Claim Missing Document
Check
Articles

Behaviour of Face Masks Search for Covid-19 Prevention in Indonesia: Trend and Policy Analysis Risky Kusuma Hartono; Renny Nurhasana
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 14, Nomor 2, July-December 2022
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-sihah.v14i2.31782

Abstract

The studies on the Google searching behavior of face masks can be counted as evidence of how far the netizens’ enthusiasm for increasing their knowledge of the proper use of face masks. This current study aimed to analyze the trends in online searching behavior for face masks to prevent Covid-19 in Indonesia. This was conducted quantitatively utilizing Google search trends regarding the comparison between face mask types, including cloth masks, medical masks, and N95 masks in Indonesia after the first case of Covid-19. The mapping of sub-regions with the largest Google Trends filter category was also illustrated in this study. A time-trend analysis was conducted from Google data by describing several policy implementations, including social distancing and transition periods. A correlation analysis was performed by comparing the number of searches for face masks and the total number of Covid-19 cases. It was found that searching for all types of face masks increased in the early stage of the pandemic in Indonesia, while the trend later decreased. After implementing the social distancing policy, the results suggest that searches for cloth masks ranked highest. The increasing number of Covid-19 confirmed cases reduced the tendency of searching behavior for face masks in the category of cloth masks (r2 = -0.1730), medical masks (r2 = -0.1736), and N95 masks (r2 = -0.4329) at p-value <0.05. This study illustrates that the existence of a mandatory policy to use masks will increase mask-seeking behavior in Indonesia.
STRATEGI PENURUNAN ANGKA STUNTING MELALUI PENYADARAN BAHAYA ASAP ROKOK DI TENJOLAYA, BOGOR JAWA BARAT Marthin Brian Ambarita; Renny Nurhasana; Fadhilah Rizky Ningtyas; Ni Made Shellasih; Salsabila Nadya
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 6: Januari 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/mbi.v17i6.230

Abstract

Salah satu permasalahan gizi nasional yang perlu mendapat perhatian khusus adalah stunting. Dampak stunting mengancam masa depan Indonesia dan bisa menghambat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Prevalensi balita stunting di Indonesia masih tinggi. Rumah tangga dengan orang tua perokok kronis memiliki pengaruh terhadap tumbuh kembang anak-anak yang tinggal bersama, yaitu cenderung memiliki pertumbuhan yang lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak pada orang tua yang tidak merokok. Kabupaten Bogor menempati urutan ketujuh tertinggi prevalensi stunting. Permasalahannya adalah banyaknya masyarakat yang belum mengetahui kaitan merokok dengan stunting serta usia rata-rata mulai merokok di Kabupaten Bogor berada pada rentang usia 10-14 tahun. Dengan demikian perlu adanya sosialisasi bahaya rokok berupa media promosi kesehatan, penerapan Kawasan Dilarang Merokok (KDM) dan edukasi dampak konsumsi rokok terhadap perekonomian. Dengan adanya pemahaman oleh warga mengenai kaitan perilaku merokok dan stunting, dapat meningkatkan kesadaran untuk menghindari kegiatan merokok, kesadaran menjaga udara dari pencemaran asap rokok di wilayah Kecamatan Tenjolaya dan kesadaran orang tua dapat lebih bijaksana untuk mengatur pengeluaran rumah tangga.
PENINGKATAN KUALITAS PENGINAPAN DAN WARUNG MAKAN UNTUK PELAYANAN PARIWISATA DI KEPULAUAN SERIBU, DKI JAKARTA Reinhard George Sirait; Renny Nurhasana; Asep Parantika
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 6: Januari 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/mbi.v17i6.242

Abstract

Pariwisata merupakan sektor penting dalam pembangunan. Saat ini banyak dikembangkan model pariwisata berbasis desa wisata. Tujuan dikembangkan desa wisata adalah pelibatan masyarakat setempat dengan mengembangkan mutu produk desa tersebut. Desa wisata dibangun dengan konsep kembali ke alam dan menawarkan gaya hidup masyarakat yang lebih alami dengan menunjukkan keaslian budaya daerah. Dalam pengembangannya, desa wisata membutuhkan sarana dan prasarana penunjang kegiatan pariwisata, salah satunya adalah penginapan dan warung makan dan minum. Kepulauan Seribu merupakan tempat tujuan pariwisata yang diminati masyarakat, membutuhkan edukasi potensi usaha penginapan dan usaha warung makan serta minum. Peningkatan kualitas dari usaha penginapan dan usaha warung makan serta minum memberikan dampak terhadap kegiatan pariwisata. Setelah adanya edukasi yang sesuai dan dipraktekkan dengan pendampingan secara langsung, usaha penginapan dan usaha warung makan serta minum dapat memperbaiki standar dan terpromosi dengan baik.
PERAN FOUNDER DALAM PENGEMBANGAN KOMUNITAS LARI Rika Rachmawaty; Renny Nurhasana; Windya Dirgantari; Riesmah Oktapriana; Nofrida Nofrida
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 9: April 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/mbi.v17i9.358

