Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TERHADAP NUMERASI SISWA YANG TERDAMPAK BENCANA GEMPA BUMI Haryadi, Dinda Ramadhia; Feronika, Jelyani; Putri, Risma Andrea; Komala, Elsa; Monariska, Erma; Setiawan, Erwan
JE (Journal of Empowerment) Vol 4, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v4i2.3569

Abstract

ABSTRAK Dengan terjadinya gempa bumi yang cukup banyak merusak fasilitas pendidikan di daerah Cianjur, kegiatan pembelajaran yang dilakukan di satuan Pendidikan menjadi tidak efektif, serta banyak siswa yang kehilangan motivasi untuk belajar. Karena pendidikan adalah komponen penting yang harus terus dipertahankan untuk menciptakan generasi penerus yang berkualitas, maka dengan demikian dilakukan pembelajaran yang efektif dan inovatif, serta mampu memotivasi siswa khususnya pada pelajaran matematika. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan seberapa efektif model pembelajaran quantum pada kemampuan numerasi siswa kelas V SDN Girimukti yang terdampak gempa Cianjur setelah mengimplementasikan model pembelajaran quantum. Kegiatan pembelajaran dilakukan pada 30 Januari sampai 3 Februari tahun 2023 terhadap siswa kelas V SDN Girimukti terkait numerasi. Kegiatan ini melibatkan tiga dosen dan tiga siswa. Proses pelaksanaan dilakukan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Hasil analisis data yang diperolah menunjukkan rata-rata keefektifan implementasi model pembelajaran quantum sebesar 99% berdasarkan angket respon siswa. Ini menunjukkan bahwa model pembelajaran quantum efektif untuk mengajarkan numerasi kepada siswa di SDN Girimukti Cianjur yang terkena dampak gempa dan layak untuk diimplementasikan pada saat kegiatan pembelajaran.ABSTRACTFollowing the occurrence of an earthquake in the Cianjur area that severely destroyed educational facilities, learning activities carried out in the Education unit became ineffective, and many students lost their motivation to study. Because education is a crucial component that needs to be continued indefinitely to produce quality future generations, effective and innovative learning is carried out, and can motivate students, especially in mathematics. This article aims to describe the effectiveness of the quantum learning model on the numeracy of fifth-grade students at SDN Girimukti who were affected by the Cianjur earthquake after implementing the quantum learning model. Learning activities are carried out from January 30 to February 3 2023 for fifth-grade students at SDN Girimukti regarding numeracy. 3 lecturers and 3 students were involved in this activity. There are three phases to implementation activities: planning, carrying out, assessing, and reporting. The results show that the average effectiveness of implementing the quantum learning model is 99% based on the students’ response questionnaires. It shows that the quantum learning model to teach numeracy of students is affected by the earthquake at SDN Girimukti Cianjur is effective and feasible to implement during learning activities.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MODUL/LKS ONLINE BERBASIS APLIKASI GOOGLE KUIS Septian, Ari; Sugiarni, Rani; Jusniani, Nia; Komala, Elsa; Inayah, Sarah; Monariska, Erma; Setiawan, Erwan; Soeleman, Muhamad; Sutandi, Andi; Setiawan, Ayang; Adetia, Elsa
JE (Journal of Empowerment) Vol 3, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v3i2.2491

Abstract

ABSTRAK Pandemi Covid-19 telah memaksa berbagai sektor melakukan perubahan. Berbagai cara perlu dilakukan, salah satunya dengan membuat video pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan wawasan dan pengetahuan tentang model pembelajaran sekaligus media sumber pembelajaran masa pandemi, memperkenalkan dan mendampingi Modul/LKS Online Berbasis Aplikasi Google Kuis kepada para guru matematika di SMA Negeri 1 Pacet Cianjur, dan membantu meningkatkan kualitas dan profesionalitas guru matematika dalam mengajar sesuai masa pandemi. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan sosial. Kegiatan dilaksanakan pada 4-30 April 2021 di SMAN 1 Pacet Cianjur. Sosialisasi dan Workshop Modul/LKS online berbasis aplikasi google kuis. Sebanyak 9 dosen dan 5 mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini. Kegiatan pelaksanaan dilakukan dalam 3 tahap antara lain persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Hasilnya, berdasarkan validasi para pakar dan praktisi dapat disimpulkan 71,4 % modul/LKS layak digunakan di lapangan, dari 10 siswa yang sudah mencoba modul/LKS online respon sebagian besar baik/mudah dalam modul/LKS online untuk belajar, dan 6 siswa merespon positif bahwa modul ini bisa dalam mendorong kemandirian belajar siswa.ABSTRACTThe Covid-19 pandemic has forced various sectors to make changes. Various ways need to be done, one of which is by making learning videos. The purpose of this activity is to provide insight and knowledge about learning models as well as media learning resources during the pandemic, introduce and accompany the Google Quiz Application-Based Online Module/LKS to mathematics teachers at SMA Negeri 1 Pacet Cianjur, and help improve the quality and professionalism of mathematics teachers in teaching according to the pandemic. The implementation method used is a social approach. The activity was held on April 4-30 2021 at SMAN 1 Pacet Cianjur. Dissemination and Workshop on online modules/LKS based on the Google Quiz application. A total of 9 lecturers and 5 students were involved in this activity. Implementation activities are carried out in 3 stages including preparation, implementation, evaluation, and reporting. As a result, based on the validation of experts and practitioners, it can be concluded that 71.4% of the modules/LKS are suitable for use in the field, out of 10 students who have tried the online modules/LKS the responses are mostly good/easy in online modules/LKS for learning, and 6 students respond positively that this module can encourage student learning independence.
Resiliensi dan Kemampuan Koneksi Matematik dengan Pembelajaran Berbasis Vark dalam Menyelesaikan Soal pada Mata Kuliah Analisis Vektor Komala, Elsa; Monariska, Erma
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 4 No 1 (2020): January 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v4i1.3149

