Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Gunung Djati Conference Series

PROFIL HEMATOLOGIS MARMUT [Cavia Porcellus (LINNAEUS, 1758)] JANTAN DAN BETINA PADA TINGKATAN USIA YANG BERBEDA Pricellita Nur’aivy Alvianti; Laksmindra Fitria
Gunung Djati Conference Series Vol. 35 (2023): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marmut [Cavia porcellus (Linnaeus, 1758)] adalah salah satu hewan percobaan dalam penelitian biomedis yang telah digunakan selama ratusan tahun karena memiliki kemiripan fisiologis dengan manusia. Profil hematologis merupakan parameter penting dalam kajian fisiologis karena dapat menggambarkan status kesehatan suatu individu. Profil hematologis marmut dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia, dan metode pemeliharaan. Publikasi mengenai profil hematologis marmut di Indonesia masih sangat terbatas, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melengkapi profil hematologis marmut laboratorium yang dikembangbiakkan di Indonesia. Penelitian dilakukan selama 28 hari di fasilitas hewan Animal House dan Laboratorium Fisiologi Hewan Fakultas Biologi UGM. Prosedur pemeliharaan marmut mengikuti prosedur standar pemeliharaan marmut laboratorium. Sebanyak 10 marmut dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin (jantan dan betina) serta usia (muda/juvenile, dewasa/adult, dan tua/aged). Pemeriksaan hematologis dilakukan pada hari ke-0 dan 28 menggunakan sampel darah yang dikoleksi melalui kuku tungkai belakang (toenail). Analisis profil hematologis menggunakan hematology analyzer Sysmex® XP-100 berupa hitung darah lengkap (complete blood count/CBC) yang meliputi eritrosit, leukosit, dan trombosit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil hematologis marmut meningkat seiring pertambahan usia meskipun tidak signifikan. Peningkatan tertinggi diperoleh kelompok marmut jantan muda/juvenile. Perbedaan nilai hematologis dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, metode pemeliharaan, dan faktor teknis pemeriksaan. Berdasarkan temuan ini, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan menambahkan jumlah sampel hewan, variasi rentang usia, dan parameter hematologis (indeks eritrosit, leukosit, trombosit).
KONSUMSI PAKAN DAN MINUM SERTA NILAI FEED CONVERSION RATIO (FCR) PADA MARMUT [Cavia porcellus (Linnaeus, 1758)] TUA DAN DEWASA DENGAN VARIASI SUPLEMENTASI SAYURAN DAN BUAH Putri Nur Nur Aida; Laksmindra Fitria
Gunung Djati Conference Series Vol. 35 (2023): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakmampuan tubuh marmut mensintesis vitamin C mengharuskan penyediaan suplemen dalam perawatannya. Perhitungan Feed Conversion Ratio (FCR) menjadi salah satu indikator penentu pertumbuhan dan kesehatan hewan. Semakin berkualitas pakan yang diberikan maka semakin rendah nilai FCR-nya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari konsumsi pakan dan minum serta nilai Feed Conversion Ratio (FCR) pada marmut [Cavia porcellus (Linnaeus, 1758)] tua dan dewasa dengan variasi suplementasi sayuran dan buah. Penelitian berlangsung selama 28 hari di fasilitas hewan Animal House Fakultas Biologi UGM menggunakan marmut betina dewasa (6 bulan) dan tua (1 tahun). Prosedur pemeliharaan mengikuti panduan standar pemeliharaan marmut di laboratorium. Pakan berupa pelet kelinci, air mineral kemasan, timothy hay sebagai suplementasi fiber, suplementasi vitamin C berupa tablet vitamin C yang dilarutkan dalam air minum serta variasi jenis sayuran (kangkung, kubis, sawi putih) dan buah-buahan (nanas, jambu, wortel). Pengambilan data jumlah konsumsi pakan dan minum dilakukan setiap hari, pengambilan data berat badan dilakukan satu minggu sekali. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata konsumsi pakan marmut dewasa sebesar 44,87 gram, konsumsi minum sebesar 76,65 mL, dan suplemen yang paling disukai adalah wortel. Sementara itu, rata-rata konsumsi pakan marmut tua sebesar 43,38 gram, konsumsi minum sebesar 88,17 mL, dan suplemen yang paling disukai adalah timothy hay. Nilai FCR pada marmut dewasa sebesar 11,79, sedangkan nilai FCR pada marmut tua sebesar -15,58. Dapat disimpulkan bahwa pakan dan air minum pada marmut dipengaruhi oleh umur, suplemen sayuran atau buah, dan kondisi fisik (gigi). Nilai FCR pada marmut dewasa lebih tinggi daripada marmut tua, meskipun konsumsi pakan dan air minum tidak banyak berbeda. Berdasarkan temuan ini, maka perlu dilakukan pemantauan penyediaan pakan, air minum, dan pemilihan jenis suplemen sayuran atau buah-buahan untuk memastikan kondisi kesehatan marmut.