Abstract

The popularity of running together among urban societies in line with the growth of the running community. Many runners join the community to get a more enjoyable running atmosphere. Community formation is inseparable from the role of the founders who act as actors who set community goals. Based on this, the focus of this research is the role of the founder in developing the running community. The research was conducted qualitatively by collecting data through in-depth interviews using descriptive analysis methods. The main informants are the founders of the Pemprov DKI Jakarta Runners and Skolari who are in Jakarta. The results of the analysis show that the founder as the leader of the community is involved in every aspect of developing the running community.
ANALISIS PERUBAHAN LAHAN PERUMAHAN: STUDI KASUS KORIDOR JALAN RAYA CILEDUG, TANGERANG KOTA Dyah Nawang Ratnasari; Renny Nurhasana; Lita Sari Barus
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 4 Nomor 2, Juni 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v4i2.686

Abstract

The corridor of Ciledug Raya road or H.O.S. Cokroaminoto road, Ciledug, Tangerang City is developing very rapidly, especially the development of urban development and trade in the region. The development of community activities affects the use of land use functions related to social interaction spaces and community activities. This study aims to determine the occurrence of land use changes along the Ciledug Raya road, Tangerang City. The study was conducted through qualitative descriptive observation to explore information with detailed depictions so as to obtain an in-depth view of the causes of the disappearance of housing along the Ciledug highway. The results of the study show that land use is caused by an increase in activities and maximization of land to be of economic value due to open access as a place of trade. The result of this study is that changes in the use of residential land are caused by an increase in activities, additional interactions, changes in the state of buildings to changes in the use of buildings on residential land..
Analysis of Kevin Lynch's Theory of City Image (Case Study of The Tanah Abang Area in Jakarta) Yusup Salam; Renny Nurhasana
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku1914

Abstract

In the midst of development, revitalization, and the influence of globalization, of course, more or less will affect identity in an area, building an image in an area is important to strengthen identity and can be used as a reference in determining the orientation value of appropriate spatial planning. In this study, the researcher used a case study approach to explore data as a basis for giving deep meaning to the selected cases according to the research topic, namely Kevin Lynch's Theory Analysis of City Image in the Tanah Abang area. Researchers have collected all the data findings and described them, related to the five main image formers of the Tanah Abang area which consist of Paths, Edges, Nodest, District, and Landmarks. At least the researcher can describe the image of the Tanah Abang area as having five main access roads as a link between the outside areas, finding six findings as signs of area boundaries in the form of river flows and mid-road barriers, there are seven districts divided based on their function, there are four main meeting points of intersection, and four landmarks as symbols that can be perceived about the Tanah Abang area.
Pengaruh Bonus Demografi Perkotaan terhadap Pencari Kerja di DKI Jakarta Tommy Nganroputra*; Husnul Fitri Sundoko; Renny Nurhasana; Dhita Ayu Pradnyapasa
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25239

Abstract

Bonus demografi adalah keadaan di mana jumlah penduduk usia produktif di suatu negara lebih besar daripada jumlah penduduk usia non-produktif. DKI Jakarta memiliki bonus demografi yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menambah lapangan kerja. Namun, tingkat pengangguran di DKI Jakarta masih relatif tinggi, menunjukkan bahwa bonus demografi belum memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan lapangan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau literatur tentang pengaruh bonus demografi perkotaan terhadap pencari kerja di DKI Jakarta. Metode yang digunakan adalah literatur review dengan metode content analysis dan systematic review, di mana penulis mencari dan mengevaluasi berbagai penelitian dan artikel terkait dengan topik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bonus demografi sendiri tidak cukup untuk meningkatkan lapangan kerja. Beberapa faktor yang juga mempengaruhi termasuk pendidikan, keterampilan, dan investasi dalam infrastruktur. Penelitian juga menunjukkan bahwa ada kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan yang dimiliki oleh pencari kerja di DKI Jakarta, sehingga perlu adanya program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan. Kesimpulannya, bonus demografi dapat memberikan potensi untuk meningkatkan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, namun perlu ada upaya untuk meningkatkan keterampilan dan investasi dalam infrastruktur agar bonus demografi dapat dimanfaatkan dengan baik. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada perencanaan dan pengembangan kebijakan terkait dengan bonus demografi dan penciptaan lapangan kerja di DKI Jakarta.Kata kunci: bonus demografi, usia produktif, pencari kerja, lapangan kerja.
Perubahan Perilaku Masyarakat Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Menuju Hidup Bersih dan Sehat Siti Tenricapa; Renny Nurhasana; Noviyati V. Sidabutar; Rini Kurniawati; Alfred R. Januar Nabal; R. Bayu Sanjaya
ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Vol. 12 No. 2 (2023): Volume 12, Issue 2, June 2023
Publisher : Laboratorium Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/etnoreflika.v12i2.1309

