun pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN 1 Dasan Tapen. Subjek penelitian ini yaitu seluruh populasi yang berjumlah 35 siswa atau menggunakan studi populasi. Instrumen penelitian berupa kuesioner tipe skala likert. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa literasi digital memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat baca siswa kelas V di SDN 1 Dasan Tapen tahun pelajaran 2021/2022. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji regresi linier sederhana dengan nilai signifikan 0,00 < α = 0,05. Selain itu literasi digital memiliki pengaruh yang kuat terhadap minat baca siswa yang ditunjukan dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,795 yang menunjukan derajat hubungan antara variabel literasi digital dengan variabel minat baca sebesar 79,5%. Kemudian literasi digital juga memiliki pengaruh yang positif terhadap miat baca. Artinya semakin baik literasi digital siswa maka semakin baik pula minat baca yang dimiliki siswa. Hal ini ditunjukan dengan hasil Tabel coefficients memiliki nilai signifikan sebesar 0,00 < α = 0,05.
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V DI SDN 30 MATARAM TAHUN AJARAN 2020/2021 Gendis Shoha Zakhia; Muhammad Tahir; Baiq Niswatul Khair
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 3 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pendas.v3i1.443

Abstract

In this 21st century era, there is a huge change accoured in the world called industrial revolution 4.0. In this era, a High Order Thinking Skill (HOTS) of fifth grade students at 30 Mataram Elementary School year 2020/2021 in order to be able to compete and participate directly in this industrial revolution 4.0. This study focusing on 6 aspects of critical thinking, such as focus, reason, inference, situation, clarity and overview. This study used descriptive qualitative approach. The samples of this study were fifth grade students at 30 Mataram Elementary School. Data collecting methods used were test, observation, interviews and documentation. The result of this study showed that 25,71% of students' got result that were categorized as very good, 40,00% of students' result were categorized as good, 22,86% of students' result were categorized as fair and the rest of 11,43% were categorized as poor.