Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Peran Person-Environment Fit (P-E Fit) terhadap Work-Life Balance Karyawan Generasi Z di Jabodetabek Amanda, Velia; Jauharah, Hasna; Reza Fahlevi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10220

Abstract

Generasi Z menghadapi tantangan dalam menjaga produktivitas dan kesejahteraan di dunia kerja yang dinamis. Untuk itu, penting adanya kesesuaian antara karakteristik individu dengan lingkungan kerja, yang dikenal sebagai Person-Environment Fit (PE Fit), agar tercipta Work-Life Balance (WLB) yang baik. PE Fit mengacu pada kesesuaian nilai, kebutuhan, dan kemampuan individu dengan budaya dan tuntutan organisasi, sedangkan WLB adalah kemampuan menyeimbangkan peran kerja dan kehidupan pribadi. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh PE Fit terhadap WLB pada karyawan Generasi Z di Jabodetabek. Dengan metode kuantitatif dan teknik convenience sampling, data dikumpulkan dari 197 responden menggunakan kuesioner online. Hasil menunjukkan pengaruh positif dan signifikan antara PE Fit dan WLB (r = 0.389, p < 0.05). Temuan ini menegaskan pentingnya kesesuaian individu dan lingkungan kerja untuk mencapai keseimbangan hidup yang sehat, khususnya bagi Generasi Z.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP STRES KERJA DI PT PURADELTA LESTARI TBK (DELTAMAS) Hoki Heriyono Putra; Reza Fahlevi; Debora Basaria
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.414

Abstract

Penelitian ini menganalisis data dan hasil pengujian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa lingkungan kerja fisik memiliki pengaruh negatif terhadap stres kerja karyawan di PT Pura Delta Lestari Tbk (Deltamas). Hal ini menunjukkan bahwa kondisi fisik lingkungan kerja, seperti kebersihan, pencahayaan, suhu, dan kebisingan, secara signifikan memengaruhi tingkat stres yang dialami oleh karyawan. Lingkungan kerja yang kurang ideal dapat meningkatkan tekanan dan ketidaknyamanan, sehingga berkontribusi pada meningkatnya stres kerja. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memperhatikan dan mengelola aspek fisik dari lingkungan kerja guna mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan karyawan.
PENGARUH REWARD DAN RECOGNITION TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT KARYAWAN DALAM BEKERJA DI PT X Agnes Agitza Jaya; Reza Fahlevi; Debora Basaria
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.423

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh reward recognition terhadap employee engagement pada karyawan divisi Sales PT X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hal ini mengindikasikan adanya pengaruh signifikan reward recognition terhadap employee engagement. Temuan lainnya mengungkap bahwa pengaruh reward recognition terhadap employee engagement adalah sebesar 29%, sedangkan 71% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi reward recognition meliputi: (1) Kesesuaian reward dengan kebutuhan karyawan, (2) Konsistensi dalam pemberian reward dan recognition, (3) transparansi dan keterbukaan, serta (4) recognition atas kontribusi yang signifikan (Latham & Pinder, 2005). Karyawan di divisi Sales PT X umumnya memiliki tingkat employee engagement dan reward recognition yang tinggi, dimana karyawan dengan reward recognition lebih tinggi cenderung memiliki employee engagement yang lebih tinggi, dan sebaliknya. Penelitian ini merekomendasikan agar penelitian selanjutnya mempertimbangkan faktor lain selain reward recognition, seperti variabel in role dan extra role behavior, serta menambahkan indikator dan referensi yang lebih beragam untuk memperluas cakupan penelitian, khususnya dalam konteks industri yang lebih luas.
PENGARUH ATTACHMENT STYLE TERHADAP LEADERSHIP STYLE KARYAWAN DI PT. X Sefi Buana Putri; Debora Basaria; Reza Fahlevi
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.441