Abstract

Artikel ini menyajikan tentang hasil penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, yang dilakukan terhadap mahasiswa semester VI kelas B tahun akademik 2017/2018 pada mata kuliah Analisis Vektor. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan resiliensi dan kemampuan koneksi matematik dalam menyelesaikan soal pada mata kuliah Analisis Vektor. Instrumen yang digunakan adalah soal tes kemampuan koneksi matematik berupa Soal UAS dan angket resiliensi. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa: (1) Resiliensi matematik mahasiswa yang menggunakan pembelajaran berbasis VARK pada mata kuliah Analisis Vektor hampir seluruhnya memberikan respon positif; (2) Kemampuan koneksi matematik dalam menyelesaikan soal pada mata kuliah Analisis Vektor menggunakan pembelajaran berbasis VARK  rata-ratanya adalah  75.
The Influence of Social Media on Students' Mathematical Creative Thinking Skills Priyanto, Rizky; Septian, Ari; Monariska, Erma
PRISMA Vol 14, No 2 (2025): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v14i2.5857

Abstract

This research endeavors to scrutinize the mathematical creative thinking proficiencies of students and to ascertain the extent to which social media engagement impacts these abilities. The methodological framework employed herein is quantitative, adopting a descriptive research design, with data collection facilitated via survey instruments. The cohort for this investigation comprised 33 students enrolled in class X APHP at SMK Negeri 1 Pacet. To measure mathematical creative thinking skills, a test instrument was used, while social media usage was measured using a non-test instrument, namely a questionnaire. The collected data was then analysed using statistical tests with a quantitative approach, namely regression and quantitative descriptive tests. The empirical findings reveal that the aggregate mathematical creative thinking capacity among the students at SMK Negeri 1 Pacet registers at 73.5%, positioning it within a high classification. Nevertheless, a more granular examination indicates a positive correlation between social media utilization and mathematical creative thinking acumen; however, this association is characterized by diminutive strength and lacks statistical significance. Consequently, these results suggest that social media does not exert a substantial influence on the enhancement of mathematical creative thinking skills among the student population at SMK Negeri 1 Pacet.
Pelatihan Penerapan Model ICARE Berbasis Powtoon untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Komala, Elsa; Setiawan, Erwan; Inayah, Sarah; Septian, Ari; Sugiarni, Rani; Monariska, Erma; Soeleman, Muhamad; Sutandi, Andi; Satrio, Muhammad Tusaldi Junian; Haryadi , Dinda Ramadhia
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.19952

Abstract

Pendahuluan: Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan sejak dini dalam pembelajaran matematika. Namun, masih banyak calon guru yang belum terbiasa merancang pembelajaran yang secara eksplisit dan kontekstual mendorong keterampilan berpikir kritis. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru matematika dalam menyusun skenario pembelajaran berbasis model ICARE (Introduce, Connect, Apply, Reflect, Extend) serta mengintegrasikannya ke dalam media pembelajaran digital menggunakan Powtoon. Metode: Ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran. Pelatihan dilaksanakan secara luring selama satu hari dengan melibatkan 74 mahasiswa sebagai peserta. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 88% peserta berhasil menghasilkan RPP dan video Powtoon dengan kategori baik hingga sangat baik berdasarkan rubrik penilaian, terutama pada kesesuaian isi dengan sintaks ICARE dan desain visual yang komunikatif. Kesimpulan: Pelatihan ini efektif meningkatkan keterampilan pedagogis serta kesiapan peserta dalam merancang pembelajaran yang mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
Pembelajaran Matematika Guru dalam Kelas Multigrade di Sekolah Dasar: Studi Kasus di Sekolah Terpencil Jusniani, Nia; Andayani, Andayani; Monariska, Erma
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v1i4.2606

