Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas spermatozoa semen sexing kambing peranakan etawa (pe) dengan metode sedimentasi putih telur menggunakan pengencer yang berbeda Kornelis Tamo Ama; Enike Dwi Kusumawati; Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih
Jurnal Sains Peternakan Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v5i1.3136

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas spermatozoa semen hasil sexing kambing Peranakan Etawa (PE) dengan metode sedimentasi putih telur menggunakan pengencer yang berbeda. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semen segar kambing PE. Metode percobaan yang digunakan adalah percobaan laboratorium dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) Setiap perlakuan semen sexing kambing Peranakan Etawa dengan pengencer yang berbeda yaitu (P0) CEP, (P1) CEP+kuning telur+putih telur, (P2)CEP+putih telur (P3), CEP+kuning telur dan diulang sebanyak 10 kali. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah motilitas, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa. Data yang diperoleh dianalisis dengan mengunakan analisis varian. Apabila perlakuan memberikan pengaruh maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas spermatozoa kambing Peranakan Etawa (PE) dengan berbagai macam pengencer menunjukkan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01). Motilitas dan Viabilitas menunjukkan perbedaan yang sangat nyata (P<0,01) pada berbagai pengencer Motilitas terbaik pada beberapa lapisan atas sebesar 65% dan CEP+PT lapisan atas 60% dilanjutkan oleh CEP+KT+PT lapisan bawah 55,9% dan CEP+PT lapisan bawah 55% dilanjutkan lagi oleh CEP+KT lapisan atas 50% dan lapisan bawah 45% dan yang paling terkecil adalah CEP lapisan bawah 40%. Viabilitas spermatozoa dari yang tertinggi yaitu CEP+KT+PT lapisan atas sebesar 69,553% dan CEP+PT lapisan atas sebesar 69,519% dan dilanjutkan dengan CEP+PT lapisan bawah sebesar 65,504% dan CEP+KT+PT lapisan bawah 65,473%, dan dilanjutkan lagi dengan CEP+KT lapisan atas sebesar 60,269% dan lapisan bawah sebesar 53,476% dan yang paling terkecil yaitu CEP lapisan bawah sebesar 40,371%. Presentase Abnormalitas menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05). Tetapi CEP+KT+PT lapisan atas menunjukkan persentase yang paling rendah yaitu sebesar 4,88% dibandingkan perlakuan lainnya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas spermatozoa semen sexing kambing PE dengan menggunakan pengencer CEP+ kuning telur + putih telur pada lapisan atas memberikan hasil terbaik terhadap kualitas spermatozoa ditinjau dari motilitas, viabilitas dan abnormalitas. ABSTRACT The purpose of this study was to determine the sexing sperm quality of Etawa cross-bred goat (PE) with egg white sedimentation method using different diluents. The material used in this study was the fresh semen Etawa crossbreed goat (PE) of the center for Artificial Insemination (BBIB) Singosari Malang. The method is laboratory research using completely randomized design. Consist of CEP, CEP + KT, CEP + PT, CEP + KT + PT and repeated 10 times. The variables are motility, viability and abnormality of sperm. Data were analyzed by using variance analysis. If the treatment effect then continued by Least Significant Difference (LSD). The results showed that the quality of Etawa cross-bred goat sperm with various diluents showed a significant influence (P <0.01). Motility and viability showed differences (P <0.01) in various diluents. The best motility and viability on top layer of CEP+KT+PT diluent were 65% and 69%, 55%. Percentage abnormalities showed that the treatment was not significant effect (P> 0.05). but top layer CEP+KT+PT diluent shows the percentage of abnormality west 4.88% compared to the other treatments. From the results of this study concluded that the quality of sexing semen quality by using dilution CEP + yolk white egg on the top layer gives the best results on the quality of sperm in terms of motility, viability and abnormalities. Based on this study it is suggested that the use of sexing semen with egg white sedimentation method using diluent CEP + yolk + white egg.
Kualitas semen segar kambing kacang pada suhu 50c dengan lama simpan yang berbeda menggunakan pengencer dan tanpa pengencer Feri Setiawan; Enike Dwi Kusumawati
Jurnal Sains Peternakan Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v5i2.3157