PROFIL LIPID DAN INDEKS LIPID PADA MARMUT BETINA [Cavia porcellus (Linnaeus, 1758)] DEWASA DAN TUA Diaz Ayu Anjani; Syifa’ Aulia Rahmah; Laksmindra Fitria
Gunung Djati Conference Series Vol. 35 (2023): Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marmut [Cavia porcellus (Linnaeus, 1758)] dikarenakan memiliki sejumlah fisiologis yang sama dengan manusia sebagai hewan model namun penggunaannya sebagai penyakit kardiovaskular masih terbatas. Masalah kardiovaskular berhubungan dengan kadar lipid sehingga prevalensinya dapat diketahui dengan menghitung indeks lipid dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan profil lipid : kolesterol total, kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL), kolesterol Very Low Density Lipoprotein (VLDL), kolesterol High Density Lipoprotein (HDL) dan kadar Trigliserida (TG) beserta indeks lipid: Atherogenic Index of Plasma (AIP) dan Atherogenic Coefficient (AC) pada Marmut dengan usia yang berbeda. Pengukuran profil lipid dilakukan pada awal dan akhir percobaan menggunakan sampel plasma darah marmut yang dikoleksi dari kuku tungkai belakang. Pengukuran profil lipid dilakukan dengan kit DiaSys® menggunakan spektrofotometer UV-Vis 500 nm. Kadar kolesterol total, HDL dan LDL diukur menggunakan metode Cholesterol Oxydase Pheny Amino Phyrazolone (CHOD-PAP) sedangkan pengukuran kadar trigliserida dengan metode glycerol peroxidase phosphate acid (GPO-PAP). Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan profil lipid, AIP serta VLDL seiring bertambahnya waktu namun perbedaan yang terjadi tidak berpengaruh secara signifikan (p>0,05) dikarenakan tidak ada faktor eksogen pada marmut yang merupakan hewan herbivora. Akan tetapi, perbedaan usia pada parameter kadar kolesterol HDL kelompok adult H0 berpengaruh secara signifikan (p<0,05) pada kelompok aged H28. Hal tersebut dikarenakan adanya pengaruh stres oksidatif yang lebih tinggi pada usia tua (aged). Dapat disimpulkan bahwa faktor usia berpotensi meningkatkan profil lipid dan risiko terjadinya CVD pada marmut.
Co-Authors Abdul Razaq Chasani Aditya K. Karim Aditya Krishar Karim Andreas S. Budi, Andreas S. Anggoro Chandra Yulistiyanto Annisa Ridhowati Annisa Ridhowati, Annisa Cannadianti, Nadhira Cut M. Tiraya, Cut M. Diaz Ayu Anjani Dini Anggraini, Dini Eko Agus Suyono Eko Agus Suyono Epa Yohana Toga Torop Erlitaningsih, Ucik Gerald, Jeremia Gunawan, Isma Cahya Putri Handayani, Lisa Hartantyo, Rahadian Yudo Helen Eko Putro Indah Permata Sari Indah Riwantrisna Dewi Indira Diah Utami Intan Woro Prawesti Intan Woro Prawesti, Intan Woro Islami, Putri Dian Isma Cahya Putri Gunawan Kholidatus Silmi Kindi Adam Kindi Adam Kristiawati, Dian Lia Lavi Illiy Lonardo, Albert Lukitowati, Fajar Mahroos, Rifda El Maura Indria Meidianing Mayumi Hersasanti Meidianing, Maura Indria Meliala, Andreanyta Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Sarto Mulyati Sarto Mulyati Sarto Mulyati Sarto Narwidina, Paramita Oktavia, Nurfitria Onny Nurrahman Marwayana Paul J. Kawatu Prayogo, Enggal Pricellita Nur’aivy Alvianti Putri Gunawan, Ismi Cahya Putri Nur Nur Aida Rachid, Ayu Aziza Ar Rahadian Yudo Rahadian Yudo Hartantyo Rahadian Yudo Hartantyo Rahadian Yudo Hartantyo Rarafifi, Chalivya Aska Rosita Dwi Putri Suranto Rury Eprilurahman Salsabila, Tantri Ajeng Salma Sanjaya, Wilda Bunga Tina Sari, Annisa Lintang Septy Azizah Puspitasari Siswanto Slamet Widiyanto Slamet Widiyanto Sudesty, Shellya Puti Syifa’ Aulia Rahmah Tika Candra Dewi Wilda Bunga Tina Sanjaya Windah Dwi Nuraini Mappalotteng