Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN SMART FARMING MENJAMIN KETAHANAN PANGAN BERGIZI DAN MENGENTASKAN KEMISKINAN EKSTREM PADA KELOMPOK BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI DESA TALANGAGUNG Andi Nu Graha; Syahminan; Enike Dwi Kusumawati; Natasya Bintang Lenani; Seilla Eka Ardilla; Aurel Nurpuji Dyah Lelita
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18914

Abstract

Ketahanan pangan bergizi dan pengentasan kemiskinan ekstrem merupakan isu strategis dalam pembangunan pedesaan, khususnya pada sektor perikanan budidaya. Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang memiliki potensi besar dalam budidaya ikan gurame, ikan nila, dan ikan lele, namun masih menghadapi kendala berupa rendahnya produktivitas, pengelolaan kualitas air yang belum terukur, manajemen usaha yang belum sistematis, serta keterbatasan akses pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan konsep smart farming berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi budidaya, produktivitas, dan pendapatan kelompok pembudidaya ikan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu survei dan analisis kondisi baseline, pengadaan dan instalasi teknologi IoT, pelatihan teknik budidaya ikan, manajemen usaha mikro, pemasaran digital dan branding produk, serta workshop pengolahan ikan gurame dan ikan nila. Evaluasi dilakukan melalui monitoring harian kualitas air dan pertumbuhan ikan menggunakan sistem monitoring berbasis aplikasi Android. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan smart farming mampu meningkatkan stabilitas kualitas air, memperbaiki pertumbuhan ikan, menurunkan tingkat mortalitas, serta meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam pengelolaan usaha dan pemasaran produk. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan ketahanan pangan bergizi, efisiensi usaha budidaya, dan potensi peningkatan pendapatan masyarakat, sehingga mendukung upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Desa Talangagung.
Evaluasi Manajemen Reproduksi Ternak Sapi Potong di Desa Bajang Kecamatan Talun Kabupaten Blitar Jawa Timur Anggy Anggara Putra Setna; Enike Dwi Kusumawati; Tri Ida Wahyu Kustyorini
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 11 No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v11i2.65254

Abstract

The purpose of this study was to determine the evaluation of reproductive management in beef cattle in Talun District, Blitar Regency, East Java. This research activity was carried out in Desember 2024 in Bajang Village, Talun District, Blitar Regency, East Java. The research material was all beef cattle farmers in Bajang Village, Talun District, Blitar Regency, East Java. The research method used was a case study using information gathering tools, namely observation, interviews, questionnaires and documentation. The variables in this study include various things such as age of first mating, puberty, Estrus Cycle, Post Partum Estrus, Post Partum Mating, Days Open, and Service Per Conception. Analysis of the results of the activity used descriptive analysis and compared with the literature. The results of the study showed that (1) The average age of first mating of female cattle in the research area was 19.3 months, (2) Puberty of female cattle occurred at an average age of 12.2 months, (3) The average estrus cycle lasted for 20.5 days, (4) Post Partum Estrus (PPE) occurred on average 69 days after parturition, (5) Post Partum Mating (PPM) was carried out on average 107 days after giving birth, (6) Days Open (empty period) lasted on average 5.2 months, (7) Service per Conception (S/C) on average was 1.97 times artificial insemination per pregnancy. The conclusion is that the reproductive management of beef cattle in Bajang Village, Talun District, Blitar Regency, showed quite good results, although there are still several challenges such as increasing the efficiency of artificial insemination and reducing the empty period more optimally.
Analisa Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Bali pada Berbagai Paritas di CV Darmapuri Agro Semesta Kabupaten Klungkung Bali Tri Suwedi Anggoro Putro; Enike Dwi Kusumawati; Ni Luh Gde Sumardani
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 11 No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiip.v11i2.65256

