Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Kinerja Pegawai, Komunikasi Interpersonal dan Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Kepuasan Masyarakat Melalui Kualitas Pelayanan Handayani, Lisa; Suryani, Nanik
Economic Education Analysis Journal Vol 8 No 2 (2019): Economics Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v8i2.31504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara langsung dan secara tidak langsung kinerja pegawai, komunikasi interpersonal dan lingkungan kerja fisik terhadap kepuasan masyarakat melalui kualitas pelayanan di Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. Responden dalam penelitian ini adalah masyarkat penerima layanan di Kecamatan Kota Kabupaten Kudus dengan sampel sebanyak 115 responden yang dihitung menggunakan rumus iterasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Teknik pengambilan data dengan Non-Probability Sampling menggunakan pendekatan Incidental Sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif persentase, analisis uji asumsi klasik, analisis uji hipotesis dan analisis jalur. Analisis hipotesis dan analisis jalur (path analysis) menunjukkan bahwa ada pengaruh langsung antara kinerja pegawai, komunikasi interpersonal dan lingkungan kerja fisik terhadap kepuasan masyarakat pada Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. Hasil analisis hipotesis dan analisis jalur juga menunjukkan ada pengaruh secara tidak langsung antara kinerja pegawai, komunikasi interpersonal dan lingkungan kerja fisik terhadap kepuasan masyarakat melalui kualitas pelayanan.
Pengaruh Kinerja Pegawai, Komunikasi Interpersonal dan Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Kepuasan Masyarakat Melalui Kualitas Pelayanan Handayani, Lisa; Suryani, Nanik
Economic Education Analysis Journal Vol 8 No 2 (2019): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v8i2.31504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara langsung dan secara tidak langsung kinerja pegawai, komunikasi interpersonal dan lingkungan kerja fisik terhadap kepuasan masyarakat melalui kualitas pelayanan di Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. Responden dalam penelitian ini adalah masyarkat penerima layanan di Kecamatan Kota Kabupaten Kudus dengan sampel sebanyak 115 responden yang dihitung menggunakan rumus iterasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Teknik pengambilan data dengan Non-Probability Sampling menggunakan pendekatan Incidental Sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif persentase, analisis uji asumsi klasik, analisis uji hipotesis dan analisis jalur. Analisis hipotesis dan analisis jalur (path analysis) menunjukkan bahwa ada pengaruh langsung antara kinerja pegawai, komunikasi interpersonal dan lingkungan kerja fisik terhadap kepuasan masyarakat pada Kecamatan Kota Kabupaten Kudus. Hasil analisis hipotesis dan analisis jalur juga menunjukkan ada pengaruh secara tidak langsung antara kinerja pegawai, komunikasi interpersonal dan lingkungan kerja fisik terhadap kepuasan masyarakat melalui kualitas pelayanan.
MANAJEMEN STRATEGIS PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK PENINGKATAN MUTU SARANA DAN PRASANA PENDIDIKAN PADA PERGURUAN TINGGI SWASTA Handayani, Lisa; Putri, Aldila Prillia; Riana, Dewi; Samosir, Esther Naomi; Turan, Septi Indrawani; Mulawarman , Widyamike Gede
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 8 No. 2 (2023): December
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki praktek manajemen strategis dalam pengelolaan keuangan perguruan tinggi swasta, dengan fokus pada pengelolaan keuangan yang efektivitas dan efisiensi dalam konteks sarana dan prasarana penunjang Perguruan Tinggi Swasta. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data terkait praktik pengelolaan keuangan yang digunakan oleh Perguruan Tinggi Swasta dalam mengelola sarana dan prasarana yang mendukung aktivitas akademik. Metode analisis yang digunakan termasuk matriks evaluasi, analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan yang baik dalam sapras penunjang pendidikan tinggi sangat penting untuk memastikan sumber daya keuangan digunakan secara efisien dan efektif. Beberapa praktik terbaik yang diamati meliputi penggunaan anggaran yang bijaksana, pemantauan secara ketat terhadap pengeluaran, mencari sumber pendanaan alternatif, dan mengoptimalkan investasi. Namun, ditemukan juga kelemahan dalam pengelolaan keuangan, seperti kurangnya pemantauan terhadap risiko dan keterbatasan akses pada sumber daya keuangan yang cukup.
PERAN KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DALAM MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SEKOLAH DASAR NEGERI Handayani, Lisa; Naomi Samosir, Esther; Sutono; Riana, Dewi; Indrawani Turan, Septi; Dwiyono, Yudo
SISTEMA: Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sistema: Jurnal Pendidikan