Abstract

This study addresses four significant research gaps in the literature on multigrade teaching in Indonesia: (1) the absence of studies specifically examining mathematics teaching strategies in multigrade classrooms; (2) the methodological gap due to the dominance of quantitative descriptive approaches that cannot capture teachers' practical wisdom; (3) the contextual gap as international findings are not directly transferable to Indonesian remote school settings; and (4) the empirical gap in linking quantitative teacher shortage data with adaptive strategies developed by teachers in the field. Based on BPS Cianjur 2025/2026 data, the three research locations (Campakamulya, Pagelaran, and Leles sub-districts) have an average of only 7.9 teachers per school well below the Cianjur average of 10.2—confirming that multigrade teaching is a structural necessity, not a pedagogical choice. This study employs a qualitative approach with an instrumental case study design. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis involving three experienced teachers in remote schools. Data analysis followed the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model. The findings reveal five adaptive strategies developed independently by teachers without formal training: (1) adaptive classroom management with a tiered time-rotation system; (2) cross-grade cooperative learning and peer tutoring; (3) contextual differentiated instruction using local life contexts; (4) structured independent learning routines; and (5) local wisdom-based contextual adaptation integrating agricultural, economic, and cultural elements into mathematics. The novelty of this study lies in introducing the concept of 'multigrade teacher practical wisdom' as a category of professional knowledge constructed independently by teachers in the field, which has not previously been documented in Indonesian mathematics education literature.
The Influence of Social Media on Students' Mathematical Creative Thinking Skills Rizky Priyanto; Ari Septian; Erma Monariska
PRISMA Vol. 14 No. 2 (2025): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v14i2.5857

Abstract

This research endeavors to scrutinize the mathematical creative thinking proficiencies of students and to ascertain the extent to which social media engagement impacts these abilities. The methodological framework employed herein is quantitative, adopting a descriptive research design, with data collection facilitated via survey instruments. The cohort for this investigation comprised 33 students enrolled in class X APHP at SMK Negeri 1 Pacet. To measure mathematical creative thinking skills, a test instrument was used, while social media usage was measured using a non-test instrument, namely a questionnaire. The collected data was then analysed using statistical tests with a quantitative approach, namely regression and quantitative descriptive tests. The empirical findings reveal that the aggregate mathematical creative thinking capacity among the students at SMK Negeri 1 Pacet registers at 73.5%, positioning it within a high classification. Nevertheless, a more granular examination indicates a positive correlation between social media utilization and mathematical creative thinking acumen; however, this association is characterized by diminutive strength and lacks statistical significance. Consequently, these results suggest that social media does not exert a substantial influence on the enhancement of mathematical creative thinking skills among the student population at SMK Negeri 1 Pacet.
KOMIK DIGITAL BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI EKSPONEN Siti Robiah Adawiyah; Elsa Komala; Erma Monariska
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i2.13775

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya media pembelajaran matematika pada materi eksponen yang secara khusus mengintegrasikan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam penyajian materi dan aktivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berupa komik digital berbasis HOTS yang layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran pada materi eksponen. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian terdiri atas tiga ahli materi, tiga ahli media, dan 30 siswa kelas X di salah satu SMA Negeri di Cianjur yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, lembar validasi ahli materi dan ahli media, serta angket respon siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan skala Likert. Komik digital yang dikembangkan memuat cerita bergambar, dialog dan narasi antar tokoh, rangkuman materi, serta kuis berbasis HOTS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi ahli materi mencapai persentase 94% dengan kategori sangat layak, hasil validasi ahli media mencapai persentase 87% dengan kategori sangat layak, dan hasil angket kepraktisan siswa mencapai persentase 81% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, komik digital berbasis HOTS pada materi eksponen dinyatakan layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan alternatif media pembelajaran inovatif yang mendukung pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
PENERAPAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BERBANTUAN MEDIA MANIPULATIF UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Nia Jusniani; Erma Monariska; Tepati Hak Kewajiban
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apy2yp52

Abstract

Literasi matematis merupakan kompetensi fundamental yang menentukan kualitas pembelajaran matematika pada jenjang sekolah dasar. Namun, hasil studi internasional seperti PISA 2022 menunjukkan bahwa capaian literasi matematis siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata negara OECD, yakni pada peringkat 68 dari 81 negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan media manipulatif dalam meningkatkan literasi matematis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pretest-posttest control group design yang melibatkan 64 siswa kelas V SD di Kabupaten Bogor yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes literasi matematis berbasis indikator PISA yang mencakup komponen merumuskan, menerapkan, dan menafsirkan matematis. Hasil analisis menunjukkan peningkatan literasi matematis yang signifikan pada kelompok eksperimen dengan nilai N-Gain sebesar 0,65 (kategori sedang-tinggi) dibandingkan kelompok kontrol sebesar 0,29. Uji Mann-Whitney menghasilkan nilai p = 0,001 (p < 0,05) yang mengkonfirmasi perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kontekstualisasi masalah matematika melalui situasi nyata dalam RME berbantuan media manipulatif secara efektif mendorong kemampuan berpikir matematis siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan media manipulatif dalam pembelajaran matematika sekolah dasar, khususnya dalam upaya meningkatkan literasi matematis siswa.