Abstract

Open defecation is still carried out in several locations in Jakarta, especially in slum settlements as a result of uncontrolled migration flows that are not accompanied by the readiness and availability of adequate housing. Basically, this behavior is a way of fulfilling the biological need to defecate. Individual ways to fulfill it are influenced by external factors and individual internal factors, which can shape behavior in a positive or negative direction. These ways are strongly influenced by the determinants of behavior. This study aims to raise facts on the ground which show that there are differences in reactions to interventions carried out in an effort to change open defecation behavior that occurs in marginalized Jakarta communities towards clean and healthy living behavior (PHBS). In addition, to find the driving factors that influence the success of behavior change. This research took place in two residential locations, namely RT.15/RW.07 and RT.01/RW.03, North Tanjung Duren Village, Grogol Petamburan District, West Jakarta Administrative City. The research method is descriptive qualitative. Research factors are reinforcing, predisposing, and enabling factors. The results of this study identified differences in the factors driving behavior change in the two research locations. At the location of RT.01/RW.03, there are external stimuli and agents of change (reinforcing factor), cohesiveness in society (predisposing factor), empowerment/independence (enabling factor). In the location of RT.15/RW.07, there are external stimuli and agents of change, while the other two factors are not owned and instead become quite basic differentiators when compared to the first location and there are obstacles in the form of a culture of poverty among the residents of RT.15/RW. 07, which relies more on government assistance, has also colored the contrast in people's awareness of clean and healthy living behavior.
Pengaruh Bonus Demografi Perkotaan terhadap Pencari Kerja di DKI Jakarta Nganroputra*, Tommy; Sundoko, Husnul Fitri; Nurhasana, Renny; Pradnyapasa, Dhita Ayu
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25239

Abstract

Bonus demografi adalah keadaan di mana jumlah penduduk usia produktif di suatu negara lebih besar daripada jumlah penduduk usia non-produktif. DKI Jakarta memiliki bonus demografi yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menambah lapangan kerja. Namun, tingkat pengangguran di DKI Jakarta masih relatif tinggi, menunjukkan bahwa bonus demografi belum memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan lapangan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau literatur tentang pengaruh bonus demografi perkotaan terhadap pencari kerja di DKI Jakarta. Metode yang digunakan adalah literatur review dengan metode content analysis dan systematic review, di mana penulis mencari dan mengevaluasi berbagai penelitian dan artikel terkait dengan topik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bonus demografi sendiri tidak cukup untuk meningkatkan lapangan kerja. Beberapa faktor yang juga mempengaruhi termasuk pendidikan, keterampilan, dan investasi dalam infrastruktur. Penelitian juga menunjukkan bahwa ada kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan yang dimiliki oleh pencari kerja di DKI Jakarta, sehingga perlu adanya program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan. Kesimpulannya, bonus demografi dapat memberikan potensi untuk meningkatkan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, namun perlu ada upaya untuk meningkatkan keterampilan dan investasi dalam infrastruktur agar bonus demografi dapat dimanfaatkan dengan baik. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada perencanaan dan pengembangan kebijakan terkait dengan bonus demografi dan penciptaan lapangan kerja di DKI Jakarta.Kata kunci: bonus demografi, usia produktif, pencari kerja, lapangan kerja.
The Level of Trust of the People of DKI Jakarta in the Policy Made by DKI Jakarta Provincial Government in Dealing with the Covid19 Pandemic Irfan Alvianto; Renny Nurhasana; Ummi Salamah
Lekesan: Interdisciplinary Journal of Asia Pacific Arts Vol. 4 No. 2 (2021): October
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/lekesan.v4i2.1812