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, of Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/sjp.v5i1.1813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran penting kepemimpinan pendidikan dalam mengintegrasikan teknologi dengan kearifan lokal di sekolah dasar di Indonesia, serta mengidentifikasi tantangan dan kesenjangan akses teknologi yang ada antara wilayah perkotaan dan pedesaan, serta keterbatasan dalam pengembangan kurikulum yang memadukan kedua aspek tersebut. Dengan menerapkan metode tinjauan pustaka, studi ini mengkaji berbagai literatur untuk memahami dampak kepemimpinan pendidikan terhadap kebijakan integrasi teknologi dan permasalahan yang dihadapi. Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan pendidikan memainkan peran kunci dalam merumuskan kebijakan yang memadukan teknologi dengan kearifan lokal, meskipun masih terdapat kesenjangan signifikan dalam akses teknologi dan hambatan dalam pengembangan kurikulum. Rekomendasi yang diusulkan meliputi pengembangan kebijakan yang lebih inklusif, peningkatan investasi dalam infrastruktur teknologi, penyediaan pelatihan yang efektif bagi guru, serta penguatan kolaborasi dengan komunitas lokal untuk menciptakan kurikulum yang tidak hanya relevan tetapi juga mendukung pelestarian budaya lokal. Kata Kunci : Kepemimpinan, Pendidikan, Teknologi, Kearifan Lokal, Sekolah Dasar Negeri
PERAN INOVASI TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PENDIDIK DAN KUALITAS PEMBELAJARAN PADA SEKOLAH DASAR Handayani, Lisa; Maisaroh, Maisaroh; Dwiyono, Yudo
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menghadapi tantangan meningkatnya kualitas pembelajaran, peran inovasi teknologi digital menjadi semakin penting dalam memperbaiki proses pendidikan, termasuk di tingkat sekolah dasar. Latar belakang kegiatan ini adalah kesadaran akan perlunya meningkatkan kompetensi pendidik di sekolah dasar agar dapat mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkannya secara efektif dalam pembelajaran. Tujuan utamanya adalah menyosialisasikan peran inovasi teknologi digital dalam meningkatkan kompetensi pendidik di tingkat sekolah dasar, dengan harapan bahwa hal ini akan menghasilkan perbaikan signifikan dalam kualitas pembelajaran di tingkat dasar. Metode pelaksanaan melibatkan penyelenggaraan pelatihan dan sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada pendidik di sekolah dasar tentang cara mengintegrasikan teknologi digital dalam kegiatan pembelajaran. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya wawasan, pengetahuan dan keterampilan para guru sekolah dasar dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran, serta peningkatan efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran di institusi pendidikan dasar terkait. Dengan memperkenalkan dan mendorong penggunaan inovasi teknologi digital, pendidik di sekolah dasar dapat memperluas kemampuan mereka dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih menarik, berdaya guna, dan berdampak positif bagi siswa di tingkat dasar. Kelangsungan kegiatan ini adalah adanya dukungan yang kuat dari pihak institusi pendidikan, pengembangan kurikulum yang memperhitungkan teknologi digital, serta pelatihan berkelanjutan bagi para pendidik di tingkat sekolah dasar.
DINAMIKA PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI KEGIATAN BAZAR DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI SWASTA Tunru, Andi Alif; Brantasari , Mahkamah; Handayani, Lisa
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan wirausaha di perguruan tinggi menjadi elemen penting dalam pembangunan manusia dan ekonomi global. Kegiatan pasar di lingkungan perguruan tinggi telah terbukti berhasil dalam memajukan pendidikan wirausaha dengan mendorong mahasiswa untuk memperluas kreativitas, inovasi, dan keterampilan bisnis mereka. Dalam hal ini, sasaran kegiatan bazar adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan wirausaha mahasiswa, mendorong pengembangan produk inovatif, memfasilitasi pertukaran pengetahuan antara mahasiswa dan praktisi bisnis, serta menumbuhkan minat wirausaha. Melalui kegiatan bazar, mahasiswa dapat memperoleh pemahaman langsung mengenai berbagai aspek bisnis, mendapatkan respons langsung dari bazar, dan memperluas jaringan sosial mereka. Namun, tantangan seperti promosi acara, manajemen logistik, dan integrasi ke dalam kurikulum pendidikan perlu diatasi untuk memaksimalkan manfaat dari kegiatan ini. Dengan dukungan aktif dari semua pihak terkait, kegiatan bazar diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial. Kata Kunci : Kreativitas, Pendidikan, Kewirausahaan, Bazar, Perguruan Tinggi
Left Lobe Hepatocellular Carcinoma in Non-Alcoholic Fatty Liver Disease Patient: A Case Report Inayah, Ninda Nurul; Astariyani, Thaibah; Batubara, Raya Henri; Nikita, Ester Grace; Irwan, Khair El Nisa; Putri, Kirei Aulia; Handayani, Lisa; Palambang, Sira Sappa
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol. 33 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkb.2024.033.02.20