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas semen segar Kambing Kacang pejantan pada penyimpanan suhu 5oC dengan lama simpan yang berbeda menggunakan pengencer dan tanpa pengencer. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Peternakan Universitas Kanjuruhan Malang pada tanggal 6 sampai 11 Februari 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Materi penelitian yang digunakan adalah semen segar Kambing Kacang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas spermatozoa Kambing Kacang pada suhu 5oC dengan lama simpan yang berbeda menggunakan pengencer dan tanpa pengencer menunjukkan adanya perbedaan yang sangat nyata (P<0.01). Pada pengamatan motilitas dan viabilitas spermatozoa kambing Kacang pada suhu 5oC baik yang menggunakan pengencer maupun tanpa pengencer menunjukkan adanya perbedaan yang sangat nyata (P<0.01). Tetapi pada pengamatan abnormalitas tidak menunjukkan adanya pengaruh penggunaan pengencer (P>0.01) serta tidak terdapat pengaruh interaksi antara lama simpan dan penggunaan pengencer terhadap abnormalitas spermatozoa kambing Kacang (P>0.01). Namun terdapat pengaruh yang sangat nyata lama simpan terhadap abnormalitas spermatozoa kambing Kacang pada suhu 5oC baik yang menggunakan pengencer maupun tanpa pengencer (P<0.01). Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini yaitu bahwa penyimpanan semen segar kambing Kacang pada suhu 50C tanpa menggunakan pengencer mempunyai kualitas yang paling baik yaitu mampu bertahan sampai lama simpan ke 42 jam. Abstract This research aimed to determine the quality of a fresh semen Kacang goat at 50C temperature the various preservings time within and withouth extender. This research had been performed in Animal Husbandry Faculty of Kanjuruhan University Malang since 6 until 11 February 2012. The research method used was Completely Randomized Design (CRD) Factorial. Research used was fresh semen Kacang goat. The result of the research indicated that spermatozoa quality of Kacang goat at 50C in different preservings time within and without extender showed the significant differentcy (P<0,01). In motility and viability observation spermatozoa of Kacang goat at 50C either with and without extender showed the significant differntcy (P<0,01). But at the abnormality observation it did not show the influence of the usage extender (P>0,01) and there was no interaction influence between the preserving time and the extender usage forwards the abnormality of Kacang goat spermatozoa (P>0,01). But there was a significant influence of preserving time to wards the abnormality of spermatozoa at 50C temperature either with extender and withoud extender (P<0,01). This research result concludes that the Kacang goat fresh semen preserving without using extender is the best quality that it is able to stay freshly until 42 hours.
Managerial skill assessment pada pengelola koperasi susu segar di wilayah jawa timur Dimas Pratidina Puri Astuti; Enike Dwi Kusumawati
Jurnal Sains Peternakan Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v5i2.3161