Abstract

The purpose of this study was to evaluate the success rate of artificial insemination of Bali cattle at various parities at CV. Darmapuri Agro Semesta, Klungkung Regency, Bali. The research method used was a case study. The materials used in this study were data from 30 female Bali cattle of various parities. The samples were selected randomly. There are 5 treatments, namely P1 = 1st Parity, P2 = 2nd Parity, P3 = 3rd Parity, P4 = 4th Parity, and P5 = 5th Parity. The variables observed are Conception Rate (CR), Service Per Conception (S/C), and Non Return Rate (NRR). The data analysis used was descriptive analysis. The observation results showed that the NRR percentages were successively from the highest to the lowest values ​​as follows: P3 (83.33%); P2 (66.67%); P1 (33.33%); P4 (33.33%) and P5 (16.67%); The percentage of CR in a row from highest to lowest value is as follows P3 (83.33%); P2 (50.00%); P4 (33.33); P1 (33.33); and P5 (16.67%). The S/C values ​​are sequentially from highest to lowest as follows: P5 (4.67); P1 (3); P4 (2.6); P2 (1.8); and P3 (1.4). Based on the results of the observations that have been made, it can be concluded that the 3rd Parity, namely the NRR value of 83.33%; CR 83.33%; and S/C 1.4.
Good Farming Practices: Revitalisasi Perkandangan Domba Dan Kambing Enike Dwi Kusumawati; Akhmad Zaini; Endi Sarwoko; Ali Mahmud; Kinta Ramayanti; Haydar Wafiq Nugke
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 15 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v15i1.102699

Abstract

Perkandangan merupakan salah satu kunci pokok penentu pengembangan sentra domba kambing untuk mendukung program pemberdayaan mitra produk unggulan daerah Kabupaten Malang. Namun sampai saat ini belum ada informasi yang pasti terkait seberapa besar daya dukung perkandangan tersebut untuk terwujudnya sentra kambing domba di Kecamatan Wagir. Tujuan artikel ini adalah membahas potensi dan kendala perkandangan di Kecamatan Wagir Kabupaten Malang dalam mengembangkan sentra domba kambing. Metode yang diterapkan dalam program ini adalah metode pemberdayaan masyarakat partisipatif.  Pendekatan partisipatif dengan konsep belajar di masyarakat diterapkan dalam menggali potensi, persoalan dan solusi dalam mengembangkan sentra domba kambing dengan melibatkan tokoh-tokoh kunci Kecamatan Wagir. Kegiatan penggalian informasi perkandangan di Kecamatan Wagir ini dilakukan di seluruh desa Kecamatan Wagir yang berjumlah 12 desa. Setiap desa diambil 10 peternak sehingga total 120 peternak yang dilibatkan dalam penggalian informasi perkandangan berserta 13 mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang dan tim pengabdi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Kecamatan Wagir layak dikembangkan menjadi sentra kambing dan domba Malang dengan potensi perkandangan yang dimiliki. Implikasi kegiatan pengabdian ini peternak dapat mengetahui kondisi perkandangan di wilayahnya yang dapat digunakan sebagai bahan untuk revitalisasi perkandangan.
Effects of Dried and Fermented Quail Waste-Based Concentrate Substitution on Slaughter Weight and Carcass Characteristics of Joper Chickens Tri Ida Wahyu Kustyorini; Enike Dwi Kusumawati; Muhammad Danial Ulum
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 12 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v12i1.266

Abstract

Feed constitutes the largest cost component in poultry production; therefore, alternative feed ingredients that are economical and sustainable are required. This study aimed to analyze the effect of concentrate substitution using Dried and Fermented Quail Waste (DFQW) on slaughter weight and carcass percentage of Joper chickens. The experiment was conducted using a Completely Randomized Design with four treatments and three replications, namely P0 (100% concentrate), P1 (95% concentrate + 5% DFQW), P2 (90% concentrate + 10% DFQW), and P3 (85% concentrate + 15% DFQW). A total of twelve male Joper chickens aged four weeks were used and reared until the end of the experimental period. The observed variables included slaughter weight and carcass percentage. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) followed by the Least Significant Difference (LSD) test. The results showed that DFQW substitution had a highly significant effect (P < 0.01) on slaughter weight and carcass percentage of Joper chickens. Treatment P1 produced a slaughter weight (865.67 g) comparable to the control (891.33 g) and the highest carcass percentage (58.67%). In contrast, increasing DFQW levels to 10% and 15% resulted in decreased slaughter weight and carcass percentage. It can be concluded that DFQW can be used as a concentrate substitute up to a level of 5% without reducing the production performance of Joper chickens.
EVALUASI KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN SAPI ACEH BETINA DI KECAMATAN MANYAK PAYED KABUPATEN ACEH TAMIANG: The Success of Aceh Cattle Artificial Insemination in Manyak Payed District Aceh Tamiang Regency Maidika Maidika; Enike Dwi Kusumawati; Dimas Pratidina Puriastuti Hadiani
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.3308