Abstract

Hepatocellular Carcinoma (HCC) is the second most common cause of death from cancer worldwide, affecting more men than women with a ratio of 2:1. Approximately 70–90% of HCC patients have risk factors such as chronic liver disease and liver cirrhosis. Another significant risk factor is non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD). We report a case of left lobe hepatocellular carcinoma in a 54-year-old woman who presented with heartburn and shortness of breath, with a history of hypertension but no alcohol consumption. Chest X-ray revealed cardiomegaly without pulmonary congestion. A whole abdominal CT scan identified a left lobe hepatic tumor measuring ± 11x12x13 cm. Pathology examination revealed an epithelial mass with infiltrative, trabecular, acinar, and solid arrays, indicative of a malignant liver tumor.
Critical Review of Technology-Based Education Supervision Models: Implications for Improving The Quality of Learning in The Digital Age Handayani, Lisa
JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) Vol 31, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jpp.v31i1.50923

Abstract

This study aims to conduct a critical review of the technology-based educational supervision model and its implications for improving the quality of learning in the digital era. This model integrates conventional supervision concepts with digital technologies to provide more effective support to educators in the development of their teaching practices. In this study, we conducted an examining pertinent literature to pinpoint the effectiveness, challenges, and potential of technology-based educational supervision models. Positive implications of this model include greater accessibility to supervision and guidance for educators, flexibility of time and place, and increased efficiency in providing feedback. However, challenges such as inadequate technology infrastructure, security and data privacy concerns, and the absence of instruction in utilizing technology may hinder successful implementation. 
Integration of Dayak Culture in Women's Leadership to Improve the Quality of Digital Education in Elementary Schools: Integrasi Budaya Dayak Dalam Kepemimpinan Perempuan Untuk Peningkatkan Mutu Pendidikan Digital Di Sekolah Dasar Handayani, Lisa; Gede, Widyatmike; Azainil
Borneo Educational Journal (Borju) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/bej.v7i1.1929