Abstract

The Covid-19 pandemic which has affected the lives of all people around the world has also affected Indonesia's capital city, DKI Jakarta. The DKI Jakarta Provincial Government must be able to regulate all of its people so that they can live according to health protocols and reduce the very fast spread of Covid-19 infections. In this case, information concerning health protocol becomes very important so that it can be applied by all communities. The spread of information carried out in social media belonging to the DKI Jakarta Provincial Government must be done well so that the public can understand and implement the regulations or policies that has been made. This research takes the case of public trust in the Provincial Government of DKI Jakarta in tackling Covid-19 by analyzing 3 variables, Satisfaction, Transparency and Interactivity. Quantitative methods are carried out by distributing questionnaires to answer research questions. An important finding in this study is that interactivity is the dominant variable affecting public trust in the Provincial Government of DKI Jakarta.
Co-Authors Ade Aryanti Fahriani Afandi, Aisyah Arimurti Ahmad Ibrahim Badry Akbar, Bintang Mukhammad Burhanudin Akhlish Dzikrullah Ahmad Alfred R. Januar Nabal Anita Siti Fatonah Aprianto, Happy Apridev Khomenie apriyanto, rio Ari S. Wibowo Arifin, Safrin Aryana Satrya Asep Parantika Astri Hanna Grace Waruwu Astri Nurdiana Ayu Tyas Purnamasari Ayu Tyas Purnamasari Azas Tigor Nainggolan Azizah Rohimah Azizah Rohimah Budiman Mahmud Musthofa, Budiman Mahmud Candaika, Putri Chotib Chotib Chotib Hasan Chotib, Chotib Danty Novitasari Dhaneswara N. Indrajoga Dhita Ayu Pradnyapasa Dhita Ayu Pradnyapasa Dita Trisnawan Dumilah Ayuningtyas Dyah N. Ratnasari Dyah Nawang Ratnasari Edy Irwansyah Edy Irwansyah Eurika Putri Andita Fadhilah Rizky Ningtyas Fadhilah Rizky Ningtyas Fadhilah Rizky Ningtyas Fadhilah Rizky Ningtyas Fadhilah Rizky Ningtyas Firdaus Silabi Al-Attar Hanita, Margaretha Happy Aprianto Hartono, Risky Kusuma Hasbullah Thabrany Hasbullah Thabrany Heru Purwanto Husnul Fitri Sundoko Irene Fitrinitia Irfan Alvianto Iwan Henry Wardhana Jehan Fakhirah Karlina Khairunnisa Kasih Agyaputeri, Bunga Kasih, Nur Arning Tengara Kusuma Hartono, Risky Legarias, Tenty Melvianti Lita Sari Barus M. Luthfi Ramadhan Madelif Sihombing, Isranalita Maria Dian Nurani Maria Puspitasari Marthin Brian Ambarita MIA SISCAWATI Mihoko Matsuyuki Muhafilah, Nurul Nganroputra*, Tommy Ni Made Shellasih Ni Made Shellasih Ni Made Shellasih Ni Made Shellasih Ningtyas, Fadhilah Rizky Nofrida Nofrida Normansyah Noviyati V. Sidabutar Nur Arning Tengara Kasih Oktarina, Ratih Patricia Rinwigati Prabowo, Cindar Hari Pradnyapasa, Dhita Ayu Pujiyanto - R. Bayu Sanjaya Rara Warih Gayatri Ratih, Suci Puspita Raynaldo Ghiffari Lubabah Reinhard George Sirait Retno Kusumastuti Hardjono Riesmah Oktapriana Rika Rachmawaty Rini Kurniawati Riska Rahma Arriani Risky Kusuma Hartono Risky Kusuma Hartono Rizal Abdurrohman Rizky Ningtyas, Fadhilah Rizqita Oktorini Safira Salsabila Salsabila Nadya Seina Rizky Priambodo Septiyanto, Deni Shellasih, Ni Made Shoya Kuwayama Siti Tenricapa Solikhah Yuliatiningtyas Stanislaus Riyanta Suci Puspita Ratih Teguh Dartanto Tenty Melvianti Legarias Teungku Darwis Teungku Ichramsyah Darwis Tiara Aninditha Tika Dwi Tama Tio Massa Elnitin Sianipar Tommy Nganroputra* Toshiki Negama Ummi Salamah Utama, Vissy Puteri Vissy Puteri Utama Windya Dirgantari Yusup Salam