Nyoman Suci Widyastiti
Department Of Clinical Pathology, Faculty Of Medicine, Diponegoro University, Semarang

Published : 29 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Media Medika Muda

HUBUNGAN ANTARA NEUTROPHIL/LYMPHOCYTE RATIO (NLR) DANHIGH DENSITY LIPOPROTEIN (HDL) PADA SINDROM KORONER AKUT Dwi Retnoningrum; Nyoman Suci Widyastiti; Ardhea Jaludamascena
Media Medika Muda Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.555 KB)

Abstract

Latar belakang: Sindrom koroner akut (SKA) merupakan 80 % penyebab kematian akibat penyakit jantung. SKA disebabkan penurunan aliran darah ke jantung sehingga terjadi iskemik dari miokard. Neutrophil/lymphocyte ratio (NLR) merupakan pemeriksaan laboratorium yang akhir-akhir ini terbukti sebagai petanda untuk inflamasi sistemik. High density lipoprotein (HDL) merupakan lipoprotein yang berfungsi sebagai anti aterogenik dan  kardio proteksi. Studi sebelumnya menunjukkan terdapat hubungan NLR dengan keparahan SKA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganNLR dan HDL pada sindrom koroner akut.Metode: Penelitian belah lintang pada penderita sindrom koroner akut di RS Dr. Kariadi Semarang periode Januari-Desember 2014. NLR diperoleh dengan membagi jumlah netrofil dengan jumlah limfosit. Kadar HDL serum ditetapkan dengan alat kimia klinik otomatik. Analisis statistik dengan Spearman Rank Correlation Test.Hasil: Lima puluh enam pasien dengan sindrom koroner akut (41 laki-laki dan15 perempuan) dengan usia antara 32-83 tahun. Nilai tengah NLR 3,55 (1,1-17,6) dan HDL 34 (16-71) mg/dL. Analisisstatistikmenunjukkanterdapathubungan yang bermaknaantaraNLR dan HDL (p = 0,001;  r =-0,44).Simpulan: Terdapat hubungan negatif sedang yang bermakna antara NLR dan HDL pada sindrom koroner akut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai NLR perlu diperhatikan pada pasien dengan HDL yang rendah. Kata kunci: Sindrom koroner akut, NLR, HDL
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Adieba Warda Hayya Afriana, Rizky Dyas Agus Fitrianto Ainun Najib Amelia, Sesa Anies Anies Ardhea Jaludamascena Ariosta Ariosta Arulita Ika Fibriana Astika Widy Utomo, Astika Widy Azizah, Arfianty Nur Banundari Rachmawati Budhi Setianto Dea Amanda Caressa Devi Ermawati Diana Nur Afifah, Diana Nur Djuara P Lubis Dwi Retnoningrum Edi Dharmana Edi Dharmana Edward Kurnia Setiawan Edward Kurnia Setiawan Limijadi Ekowati, Liana Elida Soviana Elsa Naviati Erna Mirani Etika Ratna Noer Fathur Nur Kholis Galang Bela Nusa Hadian Hadian Hardhono Susanto Hardhono Susanto Henna Rya Abdurachmin Hertanto Wahyu Subagio I Made Miarta Yasa Ima Arum Lestarini Imam Budiwiyono Indranila Kustarini Samsuria K. Heri Nugroho HS, K. Heri Kurniawan, Muhammad Farhan Kusmiyati DK Kusmiyati Tjahjono Mabruratussania Maherdika Mahalul Azam Maria Mexitalia Martha Irene Kartasurya Meira Erawati Meita Hendrianingtyas Moedrik Tamam Moedrik Tamam Muji Rahayu Mulya Agustina Mulyono Mulyono Muniroh, Muflihatul Najma Khairani Harahap Naufal, Haidar Satya Novianti, Anugrah Nugroho, Trilaksana Partiwi, Rina Purwanto Adipireno Purwanto AP R. Lindeman Ratih Budinastiti Retnoningrum, Dwi Rina Pratiwi Roziana Roziana, Roziana Rr. Sri Ratna Rahayu Ruth Hanna Kristina Saputra, Taufik Setianingrum, Elisabeth Levina Sari Silitonga, Marisi Elizabeth R. Suhartono Suhartono, Suhartono Susanti Lestari Thijs Eijsvogels Tri Indah Winarni Udin Bahrudin Umi S Intansari Widyastuti, Trioni Yanuarita Tursinawati Yanuarius Alvin Pratama Budianto Yetty Movieta Nancy Yetty Movieta Nency Yetty Movieta Nency Yetty Movieta Nency, Yetty Movieta Yuliana Yuliana Zetta, Adelia Paradya