Abstract

This research focuses on the role of women's leadership in integrating Dayak culture to improve the quality of digital-based education in elementary schools in Samarinda, East Kalimantan. With a qualitative approach through observation, in-depth interviews, and document analysis, this study identifies how women's leadership can facilitate the adoption of digital technologies while maintaining local cultural values. The results of the study show that Dayak women who lead in schools have a strategic role in designing educational policies that combine elements of technology with traditional culture, creating a more inclusive and relevant learning environment for students. Despite challenges, such as limited digital infrastructure and community resistance, women's leadership has proven effective in improving students' understanding of local cultures while preparing them for the digital world. Women's leadership plays an important role in strengthening the integration of local culture in digital education, increasing the competitiveness of education in East Kalimantan. It is recommended that there be technology training for women educators and increased access to digital infrastructure in elementary schools to support the success of this integration.
Efektifitas Posyandu Remaja dalam Meningkatkan Status Kesehatan Remaja Putri di Kecamatan Luwuk Selatan: The Effectiveness of Youth Posyandu in Improving the Health Status of Adolescent Girls in South Luwuk District Ekaputri, Risky; Handayani, Lisa; Balebu, Dwi Wahyu
Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Kesmas Untika Luwuk: Public Health Journal
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51888/phj.v16i1.317

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, seperti ketidakseimbangan gizi, anemia, dan penyakit tidak menular. Program Posyandu Remaja dirancang untuk mendukung kesehatan remaja melalui edukasi, pemantauan kesehatan, dan intervensi berbasis komunitas. Namun, efektivitasnya dalam meningkatkan status kesehatan remaja putri belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Posyandu Remaja dalam meningkatkan status kesehatan remaja putri berdasarkan indikator seperti Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar perut, lingkar lengan atas, tekanan darah, kadar hemoglobin, dan kadar glukosa darah. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan "one group pretest-posttest design". Sampel terdiri dari 35 remaja putri berusia 10-18 tahun yang merupakan anggota baru Posyandu Remaja di Kecamatan Luwuk Selatan. Analisis data menggunakan uji t sampel berpasangan dan uji Wilcoxon. Luaran yang akan dicapai yaitu artikel yang dipublikasi di jurnal Nasional bereputasi Sinta 1-4. Hasil analisis menunjukkan penurunan signifikan pada rata-rata IMT (p = 0,009) dan tekanan darah sistolik (p = 0,000) setelah intervensi. Sebaliknya, tekanan darah diastolik meningkat signifikan (p = 0,000). Variabel lain seperti kadar hemoglobin, kadar glukosa darah, lingkar perut, dan lingkar lengan atas tidak menunjukkan perubahan signifikan secara statistik. Posyandu Remaja efektif dalam menurunkan IMT dan tekanan darah sistolik, tetapi kurang efektif untuk variabel lainnya. Program ini memiliki potensi untuk meningkatkan status kesehatan remaja putri, namun memerlukan penguatan dalam durasi intervensi, intensitas edukasi, dan penyesuaian program agar lebih terarah. Adolescent girls are a group that is vulnerable to various health problems, such as nutritional imbalances, anemia and non-communicable diseases. The Youth Posyandu Program is designed to support adolescent health through education, health monitoring and community-based interventions. However, its effectiveness in improving the health status of adolescent girls has not been widely studied. This study aims to analyze the effectiveness of Youth Posyandu in improving the health status of adolescent girls based on indicators such as Body Mass Index (BMI), abdominal circumference, upper arm circumference, blood pressure, hemoglobin levels and blood glucose levels. This research uses a quasi-experimental design with "one group pretest-posttest design". The sample consists of 35 young women aged 10-18 years who are new members of the Youth Posyandu in South Luwuk District. Data analysis uses the paired sample t test and the Wilcoxon test. The output to be achieved is an article published in the reputable National journal Sinta 1-4. The results of the analysis showed a significant reduction in average BMI (p = 0.009) and systolic blood pressure (p = 0.000) after the intervention. In contrast, diastolic blood pressure increased significantly (p = 0.000). Other variables such as hemoglobin levels, blood glucose levels, abdominal circumference and upper arm circumference did not show statistically significant changes. Adolescent Posyandu is effective in reducing BMI and systolic blood pressure, but less effective for other variables. This program has the potential to improve the health status of adolescent girls, but requires strengthening the duration of the intervention, intensity of education, and adjustments to the program to make it more targeted.