Abstract

Penelitian ini menganalisis data dan hasil pengujian terhadap gaya attachment dan kepemimpinan karyawan di PT.X. Hasil menunjukkan bahwa 50,48% karyawan memiliki gaya attachment tipe Anxiety dalam kategori rendah, sedangkan 43,81% memiliki gaya attachment tipe Avoidant dalam kategori sedang. Kecenderungan gaya kepemimpinan Transformasional berada dalam kategori tinggi sebesar 78,10%, Transaksional dalam kategori sedang sebesar 61,90%, dan Laissez-faire dalam kategori rendah sebesar 61,90%. Gaya attachment dimensi Anxiety memiliki korelasi signifikan positif kuat dengan gaya kepemimpinan Transformasional, Transaksional, dan Laissez-faire. Gaya attachment dimensi Avoidant berkorelasi signifikan positif sangat kuat dengan gaya kepemimpinan Transaksional. Secara keseluruhan, gaya attachment dapat mempengaruhi gaya kepemimpinan dan mampu menjelaskan 78,4% variasi dalam gaya kepemimpinan.
PENGARUH POLA KOMUNIKASI KEPALA SEKOLAH TERHADAP PENGEMBANGAN LITERASI DIGITAL DAN KREATIVITAS GURU DI SEKOLAH DASAR Reza Fahlevi; Masrul Masrul; Ramdhan Witarsa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh pola komunikasi kepala sekolah terhadap pengembangan literasi digital dan kreativitas guru di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana peran pola komunikasi kepala sekolah dapat meningkatkan kemampuan literasi digital dan mendorong kreativitas guru dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei yang melibatkan sejumlah guru sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola komunikasi kepala sekolah dengan peningkatan literasi digital dan kreativitas guru. Pola komunikasi yang efektif dari kepala sekolah dapat memfasilitasi pertukaran informasi dan pengalaman terkait teknologi digital, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan inovasi di sekolah dasar. Penelitian ini menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam mendorong dan mendukung pengembangan profesional guru melalui komunikasi yang baik dan strategi yang tepat.
Influence of Health Workers and Teachers of SMA 10 RL on the socialization of marigold plants, Cathatarantus Roseus, Ovitrap Fermentation to Minimize Flies, Mosquitoes, and Preventive of DHF Rustam Aji Rochmat; Dewi Lusiani; Reza Fahlevi
Miracle Journal Get Press Vol 2 No 2 (2025): May, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/mgj.v2i2.135

Abstract

Dengue hemorrhagic fever (DHF) remains a significant public health problem in tropical regions, including Indonesia, due to the rapid spread of Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes. Effective prevention strategies require community involvement and awareness. This study examined the influence of health workers and teachers at SMA 10 RL in socializing the use of Tagetes erecta (marigold), Catharanthus roseus, and fermented ovitrap to minimize mosquito larvae and prevent DHF. The research design used a pre-experiment with a one-group pretest-posttest method, involving 90 students selected by purposive sampling. The intervention included educational sessions and demonstration of mosquito control practices. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Paired Sample T-Test test. The results showed a significant increase in students' knowledge scores from 57.18 (pretest) to 82.84 (posttest), as well as practice scores from 55.64 to 79.74 (p < 0.05). These findings suggest that the integration of biological-based mosquito control methods in educational programs can increase the effectiveness of dengue prevention. Collaboration between health workers and teachers plays an important role in ensuring effective knowledge dissemination and application. Future research should explore long-term behavioral changes and the potential for implementing similar programs in different educational institutions.
Pengembangan Sistem Integrasi Sapi Pedaging dan Kelapa Sawit Terhadap Pemberdayaan Sumber Daya Manusia di Desa Hanakau Jaya Pradana, Devi Kusuma; Citra Nurma Yunita; Reza Fahlevi; Rani Saputri; Dewi Lestari; Anggi Kemala; Reni Dwi Agustin
AgriMalS Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/agrimals.v5i2.1970