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi Aceh di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Manyak Payed selama tiga bulan (Juni–Agustus 2025). Studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat keberhasilan inseminasi buatan melalui perhitungan Conception Rate (CR), Service per Conception (S/C), dan Non-Return Rate (NRR). Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, pengamatan lapangan, dan pencatatan hasil inseminasi buatan, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan dan catatan reproduksi Kantor Dinas Peternakan setempat. Sampel penelitian ditentukan secara purposif, melibatkan 15 petani (628 sapi betina yang diinseminasi), tiga inseminator, dan satu petugas teknis dari Kantor Dinas Peternakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai CR, S/C, dan NRR, yang kemudian dibandingkan dengan standar efisiensi reproduksi sapi potong. Hasil menunjukkan bahwa nilai CR di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, pada periode 2023 sebesar 42,67%, menunjukkan bahwa sebagian besar sapi betina bunting setelah satu kali layanan inseminasi buatan (IB). Nilai Service per Conception (S/C) sebesar 2,26 menunjukkan bahwa, rata-rata, kebuntingan tercapai dengan jumlah inseminasi yang sangat efisien, sementara nilai NRR sebesar 42,67%. Berdasarkan hasil dan analisis, dapat disimpulkan bahwa penerapan inseminasi buatan di wilayah studi menunjukkan tingkat efisiensi reproduksi yang baik.   Kata kunci: conception rate, inseminasi buatan, non-return rate, sapi Aceh, service per conception
TINGKAT KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN SAPI ACEH DI KECAMATAN TAMIANG HULU KABUPATEN ACEH TAMIANG: Success Rate of Aceh Cattle Artificial Insemination in Tamiang Hulu District Aceh Tamiang Regency Sigi Hartono; Enike Dwi Kusumawati; Tri Ida Wahyu Kustyorini
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.3310

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi Aceh di Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tamiang Hulu selama tiga bulan (Juni–Agustus 2025). Studi ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat keberhasilan inseminasi buatan melalui perhitungan Conception Rate (CR), Service per Conception (S/C), dan Non Return Rate (NRR). Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, pengamatan lapangan, dan pencatatan hasil inseminasi buatan, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan dan catatan reproduksi dari Dinas Peternakan setempat. Sampel penelitian ditentukan secara purposif, melibatkan 15 peternak (45 sapi betina yang diinseminasi), 3 inseminator, dan 1 petugas teknis dari Dinas Peternakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif  kuantitatif dengan menghitung nilai CR, S/C, dan NRR, yang kemudian dibandingkan dengan standar efisiensi reproduksi untuk sapi potong. Hasil menunjukkan bahwa nilai CR di Kabupaten Aceh Tamiang, Distrik Tamiang Hulu, untuk periode 2023 adalah 46,67%, menunjukkan bahwa sebagian besar sapi betina bunting setelah satu kali layanan IB. Nilai S/C sebesar 2,35 menunjukkan bahwa kebuntingan tercapai dengan jumlah inseminasi yang sangat efisien, sementara nilai NRR sebesar 46,67%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan di Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang masih dalam kategori cukup baik.   Kata kunci: inseminasi buatan, non return rate, sapi Aceh, service per conception, tingkat konsepsi
PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN TERNAK SAPI MENJADI BIOGAS DAN PUPUK ORGANIK Ninik Indawati; Enike Dwi Kusumawati; Waluyo Edi Susanto
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2016): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.686 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v1i1.1428

Abstract

Pengabdi melakukan monitoring dan ditemukan permasalahan yaitu kelompok peternak belum mempunyai ketrampilan dan pengetahuan tentang pengolahan limbah kotoran ternak untukdiolah menjadi bernilai ekonomis. Sehingga perlu adanya penerapan Ipteks pemanfaatan limbahsapi potong dengan menggunakan biodigester dengan harga yang terjangkau oleh masyarakatyaitu biodigester plastik.Metode yang digunakan meliputi: (1) Pembuatan instalasi biogas daninstalasi pengolahan residu biogás; (2) Pelatihan pembuatan pupuk organik; (3) Pelatihanmanajemen produksi dan pemasaran pupuk organik.Hasil yang dicapai pada program IbM iniantara lain berdasarkan kegiatan Pre Test dan Post Test diperoleh 80% peningkatan pengetahuanpetani peternak tentang pemanfaatan limbah peternakan sapi potong sebagai penghasil biogasdan pupuk organik. Pemahaman khalayak sasaran terhadap proses pembuatan instalasi biogasdan residu biogas dengan cara pengamatan secara langsung di lokasi yang dijadikan percontohanmeningkat menjadi 95%. Penerapan Ipteks yang dilaksanakan di Desa Kareng Lor danSemberwetan ini telah berhasil menghasilkan biogas sebagai sumber energi alternatif bagipeternak.Kata Kunci: biogas, biodigester, pupuk organik
Peningkatan Pengetahuan, Ketrampilan dan Kapasitas Peternak Kambing Domba dalam Penyediaan Pakan Ternak Berkualitas Enike Dwi Kusumawati; Akhmad Zaini; Endi Sarwoko; Ali Mahmud; Kinta Ramayanti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v9i1.10136