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan proses managemen keterampilan pada Koperasi skala besar, skala menengah dan skala kecil dan juga untuk mengetahui penerapan proses managemen keterampilan pada Koperasi skala besar, skala menengah dan skala kecil. Penelitian dilakukan pada Koperasi Susu Pujon, KUD DAU, dan KUD Karangploso dimana Koperasi tersebut tergabung dalam anggota GKSI Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian studi kasus diskriptif yaitu mencoba menganalisis ‘’Managerial Skill Assessment Pada Pengelola Koperasi Susu Segar Di Jawa Timur. Metode pengumpulan data dan cara mendapatkan informasi penelitan dilakukan melalui observasi partisipasi aktif dan wawancara dengan menggunakan alat bantu kuisoner. Data pada penelitian ini adalah data kualitatif , sehingga analisis data yang dihasilkan yaitu analisis deskriptif. Analis deskriptif merupakan upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah-milah menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskannya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting atau apa yang dipelajari dan memusatkan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain dan menggunakan balance scor maupun statistika. Metode pengumpulan data dan cara mendapatkan informasi penelitan dilakukan melalui observasi partisipasi aktif dan wawancara dengan menggunakan alat bantu kuisoner, sehingga dapat diketahui pengaruh penerapan ketrampilan tehnis, ketrampilan interpersonal, ketrampilan konseptual, dan ketrampilan politik terhadap 90 responden sebagai kinerja pengelola koperasi yang berasal dari 3 koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola Koperasi telah melaksanakan managemen yang baik melalui lima pilar yaitu pilar organisasi yang membudidayakan sistem bottom up, kepemimpinan yang partisipatif, komitmen yang berorientasi pada kebutuhan customer, terlepas dari tingkat organisasi, semua manajer harus memiliki beberapa keterampilan yang penting: keterampilan teknis, keterampilan interpersonal, keterampilan konseptual, keterampilan diagnostik, dan keterampilan politik. Abtract This study aims to design the management process of Large Scale Cooperation, Large Scale and Small Scale and also to study management process on the scale of Large Scale Cooperation, Large Scale and Small Scale. The research was conducted on Pujon Milk Cooperative, KUD DAU, and KUD Karangploso where the cooperative was incorporated in GKSI member of East Java. The research method used is descriptive case study research method, which can be analyzed. 'Managerial Skill Assessment On The Manager of Fresh Milk Cooperatives In East Java. Methods of data collection and how to obtain information research conducted through interaction and interviews using the quisioner aids. The data in this research is qualitative data, so that the data analysis is descriptive analysis. Descriptive analysts are an effort done by working with data, organizing data, sorting into manageable units, synthesizing them, finding and finding patterns, finding what is important or what is learned and focusing what can be told to others and using balance score and statistics. Methods of data collection and how to obtain research information is done through observation of active participation and interview using quisoner aids, so that can know the influence of applying of technical skill, interpersonal skill, conceptual skill, and political skill to 90 responden as performance of cooperative manager from 3 cooperative . The results showed that the manager of the Cooperative has performed good management through the five pillars of the organization that oversees the bottom up system, participative leadership, commitment focused on customer needs, technical skills, interpersonal skills, conceptual skills, skills, and political skills.
Motilitas dan viabilitas spermatozoa ayam kampung pada suhu 5°c menggunakan pengencer dan lama simpan yang berbeda Selvinus Lawu Woli; Enike Dwi Kusumawati; Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih
Jurnal Sains Peternakan Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v5i2.3164

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui motilitas dan viabilitas spermatozoa ayam kampung pada sushu 5oc menggunakan pengencer dan lama simpan yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah Jenis pengencer ringer lactat solution dan air kelapa dan Lama simpan 0. 3, 6, 9, 12, 15 ,18, 21, 24, 27, 30 dan 1-10 ulangan. Hasil analisis data yang diperoleh tiddak ditemukan pengaruh nyata yang sangat signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pengencer ( kontrol ) tanpa pengencer, ringer lactat solution dan air kelapa dan lama simpan ( 0 , 3 , 6 , 9 , 12 , 15 , 18 , 21 , 24 , 27 , 30 ) yang berbeda tidak ditemukan pengaruh motilitas dan viabilitas yang nyata terhadap kualitas spermatozoa ayam kampung pada suhu 50C dan dapat disimpulkan juga bahwa kualitas spermatozoa tanpa pengencer lebih baik daripada pengencer ringer lactat solution dan air kelapa .Sehingga dalam studi ini kualitas spermatozoa tidak dapat pengaruh yang nyata ( P>0.05 ) . Abstract This study was conducted to know sperm motility and viability of kampung chicken at 5oC uses different of diluent and strorage time. Methods used in this study was experimental laboratories using completely random design of factorials. Variable of this study was sperm motility and viability. Treatment dilvent used was (control), ringer lactat solution and coconut water.Which was conducted from 0 , 3 , 6 , 9 , 12 , 15 , 18 , 21 , 24 , 27 , 30 hours .Treatment was repeated 10 times .The results of the analysis were the data collected from the study found not signifikan different.Based on the research done it can be concluded that the use of diluent (control) without diluent, ringer lactat solution and coconut water and long save (0, 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30) is not found the influence of viaabilitas motility and a clear on the quality of spermatozoa cement chicken at a temperature of 50C and it can be concluded also that the quality of spermatozoa without diluent better than diluent ringer lactat solution and coconut water. So that in this study the quality of spermatozoa could not real impact (P> 0.05).
Pengaruh pengencer dan lama simpan semen Ayam kampung pada suhu ruang terhadap Motilitas dan viabilitas spermatozoa Egidius Ulus; Enike Dwi Kusumawati; Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih
Jurnal Sains Peternakan Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v7i1.3609

