Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan LKPD Bermuatan Kearifan Lokal Tema ‘Indahnya Kebersamaan’ dan Efektivitas Terhadap Karakter Nasionalisme Kelas IV SDN 3 Lenek Lauk Haslina Putri Lestari; Moh. Irawan Zain; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1169

Abstract

Sekolah sebagai garda terdepan pendidikan harus bisa menjadi agen penjaga nasionalisme melalui proses pembelajaran. Oleh sebab itu, untuk menghindari lunturnya nilai nasionalosme pada diri peserta didik dapat dilakukan melalui pembelajaran. Salah  satunya pembelajaran yang dikaitkan dengan kearifan lokal peserta didik. Tujuan Penelitian ini adalah menghasilkan produk LKPD bermuatan kearifan Lokal lenek yang efektif dan valid digunakan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Model pengembangan ADDIE terdiri dari lima tahapan yang meliputi : 1) analisis, 2) desain, 3) pengembangan, 4) implementasi, 5) evaluasi. Peneltian ini dilakukan di SDN 3 Lenek Lauk Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian pengembangan LKPD : a) Hasil validasi oleh ahli materi mendapatkan persentase 94,6% dengan kategori sangat layak. Hasil validasi dari ahli desain dan bahasa tahap I mendapatkan persentase 96 % dengan kategori sangat layak, hasil validasi ahli desain dan bahasa tahap II mendapatkan persentase 100% dengan kategori sangat layak. b) Hasil respon peserta didik kelompok kecil mendapatkan nilai persentase 96% dengan kategori sangat layak, respon peserta didik kelompok besar mendapatkan nilai persentase 99,3% dengan kategori layak. c) Keefektifan produk LKPD bermuatan kearifan Lokal efektif digunakan. Hal ini berdasarkan adanya peningkatan hasil pretest dan posttest sebesar 30,33. Sehingga hasil seluruh penilaian dapat disimpulkan bahwa produk LKPD bermuatan kearifan lokal Lenek sangat layak digunakan.
Pengembangan Media Pembelajaran Fun Thinkers Book Pada Pembelajaran Tematik Kelas I SDN 46 Cakranegara Sukma Dewi Sulastri; Muhammad Tahir; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1170

Abstract

Pengembangan media fun thinkers book di SDN 46 Cakranegara atas dasar fenomena yang ada di sekolah yaitu belum optimalnya penggunaan media pembelajaran oleh guru, sehingga pembelajaran terjadi secara monoton dan peserta didik kurang fokus, banyak sibuk sendiri serta berdampak pada kurangnya pemahaman perserta didik pada materi pembelajaran, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media dan mengetahui kelayakan dari media fun thinkers book yang telah dikembangkan untuk peserta didik kelas I SDN 46 Cakranegara. Metode penelitian yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Desaign, Development, Implementation, & Evaluation) dengan desain penelitian R&D (Research & Development). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, angket, tes dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 12 orang peserta didik. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa skor dari uji validasi ahli media memperoleh persentase 89% dengan kategori sangat valid, uji validasi ahli materi memperoleh persentase 88% dengan kategori sangat valid, sedangkan untuk respon peserta didik terhadap media memperoleh persentase 90% dengan kategori sangat praktis, dan respon guru kelas terhadap media sebesar 100% dengan kategori sangat praktis, serta hasil tes belajar peserta didik setelah menggunakan media memperoleh persentase 92% dengan kategori sangat efektif. Dengan demikian media fun thinkers book sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Workshop Revitalisasi Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di SDN 1 Kekeri A. Hari Witono; I Ketut Widiade; Heri Hadi Saputra; Awal N. K. Rosyidah; Baiq Niswatul Khair; Heri Setiawan
Dedikasi Cendekia: Warta Pengabdian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Many elementary school teachers have not implemented BK in the classroom. On average, this is because teachers have not yet honed their abilities in implementing guidance and counseling in elementary schools. There are not many self-development activities or training regarding the implementation of BK in elementary schools. The same thing was also found during research at SDN 1 Kekeri. Based on this fact, the Mataram University service team took the initiative to hold a workshop on revitalizing the implementation of Guidance and Counseling in elementary schools. One of the main tasks of the tri dharma of higher education is to serve. The form of activity chosen was a workshop on strengthening the role of elementary school teachers as counselors as well as strengthening the implementation of BK in elementary schools. To achieve the objectives of counseling and training as implied in the title of this community service, several methods are used, namely lectures, questions and answers or discussions and mentoring. The result of the service is a workshop held at partner elementary schools on Friday, June 16 2023 at 09.00-12.00 WITA. The participants were 13 teachers and 1 principal of SDN 1 Kekeri. The workshop was divided into 3 sessions, namely opening, presentation of material, and questions and answers. The material presented is: (1) the concept of guidance and counseling; (2) the scope of BK in elementary school; (3) the form of guidance and counseling services in elementary schools; (4) BK management in elementary schools; and (5) challenges and supports for implementing BK in elementary schools. The activity went smoothly and the initial aim was to increase the understanding of teachers at SDN 1 Kekeri regarding the implementation of guidance and counseling services in elementary schools.