Abstract

The priority problem for goat and sheep breeders in Wagir District, Malang Regency is the low ability to process animal feed. Therefore, it is necessary to transfer knowledge and feed technology to increase the capacity of breeders in providing quality feed. The method used in this service activity is a participatory action and learning system approach which includes Focus Group Discussions, training and demonstration of feed fermentation technology, mentoring and field monitoring of the results of fermented feed technology transfer in 12 villages. The results of the activity showed a significant increase in awareness, knowledge and skills of sheep and goat breeders in processing fermented feed based on local resources. All feed can be provided independently (100%). Utilization of local resources in providing quality animal feed for sheep and goats is at least 85% so this also has an impact on increasing farmers' income because the use of feed is more efficient and effective. Community service activities have been running very well and successfully with the support and cooperation of all partners and breeders in Wagir District and Malang Regency. This good cooperation needs to be maintained and further improved.
Co-Authors Aditya Umbu Kulli Walangara Agustina, Rini Ahmad mawardi Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih Akhmad Zaini Akhmad Zaini Akhmad Zaini, Akhmad Alfindo Agung Setiawan Ali Mahmud Ali Mahmud Andi Nu Graha Anggy Anggara Putra Setna Arief Rahman Hakim Arini, Iftita Yustitia Arini, Iftita Yustitia Arini Ariyanti, Rina Ashari, Farhan Ashari, Farhan Ashari Aswin Kurniawan Aurel Nurpuji Dyah Lelita Basrilius Herbi Naga Brihandhono, Ari Chanafi, Mochammad Charlie, Julleo Gian Choirul Huda Dodit Suprianto Dyah Lestari Yulianti Dyah Triwahyuningtyas Egidius Ulus Endi Sarwoko Estri Pamungkasih Fachthurrohman, Muchammad Fachthurrohman, Muchammad Fachthurrohman Faisal Amri Fendi Sudianata Feri Setiawan Hadiani, Dimas Pratidina Puriastuti Haydar Wafiq Nugke Hillarius Betu Icha Ayu Saputri Ikhwan, Amin Nur Jenitha Verawati Fallo Juventus Peso Kari, Asmad Karisman, Prelis Khosiya Robba, Dewi Kinta Ramayanti Kinta Ramayanti Klaudius Busa Komilus, Connie Fay Kornelis Tamo Ama Kris Nur Utomo Kupertus M Radang Laksono Trisnantoro Leondro, Henny Mahmud, Ali Mahmud Maidika Maidika Maria Korsini Bagus Maria Korsini Bagus Maris Kurniawati Meinardhy, Ricky Melson Kadubu Punggu Watu Muhammad Danial Ulum Muhammad Wildan Habibi Natasya Bintang Lenani Ni Luh Gde Sumardani Nugke, Haydar Wafiq Nugroho Krisnaningsih, Aju Tjatur Nurhadi, Rama Sukma Nuril Nikmatuz Zahro Pamungkasih, Estri Pamungkasih Permata Ika Hidayati Philipus Pati Pelang Sekosi Pieter Sahertian Pinastico, Stephanus Herin Pinastico, Stephanus Herin Pinastico Pradana, Diva Cahyo Pradana, Diva Cahyo Pradana Rahmadina Fitria Ristanti Rama Sukma Nurhadi Ramayanti, Kinta Ramayanti, Kinta Ramayanti Ramsiati, Dyah Tuwi Ristanti, Rahmadina Fitria Ristanti Rizki, Fifi Firnanda Seilla Eka Ardilla Selvinus Lawu Woli Selvinus Lawu Woli Sigi Hartono Susanti, Romia Hari Sutantri Nurwathon Syahminan Syahminan Syam Rahadi Tri Ida Wahyu Kustyorini Tri Ida Wahyu Kustyorini Tri Suwedi Anggoro Putro Ulum, Muhammad Danial Wahyudie, Diyan Eko Walangara, Aditya Umbu Kulli Waluyo Edi Susanto Waluyo Edi Susanto Waluyo Edi Susanto Warmadewi, Dewi Ayu Wulansari, Wahyuni Indah Yahya Zakaria Yogy Pratama Yohanes Siep Yohanis PIndu Amah Yulianti & Ninik Indawati Hartatik Zaini, Akhmad Zaini