Abstract

Abstract The study was conducted from February to April 2018 in the field laboratory and integrated laboratory of University Kanjuruhan Malang. The purpose of this research is to know the effect of diluent and timetorage of kampung chicken sperm at room temperature to motility and viability of spermatozoa. The diluent used was NaCl, egg yolk tris aminomethane and no diluent with sperm duration of 0, 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, 27, 30 hours and 10 replications. This research method is experimental laboratory by using completely randomize design of factorial. The data obtained in the study will be analyzed using the method of analysis of variance. The results showed that there was no significant effect (P> 0,05) of diluent, time storage as well as interaction between diluent and time storage to sperm motility and viability. Diluent and time storage which still maintain motility up to the minimum limit for AI was NaCl in 18 hours (41,5%), egg yolk tris aminomethan and without diluent at 12 hours of time storage that was equal to 49% and 42%. While the diluent and the time store that still can maintain viability up to the minimum limit for AI was NaCl and egg yolk tris aminomethan on the 18-hour (82.5%), without diluent on the time storage 12 hours (81.5%). It can be concluded that the optimum spermatozoa motility on NaCl diluent with 6 hours of time storage. While the optimum viability of the NaCl and egg yolk tris aminomethan on the time storage 18 hours.
Pengaruh berat badan induk terhadap berat lahir dan pertambahan bobot badan pedet pada sapi bali yang dipelihara secara semi-intensif di kabupaten belu Jenitha Verawati Fallo; Enike Dwi Kusumawati; Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih
Jurnal Sains Peternakan Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v7i1.3614

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh berat badan induk terhadap berat lahir dan pertambahan bobot badan pedet pada sapi Bali yang dipelihara secara semi-intensif. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 ekor induk sapi Bali dengan umur 3-5 tahun dan 30 ekor pedet sapi Bali dari tahun 2015 sampai 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis data dari data recording, dengan 3 perlakuan yaitu P1 bobot badan 151-200 Kg, P2 bobot badan 201-250 Kg, P3 bobot badan 251-300 Kg dengan masing-masing perlakuan di ulangan 10 kali. Variabel yang diukur adalah berat lahir sapi Bali dan pertambahan bobot badan harian, data dianalisa menggunakan analisa varian.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berat badan induk tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap berat lahir dan pertambahan bobot badan pedet pada sapi Bali yang dipelihara secara semi-intensif (P>0,05), dengan berat lahir pedet tertinggi 20 Kg pada kelompok bobot badan induk 251 – 300 Kg, demikian pula pada kelompok bobot badan induk 251-300 Kg pertambahan bobot badan pedet tertimggi adalah 0,87 Kg. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa berat lahir dan pertambahan bobot badan pedet pada sapi Bali tidak dipengaruhi oleh berat badan induk pada sistem pemeliharaan semi-intensif. Abstract The purpose of this study was to determine the effect of maternal weight on birth weight and calf weight gain in semi-intensive Balinese cattle.The material used in this study were 30 Balinese cows with 3-5 years of age and 30 Balinese calves from 2015 to 2017. The method used in this study was a quantitative method by analyzing data from recording data, with 3 treatments namely P1 body weight 151-200 Kg, P2 body weight 201-250 Kg, P3 body weight 251-300 Kg with replication is not the same, namely 10 replications. The variables measured were Bali cattle birth weight and daily body weight gain and analyzed the data using a completely randomized design.The results of this study indicate that maternal body weight did not have a significant effect on birth weight and calf weight gain in semi-intensive Balinese cattle (P> 0.05), with the highest calf birth weight 20 Kg in the body weight group the main 251 - 300 Kg, as well as the parent body weight 251-300 Kg the highest increase in calf body weight was 0.87 Kg. Based on the results of this study it can be concluded that birth weight and calf weight gain in Balinese cattle are not influenced by the body weight of the semi-intensive maintenance system.
Kualitas spermatozoa ayam kampung pada suhu 50C dengan lama simpan yang berbeda Enike Dwi Kusumawati; Basrilius Herbi Naga; waluyo edi susanto
Jurnal Sains Peternakan Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v7i2.4010