Abstract

The integration of beef cattle and oil palm is an agricultural model that combines oil palm cultivation and livestock production in one land area. This research was conducted at Hanakau Jaya, Sungkai Utara District. This study proposed to formulating a development strategy for an integrated system of beef cattle and oil palm to empower people in Hanaka Jaya. Data collection was held from 29 April to 5 May. Data collection using qualitative methods in-depth interviews, focus group discussions and questionnaires. Results showed that first, the IFE matrix shows a score 2,534 and the EFE matrix gets a score of 2,855. Second, Based on the IE matrix development of an integrated system for beef cattle and oil palm is in quadrant V which shows the conditions to be hold and maintain. Third, There are several efforts for the development of a beef cattle and palm oil integration system for human empowerment in Hanakau Jaya Village based on the priority of the SWOT matrix analysis such as: a) Open a competent recruitment in the field of animal husbandry as an effort to develop sustainable integration. b) Develop cooperation with the government as an effort to get ease to get capital, farmer training and market both domestically and internationally. c) Improving the health of cows through vaccination efforts, maintaining nutrition in feed, health monitoring and establishing cooperation with medical experts. d) Optimize risk management through the development of mitigation strategies.
Perancangan Sistem Data Pegawai Pada Kantor Bupati Kabupaten Asahan Reza Fahlevi; Helmi Fauzi Siregar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut instansi pemerintahan untuk memiliki sistem pengelolaan data yang cepat, akurat, dan terintegrasi. Kantor Bupati Kabupaten Asahan dalam pengelolaan data pegawai masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai permasalahan, seperti keterlambatan pengolahan data, kesalahan pencatatan, serta kesulitan dalam pencarian dan penyajian laporan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Data Pegawai berbasis web guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas administrasi kepegawaian. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan dan studi pustaka, dengan perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML) serta implementasi menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mengelola data pegawai, absensi, tunjangan, dan laporan secara terintegrasi, sehingga mempermudah proses pengelolaan data, meningkatkan keakuratan informasi, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan administrasi di Kantor Bupati Kabupaten Asahan
PERAN PSYCHOLOGICAL SAFETY TERHADAP WORK ENGAGEMENT DENGAN SELF-ESTEEM SEBAGAI MEDIATOR PADA KARYAWAN Cheryl Avril Firdiani; Reza Fahlevi; Zamralita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39791

Abstract

This study aims to examine the influence of psychological safety on work engagement, with self-esteem serving as a mediating variable among employees in Indonesia. A quantitative approach was employed, involving 283 respondents with a minimum of one year of work experience. The instruments used in this research included the Utrecht Work Engagement Scale (UWES), the Psychological Safety Scale (Plouffe, 2023), and the adapted Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES). Data were analyzed using SPSS and PROCESS Model 4. The findings indicate that both work engagement and psychological safety fall into the high category, while self-esteem is categorized as low yet remains above the hypothetical mean. Psychological safety has a positive and significant effect on work engagement (R² = 0.2683). Self-esteem also demonstrates a positive and significant effect on work engagement. Furthermore, psychological safety positively affects self-esteem, although the contribution is relatively small. Mediation analysis reveals that self-esteem partially mediates the relationship between psychological safety and work engagement, as indicated by a significant indirect effect based on bootstrapping results (BootLLCI = 0.0074; BootULCI = 0.0656). These findings highlight the importance of a psychologically safe work environment and positive self-evaluation in enhancing work engagement. The study provides practical implications for organizations to strengthen supportive work cultures and implement interventions aimed at improving employees’ self-esteem.
PERAN PERSONALITY TRAITS TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DENGAN IMPOSTOR SYNDROME SEBAGAI MEDIATOR PADA KARYAWAN DI JABODETABEK Thasya Prettycia; Zamralita; Reza Fahlevi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39812

Abstract

Changes in the work environment require employees to not only complete formal tasks, but also demonstrate extra-role behaviors such as Organizational Citizenship Behavior (OCB). Various studies have mentioned that personality plays a role in bringing about OCB, but some findings show inconsistent results. On the other hand, impostor syndrome is often associated with psychological dynamics in the workplace, which opens up the possibility of exploring whether these psychological aspects play a role in linking personality and OCB. This study aims to determine the influence of personality traits on OCB and to test whether impostor syndrome mediates this relationship. The study used a quantitative approach with a correlational design and involved 189 employees in the Greater Jakarta area. Measurements were conducted using the Big Five Personality Inventory (BFI), OCB-C 20 Items, and Impostor Profile-30 (IPP-30). Data analysis was performed using simple linear regression and mediation tests. The results show that personality traits have a significant effect on OCB (β = 0.6970; t = 4.5022; p = 0.0000). However, personality traits do not affect impostor syndrome (β = 0.1919; p = 0.7347). Furthermore, impostor syndrome was not found to mediate the relationship between personality traits and OCB, as indicated by an indirect effect value of 0.0049 with a bootstrap interval that included zero (BOOTLLCI = –0.0286; BOOTULCI = 0.0565). These findings indicate that the influence of personality on OCB occurs directly without involving the psychological mechanism of impostor syndrome.