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kualitas spermatozoa ayam Kampung pada suhu 50C dengan lama simpan yang berbeda. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah semen ayam kampung berasal dari 2 ekor ayam Kampung. Penelitian terdiri atas perlakuan lama simpan 0,3,6,9 jam dan diulang 10 kali setiap perlakuan. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis menggunakan analisis of variance. Metode penelitian yang dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan memberikan hasil yang berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas, viabilitas dan abnormalitas spermatozoa pada suhu 5 0C. Standar untuk IB pada motilitas, viabilitas dan abnormalitas (40:80:20). Penurunan setiap perlakuan 0,3,6 dan 9 jam pada motilitas (100±0d, 26,2±2,62c, 17,6±2,45b dan 5,9±0,99a) dan viabilitas (100±0d, 73,4 ± 5,81c, 63,9 ± 5,25b dan 45,9 ± 4,95a). Pada abnormalitas terjadi peningkatan setiap perlakuan dengan nilai 0 ± 0a, 0,3±0,48a ,0,6±0,69a dan 1,2±0,78b. Perlakuan lama simpan 0 jam lebih baik dari 3, 6 dan 9 jam. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas semen ayam Kampung yang disimpan pada suhu 5 0C dengan lama simpan yang berbeda yang meliputi motilitas, viabilitas dan abnormalitas spermatozoa yang digunakan untuk IB dan sesuai standar hanya mampu bertahan sampai lama simpan kurang dari 3 jam. Kelayakan untuk IB hanya bertahan pada lama simpan kurang dari 3 jam, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui tepatnya pada jam ke berapa semen layak untuk dilakukan (IB).
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Usaha Sapi Perah Rakyat di Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan Dimas Pratidina Puri Hadiani; Enike Dwi Kusumawati; Rama Sukma Nurhadi
Jurnal Sains Peternakan Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v8i01.4559

Abstract

This research was conducted at the Livestock Farming Cooperative (KUTT) of Suka Makmur on Jl. Raya Semambung Grati Desa Grati Pasuruan Regency on September 1, 2018 - September 25 2018. The purpose of this study was to determine the factors that influence the business performance of people's dairy cows in Grati District, Pasuruan Regency. The population used is dairy farmers who are members of KUTT in Grati Village, Pasuruan Regency with questionnaires as many as 100 people who take ownership of livestock under 5 heads and more than 2 dairy cows. The research method was carried out by the surve method, which is taking samples from the population of dairy farmers with a questionnaire as a data collector. The results of this study are Y = -31,729 + 0,561 X1 + 5,454 X2 + 2,087 X3 + 1,628 X4 + 8,215 X5 + (-0,117 X6) + 0,406 X7 + (-0,922 X8) +0,160 X9 and the R squared value is 0,451 this means that the business performance of dairy cows can be explained by variable X of 45.1% and the remaining 54.9% is caused by sapilactation and extensive cage factors. The factors that influence the performance of dairy cows in the Grati farm in Pasuruan Regency, from this result the most influential variable is the number of lactation cows and cage area.
Kualitas Spermatozoa Ayam Kampung dan Ayam Arab dengan Lama Simpan yang Berbeda pada Suhu Ruang Enike Dwi Kusumawati; Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih; Aditya Umbu Kulli Walangara
Jurnal Sains Peternakan Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v8i01.4560

Abstract

This research was conducted at the Laboratory of the Faculty of Animal Husbandry, University of Kanjuruhan Malang, which began in March until May 2019. The purpose of this study was to study the quality of semen of Kampung Ayam Arabian funds with long stored Arabs that produce in spaces. In this study, the material used was cement of Kampung chickens and Arabic chickens which were requested from two male chickens and 2 male Arab chickens needed 1.5-2 years that had a body weight of ± 2.5 kg and each tail was accommodated 1 time per day and in one shelter done 1 ejaculation. The laboratory test method uses a completely randomized design (factorial). The research treatment is storing time 0, 1, 2, 3, and 4 hours. Each payment is repeated ten times. The data obtained were analyzed using analysis of variance. The conclusion of this study is that there is an effect of shelf life on the quality of spermatozoa. After 4 hours motility is not feasible for IB, after 4 hours the viability is not feasible for all, after 4 hours the abnormality is not feasible for all.
Substitusi limbah ulat hongkong (Tenebrio molitor) sebagai pengganti konsentrat terhadap konsumsi dan pertambahan bobot badan (pbb) kelinci pedaging Tri Ida Wahyu Kustyorini; Yohanes Siep; Enike Dwi Kusumawati
Jurnal Sains Peternakan Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v8i2.5209

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh subtitusi limbah ulat hongkong sebagai pengganti konsentrat terhadap konsumsi dan Pertambahan Bobot Badan (PBB) kelinci pedaging. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelinci sebanyak 12 ekor, limbah ulat hongkong, kangkung kering dan konsentrat. Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan lapang dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun perlakuan yang digunakan adalah P0:Kontrol (Konsentrat 60%+Hijauan 40%), P1:Limbah Ulat 20%+Konsentrat 40%+Hijauan 40%, P2:Limbah Ulat 40%+Konsetrat 20%+Hijauan 40%, P3:Limbah Ulat 60%+Hijauan 40%, dan Pemberian air secara ad libitum. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi Bahan Kering (BK), konsumsi Bahan Organik (BO), dan Pertambahan Bobot Badan (PBB). Data yang diperoleh dan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam, apabilah terdapat perbedaan dilakukan uji lanjut dengan menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi limbah ulat hongkong pada konsentrat memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi BK, BO, dan PBB. Konsumsi BK tertinggi pada perlakuan P2 sebesar 153,77 g/ekor/hari, konsumsi BO tertinggi pada perlakuan P2 sebesar 132,44 g/ekor/hari, dan PBB tertinggi pada perlakuan P1 sebesar 18,66 g/ekor/hari. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa subtitusi limbah ulat hongkong sebesar 20% sebagai pengganti konsentrat memberikan nilai terbaik terhadap peningkatan bobot badan (PBB) kelinci.
Co-Authors Aditya Umbu Kulli Walangara Agustina, Rini Ahmad mawardi Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih Akhmad Zaini Akhmad Zaini, Akhmad Alfindo Agung Setiawan Ali Mahmud Arief Rahman Hakim Arini, Iftita Yustitia Arini, Iftita Yustitia Arini Ashari, Farhan Ashari, Farhan Ashari Aswin Kurniawan Basrilius Herbi Naga Brihandhono, Ari Charlie, Julleo Gian Choirul Huda Dimas Pratidina Puri Astuti Dimas Pratidina Puri Hadiani Dimas Pratidina Puriatuti Hadiani Dodit Suprianto Dyah Lestari Yulianti Dyah Triwahyuningtyas Egidius Ulus Endi Sarwoko Estri Pamungkasih Fachthurrohman, Muchammad Fachthurrohman, Muchammad Fachthurrohman Faisal Amri Fendi Sudianata Feri Setiawan Hadiani, Dimas Pratidina Puriastuti Hillarius Betu Icha Ayu Saputri Ikhwan, Amin Nur Jenitha Verawati Fallo Juventus Peso Kari, Asmad Karisman, Prelis Klaudius Busa Komilus, Connie Fay Kornelis Tamo Ama Kris Nur Utomo Kupertus M Radang Laksono Trisnantoro Leondro, Henny Mahmud, Ali Mahmud Maria Korsini Bagus Maria Korsini Bagus Maris Kurniawati Meinardhy, Ricky Melson Kadubu Punggu Watu Muhammad Wildan Habibi Nugke, Haydar Wafiq Nurhadi, Rama Sukma Nuril Nikmatuz Zahro Pamungkasih, Estri Pamungkasih Permata Ika Hidayati Philipus Pati Pelang Sekosi Pieter Sahertian Pinastico, Stephanus Herin Pinastico, Stephanus Herin Pinastico Pradana, Diva Cahyo Pradana, Diva Cahyo Pradana Rahmadina Fitria Ristanti Rama Sukma Nurhadi Ramayanti, Kinta Ramayanti, Kinta Ramayanti Ristanti, Rahmadina Fitria Ristanti Rizki, Fifi Firnanda Selvinus Lawu Woli Selvinus Lawu Woli Susanti, Romia Hari Sutantri Nurwathon Syam Rahadi Tri Ida Wahyu Kustyorini Ulum, Muhammad Danial Wahyudie, Diyan Eko Walangara, Aditya Umbu Kulli Waluyo Edi Susanto Waluyo Edi Susanto Waluyo Edi Susanto Warmadewi, Dewi Ayu Yahya Zakaria Yogy Pratama Yohanes Siep Yohanis PIndu Amah Yulianti & Ninik Indawati Hartatik Zaini, Akhmad Zaini